
🌿
🌿
🌿
Sesuai ucapan Zinnio bahwa ia mampu menyelesaikan dan mengurus sidang pranikahnya di kantor hanya dengan waktu satu kali 24 jam saja.Dan Zinnio dan Vanya pun sudah melalui proses nikah layaknya sebagai istri anggota polisi.Bahkan saat Vanya datang kekantor Zinnio.Karena akan diberi wejangan dari Bapak Kapolres tempat Zinnio bertugas.Banyak orang yang kagum dan merasa iri dengan Zinnio.
Bagaimana tidak seorang pengusaha terkenal dan sukses raja bisnis Dunia pun ikut hadir dalam sidang pranikah Vanya dan Zinnio.Siapa lagi kalau bukan Daddy Ricard dan Mommy Ghea.Begitupun dengan keluarga Zinnio.
Teman teman Zinnio pun banyak mengucapkan selamat pada Zinnio dan Vanya.Bahkan mereka tidak menyangka bisa bertemu dan menatap langsung wajah Tuan Ricard beserta istrinya yang selama ini jarang terekspose oleh publik bahkan majalah bisnis sekalipun.
Dan yang jadi paling heboh lagi adalah setelah sidang pranikah selesai karena hanya memakan waktu dua jama saja.Setelah itu Zinnio dan Vanya langsung digiring keluarga menuju Hotel xxx milik Daddy Ricard.Untuk melanjutkan proses ijab qobul serta resepsinya.
Kali ini pun Daddy Ricard membiarkan banyak tamu yang di undang.Bahkan Daddy Ricard pun mengundang semua orang yang ada di polres tempat Zinnio Dinas.Tentu saja hal itu merupakan suatu kehormatan bagi semua orang.
🌿🌿🌿🌿🌿
Vanya melihat pantulan wajahnya di depan cermin besar sebuah kamar hotel milik keluarganya sendiri.Bahkan Mua yang menghias wajah Vanya juga sangat terkagum-kagum begitu melihat aura kecantikan seorang Vanya dengan make up Flawles nya.
Disamping Vanya juga ada Rania yang sejak tadi pagi selalu menempel pada dirinya.Rania bahkan lebih fokus pada cemilannya sendiri daripada diri Vanya yang menjelma bak bidadari.Walaupun sebenarnya memang Vanya sudah memiliki wajah cantik sempurna sejak lahir.Tapi tambahan Make up nya malah semakin bertambah berpuluh puluh lipat bahkan sampai seribu kali lipat.
"Uhhh...anak Mommy cantik banget sih".Seru Mommy Ghea yang baru saja membuka pintu kamar dimana Vanya di rias.
"Cucu Grandma.So Beautiful". Grandma Diana tak mau kalah.
"Cucu Oma juga".Sambung Oma Sofi sambil berjalan mendekati Vanya.
"Ya Ampun.Apa disini tidak ada yang mau memuji diriku Mom????".Sahut Rania pada Mommy Ghea.
__ADS_1
"Eh,sayang kamu juga mau Mommy puji juga????".Ghea malah balik bertanya.
"Aduh Rania sayang,kamu juga cantik sayang tapi hari ini Vanya lebih cantik".Ucap Grandma Diana jujur.
"Is...Grandma ini selalu saja savage.Tidak bisakah Grandma sedikit berbohong untuk memujiku!!!".Ucap Rania sedikit kesal.
"No sayang...Bohong itu Dosa".Sahut Grandma Diana lagi tanpa peduli dengan wajah jengah Rania.
Vanya hanya bisa tersenyum melihat wajah kesal Rania.Ghea pun langsung mendekati Rania."Sayang kamu juga cantik.Sama cantiknya dengan Vanya hanya saja....
"Hanya saja kamu blangsat.Makanya aura kecantikan kamu pudar".Sahut Angel tiba tiba dari arah pintu memotong langsung ucapan Ghea.
"Mama....".Teriak Rania tidak terima.
"Apa????.Mau marah????.Bukannya Mama berkata Jujur.Kalau tidak blangsat tidak mungkin kamu hamil sebelum menikah".Sungut Angel sedikit emosi oleh kelakuan anaknya itu.
"Ih...Mama nyebelin banget sih".Gerutu Rania sambil mencebikkan bibirnya.
"Ghe...Tapi aku tidak sampai Ha..."Angel buru buru menutup rapat mulutnya karena hampir saja ia membuka kelakuannya sewaktu muda dulu dengan Rommy yang sekarang sudah jadi suami sahnya.
"Ah, sudahlah...Lupakan saja.Tidak ada habisnya kalau membahas masalah anak nakal ini".Sindir Mama Angel sambil melirik Rania.
"Kamu memang ibu yang kejam".Ledek Ghea lagi.
"Gue kejam aja anak gue masih blangsat Ghe.Apalagi kalau kalem".Sahut Angel geram.
"Aduh...Kok malah jadi ribut sih".Oma Sofi angkat bicara karena sudah mulai pusing akan perdebatan Ghea dan Angel yang tidak akan ada habisnya.
"Loh kok masih disini???.Ayo kita ke aula soalnya pak penghulunya udah datang!!!".Ucap Bunda Anna yang baru saja masuk kedalam kamar tempat Vanya di Make up.
__ADS_1
"Iya mbak,tadi ada hambatan sedikit".Sahut Ghea sambil tersenyum menjawab ucapan Bunda Anna yang akan menjadi besannya.
"Ah,iya kenapa aku jadi lupa dengan maksudku datang kemari".Lirih Angel sambil menepuk jidadnya.
"Kau itu memang payah Ngel".Ledek Ghea sambil tersenyum.
Sedangkan Vanya sudah digandeng para Oma dan Bunda mertuanya keluar kamar.Disusul dengan Rania yang masih sedikit kesal oleh ucapan Mama nya.
Sampai di Aula ternyata ruangan itu sudah disulap menjadi sebuah ruangan yang dipenuhi dekor mewah dan megah.Bahkan semua tamu undangan nampak terpesona akan pesta yang merupakan pesta pertama kalinya bagi keluarga Fernandez.Karena mereka selama ini tidak pernah mengadakan pesta semewah dan sebesar ini.Apalagi Meraka saat ini mengundang semua orang yang terlibat dalam bisnis dan orang orang yang mereka kenal.
Banyak tamu undangan yang berdecak kagum dan memuji kecantikan dan ketampanan pengantin pria dan wanita.Bahkan banyak anak perawan dari kolega bisnis baik Tuan Ricard , Ayah Andrean,dan tamu undangan lainnya yang melirik ke arah Vano putra sulung tuan Ricard.Disana juga telah hadir Kelvin yang selalu menggandeng lengan Zinnia tanpa berniat melepaskannya.Rafa yang masih setia dengan status jomblonya.Rendy serta Evan sahabat Zinnio di kepolisian pun ikut hadir.
Vano nampak bahagia melihat sang adik akan menikah dengan orang yang dicintainya.Walaupun wajahnya terlihat sangat cool dan cuek.Namun jauh didalam lubuk hatinya ia tersenyum senang.Karena sekarang adik semata wayangnya yang super jahil sudah ada yang menjaganya.
Sedangkan Rania saat ini jangan ditanya lagi sedang menempel dengan siapa.Sudah pasti selalu melekat dengan Om Doni.Alex selalu setia berada didekat tuan Ricard.
Saat Vanya sudah memasuki aula nampak semua mata tertuju padanya.Bahkan Zinnio pun sempat tak berkedip sedikitpun melihat penampilan Vanya saat ini.
Sedangkan dari arah belakang para gadis yang hadir di pesta pernikahan Vanya dan Zinnio ikut histeris begitu ada seorang laki laki tampan dan sangat maskulin berjalan dengan gaya coolnya memasuki aula.Sontak membuat Kelvin,Rafa,Om Doni,dan Vano menoleh kearah pintu masuk karena mendengar sedikit keributan disana.
Vano nampak mengembangkan senyumnya kala ia mengenali pemilik wajah tampan saingannya itu.Sedangkan Rania bersikap acuh saja.Rafa sampai membulatkan matanya bukan karena kehadiran laki laki asing itu.Melainkan gadis cantik yang berjalan dibelakang laki laki itu bersama dengan seorang wanita paruh baya yang masih cantik seumuran dengan Ghea dan Angel.
"Sempurna".Lirih Rafa sambil mengembangkan senyumnya.
"Cantik bukan????".Lirih Vano pada Rafa yang sejak tadi terus memandang kearah gadis cantik yang berjalan dibelakang laki laki asing itu.
🌿
🌿
__ADS_1
🌿
TBC