Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Rumah sakit


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Ghea melangkahkan kakinya dengan sangat terburu buru ketika mendapat telpon dari Alex jika Ricard suaminya masuk rumah sakit.Dengan perasaan campur aduk Ghea terus berjalan di koridor rumah sakit didampingi oleh Dian dan Doni.


Setelah sampai didepan ruangan rawat Ricard,Ghea langsung masuk saja tanpa memperdulikan para bodyguard yang berjaga didepan pintu.Karena Ghea sangat cemas dan khawatir dengan kondisi suaminya yang tiba tiba saja masuk rumah sakit


Ceklek...Pintu ruangan VVIP tempat Ricard dibuka oleh Ghea.Ricard tersenyum ke arah Ghea begitu melihat istrinya yang membuka pintu.Dan Ghea pun langsung melangkah mendekati suaminya yang sedang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus berada di punggung tangannya.


"Sayang...Apa yang terjadi????.Kenapa bisa sampai pingsan segala????.Apa yang sakit sayang????".Seru Ghea dengan rentetan pertanyaan sambil berhambur langsung kepelukan suaminya.


"Kenapa kamu jadi semakin cerewet saja sih yang???".Ledek Ricard sambil tersenyum dan memeluk tubuh Ghea yang terlihat sedikit berisi.


"Ak....Aku... Khawatir mas,Aku tidak mau lihat mas sakit seperti ini".Lirih Ghea masih berada dipelukan sang suami.


"Mas tidak papa sayang.Mas hanya butuh istrihat saja".


Ricard dan Ghea masih saling berpelukan,Malah sekarang mereka berdua sedang berciuman.Tanpa peduli dengan Alex yang masih ada di dalam ruangan itu.


Alex mendengus kesal melihat tingkah atasannya dan istrinya yang selalu saja tidak tau tempat untuk bermesraan bahkan bercumbu didepan anak buahnya.Terutama didepan mata Alex yang sudah sejak dulu telah ternodai oleh kelakuan Ricard dan Ghea.


"Ehem..."Alex berdehem karena melihat tangan Ricard yang mulai tak bisa dikondisikan.


Sontak membuat Ghea baru menyadari kalau Alex masih ada didalam ruangan bersama mereka.Sedangkan Ricard nampak santai saja.Bahkan tadi yang awalnya tubuhnya sangat lemah,Kini malah terlihat lebih bugar ketika sudah bersama sang istri.Apalagi sewaktu bercumbu dengan Ghea nampak bersemangat sekali.


"Sebenarnya kamu sakit apa sih mas????".Tanya Ghea


Ricard pun hanya mengendikkan bahunya tanda belum tau,sedangkan Alex ingin membuka suaranya namun belum sempat bicara pintu Ruangan sudah terbuka.Dan menampakkan Dokter wanita paruh baya tapi masih terlihat cantik.


"Selamat siang tuan ,Nyonya".Sapa Dokter Meli


"Siang Dok".Jawab Ghea sambil tersenyum.Sedangkan Ricard dan Alex hanya menganggukkan kepalanya tanpa bersuara sedikitpun.


"Dok,sebenarnya suami saya sakit apa sih Dok????".Tanya Ghea penasaran.


Dokter Meli pun hanya tersenyum,tanpa menjawab pertanyaan Ghea.Itu semakin membuat Ghea semakin penasaran begitupun dengan Ricard.Sedangkan Alex hanya tersenyum membalas tatapan dokter Meli.

__ADS_1


Tak lama kemudian ada dua orang perawat masuk kedalam ruangan dan membawa alat test kehamilan.


"Nyonya mau tau jawabannya,mari ikut saya kekamar mandi sebentar Nyonya!!!".Ucap Dokter Meli sambil tersenyum.


"Kenapa kekamar mandi dok????".Tanya Ghea lagi


"Nanti nyonya juga akan tau jawabannya.Dan ini ".Dokter Meli memberikan dua alat test kehamilan beserta wadah kecil untuk menampung urine.


Ghea terperangah ketika melihat test pack yang disodorkan oleh dokter Meli kepadanya.Dan Ghea melirik ke arah Ricard masih dengan mode bingungnya.Namun sedetik kemudian Ghea baru sadar apa maksud sang Dokter.


"Dok,Apa sekarang saya sedang hamil????".Seru Ghea terlihat sangat antusias.


"Makanya kita harus memastikannya dulu Nyonya.Karena dari gejala yang dialami oleh tuan Ricard itu seperti nya tuan Ricard sedang mengidam."Jawab dokter Meli dan berhasil membuat Ricard terkejut akan penjelasan sang dokter.


"Ah,baiklah mari kita cek dulu dok!!!".Ajak Ghea dengan semangat empat lima.


Ghea pun langsung masuk kedalam kamar mandi,dan tak lupa membawa test pack yang diberikan oleh dokter Meli.Setelah beberapa menit menunggu.Akhirnya Ghea keluar dengan raut wajah yang sulit di artikan.


Detik berikutnya Ghea langsung menitikkan air matanya.Dan berhambur kepelukan suaminya kembali sambil menangis tersedu sedu.Ricard nampak semakin bingung melihat tingkah istrinya yang tiba tiba menangis setelah keluar dari kamar mandi.


Sedangkan Alex ,dokter Meli dan suster hanya tersenyum sambil saling tatap.Melihat adegan Tuan dan nyonya muda Fernandez,Seperti baru pertama kalinya saja ini terjadi.padahal Vano sudah hampir berjalan.


"Hiks ..Hiksss...Mas...Vano...".Lirih Ghea disela tangisannya


"Vano????.Ada apa dengan anak kita sayang???".


"Bukannya tadi dokter Meli menyuruh mu untuk test kehamilan,Kenapa sekarang kamu bawa bawa Vano sayang???".Ricard masih dengan mode bingungnya.


"Vano...Hiks....Hiksss..."Lagi lagi Ghea tak melanjutkan ucapannya.


"Katakan sayang!!!.Jangan membuatku semakin bingung dan khawatir!!!"Seru Ricard.


"Vano...Akan punya adik mas".Ucap Ghea


"Oh.."Jawab Ricard santai.Namun detik berikutnya Ricard baru sadar dan paham maksud ucapan istrinya."Adik???..."Batin Ricard .


"Adik????.Itu berarti..."Seru Ricard sambil meminta penjelasan pada dokter Meli yang masih tersenyum ke arah mereka.


"Iya tuan,Nyonya Ghea saat ini sedang mengandung lagi".Ucap dokter Meli membenarkan.

__ADS_1


"Tapi kita mesti harus melakukan pemeriksaan kembali tuan.Supaya tahu kondisi dan usia janinnya".Doktera meli kembali menjelaskan.


"Baiklah,lakukan saja!!!.Seru Ricard sambil tersenyum bahagia.Dan langsung mengecup bibir istrinya tanpa malu didepan dokter beserta suster dan Alex.


Sedangkan Ghea hanya pasrah saja tanpa menolak apa yang dilakukan sang suami.Ricard menghapus sisa air mata Ghea,sambil tersenyum.


"Mas,akan menemanimu sayang".Ucap Dan dijawab anggukan kepala oleh Ghea.Ghea sangat bahagia karena ini kali pertamanya ia didampingi sang suami ketika melakukan pemeriksaan kehamilan yang kedua.Sebab dulu waktu hamil pertamanya yaitu waktu kehamilan Vano Ghea hanya didampingi sang mama.Dan dengan keadaan yang sangat sulit.Karena Ghea hamil diluar nikah, Sedangkan Ricard masih sibuk dengan urusan bisnisnya.


Ricard berdiri dari ranjangnya,Dan dibantu oleh Alex untuk membawa selang infus nya demi menemani sang istri keruang dokter obgin.Di ikuti oleh Dian dan Doni.


Setelah sampai di ruangan dokter Vina,Ghea dan Ricard langsung disambut ramah oleh sang dokter kandungan itu.Dan tanpa basa basi lagi.Ricard memberi kode kepada Alex untuk segera keluar dari ruangan itu.Setelah Ghea sudah berbaring dan Ricard pun sudah duduk disamping ranjang istrinya.


Setelah Alex keluar ruangan,Dokter Vina langsung menaikkan baju Ghea dan mengoleskan gel dibagian perut Ghea.Lalu langsung mengarahkan alat untuk mendeteksi janin didalam rahim Ghea.


Ghea dan Hanya fokus ke monitor begitupun dengan dokter Meli dan dokter Vina.


"Selamat Nyonya Ghea,selamat Tuan Ricard.Nyonya memang sedang mengandung.Dan usia kandungannya saat ini sudah berusia delapan Minggu".Ucap Dokter Vina.


Ricard sangat bahagia dan terus menghujani Ghea dengan kecupan nya.Sehingga membuat para Dokter cantik itu tersenyum geli melihatnya.Sedangkan Ghea tanpa merasa malu sedikitpun dengan adanya para Dokter.


Dan dokter Vina pun menjelaskan kenapa Ghea tak merasakan tanda tanda kehamilan nya.Dan kenapa malah Ricard yang mengalami Ngidamnya.Setelah lama berada didalam ruangan dokter Vina karena mendengarkan penjelasan sang dokter.Kini Ricard dan Ghea pun paham.Karena itu bawaan si cabang bayi,dan tak lain dan tak bukan calon adik Vano nanti.


"Selamat tuan,Nyonya".Ucap Alex dan di ikuti dengan yang lainnya ketika mereka sudah berada di luar.


"Terimakasih Lex,Doni,Dian dan untuk kalian semua".Jawab Ricard sambil tersenyum.


"Dan untuk kau Lex,Semoga Ririn cepat nyusul hamil juga ya".Seru Ghea


"Amin,semoga Nyonya".


Akhirnya Ghea Kembali hamil anak kedua.Dan sebenar lagi Vano akan jadi seorang Abang.Walaupun usia Vano masih belum genap satu tahun.Hal itu tak membuat Ricard dan Ghea keberatan harus punya anak lagi.Dan apapun jenis kelamin anaknya kelak bagi mereka sama saja.


"Semoga kamu cepat hamil juga Honey".Lirih Alex sambil memandang wajah bahagia kedua bos nya itu.


***🌿


🌿


🌿

__ADS_1


TBC***


__ADS_2