Tak Pernah Berhenti Mencintaimu

Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Suara Hati Alexia


__ADS_3

Disebuah apartemen milik Arka.


"Siaalllll !!!! Sial siallll! Amelia sialan awas kamu ya aku akan berikan perhitungan padamu" Gerutu alexia yang sangat kesal karena amel telah mengacaukan rencana yang sudah ia susun.


flashback on


Di pesta pernikahan Arka


Mari kita mulai permainan ini Arka sayang


aku akan membuatmu memikirkan ku setelah ini. Gumam Alexia.


Di rumah sakit


"Dok nanti aku pura pura nabrak Arka, terus pingsan disana(sambil menunjuk suatu lokasi) habis itu kamu dateng dan buat dia penasaran sama aku ya" terang Alexia.


"Oke, jangan lupa bayaranku" dokter rudi mengingatkan.


S**aat bertemu ibu Alexia**.


"Tante yang bagus actingnya ya, biar dia merasa bersalah sama aku oke" kata Alexia kepada seorang wanita paruh baya.


"Iya deh jangan lupa bayaran gue" sahut wanita itu.


D**ijalan saat Arka menabraknya**.

__ADS_1


"Dih gue takut nih ntar ketabrak beneran lagi" gerutu Alexia.


"Ah bodo amat yang penting Arka" kata nya sambil berlari menyongsong menuju mobil Arka.


"Lu pada jangan lupa kasih tau dokter Rudi dimana gue dibawa nanti" perintah Alexia pada beberapa orang suruhannya.


D**i rumah Arka pertama kali*.


Sok baik banget sih istrinya. Tapi gue harus selembut mungkin nih supaya Arka terkesan sama gue*. Gumamnya dalam hati.


S**aat Arka memijat kakinya*.


Gue sengaja naruh buku diary palsu ini disini biar dibaca sama Arka habis itu dia kepikiran deh sama gue xixixi*.


Saat Arka tidur bersamanya.


Ayo minum Arka sayang dan tidurlah bersamaku. Meski kita tidak akan melakukan apa apa tapi rencana ini pasti berhasil membuat kamu menikahi aku.


flasback off


"Kalau aja ga ada wanita sialan itu pasti gue udah bahagia sama Arka" sesal Alexia.


B**eberapa minggu kemudian**.


Di kediaman Arka

__ADS_1


Di ruang makan.


"Sayang, hari ini aku pulang telat ya" izin Arka kepada Amel.


"Iya sayang, yang semangat ya kerjanya demi anak kita" Amel menutup mulut saat tau dirinya keceplosan.


Arka terbelalak langsung mendekati Amel yang tengah berdiri di depan kompor mematikan api masakannya.


"Kamu bilang apa sayang? Kamu hamil?" tanya Arka antusias tidak sabar menunggu jawaban Amel.


"Ih kamu gak asik, aku kan mau bikin kejutan buat kamu di hari ulang tahun kamu minggu depan, kenapa sih kamu harus dengerin yang aku bilang tadi" Amel tampak kecewa karena surprisenya gagal total.


"Sayang, aku akan menganggap ini kejutan setiap hari" kata arka sambil memeluk Amel mesra.


"Kamu mau aku belikan apa sayang?" tanya Arka.


"Aku gak pingin apa apa sayang, aku heran deh kenapa ya kok aku pengennya selalu deket kamu, kalau kamu pulang telat aja aku langsung sedih, apa ini karena bawaan bayi kali ya" kata Amel sambil memegang perutnya.


"Sayang kalau kamu mau aku bisa kok cuti supaya kamu bisa dekat denganku terus" kata Arka memberi penawaran.


"Apaan sih kamu sayang, kerja dong jangan males malesan nanti dedeknya marah loh sama papa Arka" kata Amel masih tetap mengelus perutnya.


"Iya sayang, hari ini papa kerja ya. Papa akan meminimalisir pekerjaan agar tidak pulang telat ya" Arka mengelus perut amel kemudian menciumnya.


"Aku berangkat ya sayang, jangan capek istirahat saja ya" kata Arka sambil mencium kening amel.

__ADS_1


Amel menganggukkan kepala kemudian melambaikan tangan melihat kepergian Arka menuju kantornya.


__ADS_2