
🌿
🌿
🌿
Satu Minggu telah berlalu setelah pernikahan Angel.Dan ketiga wanita super mesum itu pun hari ini baru selesai ujian skripsinya.Dan dimana bulan depan adalah wisuda mereka.
Saat ini mereka bertiga sedang duduk di lobi kampus sambil menatap ponselnya masing masing.Karena tadi mereka sibuk ujian jadi belum sempat memeriksa ponsel dan membalas chat para suami yang tak kalah mesumnya dengan mereka.
"Akhirnya kelar juga kita kuliah".Seru Angel ketika sudah selesai membalas pesan dari suaminya si Rommy.
Tapi kedua sahabatnya baik Ghea maupun Ririn tak ada yang ingin menjawab atau sekedar menimpali ucapan Angel.Kedua masih sibuk menatap layar ponselnya masing masing sambil senyam senyum sendiri.
Bahkan Ririn yang terlihat lebih fokus dengan kegiatannya.Malah tak sadar jika sekarang Ghea juga ikut menatapnya,sama dengan yang Angel lakukan.
"Rin,loe masih waras kan????".Celetuk Ghea sambil memukul lengan Ririn.
"Ah,loe Ghe gangguin gue aja deh".Bentak Ririn lalu kembali fokus pada ponselnya.
"Udah biarin aja!!!.Dia emang lagi bucin bucin nya tuh sama suaminya".Cibir Angel dan disambut kekehan oleh Ghea.
"Halah,Ririn mah bucin karena udah lihat dan merasakan terong nya si Alex tuh".Ghea mulai tak berfilter
"Hahaha,bener kata koe Ghe.Baru tau rasanya nikmat tuh si Ririn".Jawab Angel sambil tertawa
"Eh,Rin emang punya Alex Segede apa sih,Sampe loe kagak mau jauh dari suami loe itu????".Bisik Angel dan disambut anggukan kepala oleh Ghea.
"Yang jelas bikin gue ketagihan.Dan kalau tahu menikah itu seenak ini,udah dari dulu gue nikah".Jawab Ririn sambil memainkan ponselnya kembali.
"Isss...Dasar loe otak mesum.Dari tadi kita ajak ngomong nggak nyaut nyaut.Giliran kita bahas terong suami loe aja.Langsung coneck otak loe".Cibir Ghea
"Betul tuh.Dasar *****.an Loe".Lanjut Angel
"Halah...Muna loe pada.Bukannya kita sama sama ketagihan sama terong suami kita.Dan inget yang mencuci otak suci gue kalian berdua juga kali".Jawab Ririn ketus
"Ah,gue jadi kangen suami gue".Ucap Ghea sambil menangkupkan kedua tangannya di pipi.
Sedangkan Angel langsung bangkit dari tempat duduknya.Dan mengambil ponsel serta tas bahunya yang ada disampingnya.
__ADS_1
"Mau kemana loe????".Tanya Ririn
"Mau kekantor suami gue.Karena gue mau ajak suamiku bercinta disana".Jawab Angel tanpa malu dan langsung pergi begitu saja meninggalkan kedua sahabatnya.
"Kita bagaimana????".Tanya Ririn pada Ghea
"Pulang kerumah dan tunggu suami kita pulang kerja!!!".Jawab Ghea.
"Ah,iya loe bener Ghe.Si Angel mah enak ya bisa kapan saja keluar masuk perusahaan suaminya.Lah kita,tidak di izinkan keluyuran ke perusahaan sesuka hati kita".Lirih Ririn
"Itu semua demi kebaikan dan keselamatan kita juga Rin.Kanoe tahu sendiri gimana para suami kita menjaga privasi keluarganya".Nasehat Ghea sok dewasa.
"Iya juga sih.Yaudah kita pulang aja yuk Ghe!!!.Tapi gue ikut kerumah loe ya,soalnya gue bosen sendirian di apartemen".Pinta Ririn
"Yaudah,ayo!!!".Ucap Ghea senang
Lalu mereka berdua langsung keluar mengarah ke parkiran dimana sudah ada Dian disana yang menunggu nyonya muda Fernandez keluar kampus.
"Rin,loe ikut mobil gue aja!!!.Mobil loe biar dibawa anak buah Doni".Ucap Ghea
"Doni....????".Lirih Ririn bingung.
Dan Ririn pun hanya mengangguk kan kepalanya tanda setuju.Sedangkan Ghea sudah berjalan menghampiri mobil bodyguard utusan suaminya.Lalu Ghea mengetuk kaca mobil itu dan berbicara pada mereka.Tak lama kemudian salah satu dari mereka turun dari mobil.Dan berjalan dibelakang Ghea.
"Mana kunci mobil loe????.Biar dia yang bawa!!!".Ucap Ghea.Dan Ririn pun langsung menyerahkan kunci mobilnya kepada laki laki dengan setelan jas warna hitam dan bertubuh kekar itu.
Lalu Ghea dan Ririn pun langsung masuk kedalam mobil yang pintunya sudah dibukan oleh Dian.Tak menunggu lama mobil yang dikendarai Dian sudah melesat membelah jalan raya,Begitupun dengan mobil Ririn serta m
🌿🌿🌿🌿🌿
"Vano mana bik???".Tanya Ghea pada salah satu asisiten rumah tangganya ketika sudah berada didalam rumah.
"Lagi tidur siang Nyonya ditemani Nani".
"Mau langsung makan siang Nya????".
"Boleh deh bik,udah laper juga soalnya.Gimana Rin,kita makan dulu aja ya!!!".Ajak Ghea pada sahabat nya Ririn.
Kepala pelayan pun langsung menghampiri Nyonyanya dan Ghea pun langsung menyerahkan tas beserta bukunya pada kepala pelayan itu.
__ADS_1
Lalu Ghea dan Ririn langsung menuju meja makan.Untuk mengisi perut nya yang sudah sangat kelaparan.
Ririn sangat bersemangat ketika melihat menu makan siang yang tertata rapi dimeja makan.Apalagi Gurame bakar yang sangat menggugah selera Dimata Ririn.
"Rin,bukannya loe nggak mau makan ikan ya???".Tanya Ghea heran karena selama berteman dengan Ririn ini baru pertama kalinya Ririn menyentuh ikan.Padahal selama ini Ririn tidak mau makan yang namanya ikan dalam bentuk apapun itu.
"Lagi kepengen aja Ghe,habisnya menggiurkan lidah gue banget".Jawab Ririn asal sambil terus melahap habis potongan ikan gurame bakar di piringnya.
"Loe lagi nggak kesurupan kan Rin???".Tanya Ghea masih heran dengan sikap Ririn akhir akhir ini.Ditambah lagi dengan Ririn yang sudah menambah lagi makannya.
"Apaan sih Ghe???.Jangan rusak mood makan gue deh!!!".Sahut Ririn sambil meraih piring ikan gurame bakar kembali.
"Guramenya buat gue semua ya Ghe".Lagi lagi Ririn terlihat senang ketika Ghea hanya menganggukkan kepalanya.
"Loe nggak pake lauk yang lain Rin,ini kan ada sambelnya,masak cuma pake ikan bakar doang".Ucap Ghea lagi sambil memperhatikan Ririn Makan dengan sangat lahap bahkan seperti orang yang tidak diberi makan selama satu tahun.
"Gue lagi nggak suka makan cabe Ghe".Jawab Ririn singkat
"Bukannya loe ratunya cabe Rin.Sama kayak Gue.Tapi sekarang loe malah seneng makanan manis".Celetuk Ghea sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
"Nggak tahu gue lagi suka aja".Jawab Ririn Acuh
Ghea pun tak mau bertanya lagi kepada Ririn.Dan kembali fokus pada piring makannya.Begitupun dengan Ririn yang tak mau ambil pusing dengan pertanyaan Ghea.Dan perubahan pada dirinya sendiri.
Setelah makan siang Kini Ririn dan Ghea duduk di teras belakang rumah.Mata Ririn tiba tiba terfokus ke arah pohon mangga yang ada di taman belakang dekat tembok.Ririn langsung menelan air liurnya sendiri.
"Ghe,itu pohon mangga milik loe kan????".Tanya Ririn pada Ghea karena Ghea sibuk dengan Baby Vano yang berada di pangkuannya.
"Iya,wah ternyata buahnya lebat juga ya.Kayaknya bikin Rujak enak tuh".Celetuk Ghea sambil rasanya ingin ngences membayangkan rujak buah mangga yang masih mengkel.
"Ayo Ghea kita bikin Rujak".Jawab Ririn Antusias dan langsung semangat empat lima ketika Ghea menyetujuinya.
Ghea pun langsung memanggil kepala pelayan.Untuk menyuruh chef Bambang membuatkan bumbu rujaknya.Dan tak lupa memanggil bodyguard nya untuk mengambilkan buah mangganya.
🌿
🌿
🌿
__ADS_1
TBC