Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Kebingungan 2,,,


__ADS_3

๐ŸŒฟ


๐ŸŒฟ


๐ŸŒฟ


Sudah berapa Minggu ini Ghea merasa ada yang aneh dengan dirinya,Hampir setiap pagi Ghea mual mual dan bahkan mencium bau parfum orang saja dia merasa enek dan ingin muntah.


Ghea yang terbiasa tak pernah memakai make up,Kini malah sering menggunakannya ya walaupun masih terlihat natural karena Ghea memakai make up yang simple.Yang dulu tidak suka makanan pedas sekarang malah suka malah doyan,dan yang jijik jika makan kepiting sekarang seafood itu menjadi makanan incarannya.


Mama Sofi pun mulai bingung dengan perubahan putrinya,Tapi mama Sofi tidak mau berburuk sangka karena Ghea tidak pernah menjalin hubungan asmara dengan seorang pria,Mana mungkin bisa hamil begitulah pikiran mama Sofi.


"Ya elah Ma kalian kagak tau aja kalo Ghea udah tahu rasanya enak tuh berkat om bule cabul.Author mah tau bener


Seperti pagi ini semua orang dibikin syok dan membuat papa Heru naik darah dan emosi tingkat dewa 19๐Ÿ˜œ


"Bik tolong bikinin jus mangga ya!".Ucap Ghea kepada bik Atun ketika sudah ada di ruang makan


"Iya non".Jawab bik Atun


"Sayang sejak kapan kamu suka buah mangga?".Mama Sofi sedikit bingung karena memang selama ini Ghea tidak mau berurusan dengan buah yang namanya mangga.Apapun bentuknya tapi pagi ini papa dan mama nya di buat bingung.


"Emm,aku lagi pengen coba aja ma.Habisnya bosen jus melon melulu".Jawab Ghea santai padahal dia juga bingung sejak kapan menyukai buah itu


Mama Sofi cuma ber oh ria menanggapi omongan Ghea


Tak lama bik Atun datang membawa jus pesanan Ghea.


"Makasih bik".Ucap Ghea dan dijawab anggukan kepala oleh bik Atun


"Ghe besok malam keluarga Rommy akan datang kerumah sekalian melamar dan menentukan tanggal pernikahan kalian".Ucap papa Heru tiba tiba


Jederrrrrrr....


Bagai disambar petir disiang bolong,Ghea sampai tersedak jus mangga yang sedang diminumnya.


"Pelan pelan sayang".Ucap mama Sofi sambil menyodorkan air minum dan menepuk punggung Ghea


"Pa,apa perjodohan ini tidak bisa dibatalkan?".Ghea mengucapkannya dengan pelan


"Papa hanya ingin yang terbaik untuk kamu sayang".Jawab papa Heru


"Tapi pa,Ghea belum siap untuk menikah".Bantah Ghea

__ADS_1


"Ghea masih mau melanjutkan kuliah lagi".Sambung Ghea


"Papa sudah ambil keputusan.Dan jangan membantah !".Jawab papa Heru mulai meninggikan suaranya


"Sayang kamu bisa melanjutkan kuliah walaupun sudah menikah dengan Rommy nanti".Bujuk Mama Sofi


"Tapi ma,Ghea nggak mau menikah dengan orang yang tidak Ghea cintai".Ghea mulai berkaca-kaca


"Cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya setelah menikah nanti".Pangkas papa Heru


"Kalian egois".Ucap Ghea lalu langsung berlari ke atas menuju kamarnya meninggalkan kedua orang tuanya


"Sayanggg...".Panggil mama Sofi


"Biarkan saja ma,Dan terus awasi dia jangan sampai dia keluar rumah sampai hari pernikahan nya tiba!".Ucap papa Heru sambil berlalu pergi meninggalkan meja makan


Mama Sofi hanya bisa menuruti perintah suaminya yang sangat keras kepala dan tidak mau dibantah itu.


Sedangkan Ghea hanya bisa menangis tersedu sedu dikamarnya dan membanting semua barang yang ada dikamar.Hingga Ghea jatuh pingsan dan beruntung ambruk di tepi ranjang bukan di lantai.


Mama Sofi yang mendengar suara gaduh dari kamar putrinya langsung naik kelantai atas dan membuka handle pintu kamar Ghea.Betapa terkejutnya mama Sofi melihat isi kamar Ghea berantakan bahkan kaca di meja rias sudah hancur berserakan dimana-mana.Mama Sofi berpindah menatap Ghea yang sedang terlentang di tepi ranjang.Dengan cepat mama Sofi menghampiri anaknya gadisnya.


"Sayang...Ghe...Ghea ".Mama Sofi terus menepuk pelan lengan dan pipi Ghea namun Ghea tidak merespon


"Bikkkkkk....Bikkkk Atun!!!".Teriak mama Sofi


"Bik..telpon dokter Luna suruh dia kerumah sekarang!".Kata Mama Sofi panik


Bik Atun pun menurut dan segera menghubungi dokter keluarga pak Heru.Sambil menunggu dokter Luna datang pak Amir dan beberapa asisten rumah tangga membantu memindahkan tubuh Ghea kekamar tamu yang berada di lantai atas.Sedangkan bik Imah disuruh beresin kamar Ghea yang sudah seperti kapal pecah.


Setelah 10 menit dokter Luna pun tiba dirumah papabaik Heru,Kemudian bik Atun langsung mengantar dokter Luna menuju kamar dimana Ghea dan mama Sofi berada.


Dokter Luna pun segera memeriksa kondisi Ghea.


"Bagaimana dok?,Apa Ghea baik aja?".Tanya mama Sofi masih panik


Dokter Luna pun menghembuskan nafasnya dan berkata.


"Bisa kita bicara diluar Bu!".Ucap dokter Luna


Dan mama Sofi mengangguk tanda setuju dan keluar mengikuti langkah dokter Luna.Dan sebelumnya mama Sofi meminta Nani asisten rumah tangga yang satunya untuk menemani Ghea yang masih pingsan.


"Ghea kenapa dok?".Tanya mama Sofi semakin panik

__ADS_1


"Apa Ghea sudah menikah?". Pertanyaan yang membuat mama Sofi sedikit bingung


"Belum dok,baru mau menikah 3 Minggu lagi".Jawab mama Sofi


Terlihat dokter Luna menghembuskan nafasnya berat sebelum melanjutkan kata kata nya lagi.


"Ada apa dok?,Apa yang terjadi dengan Ghea ?".Lanjut mama Sofi


"Maaf Bu,Tapi sepertinya Ghea sedang..."Dokter Luna ragu untuk melanjutkan kata kata nya.Dan membuat mama Sofi semakin panik


"Apa dokter?".Ghea kenapa?".Sahut mama Sofi sambil sedikit kesal


"Ghea se...dang hamil Bu".Jawab dokter Luna pelan


Deg...Jedaaaaarrrrrr


Mama Sofi langsung limbung dan hampir jatuh kalau dokter Luna dan pak Amir tidak cepat memegangi mama Sofi.Karena saking kaget dan terkejutnya mendengar ucapan dokter Luna bahwa putri semata wayangnya sedang mengandung janin yang mereka tidak tahu anak dari laki laki mana.


"Wah bener bener ya kecebong yang ditebar om cabul sudah berkembang biak".Author kasih tau nggak ya ke mama Sofi๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜œ๐Ÿคญ


Mama Lia didudukkan di sofa depan kamar tamu,Mama Sofi masih seperti orang linglung tidak tahu harus bagaimana menaggapi nya.


"Tidak mungkin dok Ghea hamil,Tidakkk....". ucap Mama Sofi sambil menangis.


"Itu benar Bu,Kalau ibu tidak yakin mari saya bisa antar kerumah sakit untu menemui dokter obgyn".Sahut dokter Luna


"Pak Amir siapkan mobil sekarang!".Perintah mama Sofi


Pak Amir pun menuruti perintah majikannya,sedangkan dikamar Ghea sudah membuka matanya dan kembali menangis.Ditemani bik Nani.


Mama Sofi langsung membuka pintu kamar Ghea di ikuti oleh dokter Luna.


"Sayang ayo ikut mama!".Ucap mama Sofi sambil membangunkan Ghea dan langsung menarik lengan putrinya.


"Kemana ma,Ghea tidak mau!".Bantah Ghea masih dengan tangisannya.


"Nurut sama Mama,kalau mau perjodohan kamu dibatalkan!".Sahut mama Sofi sambil berusaha menahan air matanya


Ghea pun terpaksa mengikuti langkah mama nya dan dokter Luna menuju mobil yang telah disiapkan pak Amir.Ketika mobil yang ditumpangi Ghea dan mama Sofi keluar dari pagar dan melesat kejalan raya orang suruhan Alex pun tak mau ketinggalan.


๐ŸŒฟ


๐ŸŒฟ

__ADS_1


๐ŸŒฟ


#TO BE CONTINUE#


__ADS_2