Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Lahirnya Ricard junior


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Dengan langkah seribu Ricard membawa tubuh istrinya keluar rumah.Dengan sigap pak Budi supir pribadi Ricard langsung membukakan pintu mobil.Pak Budi memang sudah mendengar teriakan sang majikan ketika memanggil bik Ijah tadi.Makanya pak Budi segera bersiap siap sebelum kena amuk tuan Ricard.


"Udin,ikut saya kerumah sakit sekarang.Dan segera hubungi Doni suruh dia segera kosongkan rumah sakit xxx sekarang juga!!!.Karena istri saya akan melahirkan disana".Perintah Ricardo sambil memberi kode pada sang sopir untuk segera melajukan mobilnya


"Sakit mas...."Lirih Ghea sambil meremas ujung baju kaos Ricard


"Iya sayang sabar!!!!,Sebentar lagi kita akan segera sampai kerumah sakit".Bujuk Ricard cemas


Ghea terus merintih menahan rasa nyeri dipinggangnya,apalagi kontraksi diperutnya semakin terasa.


"Sayang.... Pengen pipis".Lirih Ghea


"Pipisin aja sayang disini".Jawab Ricard asal karena jujur Ricard pun panik dan bingung harus bagaimana


"Nggak bisa mas....Awww..."Lirih Ghea lagi ketika merasa ada yang keluar dari area sensitif nya.


"Sayang kamu beneran pipis disini".Ucap Ricard ketika melihat kakinya terkena tetesan air ketuban Ghea


"Aku tidak tau mas,dia lolos begitu saja".Jawab Ghea sambil mencengkram lengan suaminya ketika merasakan sakit kembali.


"Maaf tuan itu mungkin air ketuban nyonya muda".Sambung sang sopir ikut menjelaskan supaya tuan bosnya sedikit paham


"What's....????.Sayang apa sesakit itu???".Wah Ricard malah memberi pertanyaan yang tak membutuhkan jawaban kepada Ghea yang menahan sakit teramat amat.


"Berisik mas...Diam!!!".Bentak Ghea sambil kembali meringis


"Ah iya mama".Ricard baru terpikirkan sang mama mertuanya,Karena mami nya masih berada di Amerika


"Cepat sedikit Budi nyetirnya!!!!.Istriku sudah tidak tahan".Ricard panik ketika Ghea semakin meringis dan keringatnya mulai bercucuran.


Sambil menahan sakit karena tangannya tertusuk kuku milik istrinya.Ricard melakukan panggilan telepon kepada papa Heru.Untung saja papa Heru baru kembali dari masjid dan meletakkan kopiah nya dikamar.Dan melihat panggilan masuk yang tertera nama anak mantunya.


"Hallo pa, Assalamualaikum..."Ucap Ricardo ketika telponnya sudah dianggat oleh papa Heru


"Pa,sepertinya Ghea sudah mau melahirkan sekarang.Awww.... kami lagi dalam perjalan kerumah sakit Awwww.....Tolong beritahu mama ya pa!!!!....Awww....".Ricard berbicara dengan menahan perihnya tusukan kuku Ghea lengan tangannya.


"Rumah sakit xxx pa,bukan Aww...."Ulang Ricard ketika papa Heru bertanya kembali nama Rumah sakit nya

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿🌿


"Ma...Mama,Sebaiknya kita segera kerumah sakit xxx sekarang juga!!!!".Ucap papa Heru ketika menghampiri mama Sofi yang sedang menata piring dimeja makan


"Siapa yang sakit pa????.Kok panik gitu????".Tanya mama Sofi pelan


"Ghea ma..."Jawab papa Heru sambil membenarkan sarungnya yang melorot karena tergopoh gopoh menemui istrinya dimeja makan


"Ghea...Ghea sakit apa pa????".Mama Sofi langsung panik ketika mendengar nama Ghea


"Duh,bukan sakit ma.Tapi mau lahiran.Ghea mau melahirkan".Jelas papa Heru supaya istrinya paham


"Kenapa tidak bilang daritadi pa???Ayo berangkat sekarang aja!!!".Mama Sofi terlihat antusias dan merasa cemas dengan anak dan menantunya yang masih awam.


"Bik ....Bik Atun,Tolong suruh mang Asep siapkan mobil!!!!.Kami akan kerumah sakit sekarang karena Ghea mau lahiran".Perintah mama Sofi pada bik Atun


"Baik Nyonya".


Kemudian papa Heru dan mama Sofi masuk ke dalam kamar dan mengganti pakaian mereka sebelum kerumah sakit.


"Cepet dong pa!!!!.Kasian Ghea dan Ricard".Seru mama Sofi yang semakin khawatir dengan kondisi anak nya


"Iya ma sabar,ini juga udah jalan".Jawab papa Heru sambil meraih ponselnya dan berjalan keluar kamar bersama mama Sofi


🌿🌿🌿🌿🌿


Sedangkan kini Ghea yang sudah sampai duluan dirumah sakit,Kini telah berada di ruang bersalin ditemani sang suami Ricard yang selalu setia berada di samping sang istri.


"Oke nyonya Ghea,ini sudah waktunya.Pembukaannya sudah lengkap".Ujar sang dokter kandungan keluarga Fernandez


"Baik nyonya,ikuti instruksi saya ya!!!,Jangan dipaksa relax saja!!!".Ulang sang dokter


"Tarik nafas,hembuskan ....Tarik lagi hembuskan!!!!".Begitulah terus kata sang dokter


"Sakit mas....Aku udah nggak kuat!!!!".Ucap Ghea sambil ngos ngosan dan keringat yang semakin bercucuran


"Kamu kuat sayang,kamu pasti bisa demi anak kita".Semangat Ricard supaya Ghea percaya diri


"Tapi sakit mas...."


"Iya tapi bikinnya enak kan sayang".Sontak membuat Ghea melotot tajam sedangkan dokter dan beberapa perawat nampak terlihat sedang menahan tawanya.Mendengar ucapan sang CEO kejam.


Dan selang beberapa menit setelah guyonan sang suami akhirnya kini buah hati mereka lahir juga kedunia.

__ADS_1


"Owekkk....oweekkk..."Suara tangisan sang bayi sampai terdengar keluar ruangan


"Selamat tuan dan nyonya bayinya laki laki".Ucap sang dokter


"Alhamdulillah,sayang anak kita laki laki".Seru Ricard bangga dan langsung menciumi dan mengecup seluruh wajah istrinya


"Terimakasih sayang,kamu sungguh luar biasa".Ucap Ricardo lagi.


Ghea hanya tersenyum bahagia dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.Karena jujur Ghea merasa bersyukur bisa menjadi istri dari tuan muda Fernandez.


Sementara Ghea dibersihkan dan begitupun bayinya.Ricard langsung kelaur ruangan menemui mertuanya.Wajah Ricard tak bisa dibohongi dengan rasa bahagia nya.Karena jelas terlihat Ricard terus tersenyum.


"Bagaimana Ricard,Cucuku sudah lahir?????.Apa jenis kelamin nya laki laki atau perempuan????.Ghea bagaimana????".Cerocos mama Sofi tanpa jeda


"Alhamdulillah ma,pa.Ghea sehat anak kami juga sehat.Dan bayinya laki laki".Jawab Ricard bangga


"Alhamdulillah..."Ucap mama Sofi dan papa Heru bersamaan.Dan begitupun dengan Udin dan Doni yang berada di depan ruangan Ghea.


"Selamat tuan".Ucap Doni dan Udin


"Terimakasih Don terimakasih Din".Jawab Ricard sambil terus tersenyum


Ghea akan dipindahkan keruang rawat,dan begitupun dengan bayi tampan nya.Sebelum Ricard menyusul papa Heru dan Mama Sofi menemui Ghea dan anaknya di ruang rawat.Ricardo kembali bicara pada Doni dan Udin.


"Don,Beritahu Alex ,suruh dia pulang ke Jakarta malam ini juga!!!!.Dan kamu Udin,Kerahkan anak buahmu untuk tetap berjaga di rumah sakit ini!!!.Jangan biarkan orang asing masuk tanpa seizin ku!!!".Ucap Ricardo


"Baik tuan".jawab Doni dan Udin.


Setelah bicara pada Doni dan Udin Ricard kembali melangkahkan kakinya menuju ruang rawat Ghea istrinya.Dan Ricard nampak tersenyum begitu melihat anak dan istrinya ada diruangan yang sama.


"Ricard...Ayo adzani dulu anakmu!!!!".Ucap papa Heru Dan Ricard pun berjalan menuju box bayi untuk mengadzani putra mahkota.


Setelah selesai mengadzani anaknya.Ricard mencium pipi bayi gembulnya."Jagoan Daddy".Lirih Ricard


"Siapa nama cucu Oma yang ganteng ini????".Seru mama Sofi


"GHEVANO RICARD FERNANDEZ".ucap Ricard


🌿


🌿


🌿

__ADS_1


TBC


__ADS_2