Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Awalnya


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


Empat bulan sudah berlalu baby Vano pun semakin menggemaskan saja.Apalagi sekarang baby Vano pun semakin aktif.Walaupun sudah ada baby sitter yang membantu merawat baby Vano.Namun Ghea sangat berperan aktif untuk ikut mengasuh dan meluangkan waktunya untuk baby Vano.Meskipun Ghea kini sudah aktif kembali masuk kuliah.


Akan tetapi sebagai seorang ibu Ghea ingin baby Vano tidak kekurangan kasih sayang dari mommy dan Daddy nya,Ya walaupun mereka berdua memang sibuk akan tetapi sebisa mungkin Ricard dan Ghea selalu meluangkan waktu untuk sang buah hati.


Seperti saat ini Ghea yang baru saja pulang dari kampus,langsung mencari keberadaan putranya.


"Vano mana bik????".Tanya Ghea ketika sudah masuk kedalam rumah dan memberikan buku bukunya pada Asisten rumah tangganya


"Tadi lagi dimandiin sama Nani Nyonya".


"Yaudah,bibik tolong bawakan buku saya keruang belajar saja ya!!!.Saya mau lihat Vano dulu".Ucap Ghea sambil berjalan kelantai atas dan menuju kamar baby Vano yang ada disebelah kamar utama.


Saat Ghea membuka pintu kamar,Ternyata Nani yang bertugas menjadi pengasuh baby Vano.Sedang menidurkan Baby Vano ke dalam box nya.Ya Nani adalah asisten rumah tangga yang pernah bekerja dirumah orang tua Ghea dulu.Dan sekarang Nani bekerja sebagai pengasuh baby Vano.Ghea sengaja memperkerjakan Nani lagi dan di angkat menjadi pengasuh Baby Vano karena Ghea sudah kenal dan paham serta tahu betul dengan sifat dan karakter Nani.


Bagaimana tidak dulu Nani adalah teman sekaligus asisten rumah tangga yang dipercayakan untuk mengurusi kebutuhan Ghea,Sewaktu Ghea masih sekolah SMA.Nani usianya yang tiga tahun lebih tua dari Ghea.Memang sangat dekat dengan Ghea anak majikannya itu.Dan oleh sebab itulah sekarang Nani menjadi pengasuh buat Baby Vano selama Ghea tidak ada dirumah.


"Tuan muda sudah tidur Nyonya".Ucap Nani begitu melihat Ghea masuk kedalam kamar.


"Apa dia rewel hari ini ?????".Tanya Ghea


"Tidak Nya,tuan muda baik baik saja".Jawab Nani jujur


Ghea hanya tersenyum dan kemudian menatap putra nya yang sedang tidur dengan sangat pulas sambil memeluk boneka kelinci bewarna putih.



"Dia sangat tampan bukan????".Lirih Ghea sambil memandangi putranya dan senyum nya pun tak pernah pudar


"Iya Nyonya,tuan muda sungguh tampan.Dan Nyonya serta Tuan adalah orang tua yang sangat beruntung memilikinya".Sahut Nani sambil tersenyum bahagia melihat Ghea kini sudah dewasa.

__ADS_1


"Terimakasih mbak Nani,kau telah mau membantuku mengasuh baby Vano".Ucap Ghea tulus


"Sama sama Nyonya,saya juga senang bisa diterima bekerja lagi . Walaupun bukan kembali kerumah Nyonya Sofi,setidaknya Nyonya Ghea sudah membantu keuangan keluarga saya".Jawab Nani yang sangat bersyukur bisa mempunyai majikan yang sangat baik seperti Ghea dan Ricardo


Ghea hajya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya.Lalu Ghea menepuk pundak Nani yang terlihat masih nampak berkaca kaca.


"Jangan sungkan mbak Nani,Kalau butuh sesuatu dan biaya untuk keluarga serta anak mbak Nani dikampung,Bilang saja padaku!!!!".Ucap Ghea


"Baik Nyonya, terimakasih".


"Sudah tugas saya mbak Nani,Yasudah saya mau kekamar dulu.Sebentar lagi suamiku pasti pulang.Mbak Nani tolong jagain Vano ya!!!.Nanti kalau dia bangun panggil saya aja,soalnya saya mau kasih Vano Asi".Ucap Ghea dan dijawab anggukan kepala oleh Nani.


🌿🌿🌿🌿🌿


Lain halnya dengan gadis cantik bernama Ririn.Yang tak lain dan tak bukan adalah sahabat Ghea.Saat ini Ririn sedang berada di Surabaya untuk menghadiri meeting dengan klien pentingnya.


Ririn yang baru pertama kalinya menginjakkan kakinya di kota Surabaya.Saat ini sedang menuju hotel tempat nya menginap dengan sekretaris nya Mira.


"Jam berapa meetingnya mir????


"Baiklah ,kita masih punya banyak waktu untuk istrihat".Jawab Ririn yang sudah sangat kelelahan.


Setelah menempuh perjalanan sekitar dua puluh menit akhirnya Ririn sampai juga di hotel mewah yang akan menjadi tempatnya bermalam dan sekaligus menjadi tempat nya meeting malam ini.


Mira sang sekretaris pun dengan sigap menuju meja resepsionis untuk memesan kamar.Setelah mendapatkan kunci kamar untuknya dan bosnya.Mira segera memberi tahu kepada Ririn sang Direktur untuk langsung menuju kamarnya.Dengan didampingi sang pelayan hotel.


Ririn,Mira sekretaris serta satu pelayan hotel pun masuk kedalam lift menuju lantai tujuh.


Ting ...Pintu lift terbuka Ririn dan Mira segera berjalan menyusuri koridor setelah sampai didepan pintu kamar dengan nomor 201 .Pelayan hotel langsung membantu membukan pintu kamar.


"Terimakasih ".Ucap Ririn pada pelayan hotel tersebut dan dijawab dengan anggukan kepala oleh pelayan hotel nya


"Mira,Saya masuk kedalam dulu ya mau istirahat,Dan kamu juga silahkan istirahat juga!!!.Nanti tolong ingatkan saya pada jam meetingnya!!!.Takutnya saya ketiduran".Ucap Ririn dan setelah sekretaris nya mengerti Ririn segera menutup pintu kamarnya


Sedangkan Mira juga menuju kamarnya yang berjarak tiga kamar dengan kamar milik Ririn.

__ADS_1


Ririn yang memang sudah sangat lelah,tanpa menunggu lama kini gadis itu sudah mulai memejamkan matanya ketika sudah melepas hills,blazer serta melemparnya kesembarang arah.Dan tentunya Ririn langsung menghempaskan tubuhnya di kasur empuk itu.


Saking capeknya Ririn pun sampai sampai tak mendengar lagi suara Adzan Maghrib berkumandang dan Alhasil Ririn sudah melewatkan sholat Maghribnya.


Dan Ririn pun terjaga ketika ada suara ketokan pintu dari luar kamarnya.Bahkan jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam.


"Aduh,gue ketiduran lagi".Lirih Ririn dan langsung menuju arah pintu untuk


"Apa ibu baik baik saja???.Soalnya daritadi saya telpon ibu,tapi nomor ibu tidak bisa dihubungi".Ucap Mira


"Maaf Mira ,saya ketiduran dan handphone saya sepertinya lowbad "


"Iya Bu,Saya hanya mengingatkan kalau meetingnya setengah jam lagi akan dimulai".


"Ok kamu tunggu saja di dalam,saya mau siap siap dulu".Jawab Ririn dan langsung mempersilahkan Mira untuk masuk kedalam kamarnya .Lalu Ririn segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah lebih kurang lima belas menit.Kini Ririn sudah rapi dengan setelan kerjanya.Dan Ririn sedikit memoles wajahnya dengan make up natural untuk menambah kesan kecantikan nya yang memang sudah cantik dari lahir.


"Ayo kita keruangan meeting sekarang,tidak enak kalau klien harus menunggu kita terlalu lama".Kata Ririn pada sang sekretaris dan langsung melenggang pergi menuju lantai lima.


🌿


🌿


🌿


**TBC


Hayyy gengs para Readers kesayangan bunda dimanapun berada😘


Bunda cuma mau ngucapin Marhaban ya Ramadhan,selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan dan di bulan penuh berkah ini semoga kita semua diberikan nikmat sehat dan kesehatan,Dan semoga bumi kita semakin membaik serta bisa bertemu lagi di bulan Ramadhan ditahun berikutnya🤲🤲🤲


Semangat puasanya ya gengs bagi yang menjalankan dan bagi yang non muslim bunda juga berdoa agar selalu dilancarkan Rizki dan dipanjangkan umurnya,serta selalu diberi nikmat sehat🤲🤲🤲


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian gengsss 🤭🤭🤭😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2