Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Bertemu masa Lalu


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Lima bulan kemudian


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu,usia kandungan Ghea dan Ririn sudah masuk tujuh bulan,Sedangkan Angel sudah Delapan bulan.Karena memang Angel lebih dulu berhasil membuat adonannya,Dibandingkan dengan Ghea dan Ririn.


Saat usia kandungan memasuki bulan ketujuh,biasanya kebanyakan orang akan mengadakan acara nujuh bulanan,babyshower dan masih banyak lagi istilah lainnya yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang.Namun,hal itu sepertinya tidak berlaku bagi Nyonya muda keluarga Fernandez dan keluarga Nugraha.Itu semua terlihat jelas karena mereka bertiga yang selalu kompak dalam segi apapun termasuk kompak bikin baby.


Mereka bertiga sama sekali tidak berminat untuk mengadakan acara nujuh bulanan atau babyshower.Namun,saat ini ketiga wanita itu malah kompak untuk menghabiskan uang suami mereka masing masing.Terutama untuk membeli keperluan para baby mereka.


Mall ternama di kota Jakarta yaitu Mall xxx,Yang tak lain adalah salah satu Mall terbesar dan tentunya adalah salah satu Mall milik tuan Ricard.Disinilah Ghea dan kedua sahabatnya kini sedang memanjakan diri untuk shoping sekaligus menghabiskan waktu bersama alias reunian para trio Bengek.


Ketiga wanita cantik itu menjadi pusat perhatian semua pengunjung dan seisi Mall.Apalagi dengan penampilan mereka yang sama sama elegan,paras yang sama sama cantik.Ditambah lagi dengan kondisi perut yang sama buncitnya.Dan jangan lupakan para bodyguard yang selalu mendampingi ketiga wanita cantik itu ketika bepergian kemana mana.Serta jangan lupakan polwan cantik yang selalu siap siaga disamping Nyonya Muda Fernandez.


"Aduh,gue capek nih.Kita duduk dulu ya !!".Pinta Angel karena memang semenjak hamil Angel merasa cepat lelah.


"Kebanyakan olahraga ranjang kali kamunya,jadi mudah capek gitu".Goda Ghea.


"Hahaha..Dia mah ngikutin saran dokter tuh,Kan kalau hamil tua kudu sering sering ditengokin tuh baby nya biar lahirannya lancar jaya".Sambung Ririn sambil terkekeh.


"Ah Modus,bilang aja kalian emang pada doyan lihat pisang Ambon suami kalian kan".Cibir Ghea


"Tuh loe tahu Ghe".Jawab Ririn dan Angel secara bersamaan.


"Idih kompak bener para penikmat pisang Ambon".Ucap Ghea sambil terkekeh.


"Halah,kayak loe nggak doyan aja pisang Ambon nya tuan Ricard.Noh,hasil adonan pisang Ambon".Sungut Angel sambil menunjuk perut buncit Ghea.


"Iya satu lagi dirumah tuh yang udah Nyata hasilnya".Tambah Ririn sambil terkekeh.


"Hahahha,kalian kalo ngomong kadang suka bener ya".Ucap Ghea sambil memberikan paperbag pada Dian.

__ADS_1


Akhirnya mereka bertiga tertawa bersama,Sedangkan para bodyguard hanya bisa menahan tawanya saja.Tanpa berani ikut melepaskan tawanya.Namun cuma berani saling lirik,saling sikut karena mendengar obrolan Nyonya Muda Fernandez dan kedua sahabatnya.


"Udah ah,gue laper nih.Makan dulu yuk!!!".Ajak Ghea


"Ayo, gue juga laper.Tapi kita mau makan apa nih????".Tanya Angel sambil beranjak dari sofa tempat duduknya tadi.


"Gimana kalau Korean seafood.Kayaknya enak tuh,kan udah lama kita nggak makan bareng dan menggoyangkan lidah kita sama menu itu".Seru Ghea.


"Betul banget,gue setuju.Tapi Loe Rin,masih nggak doyan makan cabe loe???".Tanya Angel pada Ririn.


"Udah gue ngikut aja deh,yang penting makanannya enak,dan memgenyangkan,Kalau masalah cabe gue masih bisa makan lah walaupun nggak banyak".Jawab Ririn.


"Asyiap.Hayuk!!!".Seru Ghea dan di jawab Anggukkan kepala oleh kedua sahabatnya.


Mereka bertiga kini sudah melangkah menuju ke resto Korea.Begitu masuk mereka tetap menjadi perhatian banyak orang.Namun,dengan segera sang manager restoran yang masih ada di mall tersebut,Langsung menyambut hangat kedatangan mereka bertiga.


"Selamat datang di resto kami Nyonya Muda.Suatu kehormatan bagi kami atas kedatangan Nyonya untuk mampir ke resto kami ini".Ucap sang manajer resto.


"Terimakasih pak.Jangan berlebihan begitu !!! .Kami hanya ingin makan seperti pengunjung yang lainnya.Karena kebetulan kami semua sudah sangat kelaparan".Jawab Ghea sambil tersenyum.


Ghea yang sudah biasa mendapatkan perlakuan istimewa secara tiba tiba dari semua orang.Kini sudah mulai terbiasa dan bersikap acuh saja.Karena walaupun Ghea menolak justru itu akan membuat mereka susah juga.Sudah jelas siapa dalangnya.Yaitu suaminya sendiri yang sama sekali tidak mau direndahkan oleh siapapun.


"Mari Nyonya muda, Silahkan duduk!!!".Ucap sang manajer ramah.


Ghea pun langsung duduk ditempatnya,di iringi dengan kedua sahabatnya.Begitupun dengan para Bodyguard yang berjumlah enam orang.Dan tujuh orang dengan Dian.


Namun saat Dian ingin gabung duduk bersama bodyguard yang lainnya .Ghea langsung menarik lengan Dian.Dan menyuruhnya duduk satu meja bersama ia dan kedua sahabatnya.


"Dian,kamu duduk disini saja!!!. Bersama kami bertiga". Pinta Ghea sambil menarik lengan tangan Dian.


"Tapi Nyonya sa..." Ucapan Dian langsung terpotong oleh jawaban Ghea.


"Saya tidak terima penolakan Dian!!!".Sahut Ghea dengan tatapan tajam nya.


"Iya Dian,Nggak papa duduk gabung sama kami aja disini!!!.Masa kamu mau satu meja dengan mereka yang bertubuh kekar dan menyeramkan itu sih".Celetuk Ririn sambil melirik ke arah Udin dan kelima anak buahnya.

__ADS_1


"Udin, maksud loe.Itu namanya Udin Rin".Sahut Ghea sambil terkekeh.


"Ah iya, siapapun itu namanya gue lupa.Seinget gue itu orang yang pernah disengat tawon waktu itu kan Ghe.Yang wajahnya langsung berubah jadj badut.Hahahhaa..."Seru Ririn sambil terkekeh mengingat kejadian waktu si Udin ambil mangga muda untuk Nyonya Muda nya dan Ririn waktu itu.


Ghea langsung membekap mulut Ririn karena mata pengunjung langsung tertuju pada mereka.Sebab Ririn tertawa sampai hilang kontrol.Sedangkan Angel hanya geleng geleng kepala saja.Begitupun dengan Dian.Namun,Udin hanya bisa tersenyum kikuk.


Tak berapa lama akhirnya makan mereka datang,Dan ketiga wanita cantik yang sama sama sedang buncit itu,Nampak Antusias dan semangat memakan makanannya.Dian pun segera ikut makan bersama dengan Nyonya Muda dan kedua sahabatnya, Walaupun nampak canggung Dian berusaha menutupi kegugupannya didepan majikannya.


Karena bagi Dian sangat gugup makan satu meja bersama dengan Nyonya Muda Fernandez,Ya walaupun ini bukan pertama kalinya buat Dian.Namun rasa itu tidak pernah hilang dalam diri Dian.


Disaat mereka sedang menikmati makan siangnya.Tiba tiba bariton suara laki laki yang tak asing bagi ketiganya terutama Ririn.Membuat ketiga wanita cantik itu menghentikan kegiatannya.


"Ririn Pratama...Apa kabar sayang???.Kamu makin cantik saja".Ucap Dimas santai mantan kekasihnya Ririn.Dan tanpa malu Dimas langsung mendekati Ririn.


"Mau apa loe ????". Sungut Angel mulai geram.


"Gue cuma mau menyapa mantan kekasihku aja Ngel.Nggak usah ngegas gitu lah!!!".Jawab Dimas masih santai,Tanpa tahu kalau Udin sudah siap memberinya bogem mentah jika ia berani macam macam pada ketiga wanita cantik itu terutama Nyonya Ghea.


Dimas semakin berani ingin menyentuh pipi mulus Ririn.Namun tangannya langsung dicengkeram oleh Dian.


"Jangan sentuh Nyonya Ririn!!!!".Ucap Dian memperingatkan Dimas.Namun Dimas hanya mencelos dan menatap wajah Dian dengan seringai liciknya.


"Wow...Siapa lagi wanita cantik ini???.Apa kau teman baru ketiga wanita ini???".Seru Dimas sambil terkekeh.


"Pergi dari sini Dimas!!!.Atau kau akan menyesal nanti!!!".Bentak Ghea yang sudah jijik melihat Dimas.


"Ghea Atmajaya,Tenanglah sedikit!!!.Aku tidak akan lama".Jawabnya santai.Dan lagi lagi Dimas berusaha membelai pipi mulus Ririn namun belum sampai itu terjadi.Tangannya langsung dicengkram kembali .Namun kali ini Si Udin yang melakukannya bukan Dian.


"Berani menyentuh sedikitpun Nyonya Ririn.Maka kupastikan hari ini terakhir kau melihat matahari".Ancam Udin dengan tatapan membunuhnya.


🌿


🌿


🌿

__ADS_1


TBC


__ADS_2