Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Kepergok


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Gleg....Rere tiba tiba menelan salivanya dengan sangat susah.Bahkan ia tak sadar kalau sekarang ia hampir saja memgences melihat tubuh **** Vano.


Rere terperanjat ketika Vano menarik baju kemejanya dan membuat semua kancingnya terlepas begitu saja.Dan Vano pun dapat melihat dua gundukan dengan dilapisi bra bewarna hitam.


"AW....Kak tolong hentikan!!!.Sadar kak!!!".Racau Rere berusaha menghentikan kegilaan Vano saat ini.


Tapi Vano seakan tuli akan teriakan Rere,Lalu Vano kembali melahab benda kenyal milik Rere yang mulai menjadi candu untuknya.Membuat Rere kembali bungkam dibuatnya.Dan dengan jahilnya tangan Vano mulai meraba si kembar yang terpampang nyata dihadapannya.Karena kedua tangan Rere sudah dikunci Vano di atas kepalanya Rere.Membuat Rere kesulitan mencegah gerakan Vano.


Ceklek.....


"Yaa Ampun Gusti....."Kegiatan Vano langsung terhenti ketika pintu kamar terbuka secara mendadak dan ditambah teriakan suara yang sangat Vano kenal.


"Vano...."Tambah seorang wanita paruh baya tapi masih terlihat sangat cantik.Ia pun sedikit terkejut akan ulah Vano bahkan ia sampai menutup mulutnya.


"Ah...Shittt".Upat Vano sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan Rere.Sedangkan Rere sama terkejutnya dengan kedua wanita beda usia yang masih berdiri didepan pintu kamar.Bahkan Rere sangat malu saat ini.


"Sayang apa Mommy mengganggu kegiatan kalian barusan????".Celetuk Wanita paruh baya itu mulai tak berfaedah memberikan pertanyaan pada Vano.


Plakkk....Dengan replek wanita yang sudah di panggil Grandma itu memukul lengan Wanita paruh baya yang masih sangat cantik ."Anakmu sedang memperkosa anak gadis orang Ghe.Kenapa malah kau dukung???".Serkahnya sedikit aneh.


"Tentu saja Ghea dukung.Karena dengan begitu aku dan Ricard akan segera mempunyai cucu kembali".Sahutnya santai dengan senyum yang merekah."Lagian kalo Vano mau tidur dengan seorang wanita itu tandanya Vano normal Mi.Kenapa kita harus marah???".Dasar ya Mommy nya Vano emang sableng tingkat akut.Wajar saja anak anaknya somplak semuanya.

__ADS_1


Iya kedua wanita itu adalah Mommy Ghea dan Grandma Diana.Mereka datang untuk membawakan makan malam buat Vano sekalian mereka ingin makan bersama.Tapi begitu sampai di Apartemen mereka tak kunjung dibukakan pintu.Untung saja Ghea masih ingat kode pintu Apartemen Vano.Dan membuat mereka disuguhkan dengan kegiatan mesum sang anak dengan seorang gadis.


"Kau lihat calon ibu mertuamu itu Honey.Dia memang aneh dan sangat mesum makanya jangan heran jika aku menuruni sifatnya ".Bisik Vano pada Rere yang berada satu selimut dengan nya.


"Hei...Cucu tengil .Pakai bajumu dan bangkitlah dari tempat tidur mu itu.Grandma tunggu di depan.Grandma mau bicara".Ucap Grandma Diana tegas.


"Mau bicara masalah apa Grandma????.Bicara saja disini!!!.Vano malas untuk beranjak dari sini.Lagian Vano tidak mau jauh dari tubuh wanitaku".Sahut Vano dengan santainya.Malah Vano berani memeluk tubuh setengah telanjang Rere didepan Grandma Diana Dann Mommy Ghea.


"Ghevano Ricard Fernandez...."Teriak Grandma Diana."Apa perlu Grandma Telpon Daddymu dulu agar kau mau beranjak dari ranjang harammu itu.Hem".Ancam Grandma Diana karena kesal akan kelakuan sang cucu.


"Mommy...Tolong bilang sama ibu mertua Mommy itu kalau mau telpon Daddy silahkan saja!!!.Karena aku sudah tahu apa yang akan dilakukan Daddy nanti padaku".Sahut Vano meledek sang Grandma Diana.


"Ghea hubungi suamimu dan segera nikahkan cucu tengil ku itu dengan gadis yang disentuhnya!!!.Oh Astaga kepalaku semakin pening saja".Grandma Diana langsung beranjak pergi dari kamar Vano.Membuat Vano terkekeh melihat sang Grandma.


"Mami...Mami mau kemana????".Tanya Ghea yang melihat Grandma Diana pergi begitu saja.


"Vano...Menjauhlah dari calon menantu Mommy!!!.Atau kau akan melanjutkan yang tadi sempat tertunda sayang????".Ghea memang benar benar nggak ada akhlak ya gengs🤭.Bisa bisanya mendukung perbuatan sang putra.


Vano hanya bisa tersenyum dan menggeleng kan kepalanya.Iya juga terkekeh karena pertanyaan sang Mommy yang menurutnya sedikit durjana itu.Sedangkan Rere sudah tidak bisa berkata apa apa lagi.Rere pun tidak menyangka akan ke gep oleh orang tua Vano.Bahkan wanita cantik yang dipanggil Mommy oleh Vano itu .Terlihat aneh dan tidak bisa dimengerti oleh Rere.


Ghea mendekati ranjang Vano dimana Rere masih berada satu selimut dengan Vano."Sayang...Ayo bangun dulu!!!.Dimana pakaianmu????"Tanya Ghea pada Rere.Membuat Rere semakin gugup.


"Kenapa Mommy memyuruhnya bangun???.Bukankah tadi Mommy memyuruhku melanjutkan saja kegaitan kami yang tadi sempat tertunda".Celetuk Vano.


"Dasar anak tengil.Kau pikir Mommy segila itu.Hah...???"Bentak Ghea dengan sorot mata tajam nya.


"Vano pikir sablengnya Mommy kambuh lagi".Cibir Vano membuat Ghea membulatkan matanya jengah.Kenapa Bisa mereka mempunyai putra yang bentuknya begini.Belum lagi anak bungsunya yang bar bar dan lebih membuat pening kepala jika didekatkan.

__ADS_1


"Ayo sayang Mommy bantu bangun.Dan segera pakai bajumu!!!".Bujuk Ghea pada Rere.


"Bajunya sudah Vano robek Mom.Pakai saja baju Vano dulu!!!.Soalnya pakaian Rere ada dikamar sebelah".Ucap Vano datar dan beranjak dari ranjang nya me uju walk in closet mengambil satu kemeja untuk Rere.


Sedangkan Ghea masih mencerna ucapan sang putra tadi."Kenapa bisa pakaian kamu ada dikamar sebelah sayang???"Tanya Ghea pada Rere."Atau jangan jangan selama ini kalian....


"Iya Mom.Aku dan Rere tinggal bersama sudah empat bulan ini".Sahut Vano memotong ucapan sang Mommy.


"What's.....????".Teriak Ghea terkejut.Kenapa ia tidak tahu kalau putranya menyimpan seorang gadis di Apartemen nya.


"Pakailah dulu bajumu Honey!!!.Dan setelah itu kita temui Grandma".Ucap Vano sambil menyodorkan kemeja putih miliknya untuk Rere.


"Mommy tenang saja aku dan Rere belum ngapa ngapain.Batu akan mulai tadi tapi malah dirusak oleh kedatangan Mommy dan Grandma".Lanjut Vano yang tahu akan pemikiran Mommy nya itu.


"Apa itu benar sayang????".Mommy Ghea malah bertanya pada Rere.Membuat Rere mengangguk malu.


"Baiklah.Kalau begitu Kalian berdua akan segera Mommy nikahkan saja secepatnya".Ucap Mommy Ghea sambil berlalu pergi meninggalkan Vano dan Rere yang masih ditempat mereka masing masing.


"Kau lihat Honey.Mommy dan Grandma saja sudah setuju.Sekarang tinggal menunggu keputusan Daddy.Dan jawaban kamu".Seru Vano penuh penegasan.


"Apa aku sungguh pantas bersanding dengan kakak???.Kita ini berbeda kasta kak.Aku hanya anak pungut yang tidak diinginkan.Sedangkan kakak sepertinya memang dari keluarga terpandang.A...aku tidak pantas un....


"Aku tidak butuh ungkapan konyol seperti itu Honey.Yang aku mau cuma satu kata dan satu jawaban.Yaitu Iya".Potong Vano yakin.


🌿


🌿

__ADS_1


🌿


__ADS_2