
Seminggu kemudian....
Rafan sedang berkutat dengan laptopnya.
Tiba tiba telponnya berdering.
Ternyata dari Refan.
"Halo Re kenapa?" Jawab Rafan.
"Ra, cepetan ke rumah sakit. Adelia kecelakaan dan sekarang kondisinya lagi kritis" Kata Refan dengan suara panik.
Lengang terasa. Tidak ada jawaban dari Rafan. "Halo Ra, lo denger gue kan?" Tanya Refan.
"Gue nggak mau" Jawab Rafan datar.
"Ra singkirin ego lo. Dia kehilangan banyak darah Ra" Kata Refan.
"Rumah sakit lo besar" Kata Rafan.
"Golongan darah dia kan langka lo nggak inget? Stok darah O-Negatif nggak ada di rumah sakit gue" Kata Refan.
"Ya itu bukan urusan gue. Suru aja Mamanya yang donorin" Jawab Rafan.
"Golongan darah Mamanya nggak sama Ra. Kayaknya dia ngikut golongan darah Papanya" Kata Refan.
"Ya lo cari aja Papanya" Jawab Rafan.
"Ra, plis lo jangan gini. Tolongin Adelia sebagai sesama manusia. Lupain dendam lo sejenak Ra gue mohon" Kata Refan.
"Berisik lo" Rafan mematikan panggilan Refan.
"Ah si Rafan kenapa sih" Refan mengacak ngacak rambutnya. Dia berjalan mondar mandir di depan ruang ICU tempat Adelia
"Pak Refan, kondisi pasien semakin kritis, kita harus mendapatkan darah itu sesegera mungkin" Kata dokter yang menangani Adelia.
"Iya dok, saya lagi usahain" Jawab Refan.
Dia menghubungi Mama dan Papanya.
__ADS_1
******
"Halo Re" Jawab Amelia.
"Halo Ma, Mama ada kenalan nggak yang punya golongan darah O-Negatif?" Tanya Refan.
"O-Negatif? itukan langka banget Re, emang buat siapa? Tanya Amelia.
"Adelia Ma, dia kecelakaan tadi pagi dan sekarang kondisinya kritis. Dia butuh banyak darah Ma" Kata Refan.
"Ya Allah, apa kamu sudah menghubungi Rafan?" Tanya Amelia.
"Sudah Ma, tapi Rafan nggak mau dateng kesini Ma" Jawab Refan.
"Ya udah Mama akan coba cari golongan darah itu" Jawab Amelia.
"Iya Ma makasih ya Ma" Jawab Refan.
"Iya sayang" Amelia mematikan telponnya.
"Kenapa Ma?" Tanya Arka.
"Ha? jadi bagaimana keadaannya Ma?" Tanya Arka lagi.
"Dia kritis Pa, dia sekarang lagi butuh darah O-Negatif" Jawab Amelia.
"O-Negatif, O-Negatif......oh ya Ma temen kita kan ada golongan darahnya yang O-Negatif" Jawab Arka.
"Siapa Pa?" Tanya Amelia.
"Sudah lah ayo kita kesana" Arka menarik tangan Amelia dan dia pergi menuju rumah teman mereka.
Sesampainya di tempat tujuan.
"Elsa?" Tanya Amelia.
"Iya, golongan darah Elsa kan O-Negatif" Kata Arka.
"Papa tau dari mana?" Tanya Amelia.
__ADS_1
"Pernah liat KTPnya dulu" Kata Arka.
"Yauda ayo kita masuk" Ajak Amelia.
Sesampainya didalam....
"Amelia" Elsa memeluknya.
"Elsa, aku mau minta tolong ayo ke rumah sakit" Kata Amelia.
"Ha? Siapa yang sakit?" Tanya Elsa terkejut.
"Temannya Rafan, dia butuh golongan darahmu" Jawab Amelia.
"Yauda ayo" Kata Elsa.
Mereka bertiga pun pergi ke rumah sakit.
Sesampainya disana....
Amelia mencari keberadaan Refan.
"Ma? Gimana?" Tanya Refan.
"Ini tante Elsa punya golongan darah yang sama" Kata Amelia.
"Alhamdulillah, yauda tante ayo ikut Refan kita lakukan pemeriksaan dulu" Ajak Refan.
Elsa mengikuti langkah Refan.
Setelah di lakukan serangkaian pemeriksaan, darah Elsa pun di ambil.
Setelah di rasa cukup, Refan segera pergi ke ruangan Adelia.
Tak lama kemudian Refan keluar.
"Alhamdulillah, makasih ya tante Elsa. Adelia udah melewati masa kritisnya" Kata Refan.
"Alhamdulillah" Kata Arka, Amelia dan Elsa berbarengan.
__ADS_1