Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Penerus LF global Group


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Setelah tadi siang asyik ngerumpi ria bahkan sampai tertawa bersama kedua sahabatnya.Kini Ghea sudah berada didalam kamar nya dan baru saja selesai mandi.Karena jam sudah menunjukkan pukul lima sore dan kedua sahabatnya pun sudah pamit pulang dua jam yang lalu.Habis makan siang bersama dan bersenda gurau bersama akhirnya setelah puas mereka pamit undur diri.


Sekarang hanya tinggal Ghea bersama para asisten rumah tangga dan tukang kebun beserta pak satpam.Sedangkan orang tua Ricard yang sempat tinggal bersama selama satu bulan lebih dirumah mewah itu.Karena ada kendala yang harus diselesaikan di Amerika jadi mau tidak mau mami Diana kembali ikut terbang ke negara itu bersama sang papi.Karena menurut perkiraan papi Lucas bahwa urusan di Amerika akan memakan waktu berbulan bulan.


Jadi mau tidak mau juga Ghea kembali kesepian dirumah jika suaminya masih bekerja.Dan Dian yang bertugas hanya menemani Ghea pergi sudah jarang datang kerumah itu.Karena sekarang aktivitas Ghea hanya berada didalam rumah kalaupun keluar pasti ditemani sang suami Arogant nya.


Saat Ghea sedang mengeringkan rambutnya menggunakan hairdryer tiba tiba pintu kamar terbuka.Dan menampakkan wajah suaminya.Ricard langsung menampilkan senyum termanisnya kala melihat sang istri sudah segar dan harum.


"Mas baru pulang????".


"Iya sayang,maaf pulangnya agak kesorean soalnya tadi banyak dokumen yang harus mas pelajari,Sedangkan Alex masih di Kanada besok pagi baru pulang"Jelas Ricard pada istrinya


"Yaudah,mas mau langsung mandi sekarang???,Biar aku siapin air hangatnya!!".


"Nggak usah sayang,biar mas sendiri kok".Pungkas Ricard sambil memeluk istrinya dari belakang.


Ricard mengelus dan mengusap perut buncit sang istri dengan lembut,Hingga menimbulkan pergerakan sang janin didalam sana.


"Wah,anak Daddy gerak sayang "Ucap Ricardo senang


"Iya sayang,mungkin dia juga rindu dengan Daddy nya karena seharian belum disapa".


"Hmm,Kalau mommy rindu tidak sama Daddy????".Goda Ricard dan langsung mendaratkan kecupan singkat di pipi sang istri


"Mas aku udah mandi loh".Cicit Ghea memperingatkan suaminya karena tangan Ricard sudah mulai aktif dengan sendirinya menjamah area sensitif milik istrinya


"Cuma pegang doang sayang".Lirih Ricard tak mau kalah

__ADS_1


"Mas... Aahhhhhhh".Ghea meloloskan lenguhan pelan ketika jari suaminya mulai beraksi dibawah kimono yang Ghea kenakan.


"Satu Ronde saja boleh ya!!!".Ricard bicara dengan suara beratnya.Dan Ghea pun mengangguk kan kepalanya pelan.Hal itu tentu saja membuat seorang Ricard langsung semangat empat lima.


Dan tak menunggu waktu lama,Ricard langsung memboyong tubuh istrinya ke atas ranjang.Tentu saja setelah itu perang kenikmatan terjadi.Keduanya sibuk mengeluarkan suara suara erotis yang memenuhi seisi ruangan kamar mewah itu.


"Mas....Pelan pelan!!!!".Ucap Ghea ketika Ricard sudah mulai menaikkan ritme hentakan tubuhnya


"Sedikit lagi sayang.....,tahan!!!!".Jawab Ricard dengan terus memompa tubuh istrinya.


Dan setelah beberapa saat akhirnya Ricard selesai juga dengan Ritual panasnya.Dan dengan deru nafas yang masih ngos ngosan Ricard mengecup kening istrinya.


"Love you sayang...".Ucap Ricardo sambil mengecup kembali bibir sang istri


"Love you more sayang "Balas Ghea sambil tersenyum


"Mau mandi sekarang sayang????,sebentar lagi pasti udah adzan Maghrib "Kata Ricard sambil melirik jam dinding


"Mas duluan aja mandinya,Aku mau rebahan Sebentar sayang".Ucap Ghea lirih sambil menahan rasa mulas diperutnya


"Daddy mandi dulu ya sayang,jaga mommy karena Daddy sudah mengunjungi mu juga hari ini"Celoteh Ricard pada perut buncit sang istri


Kemudian Ricard langsung masuk kedalam kamar mandi dan meninggalkan Ghea yang masih dalam posisi rebahan diranjang tempat tidurnya.Ghea meringis menahan sesuatu yang terasa nyeri serta mulas diperutnya.Dan hal ini tidak pernah Ghea rasakan sebelumnya.


Namun Ghea berpikir bahwa itu efek pergulatan sengit yang dia lakukan dengan suaminya beberapa menit yang lalu saja.Ghea ingin bangun dari tempat tidurnya namun rasa sakit diperutnya semakin menjadi jadi.


"Mas....Mas Ricard".Panggil Ghea sambil memegangi perut nya


Akan tetapi yang dipanggil malah asyik mandi sambil bernyanyi ria,dan sesekali bersiul siul.Mungkin saking bahagianya bisa dapat jatah sepulang kerja.Sampai sampai teriakan sang istri tidak didengarnya.


"Sayang....Perutku sakit mas".Ghea terus meringis menahan kram serta nyeri di pinggang dan bagian perutnya.


Sudah panggilan ketiga namun sang suami masih belum merespon.Ghea akhirnya berusaha bangkit dari ranjangnya.Dan masih dengan keadaan polos tanpa sehelai benang pun Ghea berjalan dengan pelan menuju arah kamar mandi.Ghea sudah tidak bisa lagi meraih komonya yang terjatuh dilantai akibat ulah suaminya tadi.

__ADS_1


"Mas....Ricard..."Teriak Ghea ketika sudah membuka handle pintu kamar mandi yang kebetulan Ricard sengaja tidak menguncinya.


"Sayang,Mau ikutan mandi???.Kemarilah!!!!".Lah si Bule cabul malah sangka dan salah pengertian.Dikiranya sang istri mau ikutan mandi bareng kali ya.


"Mas..Buruan mandinya!!!.Perutku sakit".Lirih Ghea pelan.Tapi sayangnya ucapan terakhir Ghea yang mengatakan perutnya sakit tidak terdengar jelas oleh Ricard karena Ghea mengucapkan nya dengan suara sangat pelan .Apalagi guyuran air dari Shower membuat ucapan Ghea semakin tak terdengar oleh suaminya.


"Bukannya lebih lama ,makin enak sayang.Kenapa mesti buru buru".Eh si bule cabul malah asyik menggoda istrinya lagi.


Karena kesal oleh tingkah suaminya Ghea akhirnya berteriak dengan sambil menahan rasa sakit yang semakin parah saja.


"RUCARDO LUCAS FERNANDEZ....Anakmu sudah berontak ingin keluar".Teriak Ghea kesal sambil menahan rasa sakit dipinggangnya.


Ricard terkejut dan menganga melihat Istrinya yang masih berdiri di ambang pintu.Namun sedetik kemudian Ricard tersadar akan ucapan Ghea.Dia langsung berjalan menghampiri sang istri masih dengan keadaan penuh busa sabun dibadannya.


"Kamu serius sayang???,Bukannya kata dokter masih sekitar semingguan lagi ".Ricard malah nampak tak yakin sedangkan Ghea terus meringis menahan rasa nyeri sekaligus mulas yang tak karuan.


Melihat ekspresi wajah istrinya Ricard langsung tersadar jika sekarang Ghea memang sedang menahan sakit.


"Tunggu sebentar sayang".Ucap Ricardo dan terang saja pria itu kalang kabut dan segera menyiram air shower untuk menghilangkan busa sabun ditubuhnya.Dengan secepat kilat kini Ricard sudah menyambar handuk nya dan langsung membimbing istrinya menuju tempat tidur.


Lalu Ricard masuk kedalam walk in closet untuk mengambil baju gantinya dan baju milik istrinya.Karena saat ini Ghea masih dalam keadaan polos.


"Pake baju dulu sayang!!!".Ucap Ricardo sambil memasangkan baju ke tubuh polos istrinya.Hingga Ricard lupa kalau Ghea belum memakai pakaian dalamnya.


Setelah selesai memakaikan pakaian untuk Ghea,Ricard langsung membopong tubuh istrinya menuju lantai bawah dengan menggunakan lift.Dan sesampainya dibawah Ricard berteriak memanggil asisten rumah tangganya.


"Bik...Bik Ijah,Siapkan barang barang nyonya Ghea sekaligus perlengkapan bayi.Karena istriku ingin melahirkan"Seru Ricard sambil terus melangkah menuju pintu keluar.


🌿


🌿


🌿

__ADS_1


TBC


__ADS_2