
Di Kantor Polisi
Saat ini baik Ara maupun Axton sedang duduk dihadapan polisi. Mereka sedang diinterogasi tentang menyangkut masalah tadi. Yang menjadi masalah nya sedari tadi pak polisi itu belum mengatakan apapun karena dia masih saja melihat ke arah Ara dengan tatapan kagum saat melihat wajah cantik Ara yang natural walaupun tanpa make up apapun. Ara yang risih ditatap seperti itu menjadi kesal karena dia tidak suka melihat ada orang yang menatap nya seperti yang dilakukan oleh polisi muda itu.
"Kenapa anda sejak tadi melihat ke arahku? Apa anda terpesona pada kecantikan ku?" tanya Ara dengan penuh percaya diri dan tanpa sadar polisi muda itu langsung menganggukkan kepalanya sehingga menyebabkan Ara semakin percaya diri.
Dia sudah terbiasa melihat laki-laki yang terpesona pada kecantikan nya. Itu sebabnya dia selalu memanfaatkan laki-laki yang menyukai dirinya untuk kepentingan dia sendiri. Walaupun mereka sudah tahu bagaimana sifat Ara yang sangat matre, tidak membuat mereka mundur ataupun meninggalkan Ara. Justru mereka merasa senang karena bisa berpacaran dengan Ara, sang model internasional dengan biaya yang sangat fantastis.
Berbeda dengan Axton yang sedari tadi ingin sekali mencekik Ara karena sudah membuat dia berakhir di kantor polisi. Selama ini dia tidak pernah berurusan dengan polisi. Tapi, gara-gara wanita ini dia harus berada disini.
"Sampai kapan anda menatap wanita ini? Jika anda masih saja menatap wanita ini maka sampai besok pun tidak akan berakhir. Dari pada anda menatap wanita ini lebih baik anda segera membahas masalah kami agar aku bisa segera pergi dari sini," ujar Axton yang sedari tadi sudah geram dengan polisi itu yang hanya diam saja tanpa melakukan apapun.
Mendengar perkataan Axton membuat polisi muda itu langsung tersadar kalau dia sedari tadi sedang termenung gara-gara memandangi ke arah Ara.
"Hemmm, bisa kalian jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?" tanya polisi muda itu setelah sadar dari melamun nya.
Saat Axton ingin menjelaskan langsung saja dipotong oleh orang-orang yang membawa Axton ke kantor polisi tanpa memberikan kesempatan padanya untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi.
"Begini pak polisi, laki-laki yang saat ini ada di depan anda sudah menyebabkan wanita ini hamil di luar nikah. Pada saat wanita ini mau meminta pertanggung jawaban pada laki-laki ini. Dia justru meninggalkan dia begitu saja dan yang lebih parah lagi laki-laki ini justru malah mendekati wanita lain tanpa peduli pada nasib wanita malang ini," jelas orang itu seperti apa yang di katakan oleh Ara.
Mendengar penjelasan dari orang itu membuat polisi muda itu langsung terkejut dan juga shock. Dia tidak menyangka wanita yang dia sukai ternyata sudah hamil anak laki-laki lain. Padahal dia sudah memiliki rencana untuk mendekati wanita ini agar menjadi miliknya. Tapi sayang, dia terlambat. Karena wanita yang dia sukai sudah menjadi milik orang lain.
__ADS_1
"Itu semua tidak benar, aku tidak mungkin menghamili wanita ini karena aku sama sekali tidak mengenal dia," sahut Axton seraya membantah tuduhan orang itu.
"Jangan percaya pada perkataan laki-laki ini pak polisi. Dia sengaja mengatakan seperti itu agar terbebas dan tidak perlu mempertanggung jawabkan perbuatan nya pada wanita malang ini," sahut orang itu lagi.
"Apa benar yang dikatakan oleh orang ini kalau laki-laki ini sudah menghamili mu dan dia malah lari dari tanggung jawab?" tanya polisi muda itu pada Ara.
Deg
"A... Apa yang harus aku jawab? Jika aku mengatakan seperti yang mereka tuduhkan maka aku pasti akan dinikahkan dengan laki-laki brengsek ini. Tapi, jika aku bicara jujur mereka pasti akan memasukkan aku ke dalam penjara atas tuduhan pencemaran nama baik. Kenapa aku malah terjebak dalam drama ku sendiri?" batin Ara dengan wajah cemas.
"Ayo nak, katakan saja yang sejujurnya biar laki-laki ini mau bertanggung jawab padamu nanti. Kamu jangan takut, ada kami yang siap membela kamu jika laki-laki ini melakukan sesuatu padamu nanti," ujar orang itu seraya memberikan dukungan pada Ara.
"I... Iya. Laki-laki ini yang sudah menghancurkan hidup aku hingga hamil di luar nikah," jawab Ara dengan sendu.
"Kurang ajar, dasar wanita licik. Lihat saja nanti, aku akan memberikan kamu pelajaran karena sudah berani menjebak ku agar jatuh ke tangan mu," batin Axton dengan tatapan penuh emosi.
"Oke, sekarang aku akan memberikan anda dua pilihan, yaitu menyelesaikan secara kekeluargaan atau mau menempuh jalur hukum?"
"Jika anda mau menyelesaikan secara kekeluargaan maka kalian berdua hari ini harus menikah agar anak dalam kandungan wanita ini memiliki ayah saat dia lahir nanti. Dan jika anda menempuh jalur hukum maka anda bisa saja masuk penjara karena sudah menghancurkan hidup wanita ini hingga dia hamil di luar nikah?" tanya polisi muda itu pada Axton.
Mendengar perkataan polisi itu membuat Axton terkejut dan juga shock. Dia tidak memiliki pilihan lain selain memilih menyelesaikan secara kekeluargaan. Karena dengan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan maka dia akan dibebaskan. Tapi, jika dia memilih menyelesaikan secara hukum maka dia akan masuk ke dalam penjara atas tuduhan merusak anak gadis orang hingga hamil diluar nikah.
__ADS_1
Axton yang tidak pernah jatuh cinta dengan wanita manapun dan tidak mau dekat dengan wanita. Tapi, gara-gara masalah yang disebabkan oleh Ara dia malah berakhir seperti ini. Dia sama sekali tidak pernah menyangka akan menikah dengan cara seperti ini. Apalagi dia harus menikah dengan wanita yang sedang hamil anak laki-laki lain.
"Baiklah, Aku akan menikahi wanita ini," jawab Axton dengan pasrah dari pada dia masuk penjara lebih baik memilih jalan damai.
Mendengar perkataan Axton membuat Ara terkejut dan juga shock. Dia tidak menyangka gara-gara ingin membalas dendam atas perlakuan kasar laki-laki ini. Tetapi sekarang dia harus terjebak dalam dramanya sendiri.
"Mom, dad, tolongin Ara! Ara tidak mau menikah dengan laki-laki ini. Ini salah Ara yang pergi dari kalian tanpa pamit sekarang Ara harus terjebak bersama laki-laki brengsek ini," batin Ara dengan cemas.
"Oke, karena kamu memilih jalan damai maka kalian akan menikah hari ini. Sekarang tugas kalian menghubungi orang tua kalian dan suruh mereka mempersiapkan surat-surat yang diperlukan untuk keperluan menikah kalian nanti," ujar polisi muda itu dengan tegas.
"Baik pak," jawab Axton dengan singkat sedangkan Ara hanya bisa terdiam seperti patung karena dia masih shock dan tidak percaya kalau dia akan menikah di usia muda.
•
•
•
Bersambung...
🌿🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼||||🌼🌼🌿
__ADS_1