
πΏ
πΏ
πΏ
"Sayang kamu harus kuat ya, Maaf sayang Mommy bawa kamu olahraga dulu.Bismillah ".Lirih Ghea sambil melirik kearah perutnya yang mulai buncit dan sebelum melayangkan tinju dan pukulan bertubi tubi kepada pria itu.
Dalam sekejap pria bertubuh kekar itu jatuh tersungkur,Dian pun yang masih bertarung sengit dengan satu pria lainnya.Sempat melirik ke arah nyonya muda nya yang dengan mudahnya mengalahkan pria bertubuh kekar itu hanya dengan hitungan detik.
"Dian awas!!!!".Teriak Ghea ketika satu pria lainnya berusaha melumpuhkan Dian
Dan dengan sigap Ghea melempar balok kayu yang dipakai oleh pria tadi untuk bertarung dengannya.Lemparan Ghea pun tepat sasaran dan mengenai kepala pria lawan Dian.
Karena merasa kesal melihat kedua temannya sudah babak belur,laki laki yang nampak sangar itu pun segera maju menghampiri Ghea dan Dian.
"Baiklah sayang,sepertinya mommy akan sangat banyak mengeluarkan tenaga.Jadi mommy mohon sayang bekerjasama lah dengan Mommy!!!".Ucap Ghea pada janin yang dikandungnya
"Kamu masih kuat Dian ????".Tanya Ghea lagi pada bodyguard nya itu.Dan Dian pun langsung mengangguk kan kepala walaupun dalam hati dan pikirannya Dian masih sangat was was dan merasa sangat khawatir pada istri majikannya itu.
Ghea dan Dian pun sudah siap pasang kuda kuda untuk menghadapi kedua pria yang berusaha mendekatinya.
"Sepertinya kalian harus kami bawa dengan paksa".Ucap salah satu pria itu
"Jangan harap kalian bisa bawa kami".Jawab Ghea tak kalah berteriak
Dan sesaat kemudian datang sebuah mobil menghampiri mereka.Namun yang datang bukannya bantuan untuk Ghea melainkan komplotan penjahat yang akan membawa Ghea.
"Huuhhh,sepertinya para preman kelas teri ini mendapatkan bala bantuan lagi Dian".Lirih Ghea sambil mendengus kesal
"Apa yang harus kita lakukan sekarang Nyonya????".
"Tak ada cara lain,kita hadapi mereka sama sama!!!".Sahut Ghea santai
"Tapi..."Ucapan Dian terputus karena satu pria itu telah lebih dulu menendang Dian.
Otomatis Tubuh Dian tersungkur pas disamping Ghea.Lalu Ghea dengan sigap mengambil pistol milik Dian yang terjatuh dibawah kakinya.
"Dor...."Satu tembakan melesat menembus kaki kanan pria yang menendang Dian.
__ADS_1
"Kamu baik baik saja Dian????.Apa masih sanggup untuk berdiri???".Tanya Ghea sedikit panik karena para pria kekar itu tak tinggal diam dan terus berusaha melawannya.
Dan Ghea pun hilang kendali ketika melihat Dian yang sepertinya masih meringis kesakitan karena di tendang mendadak pas di ulu hatinya.Ghea langsung mengarahkan pistol ke kaki lawan seketika suara tembekan menggema beberapa kali.Hal itu juga beretepatan dengan datangnya mobil Ricardo yang dikendarai oleh Alex.Dan tak lama rombongan bodyguard terlatih Ricardo pun sampai.
Ricardo yang menyaksikan langsung bagaimana Ghea istrinya,Membidikkan pistol ke arah para pria itu.Dan Alex pun tak kalah syok nya dengan Tuan bosnya sendiri.
"Anda benar benar mendaptkan lawan yang setimpal tuan".Batin Alex
Dengan langkah cepat para bodyguard Ricardo maju dan membasmi habis para komplotan penjahat yang berusahabaik menyakiti nyonya mudanya.Ricardo pun langsung menghampiri Ghea.
"Sayang...."Panggil Ghea manja dan langsung memberikan pistol Dian pada Alex
"Apa kalian baik baik saja sayang????,Mana apa ada yang terluka????,Atau lecet....???blaaa....blaaaa????"Ricardo langsung melempar banyak pertanyaan untuk Ghea padahal bisa dilihat dengan jelas bahwa istrinya baik baik saja,dan bahkan jauh lebih baik.
Namun Ghea hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dari Ricardo.Sedetik kemudian Ghea memberikan sebuah kecupan dibibir suaminya.Tanpa peduli dengan kesibukan orang orang yang ada disekitarnya yang sedang baku hantam satu dengan yang lain.Tapi tak butuh waktu lama bagi para bodyguard Ricardo untuk melumpuhkan musuh.Seperti saat ini semua penjahat dan bahkan sopir serta mobil komplotan itu sudah di ambil alih oleh orang orang Ricardo.
"Lex,kita pulang !!! Dan suruh Doni urus semuanya!!!".Ucap Ricardo sambil merangkul mesra istrinya karena sedikit salting oleh kecupan Ghea tadi.
"Bantu Dian juga Lex!!!!!".Sambung Ghea
Alex pun langsung mengangguk kan kepalanya tanda mengerti dan setuju.Akhirnya Ghea dan Ricardo langsung meninggalkan TKP.Dan urusan orang orang yang mencoba menculik Ghea tadi,Mereka sudah di urus oleh Doni serta anak buahnya.Untuk diberi pelajaran dan di interogasi sebelum dibawa ke kantor polisi.Bahkan ada beberapa penjahat itu yang sedang terluka pada bagian betisnya,Semua itu adalah ulah Ghea yang melobangi kaki kaki mereka sebelum suaminya datang.
πΏπΏπΏπΏπΏ
"Kenapa sayang????".Tanya Ghea tanpa dosa
"Aah,tidak papa sayang,mas hanya masih khawatir saja".Elak Ricard sedangkan Ghea hanya beroh ria.
"Sayang,untuk sementara waktu lebih baik kamu jangan keluar rumah dulu ya!!!".Pinta Ricardo
"Hmmm".Jawab Ghea singkat
"Ini demi kebaikan kamu dan calon anak kita sayang".Jelas Ricardo
"Aku tau sayang,makanya aku mau nurut".Jawab Ghea sambil menatap wajah suaminya
"Istri cerdas".Puji Ricardo sambil mencubit gemas hidung istrinya
Ghea yang tiba tiba tak tahu malu itu langsung beranjak dari samping suaminya dan berlaih duduk dipangkuan suaminya dengan posisi bersitatap dengan Ricardo.Karena gerak cepatnya Ghea membuat Ricardo sedikit terkejut apalagi sekarang mereka masih berada di dalam mobil yang berjalan.Bahkan didepan kemudi ada Alex sang asisten dan Dian yang berada disampingnya.
__ADS_1
"Sayang kita masih dimobil,jangan seperti ini!!!!".Ucap Ricardo karena Ghea berusaha menggoda dirinya sambil menggoyang goyangkan bokongnya.Kalau sudah begini maka Ricardo juga akan hilang akal.Membuatnya dirinya hilang kendali juga Apalagi Ghea nampak sangat menggoda baginya saat ini.
"Aku Rindu sayang".Bisik Ghea dengan manjanya
"Sayang...Berhenti!!!,Jangan pancing mas untuk melakukannya disini!!!!".Lirih Ricardo sambil menahan diri apalagi saat ini juniornya sudah mulai bangkit oleh ulah Ghea.Bahkan junior Ricardo pun bisa bereaksi walaupun cuma sekedar melihat tubuh Ghea.
"Ah Shiitttttt..."Upat Ricardo karena Ghea bukannya berhenti malah semakin menjadi jadi saja.Bahkan saat ini Ghea sudah mulai melahap bibir suaminya dengan sangat rakus.
"Alex...Dian...tetap fokus kedepan saja,pura pura buta dan tuli saja !!!!".Perintah Ghea tiba tiba
Ricardo hanya pasrah,dia tidak memperdulikan lagi wajah sang asisten dan Dian saat ini.Karena Ricardo pun sudah tak mampu menahan diri oleh ulah nyonya muda.
Dan ketika Ricardo ingin melepaskan kaitan bra istrinya ternyata Alex sudah mengerem mobil dengan sengaja sedikit mendadak.Membuat si penumpang terbentur ke pentok jendela kaca mobil.
"Awww...."pekik Ghe
"Alex...Apa kau sudah mulai bosan melihat matahari????".celetuk Ricardo kesal
"Maaf tuan,nyonya kita sudah sampai rumah"Jawab Alex jujur
Ricardo pun mengedar kan pandangan ke sekeliling mobil .Dan ternyata memang benar bahwa mereka sudah berada di depan teras rumah nya.
"Kita lanjutkan dikamar saja sayang!!!!"Ajak Ricardo pada istri nya dan langsung dijawab anggukan kepala oleh Ghea.
Ketika tuan dan nyonya bosnya pergi.Alex hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menggerutu kesal.
"Dasar tidak suami tidak istrinya ternyata sama sama mesum dan sangek.an"Batin Alex
Sedangkan Dian hanya bisa tersenyum sambil menatap punggung majikannya.
πΏ
πΏ
πΏ
**Bunda udah kembali gengss,jangan lupa terus tinggalkan jejak kalian ya Readers π€π€π
Votee sebanyak banyaknya gengs!!!!
__ADS_1
Bunda tunggu ya gengss,mainkan jari kalian buat dukung terus karya karya bundaπ€π€π€πππ
TBC**