
🌿
🌿
🌿
Disaat Ghea dan Sedang merasakan kebahagiaan.Dan ketika mereka akan masuk kedalam kamar rawat VVIP milik Ricard.Tiba tiba bariton suara Ririn menghentika langkah mereka.
Ririn berjalan sambil terus tersenyum dan di ikuti oleh mama Ira dibelakang nya.
"Honey..Sedang apa kamu disini????".Tanya Alex begitu istrinya sudah ada dihadapannya.
"Ingin kasih kejutan sekaligus kabar gembira buat mas".Seru Ririn sambil terus menampilkan senyumnya.
Alex pun langsung mencium punggung tangan mama Ira, begitupun dengan Ghea dan Ricard.
"Kejutan....????".Alex kembali mengulang kata Ririn.
"Iya Ririn ada kabar gembira buat kamu nak".Tambah mama Ira.
"Kabar gembira???.Apa ma????".Tanya Alex lagi.
"Coba tebak deh mas???".Ucap Ririn sambil tersenyum.
"Ya elah suaminya pake acara disuruh main tebak tebakan segala".Cibir Ghea
"Apaan sih Honey????".Tambah Alex
"Emm..."Ucap Ririn sambil pura pura mikir.
"Kamu akan jadi seorang ayah nak".Seru mama Ira karena merasa kesal dengan tingkah Ririn yang sedari tadi pagi selalu merepotkan nya.
"Maksud mama???".Tanya Alex bingung dan mulai telmi.
"Ah,Mama nggak asyik deh".Gerutu Ririn karena rencananya gagal untuk membuat suaminya penasaran terlebih dahulu.
"Loe hamil Rin???".Tanya Ghea ingin memastikan.
Ririn hanya nyengir saja,sambil mengangguk kan kepalanya.Lalu menatap wajah suaminya yang masih setengah tak percaya.
"Mas,kenapa diam saja,???".Ucap Ririn sambil cemberut."Aku hamil mas,kita akan jadi orang tua".Seru Ririn bangga.
Tanpa bisa berkata kata lagi Alex langsung menarik tubuh istrinya kedalam pelukannya.Dan tanpa sadar air mata Alex jatuh menghiasi wajah tampannya saking bahagianya.
__ADS_1
"Selamat ya Rin,Semoga janin nya sehat!!!.Sudah berapa usia kandungan mu???". Cerocos Ghea lagi.
"Sembilan Minggu Ghe".Jawab Ririn masih sambil tetap berada dipelukan sang suami.
"Wah,Cuma berjarak satu Minggu dengan usia kandungan ku".Sahut Ghea sambil terkekeh geli.
"Maksudnya,Loe sekarang lagi hamil juga Ghe,dan usia kandungan loe sekarang delapan atau sepuluh Minggu Ghe????".Tambah Ririn sambil melepaskan pelukan suaminya.
"Adik Vano usianya baru delapan Minggu Rin.Iya kan sayang???".Ghea meminta pembenaran pada suaminya.
Ricard hanya menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan sang istri.Ririn langsung melonggarkan pelukan pada sang suami.Dan mengarah ke Ghea lalu berbisik.
"Apa kita sedang mengikuti lomba bikin anak Ghe???".Lirih Ririn tapi masih bisa didengar jelas oleh Ricard.
"Hahahha,Mungkin".Seru Ghea sambil terkekeh.
Sedangkan Alex dan Ricard tidak ikut menimpali candaan para istri mereka.Begitupun dengan mama Ira,Doni dan Dian.
"Sayang aku lapar".Ucap Ricard tiba tiba sambil memegang perutnya.
"Ah iya sayang,Mas mau makan apa???".
"Seblak".Seru Ricard sambil menahan air liurnya membayangkan seblak dengan banyak toping dan kuah cabai yang membuat lidah bergoyang.
Ricard hanya menganggukkan kepalanya saja.Dan kemudian menatap ke arah Alex.
"Baik tuan,akan saya pesankan seblak untuk anda".Ucap Alex karena sudah mengerti dan paham arti tatapan Ricard kepadanya.
"Mas,aku juga mau dong seblaknya".Tambah Ririn
"Oke Honey,kamu tunggu di dalam ruangan saja ya bersama tuan dan Nyonya Ghea!!!".Pinta Alex pada sang istri
"Oke .Cepat pulang Honey!!!".Balas Ririn sambil tersenyum.
Cup...Satu kecupan mendarat sempurna di bibir Alex.Sontak membuat semua mata tertuju pada sang asisten datar dan istrinya yang sudah tidak punya malu.Yang sama persis dengan kelakuan bos dan nyonya mudanya.
Bug...Mama Ira memukul bahu Ririn secara tiba tiba.
"Aww...Apaan sih ma main pukul pukul aja".Gerutu Ririn sambil mengelus bekas pukulan sang mama dipundaknya.
"Makanya tahu tempat,situasi,dan kondisi dulu kalau mau adegan dewasa!!!.Disini masih banyak para jomblo.Jangan sampai mata mereka ternodai oleh kelakuan mesum kamu itu".Ucap mama Ira panjang lebar.
Ghea pun langsung terkekeh,Ricard hanya tersenyum yang tak bisa di artikan.Alex hanya menggaruk tekuk leher nya yang tidak gatal.Sedangkan Dian,Dion dan bodyguard yang lainnya hanya bisa menahan tawanya saja.Cuma Ririn yang berwajah tanpa dosa sama sekali.Bahkan wanita itu masih bergelayut manja dilengan suaminya.
__ADS_1
"Udah sana Lex,Buruan pergi nanti tuan Ricard makin kelaparan!!!".Mama Ira mengingatkan menantunya,karena anaknya si Ririn tidak mau lepas dari lengan Suaminya.
"Iya ma.Kalau begitu saya permisi dulu Tuan, Nyonya".Ucap Alex
"Mas pergi dulu ya mau beli seblaknya".Lirih Alex pada Ririn sambil mengelus punggung tangan istrinya.
"Iya suamiku.Jangan lama lama ya,Nanti aku Rindu".Goda Ririn sambil tersenyum.
Mama Ira melotot tajam ke arah Ririn,namun Ririn masih pura pura tidak tahu dan bahkan langsung masuk kedalam ruangan rawat Ricard.Karena Ricard dan Ghea sudah berada didalam,Sebab Ricard harus banyak istirahat dulu saat ini.
"Kak,mama langsung pulang aja ya,adik kamu sendirian dirumah".Ucap mama Ira yang dijawab anggukan kepala oleh Ririn.
"Tuan Ricard,Ghea.Tante pulang duluan ya,semoga Tuan Ricard segera pulih".Sambung mama Ira lagi.
"Iya Tante makasih ya".Jawab Ghea sambil tersenyum dan memeluk mama Ira.Sedangkan Ricard hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya.
Setelah kepergian mama Ira,kini tinggalah Ririn,Ghea dan Ricard yang ada didalam ruangan kamar VVIP itu.Ghea terus mendampingi sang suami sambil mengupaskan buah apel untuk Ricard.Sedangkan Ririn malah sibuk dengan ponselnya sendiri sambil duduk di sofa ruangan itu.
"Vano sama siapa Ghe???".Tanya Ririn tiba tiba.
"Tadi sama Nani tapi mama juga mau kerumah kok tadi udah dijalan".Jawab Ghea sambil menyuapkan potongan Apel ke mulut suaminya.
"Rin,kalian baru tahu juga kalau loe lagi hamil????".Tanya Ghea.
"Iya Ghe,gue aja bingung ketika tadi pagi mama kok tiba tiba kasih gue test pack".Seru Ririn
"Dan hasilnya juga bikin gue kaget, sekaligus bahagia.Ternyata gue emang lagi hamil.Makanya langsung ngajak gue kerumah sakit buat mastiin kondisi baby gue".Lanjut Ririn lagi.
"Kok sama ya???.Bahkan gue juga nggak ngalamin rasa mual kayak gue hamil Vano dulu.Tapi semua itu di alami oleh mas Ricard".Lirih Ghea sendu dan menatap wajah suaminya yang sedang berbaring.
"Hey,sayang.Mas baik baik aja kok.Yang penting anak kita sehat.Mas tidak keberatan sama sekali jika mas yang ngalamin ngidamnya.Asal kalian berdua tetap sehat dan jaga adik Vano dengan baik sayang".Ucap Ricard sambil mengelus punggung tangan istrinya.
"Siap sayang".Seru Ghea sambil tersenyum semanis manisnya.
Ririn pun hanya tersenyum bahagia melihat keharmonisan rumah tangga Ghea sahabat nya.Apalagi Suami Ghea adalah pria yang baik dan sangat bertanggung jawab meskipun sedikit Arogant,dingin menurut versi Ririn.
🌿
🌿
🌿
TBC
__ADS_1