Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Kampus Rere


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Setelah membaca seluruhnya Vano nampak berpikir dan merasa iba dengan apa yang di alami oleh Rere.Ternyata Rere adalah seorang anak angkat dan lebih parahnya lagi keluarga yang mengangkatnya anak tidak pernah memperlakukan Rere dengan layak dan baik.Bahkan sang ibu angkat pun sering menghukum dan memukul Rere tanpa berprikemanusiaan.


Begitupun dengan anak kandung dari mereka.Rere di angkat anak karena awalnya sepasang suami istri itu sudah lama menikah tapi belum juga diberi momongan.Hingga sang suami mengusulkan untuk mengadopsi anak.Dan mereka pun pergi ke panti asuhan di luar kota.Dan pilihan mereka jatuh pada Rere.


Awalnya sang ibu nampak sayang dan sangat perhatian bahkan memanjakan Rere.Tapi setelah satu tahun Rere di Adopsi mereka di beri kepercayaan oleh sang pencipta.Dan ibu angkatnya Rere dinyatakan positif hamil.Tapi,setelah anak mereka lahir sang ibu mulai tidak peduli dengan Rere bahkan sering berlaku kasar hanya karena Rere yang belum bisa mengasuh sang adik dan membuatnya menangis.


Dan apalagi sang Ayah sering pergi keluar kota karena keluarga yang mengadopsi Rere juga merupakan keluarga berada namun harta kekayaan mereka tidak sebanding dengan kekayaan Vano tentunya.


Hal itu terjadi sampai Rere sudah masuk perguruan tinggi.Bahkan Rere sering tidak diberi makan oleh ibu angkatnya.Rere terpaksa harus kerja paruh waktu untuk mendapatkan uang dan bisa mengisi perutnya.Untunglah Rere anak yang cerdas jadi kuliahnya gratis.Dan Rere juga sering dapat prestasi di sekolah dan kampusnya.


Itu juga yang membuat sang adik atau anak kandung dari orang tua asuhnya menjadi iri.Dan karena didikan sang ibu yang salah dan selalu memanjakan sang anak.Akhirnya adik Rere tumbuh menjadi gadis sombong,angkuh dan manja.Semua kemauannya selalu dituruti oleh sang ibu.


Bahkan sang ibu lebih percaya kata kata sang adik dibanding meminta kejelasan yang pasti dan benar dari Rere.Sampai sampai Rere kena imbasnya dan dihukum oleh ibu angkatnya.Namun,semua itu tidak pernah diketahui oleh Ayah angkat Rere.Ibu dan adiknya memang pandai berakting dan bersandiwara ketika didepan Ayahnya.


Hingga pada malam itu ketika Rere pulang dari tempatnya bekerja.Ia disambut dengan makian dan hinaan dari mulut sang ibu dan adik angkatnya.Bahkan mereka tak segan menampar dan menjambak Rere.Rere di fitnah mencuri perhiasan sang ibu oleh adiknya.Padahal Rere sama sekali tidak melakukan hal itu.


Namun saat sang Ayah datang akan menolong dan menyuruh anak dan istrinya tidak emosi.Ayahnya malah terlibat pertengkaran hingga sang Ayah jatuh dari tangga.Dan terpaksa harus dilarikan kerumah sakit.Oleh sebab itulah Rere di usir dari Rumah itu oleh adik dan ibunya.Karena Ayahnya belum sadarkan diri.

__ADS_1


Semua informasi itu Erik dapatkan dengan mudah.Bahkan sampai nama panti asuhan tempat Rere awal tinggal pun ada disana.Dan karena itulah Vano tak tega untuk menyuruh Rere pergi dari apartemen nya.


Flashback off....


Vano nampak tersenyum ketika sudah menyelesaikan pekerjaan nya.Ia pun berniat pulang lebih awal hari ini.Jangan dintanya lagi karena apa????.Tentu saja ini sekarang sudah menjadi kebiasaan Vano pulang lebih cepat.


"Mau pulang sekarang????".Tanya Rion ketika ia membuka pintu ruangan Vano dan melihat Vano sudah memakai jas nya dan merapikan meja kerja nya.


"Hm".Sahut Vano singkat.


"Tapi kamu masih ada rapat sore ini Van".


"Atur ulang jadwalnya!!!.Hari ini gue mau jalan sama Rere men".


"Paling paling gue dan Rere langsung dinikahkan".Jawab Vano santai sambil mengambil kunci mobilnya.


"Memangnya lu udah bilang sama Rere kalau lu menyukainya atau lu udah menyatakan perasaan lu ke dia????".Selidik Rion."Ah...Tentu saja belum".Lanjut Rion meledek Vano.


"CK...Kau akan tahu nanti men.Sekarang aku pergi dulu,Aku tak mau calon istriku menunggu terlalu lama".Selorohnya kepedean.


Rion hanya mendengus kesal sambil bergumam tak jelas.Sedangkan Vano sudah keluar dan menuju lift.Sampai di depan kantor Vano melempar kunci mobilnya kepada bodyguard .Dan tak lama mobilnya nya pun datang menghampirinya didepan.


"Saya ingin bawa mobil sendiri.Kalian ikuti saja dari belakang dan jangan jaga jarak saja.Karena saya akan kencan".Ucapnya santai memberi perintah pada Erik.

__ADS_1


Membuat Erik mengerutkan keningnya.Dan bergumam".Sejak kapan tuan muda punya kekasih???.Sampai sampai mau kencan segala".Batinnya Erik bingung.Bahkan ia lupa jika Vano masih tinggal satu rumah dengan Rere.


Vano memarkirkan mobil mewahnya didepan kampus Rere.Setelah ia sampai disana,Dan Vano pun keluar dari mobil dengan memakai kaca mata hitam nya.Sungguh sempurna penampilan Vano saat ini.Wajah yang tampan,tubuh tinggi atletis ,ditambah dengan setelan jas formal dan tentu saja apapun yang melekat ditubuhnya adalah barang barang branded semua.


Begitu Vano turun dari mobil banyak mahasiswi histeris melihat ketampanan Vano.Apalagi Vano memakai Mobil mewah keluaran terbaru dan limited edition lagi.Dengan gaya cool dan songongnya Vano berdiri didepan mobilnya sambil memainkan ponselnya.


Rere yang baru saja keluar dari ruangan prakteknya.Kini berjalan santai menuju keluar gedung.Rere memang tidak diberitahu oleh Vano kalau ia akan menjemput Rere pulang.Oleh sebab itu Rere santai saja.


Namun ketika Rere akan keluar dan berjalan di parkiran ia melihat kerumunan orang orang apalagi sambil histeris begitu.Tapi Rere Acuh tak menghiraukan nya.Dan ketika Rere akan berjalan keluar untuk mencari taxi tiba tiba kakinya dicekal oleh seseorang hingga membuatnya jatuh tersungkur dan lututnya sampai lecet tersentuh batu kerikil tajam didepan gerbang.


"AW..."Lirih Rere sambil memegangi lutut dan tangannya yang lecet.


"Hahahha...Makanya kalo jalan pake mata!".Ucap seorang gadis yang tak jauh beda umurnya dengan nya.


Rere hanya diam dan menatap sekilas wajah gadis itu.Namun,saat ia akan bangkit tubuhnya malah kembali didorong oleh gadis itu lagi.


"Key..Salah aku apa????.Kenapa kamu kayak gini sama aku sih????".Teriak Rere sambil merasakan sakit di lututnya.


"Masih pake nanya lagi.Dasar anak pungut.Sudah dipungut tidak tahu diri dan malah jadi pencuri".Sahut Teman si gadis yang dipanggil Key oleh Rere.


"Aku memang anak pungut.Tapi,aku nggak pernah mencuri apapun dari rumah kamu key".Belanya Rere sambil berusaha bangkit karena ia masih terduduk dibawah karena jatuh tadi.


Dan saat ia akan kembali didorong oleh gadis yang bernama Key itu.Tiba tiba tangan kekar menopang tubuhnya dengan sigap.

__ADS_1


"Apa kamu terluka Honey????".


__ADS_2