Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Pria misterius


__ADS_3

"Hahahaha...."Suara tawa menggema didalam sebuah ruangan bernuansa warna hitam dan mewah.


"Akhirnya aku menemukan mereka juga".Ucap seorang pria di kursi kebesarannya sambil menyeringai licik.


"Siapa gadis kecil itu???.Kenapa dia bisa menyembunyikan identitas dirinya sampai saat ini".Lirih Pria misterius itu.


"Tetap awasi rumah sakit itu!!!.Jika memang Nia ku masih hidup dan ada disana,maka aku sendiri yang akan menjemputnya!!!".Perintah pria misterius itu pada anak buahnya.


"Baik Bos".Jawab anak buahnya dari seberang telpon.


Pria itu hanya tersenyum yang sulit di artikan.Sambil memegangi foto wanita cantik yang selama ini ia simpan.Dan wanita itu juga yang selama ini ia cari.Karena menghilang secara tiba tiba empat tahun yang lalu.


"Nia...Aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi.Dan tunggu saja kedatangan ku".Lirih pria misterius itu sambil tersenyum.


"Rafa....".Teriak pria misterius itu memanggil nama anak buahnya.


"Iya Bos".Jawab Anak buahnya yang bernama Rafa sambil sedikit ngos ngosan karena tadi ia sempat berlari menuju ruangan bosnya itu.


"Bawa jalang itu kemari!!!!".Perintahnya pada anak buahnya yang bernama Rafa.


"Baik Bos".Jawabnya singkat dan langsung bergegas meninggalkan ruangan bosnya yang sangat kejam,emosian dan pendendam itu.


Dan tak menunggu lama anak buahnya masuk dengan menyeret seorang wanita yang sudah lusuh dan hampir tak dikenali lagi.Wanita itu sudah banyak memiliki luka lebam diwajah dan tubuhnya Karena selalu disiksa selama empat tahun ini.


"Bunuh saja aku ini tuan!!!!".Lirih wanita itu sambil meringis kesakitan dan lemah tak berdaya.


"Hahahha....Bahkan mati pun terlalu enak bagi seorang jalang murahan sepertimu.Aku tidak akan pernah berhenti menyiksamu sampai kau mati perlahan dengan rasa sakit yang derita setiap detik,menit,jam,hari,Minggu,bulan,dan tahun atau sampai kau sendiri yang menghentikan denyut jantung dan nadimu....Hahahha".Pria itu seakan senang melihat wanita yang ada dihadapannya itu tersakiti dan tersiksa seperti sekarang ini.


"Anak buahku saja sudah tidak bernafsu lagi melihat tubuhmu yang menjijikkan ini.Cih...Kau tahu karena apa????".Tanyanya dengan seringai liciknya.

__ADS_1


Wanita itu hanya menggeleng lemah,ia hanya bisa pasrah saja saat ini.Bahkan ia tak punya cukup tenaga untuk melawan lagi.Sebab sudah dua tahun terakhir ini ia selalu disiksa dan digilir oleh para anak buah pria misterius itu.Bahkan ia dipaksa melayani lima sampai sepuluh pria sekaligus dalam satu malam.


"Karena milikmu ini yang kau banggakan selama ini,sudah tidak menarik lagi....Hahahha".Suara tawa menggema didalam ruangan itu.


"Aww...."Sedangkan wanita itu terus meringis kesakitan karena area intimnya dimasuki dan ditekan dengan tongkat kayu berukuran ibu jari kaki oleh pria misterius itu.Bahkan tak hanya itu wanita itupun diludahi dan ditampar oleh nya.


"Kau telah melakukan kesalahan besar karena sudah berani menjual wanitaku.Dan kau beruntung bisa kabur dariku selama dua tahun terakhir.Dasar jalang murahan".Berkali kali pria misterius itu menampar dan menendang wanita yang sudah lemah tak berdaya itu.Sampai dering telpon membuatnya berhenti melakukan penyiksaan yang amat memilukan itu.


"Shitt....Dasar bodoh.Apa yang kalian lakukan disana????.Kerja saja tidak becus,mengawasi seorang gadis kecil saja kalian bisa terkecoh.Cepat kejar mereka jangan sampai kehilangan jejak lagi.Atau kubunuh kalian semua".Ancam pria misterius itu emosi dan langsung membanting ponselnya kelantai hingga rusak.


"Rafa...Suruh anak buahmu Kurung kembali jalang itu!!!".


Rafa pun mengangguk patuh dan langsung memanggil anak buahnya untuk menjebloskan kembali wanita yang tadi ke dalam ruangan bawah tanah.Sedangkan Rafa masih ada di ruangan bosnya.


"Tolong siapkan penerbangan malam ini juga!!!.Kita akan terbang ke Indonesia!!!".Perintahnya pada Rafa.Dan Rafa yang tahu mood bosnya langsung mengangguk kan kepalanya dan memenuhi permintaan bosnya sesuai perintah.


"Kau berani bermain main dengan ku gadis kecil".Lirih Pria misterius itu sambil tersenyum ngeri.


🌿🌿🌿🌿🌿


Vanya yang telah berhasil terbang ke Indonesia dengan membawa wanita yang ia tolong empat tahun yang lalu.Wanita itu nampak berbinar ketika mendengar akan dibawa pergi ke Indonesia.Namun berbeda dengan Rania yang terlihat kesal.Karena ia gagal shoping di Singapore.


"Tahu begini aku mending tidak usah ikut saja tadi".Gerutu Rania kesal.


"Sayang,kita bisa pergi lagi nanti".Bujuk Om Doni


"Aku tidak mau kalau sudah nanti".Jawab Rania ketus.


"Kalau dia tidak mau tidak usah dipaksa om!!!.Sekalian saja. jangan kasih dia jatah di atas ranjang jika dia masih saja kesal!!!.Cibir Vanya santai.

__ADS_1


Rania yang mendengar ucapan Vanya langsung menatap wajah Om Doni dengan wajah was wasnya.


"Masih mau marah???".Tanya Doni dengan seringai liciknya.


"Apa kau benar tidak mau menyentuhku lagi ???".Tiba tiba Rania merasa khawatir tentang itu.


"Tergantung.Jika kau masih kesal aku pastikan aku tidak mau mempertemukan David dengan si Wati".Ancam Doni


"Ah,kau itu selalu saja nurut dengan perkataan nona mudamu".Gerutu Rania lagi.


"Yasudah kalo masih mau marah".Ucap Doni sambil mulai beranjak dari kursi samping Rania karena saat ini mereka masih dalam pesawat pribadi Keluarga Fernandez.


"Kata siapa aku marah.Aku tidak marah sayang".Seru Rania lembut sambil menarik lengan tangan Om Doni.Vanya hanya bisa menahan tawanya karena berhasil mengerjai Rania yang tak bisa lepas dari si David milik Om Doni.Dan Doni pun ikut menyunggingkan senyumnya karena berhasil membujuk Rania yang ***** an jika berurusan dengan kemesuman.


"Kalau kakak cantik capek.Tidur saja dikamar!!!".Ucap Vanya pada wanita itu.


"Tidak papa,aku disini saja.Lagian aku bosan tidur terus".Jawabnya sambil tersenyum.


"Yasudah,nikmati saja perjalanan nya.Sebentar lagi kita sampe kok".Sahut Vanya.


Dan benar saja kurang lebih 20 menitan mereka sudah mendarat di Bandara Seokarno Hatta.Begitu turun mereka sudah disambut oleh beberapa bodyguard dan sudah disiapkan mobil menuju tempat yang sudah di urus oleh Alex.Sebab tadi sewaktu di Rumah sakit Vanya sudah menelpon Alex dan menceritakan semuanya.Meskipun Alex sempat marah namun pada akhirnya Alex pun setuju membantu nona muda nya.Apalagi ini menyangkut nyawa nona mudanya sendiri.


🌿


🌿


🌿


TBC

__ADS_1


**Hayyy gengsss bunda udah up 3 bab ya gengs...


Jangan lupa tinggalkan jejak nya para Readers tercentaaaa bunda πŸ˜˜πŸ‘Œ**


__ADS_2