Terjebak Drama Queen

Terjebak Drama Queen
( Bab 64 )


__ADS_3

Di Ruang Kerja Arrabella


Tok... Tok... Tok...


"Masuk," sahut seseorang yang ada di ruangan itu.


Cklek


"Ada apa Luna?" tanya Alex pada sekretaris anaknya.


"Tuan, mereka semua sudah berkumpul di aula perusahaan," jawab Luna dengan sopan sedangkan Alex hanya menganggukkan kepalanya.


"Kau boleh pergi," titah Alex dengan tegas.


"Baik tuan," jawab Luna seraya pergi dari sana.


"Apa kamu sudah siap sayang?" tanya Alex.


"Sudah siap dad," jawab Ara dengan tegas.


"Bagus, kau emang pantas memimpin perusahaan ini dari pada adikmu yang bodoh itu," ujar Alex.


Hahahaha


"Kenapa kamu ketawa? Apa ada yang lucu?" tanya Alex dengan kening mengkerut.


"Apa daddy tidak sadar kalau kita berdua benar-benar sama, bahkan daddy tidak memiliki perasaan saat menyebut Reagan sebagai laki-laki bodoh," jelas Ara seraya tertawa terbahak-bahak.


"Itu karena dia emang benar-benar bodoh, jika saja dia memiliki sifat seperti kita maka daddy tidak mungkin menghina dia seperti itu," balas Alex dengan wajah tanpa dosa saat menghina anaknya sendiri.


"Bukannya dulu daddy sangat ingin memiliki anak seperti sifat mommy?" tanya Ara dengan tatapan mengejek.

__ADS_1


"Lupakan masalah itu lebih baik kita segera ke sana," ujar Alex seraya mengalihkan pembicaraan.


Dia tidak ingin mengingat masalah itu lagi dikarenakan dia benar-benar sangat menyesal karena pernah mengatakan perkataan seperti itu. Dia justru merasa bangga karena anak perempuannya mengikuti sifat dirinya sehingga orang-orang di luar sana yang ingin menghancurkan keluarga nya akan berpikir seribu kali jika ingin menjatuhkan keluarga nya.


"Oke dad," jawab Ara seraya pergi dari sana diikuti oleh Alex.


Di Aula Perusahaan Apple Inc


"Bukannya itu Arrabella model internasional yang sangat terkenal itu?" tanya karyawan yang bekerja di perusahaan Apple Inc.


"Benar, kenapa dia bisa datang bersama dengan tuan Alex ya?" tanya temannya dengan penasaran.


"Mana aku tahu, mungkin saja mereka terlibat kerjasama dengan tuan Alex," balas karyawan itu.


"Lebih baik kita dengarkan saja apa yang ingin dibicarakan oleh tuan Alex dari pada kita menebak-nebak tidak jelas seperti tadi," ujar temannya lagi.


"Ya, kita fokus ke depan saja," balas karyawan itu seraya memfokuskan ke depan.


"Kalian pasti bertanya-tanya kenapa kalian sampai di kumpulkan di sini walaupun saya sudah tahu alasan tuan Alex mengumpulkan kalian di sini tetap saja saya tidak memiliki hak untuk menjelaskan pada kalian biar tuan Alex yang akan menjelaskan pada kalian alasan beliau mengumpulkan kalian di sini. Dan saya persilahkan tuan Alex untuk naik ke atas panggung," ujar Aryan asisten pribadi Ara.


"Pagi tuan Alex," balas mereka semua dengan serentak.


"Baiklah saya ingin menyampaikan pada kalian semua mulai hari ini saya akan mengundurkan diri sebagai Ceo di perusahaan ini dan mulai saat ini saya akan mengangkat anak saya untuk mengantikan saya menjadi Ceo baru di perusahaan ini dia adalah..."


"Pasti tuan Reagan yang akan menjadi Ceo baru kita, karena dia yang selama ini menggantikan ayahnya," ujar karyawan itu.


"Ya, kau benar. Karena yang aku tahu anak perempuan tuan Alex tidak tertarik bekerja di perusahaan ini," sambung temannya.


"Lebih baik kita dengarkan langsung dari tuan Alex bisa saja dugaan kita malah salah," ujar karyawan itu lagi yang di tanggapi anggukan kepala oleh temannya.


"Dia adalah... Arrabella Anastasya Lemos," ujar Alex dengan penuh kelegaan karena bisa menyerahkan perusahaan pada orang yang tepat sekalian memperkenalkan anaknya yang selama ini dia sembunyikan atas keinginan Ara sendiri.

__ADS_1


Berbeda dengan para karyawan yang ada disana mereka semua sangat terkejut saat mendengar perkataan Alex yang mengenalkan Ara sebagai anaknya. Karena mereka tidak pernah tahu kalau model internasional yang sangat terkenal baik di negara ini maupun di negara lain adalah anak kandung sang penguasa negara ini.


Tidak hanya itu, mereka juga sangat terkejut dan shock saat mendengar ternyata bukan tuan muda Reagan yang menjabat sebagai Ceo di perusahaan ini melainkan anak perempuan tuan Alex yang bahkan dia tidak pernah terlibat di perusahaan ini. Walaupun begitu mereka tidak berani ikut campur atas keputusan yang telah di sampaikan oleh tuan Alex karena mereka sangat tahu bagaimana sifat tuan Alex jika ada orang yang berani mencampuri masalahnya. Itu sebabnya mereka lebih baik diam dan menerima keputusan tuan Alex demi kebaikan mereka sendiri.


"Kenapa bukan tuan muda Reagan yang menjabat sebagai Ceo baru di perusahaan ini? Bukannya biasanya anak laki-laki yang di percayakan memimpin perusahaan ini? Tapi, ini justru malah anak perempuan tuan Alex yang di percayakan memimpin perusahaan ini bahkan dia tidak pernah sekalipun terlibat dalam mengelola perusahaan ini?" tanya karyawan yang bekerja di perusahaan Alex.


"Lebih baik kamu diam saja jangan sampai tuan Alex atau orang lain mendengar perkataan kamu ini karena itu bisa menjadi bumerang untuk mu," balas temannya.


"Tapi, aku penasaran apa kelebihan wanita itu sampai tuan Alex lebih memilih dia dibandingkan tuan muda Reagan yang sudah jelas sudah lebih berpengalaman bekerja di perusahaan ini dari pada wanita itu." Dia masih saja mengoceh dan membandingkan Ara dengan Reagan tanpa tahu bagaimana akhir hidupnya sampai Ara mendengar perkataan nya itu. Untung mereka duduk sangat jauh dari Ara sehingga dia selamat dari amukan Ara.


"Sudah aku katakan lebih baik kamu diam dan tidak perlu ikut campur masalah tuan Alex. Kau tidak tahu bagaimana sifat tuan Alex sebenarnya lantaran kau masih baru di perusahaan ini jika saja kamu tahu bagaimana sifat tuan Alex aku sangat yakin kamu pasti akan mati berdiri," ujar temannya lagi.


Mendengar perkataan temannya membuat karyawan itu langsung terdiam seperti patung. Dia mengikuti perkataan temannya untuk diam dari pada dia di pecat dari perusahaan ini.


"Kalian pasti bertanya-tanya kenapa bukan Reagan yang menjabat sebagai Ceo di perusahaan ini. Biar saya katakan sejujurnya pada kalian semenjak saya menyerahkan perusahaan pada Reagan, banyak orang-orang kepercayaan saya yang berbalik berkhianat dengan menggelapkan uang perusahaan saya sebanyak tiga milyar. Tapi, berkat kecerdasan anak perempuan saya yang menempatkan orang kepercayaan nya itu, sehingga dia tahu ada pengkhianat di perusahaan ini. Di antara kalian pasti tidak yakin kalau Ara bisa memimpin perusahaan ini lantaran selama ini dia belum pernah bekerja di perusahaan ini. Tapi percayalah, dibandingkan Reagan, Ara jauh lebih cerdas, kejam bahkan dia lebih licik dibandingkan dengan saya sendiri. Jadi, jika ada di antara kalian yang memiliki niat untuk mengkhianati kepercayaan yang telah saya berikan pada kalian maka siap-siap di hancurkan atau lebih parah lagi kalian akan mati menganaskan di tangan anak saya," ujar Alex.


Mendengar perkataan Alex membuat mereka semua ketakutan. Mereka pikir anak tuan Alex memiliki sifat seperti istrinya yang baik hati seperti tuan muda Reagan. Tapi, nyatanya anak perempuan tuan Alex lah yang mewarisi mulai dari wajah hingga sifatnya pun sama persis seperti tuan Alex yang terkenal kejam dan licik.


"Kenapa sekarang kamu diam? Apa sekarang kamu takut pada nona muda setelah mendengar perkataan tuan Alex?" tanya temannya dengan tatapan mengejek.


"Iya, kau benar. Aku benar-benar sangat takut dengan nona muda apalagi saat mendengar perkataan tuan Alex yang mengatakan anaknya jauh lebih kejam dan licik dibandingkan dia sendiri," balas karyawan itu dengan wajah ketakutan.


"Makanya, jangan menyimpulkan sendiri sebelum mencari tahu bagaimana sifat nona muda. Untung nona muda tidak mendengarkan perkataan kamu coba saja nona muda mendengar perkataan kamu bisa habis kamu di tangan nona muda," ujar temannya lagi.


"Lupakan masalah itu, lebih baik kita fokus ke depan saja," ujar karyawan itu yang di tanggapi anggukan kepala oleh temannya.




__ADS_1


Bersambung...


🌿🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼🌿


__ADS_2