Terjebak Pernikahan dengan Pria Beristri

Terjebak Pernikahan dengan Pria Beristri
Salah sasaran


__ADS_3

Jasmine dan Lisa tertawa penuh kemenangan ketika berhasil karena bisa menyingkirkan Aerin dari rumah ini. Ya mereka memang ingin Aerin pergi, agar bisa menguasai harta kekayaan Rollies.


"Ide Ibu memang paling josss," ucap Lisa sambil mengacungkan jempolnya dengan tawa yang menggelora.


"Ya jelas. Kau lupa siapa, Ibu mu ini?" seru Jasmine dengan bangganya.


"Bu, tapi....." ucapan Lisa menggantung. Wanita bertubuh seksi itu tampak berpikir keras.


"Tapi apa, Sa?" tanya Jasmine dengan kening berkerut heran.


"Kata Jo, bukan dia yang meniduri Aerin," jelas Lisa.


Jasmine terdiam. Ya Jasmine dan bekerja sama dengan Jo, mantan kekasih Aerin. Dia mengatakan hal-hal yang buruk tentang Aerin pada lelaki itu. Sehingga membuat Jo rela melakukan apa saja untuk membalaskan dendam nya.


"Lalu, kalau bukan Jo siapa?" tanya Jasmine.


"Entahlah, Bu. Jo tidak mengatakan siapa pria yang telah tidur dengan Aerin," jawab Lisa.


"Bukan pria hidung belang? Perut buncit dan kepala botak?" tebak Jasmine. Ya siapa tahu Jo sengaja menjual Aerin pada pria dengan ciri-ciri tersebut.


Lisa menggeleng, "Seperti nya bukan Bu. Jo hampir saja mengatakan siapa yang tidur dengan Aerin. Tapi karena Ayah datang, akhir nya Jo mengurungkan niat nya," imbuh Lisa.


Kedua wanita itu tampak terdiam. Sejak pertama kali menikah dengan Rollies Jasmine memang tak menyukai anak tirinya tersebut. Apalagi Aerin yang sulit diatur dan terkesa pembakang semakin memnuat Jasmine geram dan ingin rasanya menenggelamkan kepala wanita tersebut.


"Bu, seperti nya kita harus menemui Jo. Aku tidak mau yang meniduri Aerin adalah pria kaya, Bu. Jika Aerin dinikahi pria itu maka hidupnya akan bahagia. Aku tidak mau Aerin bahagia," renggek Lisa


"Sayang, tenang yaa. Ibu yakin pria itu tidak akan menikahi Aerin karena pasti yang meniduri nya adalah pria hidung belang," jelas Jasmine berusaha menenangkan. Meski dia sendiri mulai khawatir.


Entah dendam apa yang kedua simpan pada Aerin sehingga Jasmine dan Lisa begitu membenci sosok Aerin. Mungkinkah karena Aerin yang selalu unggul dari Lisa.


"Untuk lebih jelasnya kita harus menemui Jo, Bu," ajak Lisa. Dia tidak tenang sebelum mendengarkan penjelasan Jo.

__ADS_1


"Ya sudah, ayo!" seru Jasmine.


Ibu dan anak tersebut, selalu kompak dalam melakukan kejahatannya pada Aerin. Mereka tak menyukai wanita cantik tersebut karena Aerin yang selalu beruntung dalam hidupnya. Selalu mendapatkan sesuatu yang baik.


Jasmine dan Lisa menemui Jo disebuah caffe. Jo adalah model ternama. Awalnya dia memang mencintai Aerin, tapi setelah mendengar penjelasan Jasmine dan Lisa membuat lelaki itu gelap mata dan hendak menghancurkan hidup sang kekasih.


Jo meninggalkan Aerin tanpa berpamitan atau kata putus. Dia menghilang bak ditelan bumi. Tak memberi kabar perpisahan walau lewat pesan singkat.


"Ada apa kalian mengajakku bertemu disini?" tanya Jo malas.


"Jo," panggil Lisa sambil menghela nafas panjang.


"Ada apa?" tanya lelaki itu dingin.


Jo masih patah hati karena meninggalkan Aerin. Dia yang meninggalkan dan menjebak wanita itu, malah dia sendiri yang merasakan sakit dan luka serta kehilangan wanita tersebut. Dia yang marah ketika mendapati Aerin tidur bersama pria lain. Padahal dia sendiri yang menjebak kekasih nya itu.


Jo sebenarnya begitu mencintai Aerin akan tetapi dia termakan omongan Jasmine dan Lisa yang mengatakan jika Aerin sudah tak perawan serta Aerin selingkuh dengan boss nya sendiri, yaitu Agam Robson.


Jo mendelik. Dia hampir melupakan hal ini. Beberapa hari setelah putus dari Aerin, dia menghabiskan malam-malam panjang nya bersama seorang wanita bersuami yang butuh sentuhan.


"Iya Jo, katamu bukan kau uang meniduri Aerin. Lantas jika bukan kau, lalu siapa?" sambung Jasmine heran dan juga penasaran. Tentu saja dia penasaran siapa lelaki yang menghabiskan malam dengan Aerin.


Jo tampak terdiam. Saking meresapi patah hati yang dalam lelaki itu sampai melupakan lelaki yang menghabiskan malam dengan Aerin.


Pria tampan itu sedang berpikir keras mencoba mengingat wajah dari pria yang waktu itu seranjang dengan Aerin, karena dia pun dalam pengaruh alkohol sehingga tak bisa mengingat wajah lelaki itu. Namun, Jo mengenal lelaki itu.


"Siapa Jo?" desak Lisa tak sabar.


"Aku ingat," jawab Jo. Rahangnya langsung mengeras saat melihat sendiri adengan panas Aerin bersama lelaki lain diatas ranjang.


Jo marah. Jo kecewa. Entah kepada dia kecewa. Sebenarnya dia sedikit menyesal karena meninggalkan Aerin terlalu lama di kamar hotel. Karena dia pikir tidak akan ada yang masuk kedalam kamar yang sudah dia pesan selain dirinya sendiri.

__ADS_1


"Siapa?" tanya Jasmine dan Lisa bersamaan.


"Tuan Alan Arkin," jawab Jo.


"APA?" pekik Jasmine dan Lisa serentak.


Lisa menutup mulutnya tak percaya. Tentu dia mengenal Alan, pria berpengaruh di dunia bisnis dan pengusaha muda ternama di Ibukota.


"Bukankah Tuan Alan sudah menikah dengan Nona Anne?" tanya Lisa heran dan merasa aneh.


Alan dan Anne menjadi salah satu pasangan fenomenal yang sering diperbincangkan. Hanya Aerin saja yang tidak tahu siapa lelaki itu, sebab kehidupan Aerin hanya disibukan dengan pekerjaan dan kekasih nya Jo. Dunia nya sekeliling itu-itu saja, tanpa berani melihat yang lain. Dulu bagi Aerin, Jo adalah segalanya. Dia bahkan rela melakukan apa saja demi kekasih hati nya itu.


"Iya," jawab Jo singkat.


Jasmine benar-benar tak percaya mendengar hal tersebut. Benar Aerin tidur dengan lelaki lain, tapi apakah harus Alan? Pria kaya raya yang hartanya takkan habis meski sekian keturunan.


"Lalu bagaimana dengan Nona Anne? Apakah dia tahu hal ini?" tanya Lisa. Jiwa ingin tahu nya meronta-ronta.


Jo terdiam. Lelaki itu malah tersenyum devil. Seperti nya dia memiliki rencana baru untuk membuat hidup Aerin lebih menderita. Wanita itu sudah menyakiti dan mengkhianati nya, sekarang giliran dia yang akan membalaskan semua rasa sakitnya.


Jo tak menjawab lelaki itu menyesap minuman dalam gelasnya.


Sementara Lisa tampak berpikir keras. Lalu dia tersenyum penuh kemenangan, bagaimana reaksi Aerin saat tahu lelaki yang menghabiskan malam dengan nya adakah suami orang? Bagaimana nasib anaknya?


'Aerin. Aerin. Turut berdukacita atas penderitaanmu. Hidupmu akan hancur saat tahu ayah dari anak mu sudah memiliki istri,' ucap Lisa dalam hati.


Ketiga orang tersebut seperti memiliki ambisi yang sama yaitu menghancurkan masa depan Aerin. Mereka seperti memiliki dendam masa lalu yang belum selesai.


Jo, dia berpikir jika Aerin adalah wanita yang sudah mengkhianati nya sehingga dia berambisi untuk membalaskan rasa sakit dihatinya.


Jasmine dan Lisa, mereka iri atas apa yang dicapai oleh Aerin yang selalu beruntung dalam kehidupan nya. Mereka tak ingin, Aerin hidup bahagia.

__ADS_1


Bersambung.........


__ADS_2