
Di Ruang Kerja Ara
Cklek
"Mommy," panggil Ara saat melihat kedatangan ibunya yang tiba-tiba ada di ruang kerjanya. Dia penasaran kenapa ibunya bisa datang ke sini karena biasanya ibunya sudah lama tidak datang lagi ke perusahaan semenjak ayahnya tidak bekerja di perusahaan ini lagi.
"Sayang, apa kita bisa bicara sebentar?" tanya Claudia dengan lembut.
"Bisa mom."
"Emangnya mommy mau bicara apa?" tanya Ara dengan penasaran.
"Kita bicara di restoran saja sekalian makan siang," ujar Claudia.
"Baik mom," jawab Ara seraya pergi dari sana.
β’
β’
β’
Beberapa jam kemudian
Restoran Biba
Restoran Biba adalah restoran mewah yang terletak di Old Tavern Building yang bersejarah, yang menampilkan hidangan otentik Italia Utara. Restoran Biba Menciptakan hidangan dari bahan-bahan lokal terbaik, dan tersegar yang tersedia di restoran ini.
Restoran ini memberi para pengunjung kesempatan untuk menikmati masakan lezat dari Emilia-Romagna asalnya. Misalnya pasta buatan rumah, daging yang lezat, unggas, dan makanan laut segar lainnya.
Akan tetapi Hidangan yang harus diperhatikan termasuk fettuccine dengan bawang putih hijau, asparagus, kacang fava, pancetta, dan cabe rawit dan halibut panggang-pan dengan sayuran musim semi dan jangan lupakan makanan pencuci mulut yang menggiurkan, yang ada di restoran ini.
Saat ini Claudia, dan juga Ara sudah sampai di restoran yang sangat terkenal di California. Restoran yang sangat mewah nan mewah dengan interior yang sangat unik dan Elegan.
"Apa yang ingin mommy bicarakan dengan ku?" tanya Ara dengan penasaran.
Saat ini mereka sedang duduk di kursi yang paling ujung sehingga tidak ada seorangpun yang bisa mendengar pembicaraan mereka.
"Sebaiknya kita pesan dulu setelah itu baru kita bicara," balas Claudia.
"Oke mom," jawab Ara dengan singkat.
__ADS_1
"Pelayan," panggil Ara dengan suara keras.
"Mau pesan apa nona?" tanya pelayan itu.
"Aku Grilled Chicken sama minumnya jus lemon saja," jawab Ara.
Grilled Chicken adalah makanan olahan ayam yang biasanya dimasak dengan cara di panggang dengan cita rasa khas pedas sedap berpadu dengan paprika dan sayuran pendamping lainnya. Makanan ini sangat populer di California Amerika Serikat.
"Baik, bagaimana dengan anda nyonya?" tanya pelayan itu pada Claudia.
"Aku mau pesan Pasta, Pie Apel sama minumnya jus jeruk saja," jawab Claudia.
Pie Apel adalah Kue pie dengan isian utama sari-sari apel yang berasal dari Inggris. Namun, seiring berjalannya waktu warga Amerika selalu menghadirkan pie apel dalam santapan santai maupun hidangan liburan.
Pie pun jadi beragam dan mulai banyak dibuat isian yang berbeda-beda. Beberapa rasa yang dijadikan isi pie ada blueberry, keju, strawberry sampai dengan cokelat. Pie pun ada juga yang diinovasi dengan fla dan buah-buahan yang menyegarkan dan siap disantap untuk sarapan maupun camilan sehari-hari.
"Baik nyonya, mohon di tunggu sebentar," balas pelayan itu dengan sopan yang di tanggapi anggukan kepala oleh mereka.
"Sekarang katakan, apa yang ingin mommy bicarakan dengan ku?" tanya Ara setelah melihat pelayan tadi sudah pergi dari hadapan mereka.
"Apa kamu sudah menerima Axton menjadi suami kamu atau tidak? Jika kamu tidak mau menerima Axton lebih baik kamu pisah saja dengan nya setelah itu kamu bisa menikah dengan laki-laki pilihan mommy," jelas Claudia.
Mendengar perkataan Claudia membuat Ara terkejut dan juga shock. Dia tidak menyangka ibunya masih saja ingin menjodohkan dirinya dengan laki-laki yang sama sekali tidak dia kenal dan cintai.
Mendengar perkataan Ara membuat Claudia merasa bersalah. Ini semua emang salahnya, jika saja dia tidak memiliki niat untuk menjodohkan anaknya dengan anak teman rekan bisnisnya maka anaknya pasti tidak akan kabur dari negara ini apalagi menikah dengan laki-laki yang tidak di cintai oleh anaknya.
"Maafkan mommy Ra, mommy pikir kamu akan suka jika mommy menjodohkan kamu dengan laki-laki pilihan mommy jika saja mommy tahu kalau kamu tidak suka di jodohkan maka mommy pasti tidak akan memiliki niat untuk menjodohkan kamu dengan anak teman rekan bisnis kami." Claudia yang merasa bersalah langsung meminta maaf pada anaknya. Dia sangat berharap anaknya mau memaafkan dia karena sudah mengatur rencana perjodohan yang tidak di inginkan anaknya.
"Aku akan memaafkan mommy asal mommy berjanji tidak akan menjodohkan aku dengan laki-laki yang sama sekali tidak aku cintai," ujar Ara.
"Ya, mommy janji," jawab Claudia.
Beberapa menit kemudian
"Permisi nyonya, nona," ujar pelayan itu seraya meletakkan makanan pesanan mereka.
"Iya," jawab mereka dengan singkat.
"Selamat menikmati nyonya, nona, permisi," ujar pelayan itu seraya pergi dari sana sedangkan mereka hanya menanggapi dengan anggukan kepala.
Tak lama kemudian
__ADS_1
"Kenapa kepalaku tiba-tiba pusing mom?" tanya Ara yang merasa aneh dengan tubuhnya.
"Mommy juga sama Ra, kepala mommy juga tiba-tiba pusing," ujar Claudia yang merasakan sama seperti anaknya. Tak menunggu lama tiba-tiba mereka terjatuh di atas meja dengan mata terpejam. Setelah itu datang beberapa orang membawa mereka pergi dari sana melewati pintu belakang agar tidak menimbulkan kecurigaan oleh orang lain.
Dreet... Dreet... Dreet...
π "Katakan," titah seseorang yang ada di sebrang sana dengan tegas.
π "Misi berhasil bos," jawab anak buahnya dengan cepat.
π "Bawa ke alamat yang telah aku kirim padamu tadi," titah orang itu lagi.
π "Baik bos," jawab anak buahnya seraya menjalankan perintah atasannya.
β’
β’
β’
"Bagaimana nak? Apa mereka berhasil membawa mereka ke tempat yang sudah kita siapkan?" tanya seseorang pada anaknya.
"Berhasil ma, saat ini mereka sudah ada di tempat yang sudah kita siapkan," balas anaknya.
"Bagus, mama tidak sabar ingin memberikan mereka pelajaran karena sudah membuat hidup mama dulu menderita," ujar ibunya dengan tatapan penuh dendam.
"Sabar ma, sebentar lagi mama pasti bisa membalaskan sakit hati mama pada mereka," ujar anaknya.
Mereka sengaja menculik Ara dan juga Claudia untuk membalaskan dendam atas sakit hati mereka pada keluarga Lemos. Entah kesalahan apa yang telah di lakukan oleh keluarga Lemos pada mereka sehingga mereka ingin membalaskan dendamnya pada keluarga Lemos.
"Ingat nak, berhati-hatilah dalam bergerak jangan sampai Alexander menyadari jika anak dan istrinya kita culik. Karena, jika sampai Alexander tahu kita menculik keluarganya maka nyawa kita pasti akan melayang," ujar ibunya yang sangat takut jika sampai Alexander membunuh mereka dengan cara yang sangat sadis dan kejam.
"Iya ma," jawab anaknya dengan singkat.
β’
β’
β’
Bersambung...
__ADS_1
πΏπΌπΌ||||π π ||||πΌπΌ||||πΌπΌ||||π π |||πΏ