
3 hari kemudian.
Setelah menjalani kemoterapi bohongannya, Alexia pun pulang ke apartemennya membawa laporan kesehatannya dan ingin menunjukkannya pada Arka.
Yess dengan begini aku bisa melakukan kewajibanku sebagai istri dan aku berharap aku segera hamil agar Arka semakin terikat kepadaku. Gumam Alexia. Padahal dia tidak tau kalau Amel sudah hamil. Namun Arka menyembunyikannya dari Alexia. Takutnya Alexia menuntut kepadanya agar hamil juga.
Dikantor Arka.
Arka sedang sibuk dengan laptopnya. Sepertinya pekerjaannya hari ini sangat banyak. Tiba tiba hpnya berdering.
"Halo, iya alexia ada apa?" jawab Arka.
"Sayang malam ini kamu menginap disini ya kan kamu udah janji" pinta Alexia.
"Iya, aku sudah izin sama Amel kok" sahut Arka.
Pagi tadi Arka sudah izin sama Amel untuk menginap di hotel tempat dia akan bertemu klien besok. Arka beralasan agar tidak terlambat dan Amel mengiyakan walau hatinya sedikit tidak rela.
Selesai dengan pekerjaannya, Arka pun pulang ke apartemen tempat Alexia tinggal.
__ADS_1
Alexia menyambutnya penuh kehangatan
"Sayang lihat, laporan kesehatanku. Aku sudah sangat sehat" Dia sangat kegirangan.
Malam pun tiba. Saat Arka sedang bekerja dengan laptopnya tiba tiba Alexia mengambil laptopnya dan mematikannya. Arka sangat marah sampai membentak Alexia.
"Apa kamu sudah gila? Berani sekali kamu berbuat lancang padaku?"
Ini pertama kalinya bagi Arka ada yang berani mengganggu pekerjaannya. Bahkan Amel saja bisa menahan sifat manjanya saat Arka sedang bekerja.
Alexia langsung menangis.
Alexia membuang tubuhnya ke kasur. Arka sangat tersentuh dengan kata kata Alexia dan dia menjadi kasihan
Didekatinya Alexia yang menangis dengan posisi tengkurap. Arka mencoba membalikkan tubuh Alexia. "Maafkan aku, aku hanya terbawa emosi" kata Arka menyesal.
Alexia menghapus air matanya dan memeluk Arka, lalu membimbing Arka merebahkan tubuhnya diatasnya. Sebenarnya Arka sedang malas karena pagi tadi Amel sudah memberi service penuh kepadanya dengan alasan Arka agar fokus bekerja.
Dih alasan apa itu 🤣
__ADS_1
Namun mau tidak mau Arka harus menuruti Alexia agar dia tidak bersedih lagi.
Saat Arka hendak mencium kening Alexia, tiba tiba tiba hpnya berdering. Arka langsung mengangkat telepon begitu tau nama pemanggil adalah "Istriku sayang" Sementara Alexia tampak sangat geram dan berusaha menyembunyikan raut wajah kesalnya.
"Iya halo sayang ada apa?" kata Arka agak khawatir.
"Sayang, aduh perut aku sakit banget kamu pulang ya antarkan aku ke dokter" Amel terdengar menahan sakit dengan suara terbata bata.
"Iya sayang, kamu tahan ya aku kesana sekarang" Arka menutup telepon.
"Maaf Alexia, Amel sedang sakit aku harus pulang" kata Arka sambil mengambil jaketnya kemudian berlalu keluar.
Alexia yang belum sempat berbicara sepatah kapan pun langsung melemparkan semua barang yang ada di situ semua ke lantai.
"Sialaaaaaaaaaaaaan, perempuan berengsek aku akan bunuh kamu, aku berjanji kalau kau akan ku buat tersiksa sebelum ku bunuh" Teriak Alexia dengan sorot mata penuh dendam.
Lalu dia menelpon seseorang kemudian berkata "Laksanakan sekarang"
dia tersenyum jahat ala ala sinetron.
__ADS_1
Habis lah kamu Amel.