
๐ฟ
๐ฟ
๐ฟ
๐ฟSatu Bulan Kemudian ๐ฟ
Satu bulan telah berlalu,kini semua orang telah menjalankan aktivitas seperti biasa nya.Bahkan,Vanya juga sudah memulai kuliahnya di universitas ternama di Jakarta.Karena sesuai apa yang dibilang Daddy Ricard jika Vanya sudah dipindahkan kuliah di Indo.Vano juga sudah bergabung di perusahaan milik sang Daddy.Dan resmi di angkat menjadi CEO, Begitu pun dengan Riondra sebagai asisten kepercayaan Vano.
Meskipun demikian Daddy Ricard dan Asisten Alex tetap ikut andil dalam membantu Vano dan Riondra.Tapi,kehadiran mereka di Perusahaan pusat jarang terlihat.Karena keduanya hanya datang keperusahaan jika ada hal yang mendesak saja.Sepertinya Daddy Ricard dan Alex akan pensiun dini dari dunia bisnis.
Sedangkan Kelvin dan Nia juga sudah menikah dua Minggu yang lalu.Dan kini juga sudah menetap di Jakarta.Kalau Rafa sepertinya akan membutuhkan kesabaran ekstra dan jalan yang begitu panjang untuk dekat dengan seorang Rista.Sebab,setelah acara resepsi pernikahan Rania dan Om Doni.Rista sudah kembali lagi ke Paris untuk menyelesaikan kuliah nya.
Vano juga sekarang mulai sibuk dengan urusan pekerjaan nya.Bahkan Vano juga kini hampir melupakan gadis cantik yang sempat ia kagumi.Karena urusan pekerjaan bagi Vano kini adalah yang utama.Selain itu juga Vano tidak mau mengecewakan kedua orang tuanya terutama Daddynya.
Vano dan Rion terkenal sangat dingin dan kejam didunia bisnis.Padahal mereka berdua baru satu bulan masuk kedunia bisnis.Tapi,dalam kurun waktu satu bulan itu pula keduanya sudah sangat dikenal dengan sikap dinginnya.Dan tidak segan segan memecat karyawan yang mencoba berkhianat.
Vano juga tidak seperti Daddy Ricard yang lebih memilih menyembunyikan identitas dirinya.Dan selalu bekerja di belkang layar.Namun,Vano CEO termuda yang lebih menonjolkan dirinya didepan publik.Bahkan ia seorang CEO muda yang banyak ditakuti dan disegani oleh semua orang.Sikap dingin,kejam dan sedikit Arogant nya membuat rekan bisnis nya akan berpikir dua kali jika mau bermain belakang dan tidak jujur padanya.
Bahkan banyak para gadis dari mulai artis ternama,anak pejabat,bahkan anak kolega bisnis nya yang mulai tertarik dan mengagumi Vano dan Rion.Tapi,hal itu sama sekali tidak membuat keduanya bergeming untuk mengenal lebih dekat para gadis gadis cantik itu.
Vano dan Rion sudah mulai jadi perbincangan hangat seputaran dunia bisnis.Selain tampan dan gagah keduanya sama sama punya kepribadian yang sama.Bahkan saat di perusahaan keduanya juga tak pernah bersikap rama pada seluruh karyawan nya.Wajah dingin dan Arogant itulah yang selalu mereka tampilkan di muka publik.Namun,siapa sangka jika sudah bertemu sang adik yaitu Vanya.Sikap Vano bisa berubah 180 derajat.Mungkin karena kekocakan seorang Vanya yang bisa membuat semua orang bisa terlihat lebih konyol.
Hari ini Vanya terlihat tidak bersemangat untuk menjalankan aktivitas nya.Bahkan ia juga belum mau beranjak dari tempat tidurnya.Padahal jam sudah menunjukkan pukul 09.00 wib pagi.Sedangkan sang suami masih berada di polres karena Nio baru saja melakukan operasi di salah satu tempat hiburan malam.Jadi,sejak semalam Nio juga belum sempat pulang.
Vanya dan Nio sudah pindah rumah.Rumah yang dibeli oleh Nio dengan hasil jerih payahnya sendiri.Dan rumah itu juga sudah Nio siapkan sejak lama,jauh sebelum ia dijodohkan dengan Vanya.Rumah itu memang Nio beli untuk ia tinggali bersama istrinya.Dan walaupun rumahnya tidak sebesar dan semewah rumah milik Daddy Ricard.Namun,Vanya juga tidak keberatan untuk tinggal bersama sang suami.Bahkan,Vanya dan Nio tidak memperkerjakan ART untuk tinggal dirumah itu.
__ADS_1
Mereka hanya membayar jasa ART harian lepas.Begitupun dengan tukang kebun.Yang akan datang mulai jam 9 pagi hingga sore hari saja.Tapi kalau untuk satpam memang stay didepan pagar rumah setiap harinya.Hal itu memang sengaja Vanya lakukan agar ia lebih leluasa untuk menikmati moment berdua dengan suaminya.
Karena tahu sendiri bagaimana otak mesum nya Vanya jika sudah coneck.Bahkan keduanya sampai tidak tahu tempat.Oleh sebab itulah mereka enggan mempunyai ART yang tinggal satu rumah dengan mereka.
Vanya terlihat malas untuk beranjak dari ranjangnya.Bahkan dibawah sudah ada bik Sri yang bekerja sebagai ART harian lepas dirumahnya.Entah apa yang membuat Vanya begitu malas.Bahkan ia pun belum mandi sama sekali.Gadis itu masih enggan untuk membuka matanya.
Saat bik Sri sedang beres beres Nio pun datang."Istriku dimana bik????'.Tanya Nio sambil mengedarkan pandangannya mencari sosok sang istri yang biasanya selalu menyambut kedatangan nya jika ia pulang.
"Nyonya masih dikamar nya tuan.Sejak bibik datang Nyonya Vanya belum terlihat turun".Jelas bik Sri yang memang sejak tadi belum melihat majikannya itu turun ataupun sarapan.
Nio nampak mengerutkan keningnya,karena memang sudah beberapa hari ini Nio juga merasa ada yang aneh dengan istrinya itu.Nio juga merasa jika Vanya akhir akhir ini sedikit pemalas.
Tanpa banyak bertanya Nio langsung naik ke lantai dua dan menuju kamarnya dimana sang istri berada.Begitu ia masuk benar saja istrinya masih berada dibawah selimut.Bahkan Jendela kamar pun belum dibuka.
Nio nampak geleng geleng kepala,dan langsung mendekati sang istri."Yank bangun!!!.Udah jam berapa ini????.Kamu bahkan melewatkan sarapan mu".Ucap Nio sambil mengelus rambut panjang Vanya.
"Hmm.Kenapa kamu belum bangun???".Tanya Nio lagi
Yang ditanya hanya nyengir kuda tanpa rasa bersalah.
"Ayo bangun!!!.Udah siang yank.Kamu juga belum sarapan kan????".
Vanya mengganggukkan kepalanya."Mau sarapan lontong sayur yank".Celetuk Vanya manja.
"Lontong sayur yank????".Tanya Nio sedikit tak percaya.Karena selama yang ia tahu jika Vanya itu tidak mau sarapan dengan makanan berat.Bahkan ia hanya mau sarapan dengan makanan sehat saja.Vanya juga lebih sering sarapan dengan salad.
Vanya kembali menganggukkan kepalanya.Bahkan ia sambil tersenyum manis."Yaudah,nanti aku suruh pak Tono aja yang beli lontong sayurnya.Sekarang kamu mandi dulu ya yank!!!!".Ucap Nio
__ADS_1
"Ok sayang.Tapi,sambelnya banyakin ya yank!!!!".Sahut Vanya sambil menahan air liurnya.
"Iya yank.Udah sana mandi!!!.Atau mau mandi bareng????".Seru Nio menggoda istrinya.
"Mau".Jawab Vanya cepat.Sontak membuat Nio terkejut.Nio pikir Vanya akan menolak karena beberapa Minggu yang lalu jika di ajak mandi bersama Vanya menolak.Dengan alasan akan lama mandinya jika bersama sang suami.Tapi hari ini Vanya langsung setuju.Bahkan wajahnya nampak berbinar.
"Ayo yank!!!"Ajak Nio tak kalah berbinarnya dengan Vanya.
"Bentar yank".Serkah Vanya.
"Kenapa yank?????".
"Lontong sayurnya gimana????".
๐ฟ
๐ฟ
๐ฟ
**TBC
Maaf ya gengs bunda baru bisa up nih.Karena beberapa hari bunda lagi sibuk banget di dunia Nyata,Bahkan kondisi bunda sempet drop juga๐๐๐๐
Alhasil bunda nggak sempet buat Up.Ini juga masih rada rada pusing tapi masih bunda usahain up demi kalian semua gengs para Readers tercentaaaa nya bunda ๐
Tapi harap maklum ya gengs kalau memang bunda tidak bisa buat Grazy Up soalnya kondisi memang lagi belum memungkinkan๐๐๐๐**
__ADS_1