Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Nikah dadakan


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Setelah insiden salah kamar semalam.Kini Ririn sedang berhadapan dengan kedua orang tuanya.Karena papa Bayu dan mama Ira langsung terbang ke Surabaya begitu dapat kabar dari Ririn kalau dia akan menikah.


Tapi apa yang dikhawatirkan Ririn tentang kemarahan atau pun kebingungan kedua orang tuanya.Jika tahu dia akan menikah secara tiba tiba dengan pria yang sama sekali tidak dikenalnya.Namun perasaan was was serta khawatir takut kedua orang tuanya tidak setuju,Sirna sudah ketika mendengar jawaban papa Bayu yang langsung menjawab setuju.Bahkan papa Bayu tidak keberatan Walaupun Ririn harus menikah hari ini juga.


"Pa...Kenapa buru buru,Semuanya harus dibicarakan lagi,Bahkan kita semua belum ada persiapan".Protes Ririn pada sang papa


"Lebih cepat lebih baik kak,Apa kamu mau nanti tuan Alex berubah pikiran.Dan kamu hamil tanpa seorang suami bahkan anak kamu nanti tidak punya Ayah".Mama Ira ikutan jadi kompor


Ririn hanya mendengus kesal.Sedangkan Alex nampak datar tapi didalam hatinya Alex sangat bahagia dan telah menantikan hal ini.Bahkan Alex sangat bersyukur ia tidak harus capek capek untuk mendekati Ririn.Tapi bukan berarti Alex bukan laki laki yang tidak mau berusaha.Namun, karena takdir berkata lain sehingga memudahkan jalannya untuk menjadikan Ririn pendamping hidup nya.


"Bagaimana kalau kalian sore ini langsung menikah secara Agama saja dulu.Karena tidak baik menunda kebaikan".Ucap papa Bayu


"Iya lebih baik begitu,Nanti setelah pulang ke Jakarta kalian tinggal urus saja secara hukumnya.Sekalian nanti kita adakan resepsinya".Seru mama Ira tanpa peduli wajah kesal sang anak.


"Kalau saya sih tidak masalah.Apapun itu saya setuju setuju saja".Jawab Alex santai


"Bagaimana kak,kamu juga setuju kan????".Tanya papa Bayu pada Ririn

__ADS_1


"Terserah papa dan mama saja".Jawab Ririn ketus sambil menatap tajam wajah Alex,namun yang ditatap hanya tersenyum tanpa beban.


Dan terang saja tak menunggu waktu lama lagi.Ada petugas KUA yang datang ke hotel tempat mereka berkumpul.Yaitu hotel dimana Ririn dan sekretaris Mira serta Alex menginap.


Hanya dengan polesan make up natural serta baju kebaya putih modern yang sudah disiapkan sang mama.Kini Ririn sudah duduk bersebelahan dengan Alex.


"Kenapa perasaan gue jadi tegang dan gugup gini sih".Batin Ririn ketika Alex akan mengucapkan ikrar suci didepan penghulu dan kedua orangtuanya.


Sedangkan Sekretaris Mira nampak Bahagia meskipun awalnya dia sempat bingung.Karena Ririn menikah dadakan.Tapi pikiran itu musnah ketika melihat wajah calon suami atasannya adalah Tuan Alexander.


"Ibu Ririn beruntung sekali bisa menjadi istri tuan Alex yang sangat tampan idaman para wanita banget".Batin Mira


Dan hanya dengan satu tarikan nafas saja Alex mengucapkan kalimat ijab qobul.Dan dijawab kata Sah oleh semua saksi,Bahkan kedua orang tua Ririn.Yang berarti kini Ririn telah Sah dan resmi menjadi istri Alex.


Proses ijab qobul yang berjalan dengan hikmat membuat bahagia kedua orang tua Ririn,Dan Alex pun sangat bahagia karena kini gadis yang sering membuatnya terusik bahkan telah berhasil membuatnya hatinya selalu berdebar sejak pandangan pertama.Kini sudah sah menjadi pendamping hidup nya dan sah ia persunting menjadi istrinya.


Tapi, walaupun hatinya gundah gulana.Ririn masih mencium punggung tangan suaminya dan Alex tanpa malu lagi langsung mendaratkan kecupan singkat di kening Ririn.


Tak urung Ririn pun dibuat tak bergeming menerima kecupan singkat yang mendarat di keningnya dengan lembut.Hingga membuat jantungnya berdebar kencang dan untuk pertama kalinya juga Ririn merasakan hal aneh dalam dirinya yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.Bahkan ketika bersama Dimas sang mantan kekasihnya dulu.


Setelah mencium punggung tangan kedua orang tuanya.Dan mendapatkan ucapan selamat dari sekretaris dan beberapa orang penting di kantor cabangnya di Surabaya ini.Ririn pun pamit kepada kedua orang tuanya untuk pergi ke kamarnya Yang ada di hotel tersebut.


Namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara bariton dari papanya."Kak,kamu istirahat saja dulu di kamar suamimu!!!.Kita akan kembali kejakarta besok pagi.Dan barang barang kakak sudah ada didalam kamar suamimu".Ucap papa Bayu

__ADS_1


Ingin sekali rasanya Ririn menolak tapi demi menjaga nama keluarganya dengan terpaksa Ririn menganggukan kepalanya.Dan melirik ke arah Alex yang sudah sah menjadi suaminya beberapa menit yang lalu.Sedangkan yang dilirik nampak tak berekspresi apa apa.Tetap dengan gaya sok coolnya,tapi siapa yang bisa menebak jika saat ini Alex bagai mendapatkan undian lotre.Saking bahagia nya hati dan jantung Alex sudah berjingkrak ria didalam sana.


Alex pun langsung menggandeng tangan Ririn dan langsung pamit kepada kedua mertuanya.Lalu langsung berjalan meninggalkan ruangan tempat di adakan ijab qobul tadi.Sambil terus menggenggam erat tangan Ririn.Hingga membuat si empunya terkejut dan akhirnya mendengus kesal.


Pria datar dan dingin seperti Alex dan Ricard ternyata bisa bucin juga,Jika sudah bertemu dengan orang yang pas dan pujaan hatinya.Seperti saat ini Alex yang tanpa ekspresi masih saja menggenggam erat tangan Ririn.


"Nggak usah gini juga kali.Aku bisa jalan sendiri".Ririn berusaha ingin melepaskan tangannya.Namun bukannya lepas Alex malah semakin erat saja menggenggam nya.


Ting....Pintu lift terbuka.Alex pun masih tak bicara sepatah katapun sambil terus menarik tangan Ririn menuju ke arah suite room miliknya.Tanpa memperdulikan Ririn yang berontak dan mencibirnya dengan kata kata yang tak selayaknya.


"Dasar kepala batu,duh..Lepasin!!!!.Aku bisa jalan sendiri". Ketus Ririn dan tanpa sadar dia selalu mengucapkan kata Aku dan kamu setiap bicara dengan Alex.


Sedangkan Alex hanya tersenyum penuh arti, menanggapi ocehan Ririn yang menurutnya tidak penting sama sekali.


Setelah sampai didalam kamarnya Alex baru melepaskan genggaman tangannya dengan Ririn.


"Istirahat lah jika sudah lelah!!!.Baju gantimu ada di lemari itu".Tunjuk Alex pada lemari besar di ruangan walk in closet.Yang ada di samping kamar mandi.


Ririn hanya mendengus saja.Dan langsung menuju kamar dan melempar hills nya ke arah sofa.Alex hanya tersenyum melihat gadisnya kesal seperti itu.Alex pun duduk di sofa sambil menghidupkan laptopnya kembali tanpa peduli dengan apa yang Ririn lakukan.


🌿


🌿

__ADS_1


🌿


TBC


__ADS_2