Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Asinan Bogor


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Pagi ini di Apartemen mewah yang dihuni sepasang suami istri juga tak kalah hebohnya dengan rumah mewah milik Ricard.Dimana sejak tadi pagi Alex sudah hampir keteteran oleh sang istri yaitu Ririn.


Ririn yang tak mau lepas dan terus menempel pada suaminya.Membuat Alex susah untuk bergerak bahkan saat mandi pun Ririn ikut dengannya.


"Honey...Kamu kenapa sih????.Akhir akhir ini mas perhatikan kamu sedikit aneh".Ucap Alex sambil membenarkan kemejanya.


Ririn yang ikut membantu sang suami mengancingkan kemeja suaminya.Mendadak berhenti dan langsung menangis tersedu sedu.Membuat Alex semakin bingung dengan tingkah istrinya.


"Hei...Honey,kenapa kamu malah menangis begini????".


"Kamu jahat mas...Hiks...hiks...".Jawab Ririn disela tangisannya


"Memangnya mas melakukan kesalahan apa????".Tanya Alex bingung.


"Mas bilang aku aneh...Hiks...hiks.Apa mas tidak mencintaiku?.Apa mas sudah mulai mencintai perempuan lain...Hiks..Hikss.."Cerocos Ririn sambil terus menangis.


Ingin rasanya Alex teriak sekencang kencangnya.Bahkan Alex ingin sekali menggigit orang yang ada dihadapannya saat ini.Jika saja bukan istrinya sekaligus wanita pertama yang ia cintai.Dan wanita pertama yang membuat hatinya bergetar.Mungkin Alex sudah mencabik cabik wanita ini.Namun apalah daya,Alex hanya bisa menahan kekesalannya saja,sambil menghembuskan nafas dengan kasar.


"Honey...Hei,Maafkan aku Honey.Mas tidak bermaksud bilang begitu dan melukai perasaan mu".Bujuk Alex sambil berusaha memeluk tubuh istrinya yang sudah duduk dipojokan sofa sambil menangis.


"Tapi mas sudah melukai perasaan ku Hiks...Hikss..."Seru Ririn sambil mengelap ingusnya dengan dasi suaminya yang belum sempat ia pasangkan.


Alex jongkok agar bisa berhadapan dengan istrinya yang sedang merajuk."Honey...Dengar ya,Aku tidak akan pernah bisa mencintai wanita lain.Dihatiku ini cuma ada kamu...kamu...dan kamu Ririn Pratama.Bagaimana bisa aku melukai hatimu Honey".Alex berusaha menenangkan Ririn.


"Kamu bohong,Tadi kamu bilang aku aneh...Hiks...hiks..."Ririn masih menangis malah semakin menjadi jadi saja".

__ADS_1


Alex mulai prustasi dibuatnya."Oke...Kamu tenang dulu Honey!!!.Aku minta maaf jika tadi ucapanku melukai perasaan mu.Tapi perlu kamu ketahui aku tidak bermaksud begitu Honey".Alex masih berusaha tersenyum sambil menahan amarahnya.


"Kamu bohong lagi...Hiks..hiks...".Ririn tak mau kalah


"Baiklah,Oke...Apa yang harus aku lakukan Honey????.Agar kamu memaafkan ku???".Tanya Alex mulai pasrah.


"Mas yakin mau menuruti permintaan ku????".Ririn malah bertanya balik sambil menghapus air matanya.


"Tentu,Mas akan menuruti semua keinginan istriku ini.Ayo katakan!!!!".Jawab Alex sambil membelai lembut rambut istrinya.


"Asinan Bogor".Celetuk Ririn."Aku mau mas beliin aku Asinan Bogor!!!".Ulang Ririn lagi


"What's????.Apa itu Asinan???.Apa merk brand terbaru Honey???".Jawab Alex sedikit bingung karena ia tidak pernah tahu apa yang disebutkan istrinya adalah nama makanan.


"Honey,kamu bisa beli barang dengan merk yang lain yang sudah sangat terkenal dan di akui dunia.Bahkan aku akan mencari yang Limited edition.Seperti merk Gucci, Channel,LV,Hermes dan yang lainnya.Masa istri seorang Alexander mau beli produk yang belum di akui dunia".Cibir Alex karena masih menganggap Asinan Bogor adalah nama barang bran terbaru.


"Aku tidak mau yang lainnya.Aku cuma mau Asinan Bogor mas".Bentak Ririn dan matanya pun sudah mulai berkaca kaca lagi.


"Di Bogor mas,Karena aku tidak mau Asinan nya yang dijual dan dibuat disini.Aku mau makan yang asli dari Bogor pokoknya".Sungut Ririn lagi


"Makan????.Jadi Asinan itu jenis makanan Honey???".Tanya Alex pada istrinya.Sedangkan Ririn hanya menganggukkan kepalanya saja.


Alex menepuk jidatnya sendiri.Karena baru paham jika istrinya minta makanan,bukannya malah barang barang branded seperti yang ada didalam otaknya tadi.


"Baiklah Honey,Nanti mas belikan di tempat sesuai pesanan mu ya.Sekarang mas harus berangkat kekantor dulu.Mas tidak mau tuan Ricard menunggu mas lebih lama lagi".Ucap Alex sambil mengecup kening istrinya.


Ririn pun mengangguk kan kepalanya, walaupun agak terpaksa karena akan ditinggal sendirian di Apartemen,Bahkan akan berjauhan dengan sang suami untuk beberapa jam.


Ririn kembali mengambilkan dasi untuk suaminya.Sebab dasi sebelumnya sudah bekas ingus nya tadi.Alex hanya menggeleng kan kepalanya.Melihat mood istri nya yang tiba tiba berubah seperti itu.


"Mas,aku belum sempat bikin sarapan tadi".Lirih Ririn,bagaimana ia sempat bikin sarapan orang dari bangun tidur sampe sekarang Ririn nempel terus sama si Alex.

__ADS_1


"Tidak papa Honey.Mas bisa sarapan di kantor.Kamu juga ya jangan lupa sarapan!!!".Ucap Alex ,Ririn lagi lagi hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis.


"Oh ya,mau makan siang apa Honey???.Nanti biar mas pesankan waktu makan siang".Tanya Alex lagi.


"Nggak usah Mas,Aku mau masak aja hari ini.Dan nanti jam makan siang,Apa boleh aku datang ke perusahaan untuk bawakan bekal sekaligus makan siang sama kamu Honey????".Tanya Ririn terlihat memohon.


"Boleh Honey,nanti biar Doni aja yang jemput kamu.Ok".Jawab Alex sambil mencubit hidung istrinya dengan gemas.


Ririn sangat bersemangat ketika mendengar jawaban sang suami.Yang memperbolehkan dirinya untuk datang ke perusahaan.


"Makasih Honey...Emuach..."Ririn langsung mengecup bibir dan menghujani wajah suaminya dengan kecupan.Saking senangnya dapat izin masuk ke perusahaan.


Alex pun terkekeh dan membiarkan saja istrinya melakukannya.Alex pun tidak mau hal seperti tadi terulang kembali jika ia melarangnya atau salah bicara lagi.


Setelah itu Alex pamit dan mengecup kening istrinya.Dan langsung berlalu pergi keluar Apartemen.Sedangkan Ririn hanya mengantar sang suami sampai di ambang pintu saja.


"Kayaknya sarapan nasi kuning enak deh".Seru Ririn ketika sudah menutup kembali pintu apartemen nya.Dan Ririn pun langsung mengambil ponselnya yang ada didalam kamar.Laku setelah itu langsung delev nasi kuning yang membuat lidahnya bergoyang hanya dengan membayangkannya saja.


Sedangkan di bawah ketika sampai di parkiran Apartemen nya.Alex berbicara dengan empat orang pria bertubuh kekar dan memakai jas hitam.


"Kalian tetap berjaga di sini.Jangan sampai ada orang yang tidak dikenal mendekati istriku!!!.Dan jika ada apa apa segera hubungi saya!!!".Perintah Alex pada empat bodyguard itu.


"Siap Tuan".Jawab ke empat pria itu Dan Alex langsung masuk kedalam mobilnya untuk keperusahaan.Dan jangan lupakan mobil Bodyguard nya yang lain yang selalu standbye disisi Alex dan Tuan Ricard.Namun mereka menjaga jarak agar tidak begitu nampak dari semua orang.


🌿


🌿


🌿


TBC

__ADS_1


__ADS_2