Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Diabaikan (Season 2)


__ADS_3

Refan sudah sampai kampus.


segera dia bertemu dengan teman temannya yang sedang duduk di taman kampus.


"woi re" angga melambaikan tangan dari kejauhan


segera refan menyusul sumber lambaian itu.


"ini dia playboy kita" kata beni


"sialan lo" refan memukul lengan beni


"lah kan memang hahaha" angga tertawa lepas


"eh si bayu mana?" tanya refan


"oh lagi mulangin buku ke perpus" kata beni


"oh" kata refan


tiba tiba pandangan mereka mengarah kepada sesosok bidadari yang sangat cantik.


dia adalah cantika. namun hari ini dia benar benar berbeda. tidak ada lagi pakaian seksi. dia memakai dress dibawah lutut. rambutnya terurai panjang.


dia tidak lagi memakai pakaian yang seksi seperti biasanya


"eh re, liat tuh cantika oke banget hari ini" kata beni menunjuk ke arah cantika yang sedang bersama seorang dosen wanita.


"ah biasa aja" kata refan cuek


"wah parah ni, calon dokte tapi matanya nggak sehat" kata angga


refan tetap cuek.

__ADS_1


"eh cantika kemari tuh" bisik angga


apa dia mau melanggar komitmennya kemaren. plin plan banget. bener bener aneh


gumam refan


saat cantika semakin dekat, tiba tiba dia melambai ke arah mereka


"eh dia melambai tuh" kata beni


"ah biarin aja napa sih" kata refan masih cuek


cantika berjalan cepat melambaikan tangan dan tersenyum. beni dan angga tersenyum juga sedangkan refan tetap tidak peduli.


namun tidak disangka, bukannya berhenti malah dia terus berjalan melewati angga, refan dan beni.


mereka kaget bukan main. angga dan beni berbalik melihat siapa yang ditegur cantika.


"hai dinda" kata cantika


"baik, aku seneng banget kamu pindah kesini" kata cantika memeluk dinda


"aku juga seneng bisa sekampus sana kamy" kata cantika


"yuk aku anterin ke ruang dosen" kata cantika yang diikuti anggukan dinda dan mereka pun berlalu pergi


"demi apa lo re kok bisa sih cantika lewat gitu aja? emang lo nggak keliatan ya?" tanya angga heran


"udah ah males gue bahasnya. bagus deh kalo dia nggak gangguin gue lagi. kan gue jadi nggak risih" kata refan. namun dalam hatinya terasa ada yang berbeda ntah apa itu dia tidak tau.


mereka pun ke kelas karena jam kuliah segera dimulai.


kuliah selesai tepat pukul 11.30

__ADS_1


"udah jam makan siang, ke kantin yuk" kata


bayu


"lo pada duluan, buku gue ketinggalan" kata refan


mereka mengangguk


dikantin


lagi lagi mereka melihat cantika sedang duduk bersama temannya tadi.


mereka melihat sekeliling meja sudah penuh mau tidak mau mereka menumpang meja.


"ca kita nebeng meja ya" kata beni


"oh iya kak boleh" kata cantika tersenyum


refan muncul dari kejauhan.


angga melambaikan tangan kepada refan. refan bingung


duh ada cantika lagi. tapi kalo gue pergi ntar dia kepedean lagi mikir gue grogo ketemu dia


akhirnya refan menuju meja mereka.


"ca kenalim dong temennya" kata angga


"oh iya, kenalin kak ini dinda teman SMA aku, dia pindahan dari belanda. mulai hari ini dia kuliah disini" kata cantika


dinda berjabat tangan dengan mereka satu persatu.


setelah itu mereka memesan makanan.

__ADS_1


cantika sedikitpun tidak melirik refan dia malah asyik tertawa bersama teman teman refan yang lain


__ADS_2