
🌿
🌿
🌿
"Apa yang kalian lakukan????".Teriak Rania ketika ia melihat Zinnio memeluk tubuh wanita yang ia kenali di villa milik Vanya.
Belum juga Zinnio sempat berbicara Rania malah langsung berterika memanggil nama Vanya sahabat nya.
"Apaan sih Ran????.Masih Pagi pagi udah teriak teriak aja".Serkah Vanya ketika sudah membuka pintu kamar nya.Karena ia juga baru selesai mandi.
"Sayang kamu udah bangun???".Vanya malah bertanya pada Zinnio yang masih diam mematung dan sambil menggenggam tangan wanita cantik yang Vanya selamat kan empat tahun yang lalu.
"Kamu tidak lihat Vanya???.Apa yang tunangan mu lakukan dengan wanita itu????".Ucap Rania kesal.Bahkan sekarang Vanya pun tidak mengamati tangan Zinnio.
"Memangnya kenapa????...."
"Yaa Ampun Vanya kamu kenapa tambah bego sih semenjak mengenal cinta.Tadi aku lihat dengan mata kepala aku sendiri kalau dia.Tunanganmu sedang berpelukan dengan wanita itu".Tunjuk Rania sangat emosi.
Vanya hanya mendelik kaget,lalu beralih menatap wajah Zinnio dan kemudian pandangannya langsung tertuju pada gandengan tangan Zinnio dengan kakak cantik yang terlihat seakan berontak karena Zinnio masih saja menggenggam tangannya.
"Aku bisa jelasin sayang".Akhirnya Zinnio mengeluarkan suaranya.
"Apa kalian saling kenal sebelumnya????".Telisik Vanya dengan semburat tatapan berbeda.
"Iya benar kami saling kenal jauh sebelum aku mengenal mu sayang".Jawab Zinnio tenang.
"Tapi aku tidak mengenalnya Nona muda".Celetuk Wanita itu bingung dan berusaha melepaskan cengkraman tangan Zinnio.
"Cih...kau bilang tidak mengenalnya tapi tadi aku lihat sendiri jika kau sangat menikmati pelukan itu".Cibir Rania masih dengan emosinya.
__ADS_1
"Apa benar yang dikatakan Rania tadi????.Jawab Zinnio Andrean putra!!!!".Tegas Vanya dengan tatapan tajam mengarah pada Zinnio dan wanita yang telah ia tolong selama ini.Sambil menekankan nama Zinnio Andrean putra.
"Iya Rania benar.Itu karena aku sangat merindukannya Sayang.Tapi aku bisa jelaskan semuanya".Ucap Zinnio lagi.
Vanya hanya diam tanpa berniat menjawab
Tatapan matanya sendu terlihat sedikit kecewa.Apalagi Rania sudah Cerocos tak mau diam.Membuat Vanya semakin pusing.
"Apa kau sengaja pura pura Amnesia untuk mengelabuhi kami semua.Hah...????.Jawab????.Dasar tidak tau terimakasih.Kalau tidak ada Vanya mana mungkin kau masih bisa menghirup udara segar dan masih bernafas lega saat ini".Rania terus saja ngedumel karena ia juga sangat emosi melihat tunangan sahabat nya memeluk wanita lain divilla nya sendiri.
"Maaf aku tidak tahu apa apa.Aku tidak mengenalnya sama sekali.Tiba tiba saja dia memelukku tadi".Wanita itu berusaha menjelaskan karena merasa bersalah.
"Apa amnesia???.Nia apa yang terjadi sampai kau bisa Amnesia????.Dan karena itulah kau bahkan tidak mengenaliku sama sekali".Ucap Zinnio sambil menatap wajah wanita itu sedih.
"Nia...???".Ulang Vanya."Jadi benar nama kakak Nia????".Ucap Vanya tiba tiba.
Saat Zinnio ingin menjawab pertanyaan Vanya tiba tiba bariton suara Om Doni mengejutkan mereka.
"Ada apa ini nona muda????".Tanyanya sedikit curiga.
"Nona saya harap nona bisa sedikit lebih bijak dan dewasa!!!!".Nasehat Doni sambil melirik ke arah Rania yang memang sejak tadi sudah jadi kompor.
"Dan kamu sayang.Masuk kekamar dan mandi sana!!!.Jangan ikut campur dengan masalah nona Muda!!!".Perintah Doni pada kekasihnya.
"Kenapa aku tidak boleh ikut campur????.Vanya sahabat ku,aku tidak mau melihatnya terluka oleh seorang laki laki brengsek".Celetuk Rania tak mau kalah.
"Masuk kekamar atau aku....
"Iya iya aku masuk".Rania tidak mau jika ia harus mengorbankan belaian Om Doni jika ia tidak nurut".Dan kau awas saja jika kau sampai menyakiti Vanya sahabat ku.Aku tidak akan segan lagi walaupun kau seorang polisi!!!".Rania masih sempat mengancam Zinnio.
"Tuan muda sekarang lebih baik kita bicara baik baik dulu.Dan jelaskan semuanya pada nona muda!!!".Ucap Om Doni dan dijawab anggukan kepala oleh Zinnio.
__ADS_1
Doni membawa Nona muda dan calon tuan mudanya kesalah satu ruangan kerja.Sedangkan wanita yang dipanggil Nia oleh Zinnio disuruh masuk kekamar dengan ditemani oleh seorang pelayan villa.
"Silahkan tuan muda jelaskan!!!!.Ada hubungan apa tuan muda dengan gadis itu????".Ucap Om Doni berusaha menengahi permasalahan antara tuan muda dan Nona muda nya.
"Dia adalah saudara kembar saya.Yang hilang empat tahun yang lalu.Ketika ia ingin liburan ke Australia bersama dengan temannya".Lirih Zinnio pelan sambil menatap kearah Vanya.
Ungkapan Zinnio yang bilang jika wanita yang ditolong Vanya adalah saudara kembar nya tentu saja membuat Vanya terkejut begitupun dengan Doni.Vanya sampai membulatkan matanya mendengar kata saudara kembar yang di ucapkan oleh tunangan nya itu.
"Saudara kembar????.Jadi kamu punya saudara kembar????".Vanya berusaha meyakinkan ucapan Zinnio.
"Iya,namanya Zinnia Andrean Putri.Dan Aku yakin jika wanita tadi adalah adikku saudara kembar ku yang hilang empat tahun yang lalu".Jawab Zinnio mantab.
"Darimana anda yakin tuan muda????".Celetuk Doni
"Dia ada tanda lahir di tekuk lehernya.Dan tadi ketika aku bertemu dengannya aku melihat tanda lahir itu.Dan bahkan aku ingat betul bagaimana wajah sauadar kembar ku".Ungkap Zinnio mantab.
"Baiklah aku percaya padamu sayang.Tapi Dia saat ini masih belum bisa mengingat masa lalu nya.Jadi ia pun tidak mengingatmu sebagai saudara kembar nya juga sayang".Lirih Vanya sedih.
"Apa yang terjadi padanya sayang????. Kenapa Nia bisa kehilangan ingatannya begitu????.Dan bagaimana ceritanya Nia bisa bertemu denganmu????".Zinnio langsung melontarkan banyak pertanyaan pada Vanya.
"Ceritanya panjang sayang ".Dan Akhirnya Vanya menceritakan awal mulanya ia bertemu dengan Nia waktu di Australia empat tahun yang lalu.
Flashback On....
Saat itu Vanya yang kabur dari Amerika ketika sedang masa libur kuliah.Niatnya cuma ingin liburan tanpa bodyguard dari Daddy dan Grandma serta Grandfa nya juga.Ya bukan Vanya namanya kalau tidak buat onar.
Di Australia Vanya malah nekad masuk club,dan memghambiskan malam disana.Walaupun Vanya tidak minum alkohol sedikitpun.Tapi Vanya hanya menggunakan Alkohol untuk kumur kumur saja.Hal itu ia lakukan untuk mengelabuhi teman temannya.Karena ia tidak mau dikatai dan dicibir oleh teman temannya karena tidak bisa minum alkohol.
Dan tentu saja saat itu Vanya lebih percaya pada Om Doni daripada Alex.Maka dari itu setiap ia pergi pasti Vanya memberitahukan Om Doni.Dan dengan sigap Doni menyuruh anak buahnya untuk mengawasi Vanya dari jauh.
Hingga pada waktu dini hari Vanya masih berada di club' bersama teman temannya yang juga sedang liburan di sana.Namun,saat hendak pergi ke toilet Vanya mendengar suara Isak tangis seorang perempuan yang dipaksa melayani nafsu bejat laki laki hidung belang didepan sebuah kamar yang ada di club' itu.
__ADS_1
Hingga Vanya yang tidak tega melihat seorang wanita dilecehkan seperti itu.Vanya memberanikan diri menegur laki laki hidung belang yang sudah setengah baya tersebut.Wanita itu ialah Nia yang sempat memohon kepada Vanya untuk menolongnya.Tapi,saat Vanya akan menolong wanita itu tiba tiba ada seorang wanita yang datang.
"Dia sudah menjual dirinya dengan om M...Dan dia juga sudah menerima uangnya.Jadi kamu tidak ada hak untuk membawanya pergi.Karena dia adalah jalang yang akan melayani tamu tamuku di club' ini".Ucap seorang wanita sexi yang usianya tak jauh beda dengan wanita yang menangis itu.