TDCWSC 2: Tuan Yang Terdampar

TDCWSC 2: Tuan Yang Terdampar
Bergerak Sekarang


__ADS_3

Sean melajukan mobilnya hingga beberapa saat, dan akhirnya Sean pun tiba di depan sebuah Rumah yang berukuran Sedang di daerah pemukiman padat,


Sean turun dari mobil dan segera menghubungi (S) untuk keluar


"Aku di depan rumahmu" ucap Sean


📲 "Oh,, Iya baik bos, tunggu sebentar bos" ucap Sandri


Sandri pun dengan segera keluar dari rumahnya dan membuka kan pintu tralis untuk Sean masuk "Aduuh, aku jadi gak enak bos, malah Anda yang harus datang kemari" ucap Sandri


"Itu tidak penting, aku kesini hanya ingin lebih jelas melihat pergerakan RR" ucap Sean tanpa basa basi


"Baiklah kalau gitu, silahkan masuk Bos" ucap Sandri


Sean pun segera mengikuti Sandri untuk masuk kedalam Rumahnya, Sean pun mulai memperhatikan kesetiap sudut ruangan yang pertama di masukinya "Berantakan sekali rumah mu, apa istrimu tidak pandai mengurus rumah?" tanya Sean asal


"Yah si bos, aku masih perjaka bos, jangankan istri, deketin cewek sekantor juga di ghosting mulu ujung nya, aku hanya tinggal dengan nenek dan adiku di sini" ucap Sandri


"Begitukah, salah lah kalau lu deketin cewek sekantor langsung" ucap Sean


"Salah gimana bos?" ucap Sandri belum konek karena mengira Sean serius


"Ya satu satu deketinnya, jangan sekaligus sekantor kamu dekati semua" ucap Sean dengan nada serius


"Ah si bos, kirain serius" ucap Sandri nyengir


"Makanya kamu perhatikan penampilanmu sedikit, juga jangan terlalu royal dengan perempuan yang baru kamu dekati, jadi pria yang terlalu baik juga kadang membosankan bagi wanita, yang ada malah kamu akan di manfaatka dan sama sekali tidak di hargai, perempuan juga tidak terlalu suka pria yang terlihat lemah, kamu harus jaga wibawa sedikit, busungkan dadamu saat kamu berjalan, bukan malah menghitung lantai, Intinya bawa santai saja, jangan terlalu tergesa juga untuk mendapatkan setatus, nikmatilah dulu prosesnya" ucap Sean sambil mencontohkan cara berjalannya


"Begitu ya bos ??, Baiklah, akan ku ingat selalu nasehat bos itu, sepertinya Anda memang sangat berpengalaman sekali soal wanita bos, terima kasih" ucap Sandri juga mencontoh catra berjalan Sean yang membusungkan dada


"Sama sama" ucap Sean tersenyum aneh


Karena dalam hati, Sean mengutuk perkataannya itu yang So ahli dalam hubungan, dia merasa perkataannya sudah seperti dewa cinta yang sangat berpengalaman saja di bidangnya,


Padahal nyatanya, semasa hidupnya Sean hanya pernah menyandang setatus pacaran dengan satu orang saja, ya itu Rania, sementara Lena menikah dengannya juga memang tanpa ada setatus pacaran terlebih dulu sebelumnya.


Mereka pun segera bergegas ke arah sebuah kamar tempat Sandri bekerja jika dia di rumah, karena dia memang selalu siap siaga selama 24 jam penuh untuk memberi kabar pada Sean


Sandri pun di minta Sean segera melacak keberadaan orang yang berbicara di telpon itu, sandri langsung melacak keduanya bersamaan, dan mereka berdua pun memang berada Ditempat yang berbeda, tapi yang membuat Sean Heran, sinyal dari salah seorang dari mereka terlihat berada di tengah lautan


"Tunggu tunggu, kenapa orang yang satunya berada di lautan, apa dia sedang berenang?" tanya Sean bingung


Sandri pun memperjelas lokasi nya "Ini pulau kecil yang masih termasuk ke wilayah kota J juga Bos," ucap Sandri


"Oh, Jadi dia punya pulau pribadi??, kaya juga dia, apa kamu bisa memperjelas pulau itu lagi" ucap Sean

__ADS_1


Sandri pun segera menampilkan foto Citra satelit beresolusi tinggi di komputer nya "Aku hanya bisa menampilkan ini kalau dari atas,, kalau Anda mau lebih detail lagi saya akan coba meretas sistem ke amanan tempatnya saja,,, sbentar" uap Sandri, dia pun memeperosesnya lagi dengan keterampilan komputer nya yang cukup cepat itu


"Ini dia, Anda bisa melihat lebih jelas ke adaan di sana, kurasa mereka memiliki penjagaan yang super ketat juga di pulau itu bos, kelihatannya mereka mepunyai persenjataan militer yang cukup memadai" ucap Sandri dengan memperbesar tampilan kamera di Luar gedung markas yang di jaga Oleh pria pria bersenjata api Laras panjang


"Cukup Menakutkan juga, Seperti nya akan sulit memasuki daerah mereka jika itu secara terang terangan," ucap Sean


"Sepertinya begitu bos" ucap Sandri


"O yah, coba cek lokasi pria yang satunya" ucap Sean


"Baiklah," Sandri langsung memeperoses permintaan Sean lagi, dan segera sandri pun mendapatkan hasilnya lagi "Dia sudah bergerak kesana bos, ku rasa tidak akan sempat jika bos mau menghalaunya" ucap Sandri


"Sial,,, Pantau terus mereka, laporkan padaku jika kamu menemukan kabar terbaru dari mereka, terutama soal transaksi yang mereka bicarakan itu, sekarang aku harus pergi dulu" ucap Sean


"Siap bos, tentu saja" ucap Sandri


Sean pun segera pergi untuk membicarakan masalah itu dengan Tiara tentunya, jadi diapun ke markas Redbear Pusat untuk menemui nya


"Master" ucap beberapa penjaga serempak saat melihat Sean turun dari mobilnya di luar markas


"Apa Tiara ada di dalam?" tanya Sean


"Nona Tiara ada di paviliun belakang master, mari saya antar Anda Kesana" ucap Salah satu penjaga


.


Sean pun di antar beberapa penjaga ke area belakang markas yang terdapat beberapa rumah sedang yang berjajar seperti rumah komplek pada umumnya, Rumah rumah itu di bangunan Goma untuk beberapa istri dan anaknya untuk tinggal, Goma memang memiliki beberapa istri, karena dia memnga tidak bisa bermain perempuan di luaran seperti Leon, karena itu pantangan dari ilmu kebal yang di milikinya dulu, jadi dia mengesahkan semua hubungannya dengan beberapa Wanitanya


.


Anggota Redbear yang mengantar Sean pun segera mengetuk salah satu pintu Rumah di sana


Salah satu asisten rumah paviliun itu pun langsung membukanya


"Bilang pada Nona Tiara ada master Sent mencarinya" ucap pria tegap itu


"Baik Tuan" sang asisten pun kembali kedalam untuk memanggil Tiara


Sean memperhatikan Rumah paviliun berarsitektur klasik seperti rumah jaman penjajah, tapi bukan bangunan asli, hanya di buat hampir menyerupai dan dengan sedikit Sentuhan modern


Tiara pun segera keluar dengan sedikit tergesa untuk menemui Sean


"Nona, master Sen ingin bertemu dengan anda" ucap Anggota Redbear Itu


"Ya Sudah, kamu boleh pergi" ucap Tiara yang hanya menampakan wajahnya

__ADS_1


"Baiklah" ucap Anggota itu, dan dia pun segera berlalu


"Ada apa?, tumben mencariku di jam segini" ucap Tiara yang hanya menampakan wajahnya, sementara badanya tersembunyi di balik pintu


Sean pun melihat ke arah Tiara yang tidak mau keluar itu dengan sedikit Heran "Apa bisa kita bicaranya di luar?" tanya Sean


"Di dalam saja, di luar dingin" ucap Tiara


"Apa ibumu Ada,?" tanya Sean


"Ada, tapi dia langsung masuk kamar mendengar kalau kamu datang" ucap Tiara


"Baguslah, aku juga malas bertemu ibumu" ucap Sean


"Ya Sudah, ayo masuk saja" ucap Tiara


"Di luar saja lah," ucap Sean kekeh, dia merasa tidak enak jika harus masuk ke rumah Tiara


"Tapi aku akan kedinginan, aku tidak sempat pakai mantelku barusan, aku terburu buru soalnya" ucap Tiara tersenyum dan membuka pintunya lebih lebar,


Dan barulah Sean paham kalau Tiara hanya mengenakan tank top hitam dan setelan celana pendek seksinya sekarang


Sean langsung membuang pandanganya ke arah lain dan sedikit menggelengkan kepalanya "Pantasan saja kau bilang dingin, ya sudah pakai bajumu dulu sana, aku menunggumu di sini" ucap Sean


"Oh, Baiklah, sebentar" ucap Tiara berbalik ke dalam untuk memakai baju luar, tadinya dia memang sudah siap rebahan, jadi dia sudah mengganti pakaian outdoornya ke outfit in home


Sean pun segera beranjak ke kursi yang ada di teras, dia pun segera duduk di sana dengan sedikit melamun, pikirannya sedikit bermasalah saat melihat belahan di antara dua bulatan di dada Tiara barusan, itu membuatnya sedikit gagal fokus


"Heh, Arman, kamu Ingat perkataanmu pada Lena??, kamu hanya suka yang kecil kan?, jadi jangan suka yang besar, oke!!, jangan plin plan" gumam Sean pada dirinya sendiri


Setelah Tiara mengenakan mantel panjang dan setelan jeansnya lagi, diapun kembali keluar dan menghampiri Sean,


Sean pun langsung membahas perihal orang yang tinggal di pulau terpencil itu, dan soal rencana penyergapan RR yang akan bertransaksi, hanya saja Sandri masih belum memberikan kabar soal lokasinya, jadi Sean pun menyuruh Tiara untuk mempersiapkan dulu beberapa anggota untuk ikut bersama mereka malam ini


.



Hampir semalaman Sean menunggu informasi dari S itu, dan dia baru dapat kabar setelah lewat tengah malam,


"Baiklah, sudah jelas, tempat transaksi mereka di pelabuhan, Kita langsung bergerak sekarang" ucap Sean


"Baik, ayo jalan" ucap Tiara


Mereka yang sudah bersiap berburu sedari tadi pun segera bergerak setelah S memberikan informasi tempatnya, mereka sudah tidak sabar untuk segera menangkap RR yang akan melakukan transaksi Obat terlarang dalam jumlah besar di salah satu pelabuhan di kota J

__ADS_1


__ADS_2