
🌿
🌿
🌿
"Morning Daddy, Mommy,Bang".Sapa Vanya sambil jalan menuju kursi meja makan nya untuk menikmati sarapan pagi.
"Morning honey".Jawab ketiga nya secara bersamaan.
"Ah,kalian itu kompak sekali "Seru Vanya sambil terkekeh.
"Nyak,hari ini kamu ada acara tidak????".Tanya Vano sambil memakan nasi goreng nya.
"Iih Abang my name is Ghevanya or Vanya bukan Nyak!!!.Emang Abang pikir adikmu ini Tarzan Betawi apa".Sahut Vanya sedikit kesal kepada Vano yang selalu saja memanggil namanya dengan sebutan Nyak Nyak...
"Ah,sama saja Honey.Cuma kelebihan huruf K saja".Jawab Vano enteng yang semakin membuat Vanya mencebikkan bibirnya."Ayolah kamu ada acara tidak????.Abang mau minta tolong nih temenin Abang kerumah sakit!!!".Lirih Vano setengah berbisik.
"Ogah".Jawab Vanya ketus.
"Yaelah bentaran doang Nyak.Please bisa ya????".Vano tak berhenti memohon pada adiknya.
"Tidak bisa titik.Lagian ngapain Abang kerumah sakit????.Ada ada saja".Celoteh Vanya dengan suara sedikit keras sengaja supaya didengar oleh Daddy dan Mommy nya karena tadi Vano mengatakan dengannya sedikit berbisik.
"Rumah sakit????.Sayang siapa yang sakit????.Atau kamu yang sakit????.Sakit apa sayang????".Cerocos Mommy Ghea setengah panik ketika mendengar ucapan Vanya yang bilang Vano minta ditemenin kerumah sakit.
Vano melotot kearah Vanya tapi tak membuat seorang Vanya terusik ataupun merasa takut.Namun,Vano berhenti menatap sang adik ketika mendapati tatapan tajam dari Daddy dan Mommy nya yang terlihat sedikit panik.
"Bukan Vano yang sakit Dad,Mom".Jelas Vano.
"Lalu kenapa kamu minta ditemani adikmu pergi kerumah sakit????".Tanya Daddy Ricard penuh selidik.
"Ah itu...Vano cuma mau ketemu Vina Dad.Kan Vina sahabat Vano jadi apa salahnya jika Vano berkunjung kerumah sakit milik keluarga kita sendiri sekalian jumpa dengan Vina sahabat Vano yang kebetulan bekerja di rumah sakit kita".Bohong Vano pada Daddy Ricard dan Mommy nya.
"Yakin cuma ingin ketemu dengan Mbak Vina bang????.Atau Abang punya maksud lain mungkin".Goda Vanya sambil menyeruput jus melon nya.
"Yakinlah.yakin seyakin yakinnya.Kenapa tidak percaya???".Ucap Vano berusaha tidak gugup.
"Tidak".Jawab Vanya sekenanya.
__ADS_1
"Vanya sayang.Berhenti menggoda Abangmu.Kenapa kamu jadi curiga sama abangmu sendiri????".Ucap Mommy Ghea
"Itu karena Abang Vano memang sedang berbohong Mom".Jawab Vanya sambil tersenyum licik.
"Sudahlah Mom,Itu hanya karangan Nyak saja.Lagian aku jujur kok emang mau ketemu si Vina saja".Elak Vano mulai was was.Karena Vano tahu betul jika Vanya pasti tahu sesuatu makanya ia berani bicara seperti itu.Apalagi Vano hafal dengan sifat jahil dan betapa menjengkelkannya adik perempuannya itu.
"Really????.Bukannya kemarin Abang sudah bertemu dokter Vina dirumah sakit ketika Abang berkunjung kesana".Sahut Vanya sambil tersenyum penuh arti.
"Om Doni".Guman Vano.Karena Vano baru ingat jika salah satu orang kepercayaan Daddy Ricard yang bernama Doni juga termasuk tangan kanan Vanya dan sangat dekat dengan adiknya itu.
"Kenapa diam bang????.Satu kebohongan Abang udah terungkap nih".Ledek Vanya lagi.Sedangkan Vano semakin kesal dengan adiknya itu.
"Sayang.Jangan memojokkan abangmu terus".Bela Mommy Ghea.
"Aku hanya berkata jujur Mom".Jawab Vanya sambil menggigit sundwits nya.
Daddy Ricard hanya diam sambil menikmati sarapannya sedangkan Mommy Ghea hanya melirik kepada kedua anak nya silih berganti yang sedang saling pelototi satu sama lain.
"Oh ya Grandma dan Grandfa kemana Mom????".Tanya Vanya kemudian karena sejak tadi ia tidak melihat Grandma Diana dan Grandfa Lucas ikut sarapan.
"Itu kerumah Oma Sofi sayang.Katanya nanti siang mau kerumah tunangan kamu juga".Jawab Mommy Ghea.
"Kamu juga bisa pergi sendiri sayang kalau mau berkunjung kerumah calon mertuamu".Sahut Mommy Ghea sambil tersenyum.
"Mommy benar".Jawab Vanya sumringah."Apa Abang Vano juga mau mengunjungi calon mertua Abang juga????".Ledek Vanya sambil terkekeh.
"What's????".Vano sampai tersedak air liurnya sendiri akibat pertanyaan konyol Vanya.
"Sayang...Ternyata anak Mommy normal juga.Siapa gadis malang itu sayang????.Kenapa belum dikenalkan sama Mommy dan Daddy????".Seru Mommy Ghea sambil tersenyum senang.
"Sayang anak kita memang normal sejak lahir".Serkah Ricard setengah tidak terima karena putra tampannya dibilang tidak normal oleh istrinya.
"Aku hanya bercanda sayang".Elak Mommy Ghea sambil tersenyum kearah Daddy Ricard.
"Vano bukannya tidak normal Mom.Hanya saja belum menemukan wanita yang tepat".Jelas Vano sambil melotot lagi kearah Vanya yang terlihat cuek dan tanpa muka bersalah.
"Ok baiklah.Sekarang siapa gadis itu????.Tinggal dimana keluarganya????.Biar Mommy dan Daddy yang datang keluarganya untuk melamarnya untuk Anak Mommy yang tampan ini".Seru Mommy Ghea bangga.
"Namanya Calista Mom.Lebih tepatnya Dokter Calista".Belum juga Vano menjawab pertanyaan Mommy Ghea.Vanya malah nyerocos duluan.
__ADS_1
Sontak membuat Vano membungkam mulut sang adik dengan satu tangannya.Karena Vanya kalau sudah buka aib orang lain tidak akan berhenti sebelum ia puas.
"Vano lepaskan tanganmu dari mulut adikmu sayang!!!!".Ucap Mommy Ghea dengan tatapan tajam nya.
Vano pun dengan terpaksa melepaskan tangannya.Sambil terus melotot kearah Vanya yang nampak sangat bahagia karena berhasil membuka rahasianya didepan kedua orang tuanya.
"Darimana kamu tahu sayang????".Tanya Mommy Ghea Antusias.
"Mommy tidak perlu tahu Vanya dapat informasi darimana.Tapi dia salah satu dokter dirumah sakit xxx milik kita Mom".Lanjut Vanya sambil terkekeh.
"Jadi itu alasan kamu datang kerumah sakit setiap hari Vano????".Sekarang giliran Daddy Ricard yang angkat bicara.
"Itu tidak benar Dad.Aku saja tidak tahu jika gadis itu bekerja dirumah sakit kita".Vano masih saja mengelak karena ia pun takut jika Daddy dan Mommy nya memaksanya menikah secepatny seperti yang mereka lakukan dengan Vanya.
"Kau boleh mengejar cintamu setelah kau wisuda dan masuk ke perusahaan Daddy".Ucap Daddy Ricard tegas.
"Tapi Dad.Aku belum berniat untuk menikahinya".Sahut Vano cepat.Sontak membuat Mommy Ghea dan Vanya melotot sempurna.
"Jika belum ada niat untuk menikah.Maka jangan coba coba untuk mendekati wanita dulu Vano!!!!".Daddy Ricard menegaskan.
"Baik Dad".Jawab Vano pasrah.Karena ia juga tidak mau membantah ucapan dan nasehat kedua orang tuanya.
"Dan untuk kamu Vanya.Zinnio sudah bicara dengan Daddy.pernikahan kalian akan dilangsungkan Minggu depan.Setelah acara pernikahan Doni dan Rania".Ucap Daddy Ricard tegas.
"Daddy serius????".Jawab Vanya senang dan langsung berlari memeluk Daddy Ricard dari samping karena Ricard masih duduk di kursi meja makan.
Ghea pun hanya tersenyum bahagia melihat putri bungsunya bahagia.Vano hanya diam tanpa ekspresi sambil menggerutu kesal.
"Thanks you Daddy.I love you".Seru Vanya sambil mecium pipi Daddy Ricard.
"Besok lusa kita akan berangkat ke Amerika.Untuk acara wisuda Abang kamu Vano.Jadi,sekalian saja Daddy akan mengurus kuliah mu disana untuk pindah ke Jakarta".Lanjut Daddy Ricard lagi sambil mengusap rambut panjang Vanya.
"Oke Daddy".
🌿
🌿
🌿
__ADS_1
TBC