
🌿
🌿
🌿
Nampak semua karyawan mulai menundukkan kepalanya begitu didepan Ghea.Dan hal itu membuat Ghea mulai risih dan sedikit kesal.
"Alex????".panggil Ghea
Alex pun segera mendekat"Iya nyonya".Jawab Alex
"Antarkan aku keruangan suamiku!!!!".Perintah Ghea
Deg....Alex mulai sadar kalau diruangan Ricardo masih ada Viola.Karena itu Alex tidak menjawab.
"Alex,apa yang kau sembunyikan dariku????.Apa suamiku sedang menyimpan wanita lain didalam perusahaan ini????".Tanya Ghea asal,namun hal itu justru membuat Alex semakin terpojok,begitupun dengan dua resepsionis,satpam yang tau kedatangan Viola sebelum nyonya muda Fernandez datang.
"Kamu!!!.Tunjuk Ghea pada salah satu resepsionis."Tunjukkan dimana ruangan Suamiku!!!".Kata Ghea tegas
Resepsionis itu melirik ke arah Alex.Dan hal itu pun diketahui Ghea."Jangan takut padanya!,Tunjukkan saja dimana ruangan Suamiku!!!".Ulang Ghea dengan tatapan tajam kearah resepsionis itu
"Di...dilantai 50 nyonya".Jawab resepsionis jujur dan sedikit terbata bata
Namun Ghea langsung tersenyum dan menepuk bahu resepsionis dengan pelan."Terimakasih".Ucapnya kemudian lalu langsung menuju arah lift untuk menemui suaminya di lantai 50.Yang di ikuti oleh Dian dan tak lama Alex pun mengikuti langkah Ghea
Ghea pun tanpa harus diberitahu langsung masuk kedalam lift khusus pimpinan.Alex pun kembali mengikuti langkah Ghea.Didalam lift hening tak ada yang membuka suara begitupun dengan Dian yang hanya menjadi penonton sejak tadi.
Ting....Pintu lift pun terbuka.Ghea dengan santainya langsung berjalan mencari ruangan suaminya.Karena dilantai ini nampak sepi dan hanya ada dua ruangan yang saling berdekatan.Ghea sudah bisa menebak bahwa itu adalah ruangan suaminya.
Dengan terus melangkahkan kakinya Ghea terus menuju ruangan itu.Alex pun semakin was was apa yang akan terjadi jika nyonya mudanya melihat ada perempuan lain berada diruangan suaminya.
Tanpa mengetuk pintu lagi Ghea pun langsung membukanya.Dan Alex nampak seperti orang bodoh saja berada dibelakang istri tuan bosnya.Apalagi saat ini posisi Ricardo sedang sangat intim dengan Viola.Bahkan Dian pun sampai melotot melihat pemandangan yang ada didepan matanya.
__ADS_1
Sontak Ricardo semakin gelagapan sendiri melihat wajah istrinya yang ada didepan pintu ruangan,dengan posisi Viola dan dirinya sedekat ini.
"Sayang ini tidak seperti yang kamu lihat".Ricardo mencoba menenangkan istrinya yang terlihat menahan emosinya.Dan langsung mendorong tubuh Viola untuk menjauh darinya.
Viola nampak menyunggingkan senyumnya melihat ekspresi Ricardo seperti itu.Apalagi tadi Ricardo memanggil Ghea dengan sebutan sayang.
Disaat Ricardo dan Alex serta Dian masih sibuk dengan perasaan yang campur aduk bahkan takut akan kemarahan Ghea.Namun semua ketegangan itu berubah jadi bingung karena sikap Ghea.
"Sayang siapa dia????".Ucap Ghea santai sambil berjalan kearah Ricardo dan langsung duduk dipangkuan suaminya.
Bahkan Ricardo pun nampak mengerutkan keningnya tanda tidak mengerti dengan sikap Ghea saat ini,Tapi setidaknya Ricardo lega bahwa Ghea tidak marah dan salah paham.Begitupun dengan Alex dan Dian.Malah sekarang Viola yang terlihat geram.
"Sayang,apa wanita ini berusaha menggodamu???".Ucap Ghea lagi malah saat ini Ghea sangat manja Bahkan sambil mengecup bibir Ricardo
"Astaga,sepertinya anda dalam masalah besar setelah ini tuan"Batin Alex dalam hati
Viola yang sudah geram daritadi karena melihat kelakuan Ghea yang bermanja ria dengan Ricardo didepan matanya bahkan Ricardo pun tidak menolak Seperti yang dilakukan nya tadi.
"Hey kau yang wanita penggoda,berani sekali kau duduk dipangkuan kekasihku".Bentak Viola tanpa malu menyebut Ricardo sebagai kekasihnya untuk kesekian kalinya.
"Siapa yang kau sebut sebagai kekasihmu nona?????".Tanya Ghea santai
"Apakah laki laki tampan yang sedang duduk di kursi CEO itu ????".Ucap Ghea sambil menunjuk kearah Ricardo
"Iya,Ricard kekasihku dan sebentar lagi kami akan bertunangan".Jawab Viola lagi lagi tanpa malu
"Hahahaha...Apa anda sedang bermimpi nona VIOLA...????".Ledek Ghea sambil menekankan nama Viola
Alex yang sudah sangat geram mulai kehilangan kesabaran.Dan Alex ingin berjalan maju menghampiri Viola dan nyonya mudanya .Namun langkahnya terhenti oleh gerakan tangan Dian,kemudian Dian memberi isyarat untuk tetap diam.Sedangkan Ricardo mulai semakin tidak tenang melihat istri nya beradu argumen dengan Viola.
Viola semakin kesal karena Ghea sedikitpun tidak takut padanya.Bahkan Ghea bersikap sangat santai.Batin Viola semakin penasaran siapa wanita yang ada dihadapannya saat ini.Saking emosinya Viola tidak memperhatikan perut Ghea yang sudah mulai buncit.Dan yang sangat disayangkan sekali Viola juga belum mengetahui kalau Ricardo sudah menikah dengan wanita yang ada dihadapannya saat ini.
Viola maju beberapa langkah agar lebih dekat dengan Ghea.Lalu wanita itu membisikkan sesuatu pada Ghea."Berapa kali kau sudah ditiduri olehnya???.Dan menyingkirlah dari hidup Ricard maka aku akan membayarmu melebihi bayaran Ricard Jalang".Bisik Viola
__ADS_1
Plakkkk....satu tamparan mendarat di pipi sebelah kanan Viola.Dan itu dilakukan Ghea secepat kilat setelah Viola membisikkan kata yang membuat emosi Ghea tak bisa ditahan lagi.Sontak langsung membuat emosi Ghea naik ke ubun ubun.Sedaritadi Ghea selalu mencoba menahan amarahnya yang memuncak dan sebisa mungkin bersifat tenang.Namun ketika Viola menghinanya dengan kata jalang,Ghea sudah tidak bisa lagi menahan dirinya.Seketika jiwa bar barnya datang kembali.
Ricardo nampak terkejut melihat Ghea istrinya bisa semarah itu bahkan sampai menampar Viola.Begitupun dengan Alex dan Diana yang saling pandang.
Tak cuma sampai disitu saja,Ghea tak hanya menampar pipi mulus Viola sekarang Ghea mendorong Viola sampai tubuh Viola terbentur tembok,Lalu Ghea mencengkram dagu Viola dengan sangat kasar.
"Kata JALANG itu lebih tepatnya untuk kau sendiri nona VIOLA.".Bentak Ghea sambil terus mencengkram dagu Viola dan menatapnya dengan tatapan membunuh.
Ricardo lagi lagi dibuat bergidik ngeri oleh sikap Ghea yang tiba tiba berubah menjadi singa betina.Dengan sigap Ricardo mencoba mendinginkan hawa panas istrinya.Dan membujuk istrinya untuk melepaskan Viola.
"Sayang...Lepaskan wanita gila ini!!!.Kamu tidak kasian dengan anak kita ini".Ucap Ricardo sambil melirik perut Ghea
Ghea pun menoleh kearah suaminya sedetik kemudian Ghea melepaskan cengkraman tangan nya pada dagu Viola.Dan langsung memeluk tubuh suaminya.
Viola nampak sangat ketakutan.Bahkan Viola masih merasakan sakit di pipinya terutamanya dagunya yang dicengkeram kuat oleh Ghea tadi.Dan yang lebih mengejutkan lagi bagi Viola kalau wanita ini sedang hamil.Dan itu anak dari Ricardo,Viola bagai mau pingsan mendengarnya.
Ricardo mengisyaratkan kepada Alex untuk membawa Viola keluar dari ruangannya.Alex yang cekatan serta cerdas langsung paham dan segera menarik Viola keluar dari ruangan itu.Namun langkah Alex terhenti begitupun dengan Viola.
"Tunggu...!!!".Suara Ghea menghentikan langkah mereka
Ghea melepaskan pelukannya pada suaminya dan berjalan mendekati Viola yang diseret Alex."Nona VIOLA ini pertama dan terakhir kalinya aku melihat wajahmu, apalagi sampai kau berani mendekati suamiku lagi.Maka aku tidak akan segan segan untuk menguliti tubuhmu".Ancam Ghea
Degggg....Ricardo semakin bergidik ngeri mendengar ancaman istrinya.Apalagi Viola yang semakin menciut saja nyalinya.Sedangkan Alex dan Dian cuma bisa menahan tawanya,apalagi sempat melihat ekspresi wajah Ricardo yang terkenal dingin dan kejam.Namun masih kalah kejam dengan istrinya saat ini.
"Anda mendapatkan saingan tuan Ricardo.Dan parahnya lagi Ternyata istri anda lebih sadis dari diri Anda sendiri tuan "Batin Alex sambil menahan senyumnya
Dan lamunan Alex buyar ketika Viola langsung meninggalkan ruangan Ricardo sambil terus memegangi dagunya.
Namun Alex yang cerdas dan cekatan langsung menyusul Viola dan memastikan bahwa Viola benar benar pergi dari perusahaan.
🌿
🌿
__ADS_1
🌿
TBC