
🌿
🌿
🌿
Satu Minggu Kemudian....
Saat ini Nio dan Vanya sedang menikmati bulan madu nya.Dimana pada hari ini mereka baru saja menginjakkan kakinya di pulau Dewata Bali.Setelah empat hari berada di Amerika karena sekaligus menghadiri wisuda Vano.Mereka berdua memutuskan untuk melanjutkan Honeymoon mereka di Bali.
Vanya lebih memilih pulau Bali dibandingkan dengan honeymoon keluar negeri.Dengan alasan ia sudah tidak penasaran lagi dengan berbagai tempat wisata dan tempat tempat mewah di luar negeri.Sebab,selama ini Vanya sudah sering keliling dunia.Selama ia tinggal di Amerika,Tapi Vanya banyak tidak tahu pesona Indonesia.Dan ia pun kudet dengan budaya Indonesia tanah kelahirannya sendiri.
Karena memang sejak SMA gadis itu sudah diboyong grandma Diana ke Amerika.Dan selama di Indonesia pun Vanya sering menghabiskan waktu belajar dan suka curi curi waktu ke Bar jika Mommy dan Daddy serta para Bodyguard nya lengah.
Oleh sebab itu,Vanya lebih memilih Honeymoon ke pulau Bali dengan keindahan alam yang eksotis.Dan lebih dominan dengan laut lepas serta pantainya.
Nio dan Vanya sudah berada di Resort keluarga Fernandez yang letaknya berhadapan langsung dengan pantai.Vanya nampak berbinar ketika melihat keindahan alam yang tersuguh nyata didepan matanya saat ini.
"Yank...Kita kepantai yuk!!!!".Ajak Vanya manja sambil tersenyum semanis mungkin pada suaminya.
"Masih panas yank,bentar lagi aja ya.Emangnya kamu nggak capek apa???.Kan kita baru aja nyampe yank".Sahut Zinnio panjang lebar.
"Capek aku udah hilang yank.Ayolah sebentar aja...Ya...yah...!!!!".Jawab Vanya memelas.
Zinnio hanya terkekeh dan tidak tega melihat wajah istrinya yang memang terlihat tidak sabaran.Bahkan sangat antusia sekali,Hingga ia melupakan rasa capeknya tadi.Karena Zinnio tidak mau kalau Vanya sampai kelelahan bermain di pantai,Hingga nanti malam Vanya akan kecapekan dan melupakan jatahnya.Maklum namanya juga Honeymoon,iya kan sudah pasti *** *** kejer target cetak adonan Zinnio junior gitu."Tuh kan otak bunda ketularan jiwa mesumnya si VanyaðŸ¤".
Vanya langsung menggandeng tangan suaminya menuju kearah pantai.Dan rasa bahagia Vanya saat ini bagai mendapatkan dunia baru.Zinnio pun ikut tersenyum melihat istrinya begitu sebahagia ini.Walaupun hanya melihat pantai dan terumbu karang serta hamparan pasir putih.
Vanya berlari kesana kemari menuju pantai dengan rasa gembiranya,Sedangkan Zinnio selalu mengabadikan kegiatan istrinya dengan camera ponselnya.Zinnio mengambil setiap pose Vanya dengan diam diam.Tanpa disadari oleh sang istri.
__ADS_1
Zinnio mengulum senyum sambil melihat hasil jepretan kameranya.Ia mengagumi kecantikan sang istri.".Mau di ambil dalam pose apapun tetap cantik".Guman Zinnio sambil tersenyum.
"Sayang...Kita balik ke Resort yuk!!!!".Ajak Vanya tiba tiba.
"Kenapa????.Udah puas lihat pantainya????".Tanya Zinnio sambil tersenyum.
"Belum sih.Tapi nanti kan bisa kepantai lagi.Sekarang aku muasin yang lain dulu".Goda Vanya sambil tersenyum jahil.
"Muasin yang mana nih????".Goda balik Zinnio.
Vanya hanya terkekeh sambil meraih tangan Zinnio dan langsung berjalan menuju Resort tempatnya menginap yang berada tepat didepan pantai.
Begitu sampai di Resort Vanya langsung masuk kedalam kamar mandi.Untuk mencuci tangan dan kakinya karena tadi ia sengaja tidak memakai alas kaki ketika di pantai.Keluar dari kamar mandi Vanya langsung menghampiri sang suami yang sedang duduk di sofa ruangan depan resort sambil meneguk air mineral dingin yang Nio ambil dari dalam kulkas.
"Mau pesen makanan yank????".Tanya Zinnio ketika Vanya sudah duduk disampingnya dan bergelayut manja dilengan tangannya.
"Makan apa yank????".Tanya Zinnio pura pura bodoh.
"Makan kamu yank".Teriak Vanya dan langsung pindah posisi duduk di atas pangkuan Zinnio sambil mengalungkan tangannya dileher suaminya.
Zinnio hanya bisa tersenyum dan menerima dengan tangan terbuka akan tingkah istrinya yang selalu saja punya cara untuk memancing hasratnya.
Vanya tanpa ragu mengecup bibir suaminya dengan penuh nafsu.Zinnio pun membalas dengan ikhlas kegiatan istrinya.Hingga semakin lama ciuman itu semakin dalam dan menuntut.
Zinnio membopong tubuh istrinya masuk kedalam kamar.Dan merebahkannya secara perlahan dengan terus melahab benda kenyal merah muda itu.Dan dengan segala keahlian mereka saat ini bahkan mereka sudah sama sama polosnya.
Hingga hal yang begitu di inginkan terjadi begitu saja.Keduanya larut dalam permainan masing masing.Saling menyalurkan hasrat dan segala rasa nikmat berbaur menjadi satu.Peluh tetes keringat memenuhi tubuh polos mereka berdua.Dan suara suara merdu nan erotis menggema dikamar itu saling bersautan satu sama lainnya.
__ADS_1
Hingga akhirnya mereka berdua sama sama mencapai puncak kenikmatan bersama.Sedangkan Vanya selalu entah yang keberapa kalinya.Karena suaminya itu benar benar ahlinya ahli dalam olahraga ranjang.
"Mau lagi yank?????".Bisik Zinnio khas dengan suara seraknya.
Vanya tersenyum tanpa mau menolak.Hal itu justru membuat Zinnio makin bersemangat.Dan entah kenapa Saikoji Zinnio juga mudah sekali bangkit jika sedang bersama sang istri.Jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk keduanya kembali meraup kenikmatan bersama.Dan hingga sang senja datang keduanya masih saja bergumal di atas ranjang.Disaksikan sang Surya tenggelam.
"Makasih sayang".Ucap Zinnio senang dan sambil mengecup bibir istrinya.Sedangkan Vanya hanya menanggapinya dengan senyuman dan anggukan kepala saja.
"Mandi yuk yank!!!!.Udah mau Maghrib nih".Ajak Zinnio sambil membelai lembut rambut panjang Vanya.
"Gedong yank!!!!".Sahut Vanya manja.Lagi lagi Zinnio langsung terkekeh mendengar penuturan sang istri manjanya.Dan Zinnio juga tidak keberatan untuk melakukan permintaan sang istri.Karena Vanya begini juga karena ulahnya tadi.
"Baru dua ronde yank.Kamu udah nggak bisa jalan.Bagaimana kalau sampai pagi yank".Ledek Zinnio sambil mengangkat tubuh Istrinya menuju kamar mandi.
"Mungkin aku harus pulang pake kursi roda yank".Jawab Vanya enteng sambil tersenyum.
"Hahaha...Bisa bisa aku diliburkan ketemu istri sendiri oleh Daddy Ricard".Ledek Zinnio lagi.
"Tapi aku nggak mau libur yank ketemu sama kamu".Balas Vanya sambil memperlihatkan wajah menggodanya.
"Dasar istri mesum.Kamu nggak mau libur ketemu suamimu atau nggak mau libur ketemu Saikoji yank????".
"Dua duanya lah yank.Mana bisa satunya tinggal".Sahut Vanya cepat.
Zinnio hanya terkekeh sambil geleng geleng kepala saja menanggapi jawaban sang istri mesumnya.Dan Zinnio langsung mendudukkan sang istri di atas Bathub.
"Aku mau langsung mandi di Air Shower aja yank".Lirih Vanya pelan.Dan Zinnio hanya mengangguk patuh sambil menggenggam tangan istrinya menuju Shower.
🌿
🌿
__ADS_1
🌿
TBC