
πΏ
πΏ
πΏ
Hari ini Ririn dengan terpaksa harus bangun pagi,Padahal jadwal kuliahnya kosong.Biasanya kalau kuliah lagi off begini Ririn sangat senang karena waktunya bisa lebih longgar.Ya namanya juga anak muda kan.Jadi kalau nggak ada jadwal perkuliahan bisa bangun sedikit lebih siang,bisa jalan jalan,bisa shoping dan menghabiskan waktu seharian dengan berbagai kegiatan tanpa embel embel belajar.
Namun pagi ini berbeda bahkan mungkin tidak hanya hari ini saja,Ririn akan terus bangun pagi sebab mulai hari ini Ririn sudah mulai masuk perusahaan papa nya.Sebagai anak pertama mau tidak mau Ririn harus bisa menjadi penerus perusahaan Pratama.Oleh sebab itulah Ririn tidak mau mengecewakan kedua orang tuanya.
"Pagi pa,pagi ma".Sapa Ririn kepada kedua orang tua nya yang sudah menunggu dimeja makan untuk sarapan bersama.
"Pagi kak".Sahut papa dan mama Ririn secara bersamaan."Anak mama udah rapi,udah cantik begini".Puji sang mama
Ririn hanya tersenyum menanggapi pujian mamanya yang terlihat sangat sumringah.
"Gimana kak,sudah benar benar memantapkan hati dan siap mental untuk masuk perusahaan hari ini????".Kini giliran papa Bayu yang bertanya
"Insyaallah pa,siap lahir dan batin".jawab Ririn dengan sangat percaya diri
"Bagus,itu baru anak papa".Puji papa Bayu bangga
"Anak mama juga dong pa".Mamanya Ririn tak mau kalah juga.
Akhrinya mereka tertawa bersama,dan melanjutkan sarapan dengan hangat sambil diselingi obrolan santai mereka.Sedangkan si bocil adiknya Ririn sudah berangkat sekolah sejak tadi.
πΏπΏπΏπΏπΏ
Ririn berusaha menenangkan diri dan bersikap senetral mungkin,ketika mobil yang ditumpanginya dengan sang papa telah sampai didepan perusahaan Pratama group milik orang tuanya.Dan ini kali pertama Ririn masuk perusahaan dan akan menjabat sebagai wakil direktur yang mana membuat Ririn sangat gugup.
__ADS_1
Tapi gadis itu berusaha tetap tenang dan menjaga wibawanya didepan semua karyawan.Apalagi saat ini semua mata tertuju padanya.Tentu saja semua karyawan nampak bertanya tanya tentang seorang gadis cantik yang berjalan disamping Direktur utama perusahaan Pratama group.Sedangkan mereka semua tahu jika pimpinan perusahaan sudah menikah dan memiliki dua anak tapi mereka tidak pernah tahu dan melihat wajah anak dari pimpinan perusahaan tempat mereka bekerja.
Hal itu karena papa Bayu sangat privasi dengan urusan keluarga.Papa Bayu sengaja tidak mempublikasi tentang keluarganya,Karena hanya untuk berjaga jaga demi keselamatan orang orang yang dicintainya dari ancaman lawan bisnisnya.Dan oleh sebab itulah papa Bayu tidak mau mengenalkan anak anaknya secara gamblang.
"Relax saja kak!!!".Lirih papa Bayu ketika melihat putrinya menahan rasa gugupnya
Ririn nampak menarik nafasnya dalam dalam,dan kemudian tersenyum ke arah papanya.
Ririn melangkah mengikuti sang papa.Dan ketika sampai di lobi perusahaan.Nampak semua karyawan menundukkan kepalanya dan tersenyum melihat kedatangan sang pemilik perusahaan.
"Apa semuanya sudah siap ko????".Tanya papa Bayu kepada sang asisten yang bernama Eko itu
"Sudah pak,tinggal menunggu bapak dan nona Ririn saja.Karena semua kepala devisi sudah menunggu diruang rapat".Jelas pak Eko sang asisten papa Bayu
Papa Bayu hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya.Dan membawa Ririn menuju ruang rapat.Setelah sampai diruang rapat nampak semuanya berdiri dari kursi masing masing menyambut kedatangan direktur utama dan gadis cantik yang ada disampingnya.Yang tak lain dan tak bukan adalah calon pemimpin perusahaan yang akan menggantikan papa Bayu nantinya.
Ririn pun duduk disamping papa Bayu.Dan papa Bayu pun langsung secara terang-terangan memperkenalkan putri sulungnya kepada para pemimpin devisi yang mempunyai jabatan penting diperusahaan nya.Dan Kini semua yang ada diruang rapat nampak menundukkan kepalanya sebagai rasa hormat kepada calon direktur yang baru.
Dan benar saja setelah rapat selesai,Kini Ririn sudah menjadi tranding topik didalam perusahaan papanya sendiri.Bagaimana tidak gadis cantik dan masih muda itu ternyata anak dari pemilik perusahaan dan sekaligus akan menjadi pimpinan mereka juga.Bahkan banyak pria lajang diperusahaan itu jadi tambah semangat mendapatkan bos yang cantik dan bahkan masih muda lagi.
Ririn yang masih sangat sibuk dengan sangat antusias nya sedang mempelajari beberapa berkas.Dan masih tahap penyesuaian serta tahap belajar dengan mengenali beberapa berkas penting.Serta dibantu oleh orang kepercayaan papa Bayu yaitu pak Eko.Dan sepertinya pak Eko juga nampak senang karena Ririn mudah menangkap serta terlihat cerdas karena tak harus memakan banyak waktu untuk membuat Ririn paham akan semua kegaitan perusahaan nya.
Pak Eko pun nampak salut melihat semangat dan kecerdasan seorang gadis yang masih berumur 20 tahun.Bisa dengan cepatnya dan begitu dewasa dalam berpikir.
Saking semangatnya dan antusianya si Ririn.Dia sampai mengabaikan ponselnya yang terus saja bergetar didalam tasnya.Apalagi saat ini ternyata yang menelpon adalah para sahabat gilanya.
Ririn merenggangkan otot otot tubuhnya.Ketika jam sudah menunjukkan jam makan siang.
"Bagaimana kak,tidak sulit bukan????".Tanya papa Bayu yang tiba tiba sudah ada diruangannya.Iya Ririn sudah duduk diruangan khusus yang sudah disediakan sebelumnya oleh papa Bayu.
__ADS_1
"Lumayan pa,tapi aku juga masih bisa mempelajari nya."
"Bagus, ternyata anak papa cerdas.Tidak sia sia papa mengeluarka uang untuk menyekolahkan kamu kak".Goda papa Bayu sambil terkekeh
"Isss...Papa ...Otak Ririn emang cerdas sejak lahir pa"Balas Ririn sambil tersenyum
"Masa sih????.Kalau cerdas dari lahir kenapa bisa ketipu sama pria tak berbobot seperti Dimas".Cibir papa Bayu tiba tiba
Ririn nampak terkejut mendengar penuturan papanya.Karena ternyata sang papa tahu tentang hubungan asmaranya yang buruk itu.
"Papa tahu sama Dimas????".Ririn malah bertanya
"Papa tahu segalanya kak".Jelas papa Bayu sambil terkekeh
"What's...."Pekik Ririn tak percaya bahwa papanya banyak tahu tentang hubungan asmaranya yang selama ini ditutupinya.
"Dan papa juga tahu betapa buruknya laki laki yang kamu cintai kak,Asal kamu tahu saja kak .Papa adalah dalang dari kandasnya Hubungan kamu dengan siberandal Dimas.Karena papa tidak mau sampai anak papa salah jalan,Apalagi pria bernama Dimas itu tidak tulus mencintaimu ka,Dia hanya mau memperalat mu untuk dijadikan ATM berjalan dan Dia gunakan untuk berpoya poya mencari wanita malam".Lirih papa Bayu dalam hati sambil tersenyum lega karena kini putrinya sudah tak berurusan lagi dengan pria yang bernama Dimas itu.
"Papa juga sudah punya laki laki pilihan papa untukmu kak,Dan semoga saja kamu bisa menerima laki laki pilihan papa nantinya.Oleh karena itulah papa sengaja menyuruh kamu untuk segera bergabung dengan perusahaan .Supaya kamu lebih sering bertemu dengan laki laki yang akan menjadi suamimu kelak kak".Papa Bayu terus membatin didalam hati tentang rencananya untuk menjodohkan putrinya dengan Orang kepercayaan pathner bisnisnya yang sedang mereka kembangkan saat ini di kota Bandung.
πΏ
πΏ
πΏ
**Up nya satu bab dulu yan gengsπππππ
Bunda lagi tepar soalnyaπ’
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak ya gengs πππ
TBC**