
πΏ
πΏ
πΏ
Setelah proses ijab qobul dilanjutkan dengan pesta keluarga sebagai pengganti acara resepsi pernikahan.Bahkan saat ini Ghea kembali tampil memukau dengan balutan gaun pesta bewarna maroon yang senada dengan setelan jas milik Ricardo.
Membuat Semua orang yang melihat tak mampu berkedip.Bahkan Ricardo pun tak henti hentinya menampilkan senyum manisnya.Sambil sesekali melirik penampilan Ghea yang tepat berada di sampingnya.
Ghea di perkenalkan oleh mami Diana kepada seluruh anggota keluarga ,kerabat dan beberapa kolega bisnis yang sudah dipercaya dan dia anggap jujur bahkan sudah seperti keluarga sendiri.Begitupun dengan Ricardo yang tak kalah di sapa dan memperkenalkan diri kepada pihak keluarga Atmajaya.
Ghea yang sudah merasa jenuh dan mulai kelelahan yang sedari tadi sibuk menyapa para anggota keluarga Fernandez.Kini mulai mengedarkan pandangannya seperti mencari sesuatu.Dengan membisikkan sesuatu kepada mami mertuanya dan pamit kepada mama Sofi dan keluarga yang lain untuk mencari tempat duduk.Karena saat ini Ghea merasakan kakinya sudah sangat kram berdiri terlalu lama.
Setelah mendarat kan bokongnya di sebuah kursi Ghea masih tak menemukan apa yang dia cari.Tapi kini pandangan Ghea tertuju pada Alex sang asisten suaminya.Dan kebetulan Alex juga berjalan mengarah pada padanya.
"Alex...."Panggil Ghea dengan santainya seperti sudah tau nama asisten suaminya itu
Alex yang dipanggil pun mulai berjualan mendekati Ghea."Iya Nyonya Muda ada apa????".
"Apa kau melihat Ricard suamiku????".Tanya Ghea
"Tuan Ricard ada diruangan ujung sebelah sana nyonya,Tuan sedang berbicara dengan para petinggi perusahaan".Jawab Alex
"Tolong panggilkan suamiku Lex,suruh dia menemuiku disini!!!!".Pinta Ghea sambil memijat kakinya sendiri
"Baik Nyonya Muda,saya permisi dulu".Alex pun langsung pamit pergi meninggalkan Ghea untuk menemui bosnya
Setelah Alex berlalu tak berapa lama kemudian mama Sofi dan mami Diana menghampiri Ghea yang tengah duduk sendirian sambil memijat kakinya.
"Sayang kaki kamu kenapa????".Tanya mami Diana sambil duduk disebelah Ghea
"Iya sayang,Apa kamu udah mau istirahat???.Biar mama antar kekamar ya???".Seru mama Sofi sambil menatap wajah anaknya
"Nanti aja ma,Ghea mau tunggu mas Ricard disini".
"Emang Ricard kemana sayang,setelah menyapa om Herdi tadi mama tidak melihatnya lagi???".Tanya mama Sofi sambil mengedarkan pandangannya
"Iya kemana bule kamp*et itu,mami juga tidak melihat batang hidungnya lagi".Tambah mami Diana
Belum juga Ghea sempat menjawab pertanyaan mama dan mami mertuanya.Orang yang dicari sudah menampakkan dirinya.
"Ricard disini mi".Suara Ricardo dari arah belakang
"Kamu darimana aja sih ???,Istri kamu udah kelelahan nih,Sana bawa menantu kesayangan mami istirahat saja!!!!".Perintah sang mami
Ricardo langsung menatap wajah Ghea yang sudah sah menjadi istrinya."Mau istirahat sekarang sayang????".Tanya Ricardo pada Ghea
"Kenapa mesti ditanya segala,langsung gendong aja!!!.Udah tau istrinya capek mana lagi hamil cucu mami juga".Bentak sang mami
__ADS_1
"Nggak usah mi,Ghea masih bisa jalan sendiri kok".Ucap Ghea
"Kamu yakin sayang????".Tanya Ricardo mulai perhatian
Ghea hanya menganggukkan kepalanya saja sambil menampilkan senyumnya.
Deg....jantung Ricardo berdebar seketika melihat senyum tulus seorang Ghea malam ini.
"Ayo mas!!!".Ajak Ghea sambil meraih lengan Ricardo
"Sayang kamu juga belum makan daritadi".Seru mama Sofi mengingatkan jika Ghea memang belum makan apapun setelah ijab qobul nya tadi sore.
"Ghea mau makan dikamar aja ma'.
"Yaudah nanti biar mami suruh pelayan yang antar makanannya ya sayang".Ucap mami Diana
"Iya mi,kalau gitu Ghea kekamar duluan ya mi,ma".Pamit Ghea sambil mencium mama dan mami mertuanya baru setelah itu Ghea berlalu pergi sambil tetap menggandeng tangan Ricardo
πΏπΏπΏπΏπΏ
Setelah sampai dikamar suite room khusus yang sangat mewah dan elegan,Disinilah Ghea sekarang berada.Ghea langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur ukuran king size yang sangat nyaman.Dengan masih menggunakan gaun pesta nya tadi.
Sedangkan Ricard masih berada di dalam kamar mandi membersihkan diri.Saat Ricard keluar dari kamar mandi ternyata Ghea hanya rebahan tanpa memejamkan matanya sama sekali.
Ghea menatap Ricard dengan tatapan berbeda,Ricard pun sedikit aneh melihat tatapan Ghea malam ini.
"Kamu belum tidur sayang????".Tanya Ricardo memecahkan kecanggungan
"Kamu mau makan apa biar mas pesankan".
Bukannya menjawab Ghea malah bangkit dari tempat tidur dan berjalan mendekati Ricard yang masih mengelap rambutnya yang masih basah dengan handuk kecil ditangannya.Sedangkan tubuhnya hanya berbalut handuk hingga batas pinggang.Yang mana enam lipatan roti sobeknya nampak begitu jelas.
Tubuh Ricard seketika menegang karena Ghea semakin dekat dengan tubuhnya.Hingga kini posisi Ghea tepat berada di depan nya.
"Kenapa mas jadi kaku begini????".Ucap Ghea sambil melingkarkan tangannya dileher Ricardo
"Ka...kaku apanya????".Bantah Ricardo berusaha menyembunyikan kegugupan nya
Ghea hanya tersenyum devil,sambil mulai melancarkan aksi jari jari lentiknya untuk menyentuh bagian dada bidang suaminya.
"Kenapa mas malam ini tidak seperti waktu pertama dan kedua kita bertemu????".Celetuk Ghea tiba tiba
"Maksud kamu????".Tanya Ricardo pura pura tidak paham sedangkan juniornya pun sudah mulai menegang cuma karena sentuhan tangan Ghea yang terus bermain di dada bidangnya
"Aku mau mas seagresif waktu itu!!!!".Bisik Ghea dengan suara seraknya
"Jangan pancing aku sayang!!!".Jawab Ricard berusaha menahan dirinya karena takut Ghea masih lelah apalagi Ghea sedang hamil anaknya.Walaupun Ricard sendiri sangat menginginkan Ghea bahkan Ricard juga mau melahab habis wanita yang ada didepan nya saat ini yang sudah sah menjadi istrinya.
"Bukankah mas juga menginginkannya???"Goda Ghea tanpa malu malu lagi.Dan entah mengapa Ghea saat ini sangat ingin disentuh oleh Ricard.Padahal Ghea juga sangat canggung dan malu dengan apa yang dilakukannnya sekarang.Namun rasa inginnya lebih kuat daripada rasa jaimnya.
__ADS_1
"Anak kita minta dikunjungi Daddy nya!!!".Ucap Ghea lagi
Ricard yang notabennya punya iman yang lemah itu ketika berhadapan dengan Ghea sejak pertama kalinya.Sudah tidak bisa menahan hasrat dan jiwa normalnya sebagai seorang laki laki.
"Jangan salahkan aku sayang,kalau besok pagi kamu tidak bisa berjalan".Ancam Ricardo dan langsung membuat Ghea tersenyum senang bukannya takut
Dengan sigap Ricard mulai melahap bibir merah sensual milik Ghea.Bahkan Ghea pun membalas ci**man suaminya dengan tak kalah panasnya.Mendapat balasan oleh istrinya membuat Ricardo tak mampu bertahan.Bahkan kini Tangan nya sudah melucuti semua kain yang menempel di tubuh istrinya.
Dengan masih terus menye*ap,Melu*at ,Meng*sap,hingga kini ci*man Ricardo mulai menjalar keleher jenjang sang istri,Dan membuat tanda kepemilikan disana.
Ghea mulai tak sadar bahwa suara yang dia keluarkan semakin membuat suaminya menggila.Dengan perlahan Ricard menjatuhkan tubuh istrinya di atas ranjang.Dan nampklah tubuh polos sang istri.
Tak menunggu lama Ricardo pun langsung membuang handuk yang melilit di pinggangnya.Dan menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh istrinya.Sambil Melu*at kembali bibir tipis Ghea,Ricard juga sambil mengarahkan senjatanya ke Goa yang di inginkannya.Cukup dengan dua kali dorongan kini senjatanya sudah masuk dengan sempurna.Menyentuh setiap rongga dinding Goa.
Sedetik kemudian suara suara erotis mulai bersaut sautan tak menentu.Ricardo merasakan kembali kenikmatan yang pernah dia raakan sebelumnya.Namun kini dalam ikatan suami istri,tidak seperti saat pertama kali dan kedua kalinya yang Ricard lakukan secara paksa.
"Lagi sayang...
"Lagi sayang...
"Lagi sayang....
Dan hingga empat kali klimaks baru Ricardo berhenti melakukannya.Dan anehnya Ghea juga enjoy enjoy saja menikmati setiap sentuhan dari suaminya.Wanita itu bukannya lemah malah terlihat senang.
"Mau lagi mas!!!!".Ucap Ghea manja
Ricardo nampak terkejut dengan ucapan Ghea,tapi tak dapat dipungkiri Ricardo sangat oke oke saja,karena memang fisik Ricardo sangat kuat.Tapi Ricard juga memikirkan janin yang ada didalam kandungan istrinya.
"Kita makan dulu ya sayang!!!".Kamu kan belum makan daritadi ini sudah jam 23.00 wib."Bujuk Ricard
"Mau sekali lagi!!!".Jawab Ghea manja
"Nanti kalo udah makan,kita ulangi lagi!. Jangankan sekali dua,tiga sampai pagi pun mas rela".Jawab Ricardo sambil tersenyum
Lagi lagi Ghea bukannya takut malah terlihat semakin semangat dengan ucapan suaminya."Benarkah,janji ya mas sampai pagi".Seru Ghea sambil tersenyum lebar
"Iya sayang,Apa yang tidak buat istri mas ini".Sahut Ricardo sambil mencubit hidung istrinya
Lalu Ricardo pun meraih ponselnya dan menelpon seseorang untuk memesan makanan.Namun sebelumnya Ricard sudah menanyai Ghea ingin makan apa dulu,Mengingat Ghea akhir akhir ini memang susah makan makanan yang tidak di inginkannya.
Dan tak menunggu lama pintu kamar suite room itu diketuk.Dan datanglah dua orang pelayan menyajikan makanan yang dipesan dan diinginkan oleh Ghea.Ghea pun langsung melahab habis semua menu yang di inginkannya tadi.Ricardo sampai geleng geleng kepala sambil tersenyum melihat tingkah Ghea.Namun didalam hatinya Ricard sangat bersyukur bisa mengenal dan disatukan dengan wanita seperti Ghea di usianya yang sudah matang seperti sekarang ini.
πΏ
πΏ
πΏ
**Cukup segini dulu ya gengs,bunda cuma bisa Up satu Bab doang gengsππππ besok kita sambung lagi ya gengs ππππ
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian gengsss πππ€π€**
TBC