
Tidak lama Rania dan Nayra juga turun ke tempat acara, Nayra terlihat sangat menggemaskan karena mengenakan gaun pink dan sayap putih di punggungnya, tidak lupa membawa tongkat bintang dan hiasan kepala berbentuk lingkaran seperti bidadari
"Bibiiiiiiii, bibi sudah datang ya" triak Nayra dari arah belakang Seli
Seli pun langsung menoleh "Ah ini dia yang ulang tahun, ayo Sini, aduuuh, kamu sudah mirip bidadari kecil ya" ucap Seli
Nayra pun langsung medekat pada Seli dengan di ikuti Rania di belakangnya "Pengantin baru nih" ucap Rania melirik Seli dan Ifan
"Apaan sih kak, orang seminggu lagi juga" ucap Seli
"O Yah Ifan, Intan mana?, aku tidak melihatnya" tanya Rania
"Intan ku tinggal di rumah tadi, dia mungkin berangkat sendiri kesini kak" ucap Ifan sambil menggaruk belakang kepalanya
"Kamu ini, tega sekali sama adikmu" ucap Rania
"Bi, Bibi, Bibi harus lihat papah, ayo bi, dia lucu sekali bi, aku mendandaninya jadi badut" ucap Nayra sambil menarik narik tangan Seli
"Iya iya, Bibi akan Lihat" ucap Seli
Mereka pun segera menghampiri Sean yang duduk sendirian di kursi pojok dengan tetap menyangga dagunya, dan tetap bergimik meperihatinkan
"Papah, ayo pah kita kesana, papah harus nari nari" ucap Nayra sambil menarik lengan Sean juga
"Yang benar saja Nay, papa tidak bisa nari" ucap Sean sedikit menahan tanganya
"Ayolah om badut, turuti saja kemauan putrimu, O yah, ini harus ku abadikan ini, kapan lagi melihat mantan bos kuh berdandan mirip badut seperti ini" ucap Seli sambil merogoh ponselnya dari tas kecil yang dia bawa
"Sel, jangan macam-macam, kalau kamu ambil fotoku, aku akan bakar ponselmu, oke"ucap Sean datar
"Kenapa begitu?, ini momen langka lho, sudah seharusnya di abadikan" ucap Seli
"Tidak perlu" ucap Sean beranjak dari duduknya untuk mengikuti sang putri menuju ke kerumunan keluarga lainnya
"Sayang sekali, aku tadinya mau uplod di sosmedku dengan capsion 'Nasib mantan Ceo ku Sekarang" ucap Seli sambil nyengir
"Kamu ini ada ada saja, jangan permalukan dia seperti itu, dia begitu demi Nayra" ucap Rania
__ADS_1
"Hanya bercanda kak, jangan di anggap serius" ucap Seli
"Ya sudah, kita mulai acaranya, sudah pada datang sepertinya" ucap Rania
"Baiklah, tapi aku akan ambil fotonya diam-diam" ucap Seli sambil menutup senyumnya dengan tangan
Semua keluarga pun satu persatu berdatangan, Intan datang sendirian, karena dia LDR dengan pacarnya yang di kota SB, Hendro juga sudah hadir di tempat, tante Lusi Dewi dan Sandri juga datang bersama-sama, Karena mereka sekarang sudah sah menjadi sepasang suami istri, dan (S ) sekarang sudah resmi masuk ke keluarga besar Sean
Kedua orang tua angkat Sean juga hadur, karena mereka menginap di mansion setelah penyambutan kedatangan Bayi Lena kemarin, begitu juga dengan Ketiga adik angkat Sean yang juga ikut meramaikan
Jadi keluarga besarnya itu benar benar lengkap sekarang, keculai bi Irna dan suaminya yang tidak bisa hadir karena mereka di kota SB untuk mengurus kantor cabang yang di sana
Semuanya cukup antusias dan membawakan banyak hadiah untuk Nay, dan anak anak yatim dari yayasan juga sudah berkumpul, jadi mereka pun segera memulai beberapa rangkaian aktivitas untuk memeriahkan ulangtahun Nayra Arfandi Putri yang ke 4 tahun itu, ada beberapa game yang mereka lakukan terlebih dulu
Sean yang bertugas sebagai badut pun di kelilingi beberapa anak anak kecil, dan Nayra juga tidak ketinggalan
Sementara para orang tua hanya sibuk mengambil video dan menertawakan Sean yang di jaili beberapa anak panti
Dan Setelah di pertengahan acara, Sean si badut pun berlaga memainkan sulap di hadapan Nayra, dan Sean mengeluarkan sebuah kotak perhiasan kecil dari tanganya,
"Hooop, Apa ini ya?, tiba tiba muncul di tangan papah" Gimik Sean, diapun membuka kotak kecilnya dan mengulurkan sebuah kaluang dengan Liontin lucu dengan inisial hurup N,, "Tara,,,, Papah punya kalung di sini,, Ini untuk mu," ucap Sean
"Tidak papa, ini kan dari papah, atau kamu tidak suka dengan bentuknya??" tanya Sean
"Suka pah, bagus" ucap Nayra tersenyum melihat kalungnya
"Ya sudah, kalau gitu kamu langsung pakai yah, sini papah pakaikan" ucap Sean
"Iya pah" Nayra pun membalikan badan membelakangi Sean
Dan Sean pun segera memakaikanya
"Bagus pah, Nay suka" ucao Nayra
"Kalau kamu suka jangan di lepaskan ya," ucap Sean
"Iya pah" ucap Nayra
__ADS_1
Dan kemudian acara pun berlanjut dengan mendoakan Nayara terlebih dulu, lalu kemudian Nayra memotong kue ulang tahun besar dengan tema Hallo Kity yang di belikan Sean, dan Sean pun membantu Nayra untuk memotongnya
Tentu saja Sean dapat potongan pertamanya, dan barulah di bagikan pada yang lain yang hadir di acara tersebut
Di tengah-tengah hangatnya acara, tiba tiba Rania mendapat sebuah panggilan di ponsel nya, dan diapun segera beranjak dari kerumuman untuk mengangkat panggilannya
"Hallo, Ada apa Mel?" tanya Rania
📲"Maaf bu, Saya mau mengabari ibu kalau ada yang menulis berita di internet tentang perusahaan property kita,
mereka menjelekan unit unit yang kita jual, dan juga menyertakan beberapa foto yang menurutku itu tidak sesuai dengan fakta kita, jadi saya harap ibu punya solusi untuk masalah ini, kalau di biarkan saja takut nya akan berdampak buruk bagi perusahaan bu, O yah, untuk lebih jelasnya ibu bisa lihat beritanya di laman Web" ucap Amel sang sekretaris di kantor Hendro's_property
"Begitukah, baiklah Saya akan Lihat dulu beritanya, nanti akan kupikirkan jalan penyelesaian, mungkin aku akan datang ke kantor nanti siang, kamu urus di sana dulu Ya,, " ucap Rania
📲" Baik bu,, itu saja yang saya ingin sampai kan, maaf sudah mengganggu acara anda" ucap Amel dari sebrang Telpon
"Tidak apa" ucap Rania, dan diapun segera mengakhiri panggilan nya, Rania berbalik dengan masih terfokus pada ponselnya untuk mencari berita yang di maksud Amel di ponselnya, dan alangkah terkejut dia saat dia berbalik dan melihat sosok badut berpakaian formal yang berdiri persis di belakangnya
Rania pun hampir melemparkan phoselnya saking terkejutnya, dan kemudian diapun mengelus dadanya "Ya Tuhaaaan,,, kamu bikin kaget saja,,, iihh" ucap Rania yang
"Telpon dari Siapa, sepertinya ada kabar buruk" ucap Sean
"Itu,,, Barusan telpon dari Amel, dia sekretaris ku, dia memberi kabar kalau ada situs internet yang memuat berita dan mencemarkan nama perusahaan Ayahku, aku baru mau memastikannya ini, tapi kamu malah bikin kaget saja" ucap Rania
"Salah siapa pergi dari acara tanpa pamit, jadi aku mencarimu" ucap Sean
Rania pun kini sudah mulai membuka sebuah laman web di smartphonnya, dan tidak perlu lama mencari beritnya karena berita itu di muat di barisan atas
"Ini??, benar benar, siapa yang menulis hal semacam ini tentang perusahaan ku, ini pasti ada oknum yang memang sengaja mengintimidasi perusahaan papah"ucap Rania
"Coba aku lihat" ucap Sean, diapun membacanya dan kemudian tersenyum sinis
"Hhh, benar benar berita omong kosong, kontruksi kita tidak sejelek ini kan?" tanya Sean yang melihat beberapa gambar Konstruksi asal asalan yang ada di berita itu
"Tentu saja ini bukan gambar kontruksi dari unit kita, aku jadi bingung, bagaimana caranya untuk mengurus hal semacam ini, kalau ini di diamkan saja perusahaan Ayah pasti tidak akan dapat kepercayaan lagi dari konsumen lagi, dan aku tidak mau kalau sampai perusahaan Ayah hancur di tanganku,, haduh bagaimana ya?" ucap Rania kebingungan
Sean pun merenung sejenak "Aku akan coba bantu memblokir semua beritanya dari internet, dan akan kucoba untuk menemukan siapa pelaku yang bertanggung jawab dalam hal ini,,, jangan terlalau di pikirkan ya, aku pasti akan menemukan pelakunya segera,, kamu Siapkan saja informasi untuk meyakinkan publik kalau perusahaan ayahmu itu mempunyai standar yang baik, ya" ucap Sean
__ADS_1
"Sungguh??, apa kamu benar-benar bisa melakukan itu??" tanya Rania
"Mudah mudahan Bisa, aku akan minta bantuan Sandri" ucap Sean