Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Syifa Ngambek (Season 2)


__ADS_3

dirumah


sepulang sekolah


"mamaaaaaaaaaaa" teriak syifa sambil berlari menuju mamanya yang sedang duduk diruang tv.


"ada apa sayang, kok teriak" kata amelia heran


"maaaaa, besok syifa gak mau di anterin papa lagi" kata syifa dengan wajah ditekuk. dia menjatuhkan diri ke sofa


"loh kenapa sayang?" kata amelia semakin heran


"mama tanya aja sama papa, syifa sebeeeel" kata syifa dengan wajah semakin ditekuk


arka yang baru masuk mendapat tatapan dari istrinya.


"ada apa ma?" tanya arka


"syifa kenapa pa kok jadi gini" kata amelia sambil menunjuk syifa yang masih terduduk dengan wajah kusut


"oh itu, emmm gimana jelasinnya ya" kata arka bingung


"sebenernya ada apa sih pa" tanya amelia semakin bingung


"gini ma, tadi pagi waktu papa anter syifa ke sekolah, temen temennya liat papa keluar mobil terus pada nyamperin papa" kata arka


"kenapa kok disamperin, emangnya papa kenal?" tanya amelia


"enggak sih ma, tapi kejadian ini persis saat rafan dan refan nganter syifa ke sekolah" kata arka


"oh jadi sekarang temen temen syifa punya idola baru ya" kata amelia menggoda arka

__ADS_1


arka hanya cengengesan. jujur saja sekarang amelia gampang cemburuan apalagi banyak rekan bisnis muda arka yang menggodanya padahal umurnya tidak muda lagi.meskipun arka tidak pernah merespon tetapi tetap saja amelia cemburu.


"iya ma syifa sebel, jadi syifa gak nyaman sekolahnya" kata syifa


"ya begini lah nasib punya papa dan kakak ganteng sayang, iya kan pa. pantes papa mau anterin syifa ya" amelia tersenyum kepada arka tapi arka tau arti senyuman itu. arka agak khawatir.


"jadi gimana dong ma?" tanya syifa


"kamu sekolah dianterin supir aja sayang, tapi dengan syarat harus ada 2 pengawal yang menjaga kamu" kata amelia membuat senyum syifa yang semula muncul menjadi hilang.


"ma, please. kenapa hanya untuk sekolah aja syifa jadi ribet gini sih" kata syifa ngambek


"nggak ada penawaran sayang, turuti atau ikut peraturan semula" kata amelia tegas


"mama nggak sayang sama syifa. syifa sebel" kata syifa langsung naik ke atas menuju kamarnya


"sayang, kenapa kamu harus seketat itu kepada syifa" tanya arka saat sudah duduk disamping istrinya


"kenapa sayang, kamu mau anterin dia tiap hari ya" kata amelia tersenyum


"aku cuma nggak mau mas, kalau syifa jadi anak yang hobinya keluyuran nggak jelas kalau tidak kita pantau" kata amelia


"aku tau banyak yang menyukainya, tapi tidak satu pun dari mereka yang di respon olehnya karena dia ingin menjadi wanita hebat sepertimu sayang" kata arka


"kamu tau dari mana mas?" tanya amelia heran


"aku pernah mendengar syifa dan rafan mengobrol. kamu tau kan rafan adalah orang yang paling menyayangimu, karenanya rafan menasehati syifa agar selalu mematuhimu dan menjadikan dirimu sebagai contoh" kata arka


"apa yang syifa katakan mas?" tanya amelia penasaran


"katanya dia tidak akan pernah bisa sepertimu tapi dia akan membuatmu bangga padanya" kata arka

__ADS_1


amelia tersenyum lalu pergi ke kamar syifa


tok....tok...tokk..


"syifa boleh mama masuk?" tanya amelia


"hemm" kata syifa pelan


diatas ranjang, terlihat syifa yang sedang tengkurap diatas kasur memeluk bantal guling


"sayang, apa kamu akan membelakangi mama seperti ini?" tanya amelia


syifa berbalik dan duduk disamping mamanya


"apa kamu kecewa dengan mama" tanya amelia


"enggak ma, keputusan mama kan yang terbaik buat syifa" kata syifa pelan


"apa kamu mau berjanji akan tetap menjadi anak yang patuh?" tanya amel


syifa mengangguk


"ya udah, mulai besok kamu akan diantar supir pribadi mama, nanti mama cari supir lain untuk menjadi supir pribadi mama" kata amelia


"bener ma?" tanya syifa girang


"iya sayang, tapi janji nggak akan jadi anak yang nakal ya" kata amelia


"iya mama sayang, i love you" kata syifa sambil memeluk amelia


amelia membelai rambut putri cantiknya.

__ADS_1


"i love you to anak mama yang cantik" kata amelia


seribet ini ya hanya karena punya suami dan anak kembar ganteng


__ADS_2