
🌿
🌿
🌿
Malam pun telah tiba dimana sekarang tepatnya dirumah utama,Rumah mewah sang pengusaha sukses yang saat ini sedang disibukkan dengan penyambutan tamu istimewa.Yaitu menunggu kedatangan keluarga besar pak Suhendra calon besan sekaligus kedatangan calon menantu.
Grandma Diana dan Oma Sofi sejak tadi selalu menampilkan senyum termanisnya,dengan didampingi oleh grandfa Lucas dan Opa Heru juga tentunya.Sedangkan Ghea masih setia berdiri didekat sang suami yaitu Tuan Ricard yang selalu tanpa ekspresi.Bahkan terlihat datar.
Dua mobil mewah sudah memasuki kediaman tuan Ricard,dan segera turun orang orang yang telah dinantikan sejak tadi.
"Selamat datang di kediaman keluarga Fernandez pak Hendra,Ibu Lia".Sambut papi Lucas dan Mami Diana.
"Tuan Lucas,Nyonya Diana,Tuan Heru dan Nyonya Sofi....Akhirnya setelah sekian lama kita berjumpa kembali".Seru Opa Hendra sambil menepuk dan berpelukan dengan agrandfa Lucas dan Opa Heru.Begitupun dengan Grandma Diana serta Oma Sofi juga ikut berpelukan dengan Oma Lia.
"Oh iya,ini kenalkan Anak dan menantu saya.Ayah dan Bundanya laki laki yang akan meminang cucu perempuan tuan dan Nyonya".Ucap Opa Hendra
"Wah,ganteng dan Cantik ya Ayah bundanya calon cucu menantu kita".Oma Sofi tak kalah serunya.
"Dan ini Ricard Daddy nya Vanya dan wanita cantik disampingnya pasti Mommy nya ya kan???".Ucap Oma Lia sambil tersenyum yang dibalas senyuman oleh Ghea sedangkan Ricard hanya menganggukkan kepalanya saja.
Kedua orang tua Nio saling berjabat tangan dengan Tuan Ricard dan Ghea.Dan kemudian langsung dipersilahkan masuk kedalam rumah mewah milik keluarga Fernandez.
"Tapi ngomong ngomong mana calon cucu menantu kami????.Apa dia tidak ikut kemari????.Kok tidak ada,kami juga penasaran sama orangnya karena di foto saja sangat tampan".Cerocos Grandma Diana panjang lebar.
Dan tak lama kemudian Seorang pria dengan setelan jas bewarna biru muda langsung memecah konsentrasi semua orang.Bagaimana tidak wajah tampan,dan gaya coolnya bak sang pangeran yang turun dari langit.Ditambah dengan senyum tipis nan manis menambah ketampanan nya berkali kali lipat.
.
__ADS_1
"Wah,panjang umur,Ini dia cucu saya tuan Nyonya.Dia Zinnio yang akan menjadi cucu menantu kalian nantinya".Seru Opa Hendra sambil menepuk pundak sang cucu.
"Mami dan Mama memang the best.Sangat pintar mencari pasangan buat Vanya".Seru Ghea sambil tersenyum gemas melihat wajah tampan Zinnio yang sangat imut itu.
"Ganteng doang,tapi belum tentu bisa meluluhkan hati anak kita sayang".Cibir Ricard sedikit kesal.
Sontak semua orang menatap kearah Ricard yang masih setia dengan wajah datarnya.
"Ricard,bilang saja kamu iri kan dengan calon suami cucu tercantik Mami".Ledek Mami Diana.
Andrean dan Anna hanya geleng geleng kepala saja melihat tingkah sang calon besannya nanti.Karena menurut mereka sangat dingin dan sedikit Arogant sedangkan Istrinya terlihat sangat manja serta bar bar.
"Mas,Gimana sifat calon menantu kita ya,Mirip Mommy nya atau Daddy nya????".Lirih Anna pelan
"Mas pikir calon mantu kita akan memiliki sifat keduanya sayang".Jawab Andrean sambil sedikit terkekeh.
"Kenapa Ndre????.Kalian kok malah ngobrol sendiri sih".Pungkas sang Oma Lia.
Setelah sampai dimeja makan mereka langsung disuguhkan dengan banyaknya hidangan masakan.Yang jelas sangat menggugah selera.Dan kalau masalah rasa tak perlu diragukan lagi.Sebab semua itu diolah dan dimasak langsung oleh chef yang sudah berpengalaman dan chef keluarga Fernandez.
"Oh iya,daritadi saya belum melihat calon istriku???.Dimana dia Om Tante????".Tanya Zinnio tiba tiba sambil menyuapkan makannya kedalam mulut.
"Bilang saja kamu udah nggak sabar pingin ketemu calon istrimu ya Nio".Goda sang Oma Lia.
"Anak muda zaman sekarang memang aneh.Kemarin sempat menolak tapi ujung ujungnya nggak sabaran buat bertemu".Lanjut Opa Hendra sambil terkekeh.
"Iya betul,mereka mungkin butuh waktu pak Hendra buat saling mengenal.Tapi sayangnya Vanya malam ini tidak bisa hadir dan menyambut langsung kedatangan calon suami dan keluarganya.Karena Vanya ada urusan di Bogor,katanya ia juga minta maaf tidak bisa menemui dan menyapa langsung hari ini".Ucap Grandma Diana sedikit berbohong.
"Maaf,apa Vanya memang menolak perjodohan ini Grandma????".Tanya Zinnio sok akrabnya
"Oh,tentu tidak sayang.Vanya malah sangat setuju dengan perjodohan ini.Iya kan Pi,Ricard???".Lanjut Grandma Diana meminta kebenaran dari suami dan anaknya.
__ADS_1
"Iya mi,tidak ada penolakan dari Bidadari kami".Sahut Ricard dengan sedikit penekanan.
"Ah,sial ternyata gadis itu sudah menyetujui perjodohan ini juga".Guman Zinnio dalam hati.".Jadi penasaran seperti apa sih tampang gadis itu,kenapa Oma dan Opa bersikeras menjodohkannya denganku.Ayah sama Bunda juga setuju setuju saja padahal Ayah dan bunda sangat selektif menilai orang".Gerutu Zinnio lagi.
"Kalo Nak Zinnio mau nyusul Vanya kebandung boleh kok,Nanti biar Grandma kasih alamat villa disana".Ujar Grandma Diana sambil tersenyum.
"Tidak usah Grandma!!!.Nanti juga bakal ketemu lagi.Soalnya Nio besok harus pergi keluar kota juga".Tolak Zinnio dengan halus.
"Baiklah,kamu benar nak.Dan Grandma yakin kalian pasti akan cocok.Kamu sangat dewasa sedangkan cucu Grandma itu sangat keras kepala dan sangat manja".Ujar sang Grandma Diana lagi.
"Tapi cucu kita juga cerdas dan berhati mulia Di".Sambung Oma Sofi.
"Iya aku tahu itu,sebab akulah yang membesarkan dan mengawasinya selama ini".Seru Grandma Diana bangga.
"Itu karena Vanya darah daging ku juga Mi,ma".Sambung Ricard tak mau kalah.
"Iya,itulah sebabnya Vanya punya sifat keras kepala seperti kamu".Jawab Mami Diana dan Mama Sofi secara bersamaan.
"Mama,Mami....Apa kalian tidak malu dihadapan calon besan seperti itu".Ucap Ghea sambil geleng geleng kepala dan sedikit tak terima jika suaminya ikut disalahkan.
Sedangkan Anna,Andrean,serta Oma dan Opa nya Zinnio hanya terkekeh saja melihat tingkah keluarga calon besannya nanti.Berbeda dengan Zinnio yang terus memikirkan cara agar bisa bertemu langsung dengan gadis yang sudah dijodohkan dengannya dan ingin berbicara langsung untuk membatalkan perjodohan ini.Setidaknya bagi Zinnio menunda pernikahan akan lebih sebelum ia tahu tentang fakta kebenaran yang menyangkut sang adiknya dulu.
Hal itulah yang membuat Zinnio ingin bergabung menjadi anggota Polisi.Dan hal itu juga yang selalu memotivasi dirinya selama ini.Bagi Zinnio mengungkapkan fakta kebenaran tentang sang adik adalah misi utamanya juga.Dan Zinnio yakin ini semua ada sangkut pautnya dengan Clara sang mantan kekasihnya yang telah menghilang entah kemana sampai saat ini.
🌿
🌿
🌿
TBC
__ADS_1