
πΏ
πΏ
πΏ
"Mommy...."suara panggilan Vano mengagetkan Ghea yang sedang membereskan kekacauan yang dibuat oleh Vano sendiri.
"Iya sayang,Mommy disini"jawab Ghea sedikit berteriak dari arah ruang keluarga.
Vano pun langsung berjalan menghampiri Mommy nya dengan langkah kecilnya di ikuti oleh Bu Choi sang kepala pelayan.
"Kenapa sayang????".Tanya Ghea sambil menatap putranya yang berjalan sambil membunyikan kedua tangannya kebelakang.
Vano hanya berekspresi datar tanpa menjawab pertanyaan sang Mommy.Dan terus melangkah mendekati Ghea yang masih membereskan mainan Vano yang berserakan dilantai.
Tanpa basa basi Vano menyerahkan setangkai bunga mawar merah yang ia petik ditaman belakang bersama Bu Choi tadi untuk sang Mommy.
"Mom,I love you".Seru Vano sambil menyodorkan setangkai bunga mawar yang tadi ia sembunyikan dibelakang pinggangnya.
"I"m Sorry,Vano telah membuat Mommy kelelahan".Sambungnya lagi dengan kalimat khas anak kecil yang pelapasannya sedikit belepotan.
Ghea sedikit mengerutkan keningnya namun tiba tiba hatinya luluh dan merasa terharu oleh ucapan Vano.Yang tak disangkanya anak seusia Vano bisa mengatakan hal seperti ini.
"come on Honey".Seru Ghea sambil merentangkan kedua tangannya setelah menerima setangkai bunga mawar dari tangan kecil Vano.
"Thank you Honey.Kamu dan Vannya adalah Anugerah terindah yang Mommy miliki begitupun dengan Daddy"Lirih Ghea sambil mendekap tubuh Vano dan menciumi seluruh wajah Vano.
Vano yang mendapat perlakuan berlebihan dari sang Mommy seperti itu malah terlihat risih.
"Mom,Tolong hentikan!!!!.Aku bica mati dalam pelukanmu Mom"Celetuk Vano masih khas dengan ekspresi datar dan coolnya.
Ghea hanya terkekeh sambil melonggarkan pelukannya pada Vano."Anak siapa sih ini????".Tanya Ghea sambil mengacak acak rambut Vano.
"Anak Daddy"Jawab Vano sedikit sebal karena rambutnya di acak acak oleh Mommy nya.
"Hey,Daddy tidak melahirkanmy sayang.Tapi Mommy".Ghea tak terima dengan jawaban Vano barusan.
"Tapi Vano tampan dan keyen cepelti Daddy Mom".
"Ah,iya kau benar sayang Daddy memang keren dan sangat tampan.Tapi Daddy juga menyebalkan"Cicit Ghea sambil menggoda Vano
__ADS_1
"Tapi Mommy Dauh lebih menyebalkan".Celetuk Vano sambil sedikit terkekeh.
"Vano....Kalau ingin masuk syurga harus apa Vano????".Sungut Ghea karena kesal dengan ucapan Vano yang barusan mengatainya.
"Halus Mati Mom".jawab Vano santai
"Astaga Tuhan".Lirih Ghea sambil menepuk jidadnya.
Sedangkan Vano malah dengan Coolnya berjalan kearah sofa,Bu Choi saja sampai sakit perut menahan tawanya.Ghea benar benar kewalahan oleh sikap Vano tapi Ghea juga bangga dan sangat bahagia dengan kecerdasan yang Vano miliki.
Ghea nampak tersenyum tipis,walaupun tadi hatinya sedikit dongkol.Tapi tak dipungkiri Hati Ghea juga sangat bahagia.
"Mommy...Poncelmu beldeling"Seru Vano sambil menunjuk ponsel milik Ghea yang ada di atas meja depan Vano duduk.
Ghea langsung mendekati Vano untuk mengecek siapa yang sedang menelponnya.Senyum Ghea nampak mengembang setelah tau siapa yang menghubunginya saat ini.
"Halo Sayang".Seru Ghea sambil tersenyum lepas menunjukkan deretan gigi putih dan rapinya.Karena saat ini adalah panggilan video call dari sang suami.
"Sayang mas merindukanmu".Ricard tak kalah serunya dengan Ghea.Ketika sudah melihat wajah istrinya yang sangat ia rindukan saat ini.
"Vano juga Dad".Vano yang paham itu suara Daddy langsung ikutan nimbrung.
"Wah,ada jagoan Daddy juga rupanya.Vano sedang apa????".
"Hahaha...Ah, sepertinya jagoan Daddy baru saja selesai membuat ulah lagi".Goda Ricard sambil terkekeh.
"No Daddy.Aku Habis menyatakan Cinta pada Mommy".Jawab Vano masih dengan gaya coolnya.
Ghea pun langsung terkekeh mendengar ucapan Vano kepada suaminya.Begitupun dengan Ricard.
"Came on Vano,jangan menikung Daddy dari belakang".Balas Ricard sambil terus terkekeh.
"Aku tahu Dad.Dan aku tidak akan melakukan itu kalena Mommy sangat Galak".Celetuk Vano sambil setengah berbisik.
Ricard tambah terkekeh geli oleh ulah putra sulungnya itu.Sedangkan Ghea langsung melotot tak percaya dengan apa yang dikatakan Vano barusan pada Daddy nya.
"Tapi walaupun galak Mommy tetap cantik kan sayang????.Sama seperti adik kamu".Sahut Ricard
"Yes Dad,Mommy memang cantik apalagi ci Vanyak".Jawab Vano dengan sedikit mencibir nama adiknya.
"Vannya sayang,bukan Vanyak".Ghea ikut membenarkan ucapan Vano.
__ADS_1
"Ah,iya Mom".Sahut Vano sambil nyengir kuda.
Ricard hanya bisa geleng geleng kepala saja melihat tingkah putra sulungnya itu.
"Apa pekerjaan disana masih belum selesai sayang????".Tanya Ghea pada suaminya.
"Sudah hampir sayang,dan kemungkinan lusa sudah pulang kejakarta".
"Ah,syukurlah kalo begitu.Aku jadi tidak sabar menunggu mas pulang".Jawab Ghea dengan sangat sumringah.
"Mas juga sayang,Mas sudah rindu dengan anak anak dan terutama kamu".
"Isss....Daddy genit".Cibir Vano sambil memainkan mobilannya dilantai.
"Apa dia masih disana sayang".Tanya Ricard karena Vano sudah tidak duduk di sofa lagi melainkan sudah turun kelantai main mobil mobilan.
Ghea pun hanya mengangguk kan kepalanya tanda iya.Sedangkan Ricard hanya beroh ria karena paham akan maksud istrinya.
Dan saat Ghea dan Ricard masih asyik video callan,tiba tiba suara tangisan Baby Vannya membuyarkan suasana dilantai bawah.
"Sayang,aku tutup dulu telponnya ya,Vannya sudah bangun dan ia menangis.Babysitter nya mungkin sedang mandi".Pamit Ghea dan langsung dijawab oleh Ricard dengan anggukan kepala.
"Baiklah sayang,I love you.Baik baik dirumah!!!".Pesan Ricard kemudian.
"Iya sayang,Love you too".Balas Ghea dan setelah itu langsung meletakkan kembali ponselnya karena telpon dari Ricard sudah dimatikan.Dan Ghea langsung bergegas naik kelantai atas untuk melihat baby Vannya.
"Cepeltinya ci decil Vannyak memang adik yang cengeng".Batin Vano dalam hati.
πΏ
πΏ
πΏ
TBC
**Hay gengs,gimana puasanya masih lancar kan????.Maafkan bunda yang belum bisa grazy Up ya gengsπππ Karena banyak kesibukan di dunia Nyata, π€
Kayaknya Cerita ini akan berlanjut sampai baby Vannya Dewasa ya gengs jadi tetap stay di cerita bunda.Karena cerita ini bakal berkolaborasi dengan cerita bunda di novel pertama yaitu baby Zinnio ketika Dewasa.
Makanya buat yang belum baca Monggo baca juga karya bunda yang pertama biar nanti ceritanya bisa nyambung dan paham ya gengsss ππππ
__ADS_1
Hayukkkk segera tinggalkan jejak kalian gengsss jangan sampe lupa π€ Like ,vote dan jadikan novel ini menjadi favorit kalian gengs Supaya bisa dapet notifikasi ketika bunda udah selesai Up....
Buat yang belum like jangan sampe ketinggalan ya,Terimakasih buat yang udah stay dan selalu setia nungguin Bunda buat Up ππππ**