Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Ketoprak


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 wib.Namun Ricard masih setia memejamkan matanya.Bahkan Ghea sudah bangun dari tadi untuk membersihkan diri.Ghea keluar dari kamar mandi masih dengan memakai Bathrobe nya.Dilihatnya suami tercintanya masih enggan untuk membuka mata.


"Sayang...Bangun!!!.Nanti mas terlambat kekantor ya".Ucap Ghea sambil menepuk lengan dan membelai lembut pipi suaminya.


"Lima menit lagi sayang,mas masih ngantuk".Jawabnya masih dengan memejamkan matanya.


Ghea hanya tersenyum dan beranjak dari tempatnya.Namun sebelum Ghea pergi untuk masuk ke dalam walk in closet mengganti pakaiannya.Tiba tiba Ricard bangkit dan langsung berlari kedalam kamar mandi.


"Hoek...hoekk...hoeekkkk".Ricard berusaha memuntahkan isi perutnya,tapi yang keluar tidak ada cuma cairan bening karena memang Ricard belum makan apapun.


Ghea panik tidak biasanya Ricard muntah muntah seperti itu.Dan langsung menyusul suaminya dan memijat tekuk leher Ricard.


"Mas kenapa????.Masuk Angin????".Tanya Ghea sambil terus memijat tekuk suaminya.


"Tidak tahu sayang,Tiba tiba mual begini".Keluh Ricard lemas.


"Yaudah,mas tiduran lagi aja ya!!!.Biar aku buatin teh jahe hangat buat mas".


"Sayang,mas mau langsung mandi aja".Ucap Ricardo


"Kamu yakin sayang????".Ghea sedikit khawatir


"Iya sayang,mas baik baik aja kok.Mualnya juga udah hilang".jawab Ricard karena memang rasa mualnya tiba tiba sirna ketika berdekatan dengan sang istri.


"Yaudah,aku siapin air hangat aja ya untuk mas mandi".Pinta Ghea sambil masuk kedalam kamar mandi dan mengisi bathtub dengan air hangat serta tak lupa menuangkan sedikit sabun cair dan aromaterapi untuk suaminya.


Setelah selesai Ghea segera memanggil suaminya untuk segera mandi.Ghea pun lalu masuk ke walk in closet untuk berganti pakaian.

__ADS_1


"Sayang, kayaknya sarapan ketoprak enak ya".Celetuk Ricard sambil berjalan ke arah Istrinya yang sedang ganti pakaian.


"Ketoprak????".Ghea mengulangi kata kata Ricard."Mas,mau sarapan ketoprak???".Tanya Ghea meyakinkan karena baru kali ini suaminya itu menyebut makanan yang bernama ketoprak.Sedangkan Ghea tahu kalau selama ini Ricard lebih suka makanan ala ala barat.


Karena makanan khas Indonesia hanya beberapa saja.Itupun oleh Ghea juga menyukainya.Karena Ricard masih belum banyak tahu semua makanan Nusantara.Namun,tiba tiba saja Ricard bilang mau sarapan ketoprak.


"Iya sayang,Mas pengen sarapan itu aja ya.Tolong bilang sama chef Bambang untuk bikinkan ketoprak sekarang!!!".Seru Ricard sambil tersenyum manis pada sang istri.


"Mas yakin????.Dan dijawab anggukan kepala oleh Ricard.


"Mas kok tiba tiba pengen ketoprak???.Tahu darimana ada makanan yang namanya ketoprak segala????".Cibir Ghea sambil menaik turunkan alisnya.


"Itu tadi mas lihat di televisi,pas kamu lagi ngisi bathtub.Mas penasaran sayang rasanya seperti apa itu ketoprak".Jawab Ricard manja


Ghea hanya terkekeh dan mengangguk kan kepalanya."Baiklah.Aku turun dulu ya mas untuk bilang ke chef Bambang.Supaya suamiku ini bisa sarapan ketoprak".Ucap Ghea dan Ricard pun langsung mencium bibir sang istri.


"Terimakasih sayang.I love you".Seru Ricard lalu langsung masuk kamar mandi.


Ghea pun langsung keluar kamar,namun sebelumnya Ghea ingin melihat Vano dulu.Saat Ghea ingin masuk kedalam kamar Vano,suara kepala pelayan menghentikan langkah Ghea.


"Maaf Nyonya,sarapan sudah siap".Ucap kepala pelayan.


"Baiklah,sebentar lagi saya turun.Oh iya tolong bilang pada chef Bambang untuk membuatkan ketoprak juga ya Bu Choi.Soalnya suamiku ingin sarapan ketoprak katanya!!!".


"Siap Nyonya,apa ada lagi yang Nyonya dan tuan inginkan????".Tanya Bu Choi kepala pelayan


"Hmm.Sekalian teh jahe hangat juga ya,soalnya Ricard tadi mual mual".Ucap Ghea


"Baik Nyonya,kalau begitu saya pamit dulu kedapur untuk kasih tau chef Bambang".


Ghea pun mengangguk kan kepalanya.Dan langsung masuk kedalam kamar Vano.Yang ternyata Vano pun sudah bangun bahkan sudah dimandikan oleh Nani.Vano nampak tersenyum ketika melihat sang Mommy masuk ke kamarnya dan langsung ingin minta digendong.


"Uuhhh,anak Mommy udah bangun ya,udah harum lagi".Ucap Ghea sambil menggendong Vano dan menciumi seluruh wajahnya Vano.Sedangkan Vano hanya terkekeh sambil menarik narik rambut Mommy nya.

__ADS_1


"Nani,tolong siapkan susu dan MPAsi untuk Vano ya!!!.Kami akan sarapan bersama".Ucap Ghea pada baby sitter Vano.


Ghea pun langsung melenggang pergi keluar kamar bersama Vano yang ada digendongan nya.Sedangkan Nani ikut keluar kamar Vano karena ingin menyiapkan MPASI Vano juga di dapur.


Baby Vano memang sekarang sudah berusia delapan bulan.Vano tumbuh sehat dan sangat aktif.Tak heran jika di usia masih delapan bulan Vano sudah seperti anak berusia satu tahun.Sebab tubuh Vano yang tinggi untuk anak di usia normal dan gembul.


Ghea membawa Vano masuk kedalam kamar nya,Dimana sang Daddy sedang mengganti pakaiannya kerjanya.Ghea mendudukkan Vano di stroller yang ada didalam kamarnya.


Lalu Ghea dengan cekatan membantu suaminya memasangkan kancing kemejanya,sampai dengan memasangkan dasinya.Sambil Ghea memasangkan kancing hingga Dasi.Ricard pun terus berbicara pada Vano yang sangat aktif itu.Bahkan Vano sampai terkekeh oleh ulah Daddy-nya.Namun, walaupun sedikit kesulitan karena Ricard terus bergerak membuat Ghea bahagia karena kini hidupnya jauh lebih tenang.Apalagi mereka sudah dikarunia anak yang begitu tampan dan cerdas seperti Vano.


"Sini Daddy cium dulu sayang".Seru Ricard sambil mendekati Vano yang ada di stroller ketika Dasinya bahkan jas nya sudah terpasang rapi ditubuh atletisnya.


Vano pun langsung mengangkat kedua tangannya,Ketika Daddy nya menghampiri nya.Sambil terus mengoceh Vano sesekali seperti ingin menangis karena Ricard menjahili Vano.


"Apa Vano ingin minta digendong Daddy ya????.Ayo sayang sama Daddy".Ucap Ricardo sambil membawa Vano dalam gendongannya.


"Ayo mas kita sarapan dulu!!!".Ajak Ghea


Ricard pun mengangguk kan kepalanya.Dan Langsung melangkah kan kakinya sambil meraih tangan istrinya.Dengan masih tetap menggendong Vano.Mereka berjalan beriringan menuju lantai bawah dengan menggunakan lift.


Sampai dimeja makan Vano kembali didudukkan di stroller yang ada dimeja makan.Dan diberi biskuit khusus untuk masa pertumbuhan Vano.Sedangkan Ghea masih melayani suaminya untuk sarapan.Ricard langsung sumringah ketika seorang pelayan datang menghidangkan Ketoprak olahan chef Bambang.


Ghea pun langsung mengisi piring Ricard dengan ketoprak itu.Dan tanpa harus menunggu lama,Ricard langsung melahap ketoprak tersebut dengan semangat.


Sedangkan Ghea hanya geleng geleng kepala saja melihat cara makan Ricard yang tak seperti biasanya.Bahkan Ricard ingin nambah lagi.


🌿


🌿


🌿


TBC

__ADS_1


__ADS_2