Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Makan malam keluarga


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Vanya nampak mengulum senyumnya ketika melihat pantulan wajahnya didepan cermin.Bukan karena Vanya melihat kecantikan wajah yang ia miliki ,Namun Vanya tersenyum karena ia punya rencana dan ide untuk mengerjai calon tunangan nya yang sebentar lagi akan menjadi suaminya.


Sedangkan dibawah semua anggota keluarga sudah berkumpul dan sudah siap untuk berangkat menuju sebuah Restoran yang sudah di pesan untuk acara makan malam kedua keluarga yang akan menjadi besan.


"Vanya sayang...Buruan keluar sayang,Karena Daddy dan Semua orang sudah akan berangkat.Tinggal menunggu kamu sayang".Ucap sang Mommy sambil mengetuk pintu kamar Vanya.


"Iya Mom,Vanya udah siap nih".Jawab Vanya sambil berjalan keluar kamar.


Ceklek....Suara pintu kamar dibuka oleh Vanya dan menampilkan wajah cantik dengan hiasan make up sederhana yang di oles di pipi mulus Vanya.Serta jangan lupakan gaun yang menempel anggun ditubuh ramping miliknya.


"Bidadari Mommy cantik sekali sayang.Kau memang mewarisi kecantikan Mommy".Seru Ghea mengagumi penampilan Vanya.


"Ayo sayang".Lanjut Ghea sambil menggandeng lengan putri kesayangannya menuju lift untuk turun kelantai bawah.


Dan setelah sampai dilantai bawah semua orang pun nampak kagum dengan penampilan Vanya malam ini.Dan bahkan Vano pun ikut menggoda sang adik.


"Cieee....yang mau ketemu calon suami pake make up pan segala".Goda Vano sambil mentoel toel pipi mulus Vanya.


"Iri....????.Bilang bos.Nasib punya Abang jones alias jomblo ngenes".Cibir Vanya sambil menepis tangan Vano.


"Biarin...weekkkk".Balas Vano.


"Ganteng doang tapi nggak ada cewek yang mau weeekkkk...."Sahut Vanya sambil ikut menjulurkan lidahnya lalu bersembunyi dibalik punggung Daddy Ricard.


"Sudah sudah!!!.Kalian ini Abang sama adik kalau dekat udah kayak toom and Jerry aja".Ucap Grandfa Lucas.

__ADS_1


"Memang dua duanya nggak ada yang mau ngalah".Sambung Ghea.


"Udah...Ayo kita berangkat sekarang!!!.Tidak enak jika pak Suhendra dan keluarganya menunggu kita terlalu lama".Ucap Grandma Diana.


"Iya mi,tadi Opa dan Omanya Vanya juga udah jalan ke restoran juga katanya".Sambung Ghea lagi


"Opa dan Oma Vano juga Mom".Vano tidak mau kalah.


"Ah,iya sayang Mommy lupa menyebutkan namamu juga".Ujar Ghea selalu kikuk jika Vano sudah angkat bicara.


Dan mereka pun akhirnya memutuskan untuk segera menaiki mobil yang telah disiapkan tak lupa Alex dan Doni pun sudah menunggu para majikannya didepan mobil masing masing.Mereka pergi dengan membawa dua mobil dimana Alex dan Doni lah yang akan menjadi sopir mereka dan turut hadir dalam acara pertemuan keluarga serta acara makan malam ini.


🌿🌿🌿🌿🌿


Disebuah restoran mewah yang sudah dipesan oleh Grandma dan Oma Sofi saat ini.Dua buah mobil mewah telah memasuki area parkir restoran tersebut.Dan tak lama datang juga sebuah mobil mewah yang tak lain adalah Oma Sofi dan Opa Heru turun dari mobil.


Sedangkan dua mobil yang datang lebih awal adalah keluarga Suhendra beserta sang cucu tercintanya.Siapa lagi kalau bukan Zinnio.Ia lebih memilih mengendarai mobil nya sendiri karena ia juga tadi sempat disusul di Asrama polisi oleh kedua orang tuanya.Untuk ikut dinner menyatukan dua keluarga demi membahas masalah pertunangan nya dengan gadis pilihan keluarganya.


Begitupun dengan sang adik Zinnia yang sampai saat ini tidak tahu dimana keberadaannya.Apakah Nia masih hidup atau sudah meninggal.Bahkan Nia saudara kembar Nio itu hilang tanpa jejak bersama sang kekasih Nio sendiri.


"Selamat malam tuan Heru".Sapa opa Suhendra ketika melihat opa Heru dan Oma Sofi turun dari mobil.


"Malam pak Suhendra,Ibu Lia...."Balas opa Heru sambil menjabat tangan sahabat nya itu.Begitupun dengan yang lainnya terutama Zinnio yang sangat sopan menyapa Oma dan opa Heru.


"Mari kita masuk saja!!!!.Sambil menunggu calon besan kalian dan calon istri Zinnio".Goda Opa Heru sambil mengajak keluarga Zinnio untuk menunggu didalam restoran.


Dan tak berselang lama hanya beberapa menit ketika Keluarga Zinnio dan Opa Heru masuk kedalam restoran.Kini Mobil para rombongan yang membawa Keluarga Fernandez pun sampai juga.


Dengan senyum yang selalu mereka dibibir mungilnya.Vanya terus melangkahkan kakinya masuk kedalam restoran mengikuti keluarganya.Dan tepat disamping sang Abangnya yang terlihat Cool dan Arogant nya.


Vanya sedikit melambatkan langkanya untuk berbicara pada om Doni yang ada tepat dibelakang nya."Om,Kapan Om akan melamar Rania????".Tanyanya pada om Doni sambil sedikit berbisik.

__ADS_1


"Secepatnya Nona,dan setelah acara pertunangan nona Om Akan langsung menikahi Rania".Jawab Om Doni mantap.


"Good...Om Don.Aku tahu om adalah orang yang bertanggung jawab".Sahut Vanya sambil mengacungkan jempolnya.


"Nona, sebenarnya ada kabar baik juga.Gadis itu sudah sadar dari komanya tapi kondisinya masih sangat lemah.Apa nona akan menjenguknya????".


"Alhamdulillah kalau dia sudah sadar.Itu yang aku tunggu Om.Aku akan segera terbang ke Singapura,setelah urusan disini beres.Dan tolong om rahasiakan keberangkatan ku nantinya ,Jangan sampai Daddy tahu!!!!".Pinta Vanya sambil berbisik pada Om Doni,Namun hal itu justru sangat terdengar jelas ditelinga Alex karena Alex ternyata sengaja menguping pembicaraan Doni dan Vanya yang sengaja tertinggal dibelakang dan sedikit menghentikan langkah nya demi berbicara serius karena Vanya sudah tidak bisa menahan rasa penasaran nya ketika Doni mengirim pesan tentang wanita yang ia selamatkan di Australia waktu itu.


"Nona Vanya Apa yang sebenarnya anda rahasiakan????.Dan Doni sepertinya memang selama ini sudah menjadi tangan kanan anda Nona.Aku harus mencari tahu segera apa yang mereka berdua rencanakan dibelakang tuan Ricard".Lirih Alex dan segera meninggalkan tempatnya menguping tadi.


"Nah ini dia yang kita tunggu-tunggu sudah datang".Seru Opa Heru ketika melihat Besannya datang bersama dengan anak,menantu serta jangan lupakan cucu gantengnya yang terlihat sangat tampan.


"Selamat malam pak Suhendra,Ibu Lia, Nak Andrean dan Nak Anna Dan Calon cucu menantu kami".Jawab Grandfa Lucas.


Semuanya saling sapa,ada yang cipika cipiki tapi Vano masih saja terlihat datar namun pria itu juga tak mengabaikan para orang tua.Vano pun ikut menjabat tangan calon adik iparnya yang memang tak kalah tampan seperti didalam fotonya.


"Loh mana calon istri Nio...????.Apa dia tidak ikut lagi????".Tanya Oma Lia.


Sontak semua orang baru sadar jika Vanya tidak ada bersama mereka saat ini.Semuanya nampak saling pandang mencari keberadaan Vanya.


"Dimana Vanya????.Bukankah tadi ada bersama kita???".Seru Grandma Diana bingung.


"Vanya Disini Grandma".Jawab Suara seorang wanita dari balik pintu.


🌿


🌿


🌿


TBC

__ADS_1


__ADS_2