
🌿
🌿
🌿
Seperti yang sudah di rencanakan sebelumnya,Ghea dan Ririn memang sudah berunding akan berkunjung kerumah Angel.Karena saat Angel sadar dan sudah pulang kerumah mereka berdua belum sempat untuk menemui sahabatnya itu.
Sebenarnya Ghea dan Angel berencana pergi kerumah Angel setelah suami mereka pulang dari Jerman.Namun,karena masalah pekerjaan disana ada hambatan dan harus segera diselesaikan.Maka dari itu Ricard dan Alex terpaksa harus menunda kepulangan mereka.Sedangkan urusan perusahaan dijakarta sudah di handle oleh Doni.
"Vano sayang,ayo buruan kita harus jemput Aunty Ririn dan dedek Rio dulu".Ucap Ghea sambil menunggu Vano yang mau berjalan sendiri tidak mau digendong oleh Nani.
"Cabal Mom,ini Vano cudah jalan".Sahutnya sambil menggandeng tangan Nani sang pengasuh.Sedangkan Ghea sudah menggendong baby Vannya.
Setelah Vano dan Nani masuk kedalam mobil,dengan Nani yang berada disamping Dian sebagai sopir.Ghea ,Vano dan Baby Vannya berada dibelakang kemudi.
"Kita ke Rumah om Bayu dulu ya Dian!!!.Soalnya Ririn juga mau nebeng dengan kita".Ghea memberikan instruksi pada Dian.
"Baik Nyonya".Dian pun mulai menjalankan mobilnya dan jangan lupakan si Udin serta lima orang bodyguard lainnya yang selalu memantau Nyonya Muda nya dari kejauhan.
Sepanjang perjalanan Vano nampak anteng karena ia sibuk dengan gedget nya,tanpa banyak ulah.
Dan Ghea pun nampak lega karena Vano tidak berulah yang membuatnya selalu darah tinggi.Setelah menempuh perjalanan sekitar empat puluh lima menit.Kini mobil yang ditumpangi Ghea sudah sampai di kediaman pak Bayu.Karena setelah melahirkan Ririn memang tinggal dirumah orang tuanya untuk sementara waktu.Sebab Ririn masih belum terbiasa mengurus bayi ditambah lagi Alex juga harus berangkat ke luar negeri bersama Ricard.
Ternyata Ririn pun sudah menunggu Ghea didepan teras rumah orang tuanya bersama mama Ira dan Baby Rio yang ada dalam gendongannya.Serta jangan lupakan seorang babysitter yang berusia setengah baya.Untuk pengasuh baby Rio.Ririn memang sengaja mencari babysitter yang tidak muda lagi sebab Ririn tidak mau mempekerjakan orang yang usianya dibilang muda.Hal itu Ririn lakukan untuk antisipasi saja supaya tidak ada pelakor katanya yang berani menggoda suaminya.
"Aunty Rin,Ayo macuk!!!.Cebelum tanduk Mommy keluar".Ucap Vano sambil menurunkan kaca mobil.
"Iya Vano sayang".Jawab Ririn sambil terkekeh dan melirik ke arah Ghea yang sudah melotot menahan rasa kesalnya oleh ulah anaknya sendiri.
"Vano tidak mau mampir kerumah Oma Ira dulu????".Ucap Mama Ira sambil mendekati mobil Ghea.
"Nanti Vano ditinggal cama Mommy Oma".Jawab Vano sambil melirik kearah Mommy nya.
"Lain kali saja Oma Ira,soalnya Angel udah nungguin kami.Takutnya nanti kesorean pulangnya".Tolak Ghea lembut.
Mama Ira pun hanya mengangguk pelan sambil tersenyum dan mencubit gemas pipi Vano.
__ADS_1
"Oma ila,Vano memang tampan".Celetuk Vano dengan sangat percaya diri.
Mama Ira pun langsung terkekeh mendengar ucapan Vano.Begitupun dengan yang lainnya.
"Ah,ternyata Vano memang sepenuhnya memiliki Gen dari Daddy nya".Cicit Ririn sambil terkekeh.
Ghea hanya mendengus mendengar cibiran Ririn.Dan mereka pun pamit pada mama Ira untuk segera melanjutkan perjalanan kerumah Angel.
🌿🌿🌿🌿🌿
Angel nampak sumringah menyambut kedatangan kedua sahabatnya dan terutama menyambut Vano yang berjalan dengan gaya sok coolnya.
"Assalamualaikum".Sapa Ghea dan Ririn secara bersamaan.
"Waalaikumsalam sahabat ku yang nggak ada akhlak".Jawab Angel sambil mengembangkan senyum nya.
"Wah,nyolot nih yang baru bangkit dari setengah mati".Cibir Ghea .
"Mulut loe Ghe,makin tajem aja tuh kalo ngatain orang".Jawab Angel sambil menepuk lengan Ghea.
"Gila loe pada ya,kayaknya seneng banget kalau gue sengsara".Sahut Angel lagi.
"Ya kali aja ya kan Ghe????".Jawab Ririn
"Yups,tapi kenapa loe tiba tiba sadar Ngel????.Apa loe udah kebelet minta di tusuk Ama pisang laki loe".Ucap Ghea sambil setengah berbisik karena ada Vano disamping mereka.
"Iya gue udah gatel, kagak tahan gue lama lama di anggurin.Puas loe pada???".Sungut Angel sambil berjongkok ingin mencium pipi Vano.
Tapi Vano langsung menutup mukanya dengan kedua tangan mungilnya."Aunty Vano tidak mau dicium tetua".Seru Vano masih dengan menutup mukanya.
"Tapi Aunty ingin sekali mencium mu sayang.Habisnya kamu ngegemesin sih".Angel tidak tahan melihat wajah gembul dan tampan Vano.
"Sudah Ngel,Jangan goda Vano terus,Dia memang risih jika dicium".Ucap Ghea sambil berjalan masuk kedalam rumah Angel walaupun sang pemilik rumah belum menawarinya untuk masuk.
Ririn pun mengikuti langkah Ghea ikut masuk kedalam rumah.Sedangkan Vano terus saja menempel pada Nani sang pengasuh.
"Wah,lihatlah mereka.Main nyelonong aja masuk rumah orang".Gerutu Angel melihat kedua sahabatnya yang main masuk aja tanpa disuruh.
__ADS_1
"Gue masih denger Ngel.Lagian loe kagak nawarin kami buat masuk.Gue juga capek sambil gendong anak gue".Teriak Ghea sambil terus melangkahkan kakinya menuju ruang tamu.
"Ah iya,Nyonya Muda Fernandez.Sultan mah bebas".Cibir Angel lalu ikut melangkah masuk kedalam rumah.
Hari ini mereka benar benar menghabiskan waktu bersama. Dari mulai Makan ,ngerumpi hal hal yang tidak berfaedah,bersenda gurau bersama.Sedangkan anak anak di asuh oleh babysitter mereka masing masing.Hanya Vano yang masih belum tidur siang sejak tadi anak itu sibuk sendiri,dengan ditemani Nani.
"Ternyata kita bertiga berakhir dengan nikah muda semua ya???.Dan sekarang sudah memiliki anak juga".Ucap Ririn.Dan dijawab anggukan kepala oleh Ghea dan Angel.
"Iya gue aja nggak nyangka bakal jadi ibu Rumah tangga sebelum selesai kuliah".Sambung Ghea.
"Itu semua sudah Allah yang ngatur Ghe".Sahut Ririn lagi.
"Iya bener tuh kata Ririn,Btw gimana kalau anak anak kita udah pada dewasa nanti,Mereka kita jdohkan aja???.Pasti seru deh".Sambung Angel dengan sumringah.
"No Mom,Vano tidak mau dijodoh jodohkan cepelti itu".Jawab Vano cepat.
"Hahaa..."Ghea langsung tertawa dengar uacapan putra sulungnya begitupun dengan Ririn.
"Memangnya kenapa sayang????.Anak Aunty juga cantik kan????".Tanya Angel pada si kecil Vano.
"Vano bica cari istli cendili Aunty.Yang pastinya tidak galak cepelti Mommy".Jawab Vano santai sambil menaik turunkan alisnya mengahadap Ghea.
"Hahaha,Kau benar sayang.Mommy mu memang galak seperti induk beruang madu".Sambung Angel sambil terus tertawa
"Tapi Vano juga cayang cama Mommy ".Ucap Vano jujur.
"Uhhh...sayang So Sweet banget sih kamu".Puji Ghea begitu Vano kembali membelanya padahal tadi emosinya hampir saja meledak.
"Stop Mom,Jangan tium tium Vano lagi!!!!".Seru Vano sebelum Mommy menyerangnya dengan ciuman diseluruh wajahnya
🌿
🌿
🌿
TBC
__ADS_1