Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Izin ke Bogor


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


"Hari ini calon istrimu sudah kembali dari Amerika.Dan kemungkinan sekarang ia sudah ada dirumah kedua orang tuanya.Opa harap kamu juga tidak mengecewakan kami Nio!!!".Lanjut Opa hedra dengan tegas.


"Kita lihat saja nanti Opa,Nio atau calon cucu menantu Opa yang mengecewakan".Jawab Nio santai.


Ayahnya hanya bisa geleng-geleng kepala saja melihat sikap dingin dan Arogant nya sang anak.Sama seperti Bundanya dulu waktu pertama kali bertemu sangat jutek.


"Dia hanya tiga bulan saja ada dijakarta.Karena gadis itu masih harus menyelesaikan kuliah S2 nya di Amerika.Jadi,gunakanlah waktu 3 bulan itu untuk saling mengenal satu sama lain.Sebelum ia kembali ke Amerika lagi".Ujar opa Hendra


"Iya Nio,buatlah calon istrimu itu supaya betah tinggal di Indonesia terutama di Jakarta ini.Sebab,gadis itu sedari masa SMA sudah tinggal di Amerika bersama grandma dan grandfa nya serta kakak laki laki nya".Sambung Oma Lia sambil menatap wajah sang cucu tampannya.


"Akan Nio usahakan Oma,opa".Jawabnya singkat tanpa ekspresi.Pikirannya terus saja memikirkan cara bagaimana membatalkan perjodohan ini,tanpa harus menyakiti keluarganya terutama opa dan Oma nya.


Sampai akhirnya Nio tersenyum licik,karena menemukan ide yang baginya akan sangat berhasil.Nio tidak tahu saja tipe gadis seperti apa calon istrinya itu.


"Baiklah,jika tidak ada lagi yang harus dibicarakan Nio pamit dulu,Ayah,Bunda,Opa,Oma".Nio lebih memilih untuk pulang ke asrama nya daripada dirumah kepalanya makin dibuat pusing tentang perjodohan nya.


"Nio ,apa tidak sebaiknya malam ini kamu menginap saja dulu dirumah???".Tanya Sang Bunda


"Lain kali saja Bunda,Nio lagi banyak kerjaan dan malam ini Nio juga ada tugas keluar kota.Bunda tahu sendiri kalau Nio ditugaskan di bagian apa sekarang".Ucapnya menolak halus ajakan sang bunda menginap di rumah orang tuanya.


Karena sejak resmi bergabung menjadi anggota polri Nio memang lebih sering tinggal di Asrama dibandingkan pulang kerumah.Selain Asrama dekat dengan kantor Nio juga ingin mandiri.


"Baiklah sayang,Hati hati dijalan!!!".Lanjut Bundanya.


Nio pun hanya mengangguk kan kepalanya lalu pamit pergi kepada kedua orang tuanya serta opa dan omanya.Namun,sebelum Nio melangkahkan kakinya keluar rumah suara sang opa menghentikan langkah nya sejenak.


"Zinnio Apa kamu tidak mau melihat foto calon istri mu ini????".Tanya opa Hendra sambil memegang sebuah foto gadis yang dijodohkan untuknya.

__ADS_1


"Tidak perlu opa,Nio akan melihatnya secara langsung".Tolaknya dengan sangat percaya diri.


Opa Hendra hanya manggut-manggut saja karena opa Hendra yakin jika cucu nya itu tidak akan mengecewakan keluarganya.Dan Opa Hendra juga yakin jika Nio sudah bertemu dengan cucu temannya itu mereka pasti bisa menerima perjodohan ini.Sebab opa Hendra tahu betul tipe seperti apa calon cucu menantunya itu dari temannya.


Ya Nio adalah Zinnio putra dari pasangan Andrean Mahesa dan Anna Suhendra.Dan opa yang menjodohkan nya dengan cucu dari klien nya dulu sekaligus cucu dari sahabat nya.Yaitu Opa Suhendra dan Oma Lia.


Disepanjang perjalanan pulang menuju Asrama.Nio masih berpikir cara membuat perjodohan ini batal.Bukan tanpa sebab Nio seperti itu.Dan bukan juga Nio tidak mau mengenal wanita,Namun.Selama ini Nio berprinsip sebelum ia berhasil menemukan Clara ia tidak akan menjalin hubungan dengan wanita lain.Karena,ada alasan tersendiri yang membuat Nio sangat ingin mencari keberadaan mantan kekasihnya itu.Bukan karena Nio masih ada perasaan cinta.Tapi ada hal yang ingin Nio ketahui.Sebuah rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun termasuk keluarganya sendiri.


🌿🌿🌿🌿🌿


"Mommy,apa aku boleh kebogor untuk bertemu Nani????".Vanya berbicara dengan Mommy nya.


"Tentu saja boleh sayang.Dan kamu pasti suka dengan Villa kita yang ada disana.Kapan kamu akan pergi????.Ucap Ghea Antusias.


"Sore ini Mom".Jawab Vanya santai.


"What's????.Sore ini????...."Pekik Ghea tak percaya.


"Mom...pelankan sedikit suaramu!!!".Cicit Vanya sambil menutup telinganya.


"Daddy...".Sekarang malah Vanya yang ikut sedikit berteriak karena begitu ia menoleh Daddy nya sudah berada dibelakang mereka.Karena saat ini Vanya Dan Ghea sedang duduk di teras belakang rumah sambil ditemani jus buah segar.


Vanya pun langsung beranjak dari tempat duduknya lalu langsung berhambur kepelukan sang Daddy nya dengan sangat manja.Ricard pun menyambut pelukan sang putri dengan penuh kasih dan sayang.


"Bidadari Daddy semakin cantik dan manja saja".Lirih Ricard sambil mengelus rambut panjang Vanya.


"Anak siapa dulu dong???".Ucap Vanya sambil melepaskan pelukan nya pada Daddy nya.


"Jelas anaknya Daddy lah".Balas Ricard sambil terkekeh.


"Jangan lupakan Mommy juga Sayang,karena Mommy juga ikut berpartisipasi dalam prosesnya".Seloroh Ghea mulai tak berfilter.Jiwa sengkleknya mulai keluar lagi.


"Hahahha...."Suara tawa Vanya dan Daddy nya menggelegar ketika mendengar ucapan protes dari Ghea.

__ADS_1


"Kamu yakin sayang mau kebogor sore ini juga????.Kamu kan baru sampe tadi pagi sayang dijakarta.Lagian Mommy juga masih kangen ,masa kamu mau pergi lagi".Cerocos Ghea panjang lebar.


"Mom,Vanya akan lama tinggal di Jakarta.Vanya juga cuma ingin liburan Mom ya walaupun cuma kebogor sih.Lagian tadi Vanya sudah menghubungi Rania juga buat ikut kebogor.Boleh kan Dad????".Tanyanya pada sang Daddy dan meminta persetujuan nya.


"Boleh boleh saja honey,Asalkan kalian tidak bikin masalah disana".Jawab Daddy Ricard.


"Yes...I love you Dad".Ucap Vanya senang karena sudha mendapat izin dari sang Daddy.


"Mas....."Sambung Ghea sedikit kecewa dengan persetujuan sang suami.


"Berapa hari kamu akan berada di Bogor Honey?????".Tanya Ricard lagi tanpa peduli dengan muka cemberut dan protes istrinya.


"Tidak lama Dad,paling cuma 3 hari saja".Jawab Vanya sambil tersenyum.


"Baiklah,pergi saja Honey!!!.Nikmati liburanmu disana!!!.Dan kalian harus bawa sopir!!!".Jawab Ricard lagi.


"Siap Daddy".Sahut Vanya makin senang.Walaupun ia sebenarnya tidak suka jika harus bawa bawa sopir segala.Namun,demi membuat Daddy nya tidak curiga Vanya pun menerima usulan Daddy nya daripada tidak di izinkan pergi.


"Mom,ayolah jangan pasang muka jelek seperti itu!!!.Mommy mau Daddy berpindah kelain hati jika Mommy jelek???".Goda Vanya sambil menaik turunkan alisnya.


"GHEAVANYA RICARD FERNANDEZ...."Teriak Ghea penuh penekanan,namun Ricard hanya terkekeh dan Vanya pun sudah lari ngibrit ke dalam rumah takut Singa betina makin ngamuk.


"Sayang...Lama lama kamu bisa darah tinggi jika selalu emosi begitu!!!".Ucap Sambil berjongkok didepan istrinya.


"Mas,kenapa izinin Vanya pergi sih????".Ghea masih tak terima dengan jalan pikiran suaminya saat ini.


"Sayang,kamu mau Vanya tahu jika ia sudah dijodohkan dengan laki laki pilihan Mami dan Mama???.Apa kamu lupa sayang jika besok keluarga laki laki itu akan berkunjung kerumah kita???.Kalau Vanya ada dirumah dan tahu jika ia akan menikah di usia mudanya.Maka semua rencana kita akan hancur berantakan sayang.Kamu tahu sendiri betapa pemberontak dan keras kepala nya Putri kita itu".Ricard panjang lebar menjelaskan pada istrinya.


🌿


🌿


🌿

__ADS_1


TBC


__ADS_2