
🌿
🌿
🌿
Suasana semakin hening mendadak kala mereka terpukau dengan wajah pria itu.Bahkan ada yang melongo melihat wajah tampan nan rupawan pria itu.Ada yang mengagumi,ada yang takut bahkan ada yang diam seribu bahasa.Mereka terlena dengan pikira masing masing.Dan mereka pun meneguk Saliva mereka sendiri dengan sangat susah kala mendengar ancaman pria itu.
Rere berusaha menenangkan pria tersebut dengan menyentuh tangan dang bahunya.Membuat Keyla menebak dan tersenyum sinis.
"Dasar jalang...Sekali jalang tetap aja jalang".Ucapnya dengan sinis tanpa menghiraukan tatapan tajam dan membunuh pria yang berdiri didepan Rere.
"Siapa yang kau sebut jalang hah????". Tanyanya dengan tegas bahkan pria itu sedikit berteriak membuat semua orang diam ditempat dengan raut wajah ketakutan.Dan bohong jika Keyla tidak ngeri dan gemetar melihat sorot mata tajam dengan wajah dingin dan sekaligus datar pria itu saat ini.
"Si...siapa lagi kalau bukan gadis yang ada dibelakang anda itu tuan".Sahut Keyla dengan gugup.
"Dia salah satu pelanggan loe ya Re????".Tanya salah satu teman Keyla yang sedikit kepo dengan rasa sedikit takut mengeluarkan pertanyaan itu.
"Brengsek kalian semua".Teriak Pria itu semakin emosi".Rion....".Teriaknya kembali memanggil asisiten pribadinya.
Orang yang dipanggil pun maju mendekati pria itu."Iya tuan".Sahutnya singkat namun bisa dipastikan wajahnya tak kalah menyeramkan dan datar serta dingin sama seperti pria itu.
"Kantongi nama nama mereka!!!.Dan segera bereskan!!!".Ucapnya tegas sambil menunjuk Keyla dan kawan kawan.
__ADS_1
"Baik tuan".Sahut Rion mengerti .
"Cih...Kau pikir kalian siapa???.Bisa seenaknya begitu.Tuan apa anda tidak salah membela jalang murahan itu????".Seru Keyla tak tahu keadaan.Memang ya si Keyla buta dan tidak mengetahui siapa yang sedang dihadapinya saat ini.Namun,Keyla juga tak menggubris gerakan satu temannya yang mencoba menghalangi Keyla untuk kembali mengeluarkan kata katanya.
"Key udah key...!!!.Jangan sampai dia lebih marah lagi!!!".Lirih Erna temen Keyla yang sudah mengetahui siapa pria yang membela Rere itu.Karena ia sering lihat dan baca majalah bisnis milik sang papa jadi ia bisa lebih cepat mengenal wajah Pria itu.
Ucapan Keyla membuat pria itu tak bisa lagi menahan amarahnya.Ia pun maju dan mendekati Keyla dengan tatapan tajam nya."Kalau saja ini bukan tempat umum.Mungkin tubuh busukmu itu sudah ku kuliti dan kulemparkan kekandang buaya.Apa kau tidak malu nona berbicara seperti itu???.Sedangkan anda saja tak lebih dari seorang wanita murahan.Bahkan seekor anjing saja enggan menyentuh anda nona".Seru Pria itu dengan tersenyum sinis dan mengejek.
Keyla yang kembali emosi tak terima jika harga dirinya di injak injak begitu saja.Apalagi ini didepan umum.Tidak sadar saja kalau tadi ia juga mengejek Rere."Jaga ucapan anda tuan!!!.Anda tidak tahu siapa saya.Karena jalang itu selama ini numpang hidup dengan keluarga saya.Dan anda....
"Stop berhenti kau bilang istri ku dengan sebutan yang pantas nya untuk dirimu sendiri nona!!!Atau kau akan menyesal".Potong Pria itu yang semakin geram dan tak terima jika Rere disebut jalang.Padahal ia sudah capek capek menahan amarahnya agar tidak meluap namun sepertinya Keyla tidak tahu diri dan memmancing kembali emosinya.
Deg....Semua orang terkejut saat pria itu menyebut Rere sebagai istrinya.Dan sebagian orang yang baru sadar jika pria yang ada dihadapan mereka saat ini adalah CEO LF global Group.Membuat mereka membelalakkan matanya membenarkan penglihatan mereka.Begipun dengan Erna temannya Keyla.
Ya pria itu adalah Vano yang tadi ingin mengajak Rere makan siang bersama.Namun ia dikejutkan dengan Laporan bodyguard nya yang melapor jika Istrinya sedang ribut dengan Keyla mantan adik nya itu.Membuat Vano segera masuk kedalam kampus dan menuju Kantin dimana sang istri berada.
"Ada apa ini????".Suara dosen laki laki yang mempunyai jabatan tertinggi dikampus itu.Dan tiba tiba matanya melotot karena terkejut melihat wajah Vano ada disana".Tuan Muda kenapa ada disini????.Maafkan saya tuan muda saya tidak tahu jika tuan datang kekampus".Ucapnya sambil menundukkan kepalanya dan meminta maaf pada Vano.
"Pak Wisnu....Silahkan catat nama nama mereka ini dan segera keluarkan mereka dari kampus ini!!!.Karena saya tidak mau nama kampus ini tercoreng karena adanya sampah menjijikkan seperti mereka".Seru Vano tanpa ekspresi dan menatap tajam kearah Keyla dan kawan kawan.
"Memangnya anda siapa tuan????.Bisa bisanya ingin mendepak kami dari kampus ini".Sungut Keyla tak terima.
"Keyla....Jaga bicaramu!!!.Cepat minta maaf pada tuan muda!!!".Ucap pak Wisnu yang merupakan adik dari Ayahnya Keyla dan kebetulan Wisnu adalah salah satu dosen yang di angkat menjadi orang kepercayaan untuk mengelola kampus tempat Rere kuliah saat ini.Dan ternyata kampus itu adalah kampus keluarga Fernandez sendiri.
__ADS_1
"Om...Om apa apaan sih???. Kenapa Key harus minta maaf seharusnya mereka dong yang tidak tahu diri itu".Sungut Keyla tambah tak tahu malu dan belum juga ngeh dengan keadaan saat ini.
"Keyla Diningrat....Cepat minta maaf sekarang!!!.Tuan muda ini adalah pemilik kampus sebenarnya.Dan dia adalah tuan Ghevano Ricard Fernandez".Seru Pak Wisnu dengan nada sedikit emosi dan penuh penekanan agar sang keponakan mengerti dan paham.
Keyla langsung melotot tak percaya dengan apa yang didengarnya saat ini."tuan Ghevano Ricard Fernandez...Bukankah itu putra sulungnya tuan Ricardo Lucas Fernandez dan itu artinya...."Keyla langsung menatap pada Vano dan Rere secara bergantian begitu ia paham akan situasi.
"Enggak....Enggak mungkin".Lirih Keyla setengah tak percaya.
"Apanya yang tidak mungkin????.Anda benar nona wanita yang tadi anda hina itu adalah istri saya.Dan Memang benar kenyataan nya jika Renata adalah istri sah saya".Jelas Vano dengan lantang.Membuat semua orang benar benar terkejut bahkan Mila sampai menutup mulutnya tak percaya.Begitupun dengan pak Wisnu.
"Nanti gue ceritain".Lirih Rere begitu Mila menatapnya dengan seribu pertanyaan.
"Tidak....gue nggak percaya".Ucap Keyla takut,gugup menjadi satu.Dan ia pun segera pergi berlari sambil masih dengan ras tak percayanya.Ia membayangkan bagaimana keadaan keluarga nya setelah ini.Dan ia juga tidak mau jika apa yang dibilang oleh Vano tadi menjadi kenyataan.
Sedangkan Vano langsung membawa Rere pergi dari kampus dan meninggalkan pak Wisnu.Namun Rion masih berada dikampus untuk memberi penjelasan pada pak Wisnu sebagai orang kepercayaan Daddy Ricard selama ini untuk menduduki jabatan tertinggi dikampus tersebut.
🌿
🌿
🌿
TBC
__ADS_1