
Di Mansion Keluarga Lemos
Saat ini Ara dan juga yang lain sudah kembali ke California setelah berada di luar kota selama dua minggu. Ara yang awalnya berniat ingin menghancurkan Gisela akhirnya berubah pikiran saat mengingat bukan hanya Gisela yang akan hancur melainkan pak Ardi pasti akan terseret gara-gara masalah yang menimpa Gisela.
"Akhirnya kita kembali juga ke kota kita sendiri," ujar Jennifer dengan antusias. Sedangkan Ara langsung melangkah masuk ke dalam mansionnya tanpa menanggapi perkataan Jennifer.
"Hey Ra, tungguin aku," teriak Jennifer seraya berlari mengejar temannya yang lebih dulu masuk kedalam mansion Alexander.
"Sayang, kenapa kamu pulang tidak memberitahukan pada mommy?" tanya Claudia seraya memeluk putri cantiknya dengan sayang.
"Biar menjadi suprise saja mom," jawab Ara seraya membalas pelukan ibunya.
"Apa kamu sudah makan sayang?" tanya Claudia dengan penasaran.
"Belum mom," jawab Ara dengan singkat.
"Ya sudah, sebaiknya kamu makan dulu setelah itu istirahat di kamar oke," ujar Claudia dengan lembut.
"Oke, mom," jawab Ara seraya pergi ke ruang makan yang diikuti oleh yang lain.
Di Ruang Makan
"Bagaimana pekerjaan kamu di luar kota? Apa ada kendala?" tanya Claudia dengan penasaran.
"Tidak ada mom, semuanya baik-baik saja," jawab Ara dengan penuh keyakinan agar ibunya tidak curiga dengan nya.
"Syukurlah," ujar Claudia dengan lega.
•
•
•
Di Mansion Andre Villas
__ADS_1
Saat ini Reagan sedang berada di Mansion temannya yang tak lain adalah Mansion Axel Villas. Anak dari pasangan Nabila dan juga Andre asisten pribadi ayahnya. Axel yang sedang fokus melihat HP nya tanpa sadar sedang diperhatikan oleh Reagan sehingga membuat Reagan penasaran dan akhirnya beranjak mendekati dia. Dan tanpa aba-aba langsung saja dia merebut HP Axel membuat pemilik HP terkejut saat tiba-tiba HPnya diambil oleh Reagan.
"Re, kembalikan HP ku," teriak Axel seraya mengejar temannya yang sudah keluar dari kamarnya.
"Tidak akan, sebelum aku melihat foto siapa yang dari tadi kamu perhatikan," balas Reagan.
"Jangan berani membuka HPku kalau tidak aku tidak akan memaafkan mu," ujar Axel seraya mengancam. Tetapi, Reagan yang sangat penasaran dengan foto yang sedari tadi diperhatikan oleh temannya tanpa peduli dengan ancamannya dia langsung membuka layar kunci HP Axel dengan sangat mudah karena dia sudah tahu kata sandi HP milik temannya.
Saat dia melihat foto yang ada di HP temannya membuat Reagan terkejut dan juga Shock. Dia tidak menyangka temannya bisa menyimpan foto cewek di dalam galeri HPnya. Bahkan foto yang ada di dalam galeri nya dipenuhi dengan foto perempuan yang sangat dia kenali. Dan dia bisa menyimpulkan kalau temannya pasti menyukai wanita ini sehingga temannya sampai menyimpan fotonya sampai sebanyak ini.
"Apa maksud kamu menyimpan foto kak Ara Xel? Apa selama ini kamu menyukai kakak ku?" tanya Reagan dengan penasaran.
Mendengar perkataan Reagan membuat Axel terdiam seperti patung. Dia tidak menyangka rahasia yang selama ini dia simpan rapat-rapat akhirnya terbongkar di depan Reagan.
Yah, selama ini Axel diam-diam sudah memperhatikan Ara hingga lama-lama perasaannya berubah menjadi cinta. Tapi sayang, dia tidak berani mengungkapkan perasaannya. Karena dia sangat tahu, wanita yang dia sukai bukanlah wanita yang mudah untuk didekati. Sehingga dia menyimpan rapat-rapat perasaannya agar tidak ada seorangpun yang tahu. Tapi sayang, karena kecerobohannya akhirnya temannya malah mengetahui kalau dia menyukai wanita itu yang tak lain adalah kakak kandung dari temannya sendiri.
"Iya." Akhirnya Axel mengakui kalau dia menyukai Ara.
"Sejak kapan?" tanya Reagan yang terkejut saat mendengar pengakuan dari temannya.
"Kenapa kamu menyukai kakak ku Xel? Kau tahu, kakak ku itu wanita matre dan juga sangat kejam bahkan dia lebih kejam dari pada daddy. Aku saja sangat takut padanya," ujar Reagan yang merasa kasihan pada temannya jika sampai pacaran dengan kakaknya yang ada semua harta benda yang ada pada temannya dikuras habis oleh kakaknya yang matre itu.
"Aku tahu kakak mu hanya jahat pada orang yang mengganggunya saja. Sedangkan pada orang terdekatnya dia akan bersikap baik." Axel membantah ucapan Reagan yang mengatakan wanita yang dia sukai sebagai wanita kejam. Karena pada dasarnya wanita yang dia sukai tidak seburuk yang dikatakan oleh Reagan.
"Tapi, umur kak Ara lebih tua dari pada kamu. Apa kamu tidak bisa menyukai wanita yang seumuran dengan kita?" Reagan tidak habis pikir dengan temannya. Bagaimana mungkin dia menyukai wanita yang sudah jelas umurnya lebih tua dari pada temannya.
"Aku tidak perduli dengan itu, karena aku sudah sangat mencintai kakak mu. Aku akan berusaha mendekati kakak mu agar dia mau menerima aku sebagai pacarnya," balas Axel yang sama sekali tidak memperdulikan perbedaan umur.
"Terserah kau saja. Tapi, jangan sampai kamu nangis nanti saat kak Ara dengan terang-terangan nya menolak cintamu itu," ujar Reagan seraya mengejek temannya.
"Tidak mungkin kak Ara menolak cintaku. Karena aku salah satu laki-laki yang banyak digilai oleh perempuan yang ada diluar sana," ujar Axel dengan penuh percaya diri.
"Ck! Dia belum tahu saja bagaimana sifat kak Ara sebenarnya. Aku saja yang adiknya merasa takut jika dekat dengan nya," batin Reagan seraya berderik geri.
"Jangan kasih tahu siapapun kalau aku menyukai kak Ara, mengerti," ujar Axel dengan tegas.
__ADS_1
"Kau tenang saja, aku berjanji tidak akan memberitahukan pada siapapun kalau kamu menyukai kak Ara," balas Reagan.
"Siapa yang menyukai Ara?" tanya seseorang seraya melangkah ke arah mereka sehingga membuat mereka terkejut dan juga shock. Mereka hanya takut percakapan mereka tadi didengar oleh orang yang saat ini sedang berdiri didepan mereka.
"Kenapa diam? Siapa yang menyukai Ara, Re?" tanya orang itu lagi dengan penasaran.
Mendengar perkataan orang itu membuat Reagan melirik ke arah Axel. Saat melihat gelengan kepala dari Axel membuat Reagan bimbang, mau jawab jujur atau berbohong. Pasalnya dia tidak pandai berbohong. Tapi, dia sudah berjanji pada temannya agar tidak mengatakan kebenaran tentang perasaan temannya yang menyukai kakaknya Arrabella.
"Dia laki-laki yang berprofesi seperti kak Ara tante," jawab Reagan dengan perasaan bersalah karena sudah berbohong pada ibu temannya.
Yah, orang yang menanyakan pertanyaan tadi adalah Nabila Almero atau sekarang telah berganti menjadi Nabila Villas mengikuti marga suaminya.
"Apa Ara menyukai laki-laki itu juga?" tanya Nabila dengan penasaran.
"Tidak tante. Kak Ara sama sekali tidak ingin pacaran karena dia ingin fokus merintis kariernya di dunia modelling," jawab Reagan yang di tanggapi anggukan kepala oleh Nabila.
"Apa kalian sudah makan?" tanya Nabila.
"Belum tante," jawab Reagan.
"Kalau begitu kalian makan dulu, bibi sudah buatkan makanan kesukaan kalian," ujar Nabila dengan lembut yang di jawab anggukan kepala oleh mereka.
"Terima kasih karena kamu tidak menceritakan yang sebenarnya pada mamaku tadi," ujar Axel dengan perasaan lega.
"Sama-sama. Sebaiknya kita menyusul mama mu saja," ujar Reagan seraya pergi dari sana diikuti oleh Axel.
•
•
•
Bersambung....
🌿🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼🌿
__ADS_1