
🌿
🌿
🌿
Senyum seorang pria tampan mengembang ketika Rafa sang asisten sudah menemukan tempat persembunyian wanitanya.Dan ia melirik kearah jam di pergelangan tangan nya yang sudah menunjukkan pukul 11.45 wib.
"Siapkan mobil aku akan menjemput wanitaku sekarang juga!!!!".Ucapnya sambil menyambar jas yang ada di kursi meja kerjanya.
Iya dia adalah pria misterius yang baru saja tiba di Indonesia pukul 06.00 wib.Dimana ia cuma istirahat sebentar di kediamannya di jalan xxx kota Jakarta.
Rafa pun mengangguk kan kepalanya dan segera menyiapkan mobil untuk menuruti perintah sang bos.Karena Rafa tahu jika terlambat sedikit saja maka bos Arogant nya itu pasti akan marah.
Sepanjang perjalanan pria itu terus saja mengembangkan senyumnya.Bahkan Rafa saja sangat jarang melihat senyum sang bos yang sangat kejam dan suka membunuh orang dengan mudah.
Setelah sekitar empat puluh lima menit dalam perjalanan.Dan kini jarum jam sudah menunjukkan pukul 12.30 wib.Mobil yang membawa pria misterius itu sampai disebuah villa mewah yang jauh dari pusat keramaian.Tepatnya berjarak sekitar sepuluh kilo dari jalan raya,Karena villa tersebut berada didalam hutan.Namun,sangat nyaman karena terdapat banyak kolam ikan,tanaman bunga dan pohon hias.Nampak sangat asri,dan sangat memanjakan mata yang memandang.
Didepan gerbang nampak terlihat beberapa Bodyguard yang sedang berjaga,begitupun dengan keadaan didalam sana.Setiap sudut villa dijaga ketat oleh para bodyguard.
Pria itu tersenyum sinis,begitu tahu bagaimana penjagaan di area sekitar villa."Keluarga Fernandez memang tak bisa diremehkan".Gerutu Pria misterius itu sambil tersenyum yang sulit di artikan.
"Bagaimana bos????.Apa kita serang saja sekarang????".Ucap Rafa
"Tak perlu lakukan kekerasan Raf!!!.Saya kesini hanya ingin menjemput wanitaku saja.Dan aku sendiri yang akan bernegosiasi dengan putri bungsu tuan Ricard".Jawab Pria misterius itu santai.
"Tapi bos...
"Kau tunggu saja disini,biar aku sendiri yang masuk kedalam.Jika aku tidak kembali dalam waktu setengah jam maka kau tahu Rafa apa yang harus kau lakukan!!!".Ucapnya penuh penegasan.
"Baik Bos".Jawab Rafa cepat sambil menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
Lalu Pria itu pun turun dari mobilnya,dan terlihat sangat santai berjalan mendekati pintu gerbang yang dijaga oleh lima orang Bodyguard terlatih.
"Permisi pak,apa nona Ghevanya ada didalam???".Tanyanya kepada Bodyguard yang berjaga didepan gerbang.
__ADS_1
"Maaf,ada keperluan apa menanyakan nona muda????".Tanya balik salah satu Bodyguard itu.
"Saya ingin menjemput calon istri saya".Jawabnya santai.
"Hahahaha...."Para Bodyguard itu malah tertawa terbahak bahak mendengar ucapan pria misterius tersebut.Membuat emosi pria itu naik,namun ia berusaha menahan emosinya dengan mengepalkan tangannya.Karena ia juga tidak mau kedatangannya sia sia ketempat itu.
"Calon istri kamu bilang.Siapa calon istrimu bung????.Jangan bilang nona muda Vanya!!!.Karena itu tidak mungkin,sebab nona muda sudah punya tunangan dan akan segera menikah dengan tuan muda Zinnio".Cibir para bodyguard itu sambil terus tertawa.
"Oh jadi Putri tuan Ricard adalah tunangannya Nio.Pantas saja ia tidak mencari jalang itu lagi.Rupanya otaknya sekarang sudah waras".Cibir pria itu lagi sambil tersenyum licik.
"Bukan nona muda kalian yang saya maksud pak,tapi dia wanita itu calon istri saya".Ucapnya lagi sambil menunjuk wanita cantik yang baru saja keluar dari dalam villa dan sedang asyik menciumi bunga mawar yang ada di depan taman samping teras villa.
Sontak membuat para Bodyguard itu menoleh kearah telunjuk Pria misterius itu.Dan kesempatan tak disia-siakan oleh pria misterius itu.Ia langsung nyelonong masuk saja dan membuka pintu pagar villa sendiri.Bahkan ia pun sempat menendang salah satu Bodyguard yang berusaha menahannya.
"Hei...Tangkap orang itu.Jangan biarkan ia masuk ke dalam villa!!!!".Teriak pak Bodyguard.
Semua para bodyguard sudah siap siaga dan lari mengejar Pria misterius itu yang terus melawan dan sudah berhasil melumpuhkan beberapa Bodyguard yang menghalanginya untuk masuk.Karena merasa ada keributan didepan villa,Membuat Vanya yang ada didalam villa bersama dengan Rania ikut keluar dan ingin melihat apa yang terjadi disana.
Sedangkan Wanita yang bernama Nia,sedang kesakitan sambil memegangi kepalanya.Apalagi ia sempat teriak ketika mendengar suara tembakan yang dilakukan oleh Kepala Bodyguard untuk menghentikan pria misterius itu.
"Nia...Kau kenapa????".Tanya Vanya ketika keluar dan melihat Nia nampak kesakitan sambil memegangi kepalanya dan bahkan berteriak-teriak seperti orang kesakitan.
Hal itu tentu saja tak lepas dari pandangan pria misterius itu.Dan ia pun terus berlari untuk menemui Wanita yang bernama Nia itu.Tapi para bodyguard juga masih terus menghalanginya untuk masuk.Namun,saat itu Rafa dan para anak buahnya masuk dan menyerang sampai Baku hantam dengan Bodyguard Vanya.
Hal itu tentu saja membuat pria misterius itu mempunyai kesempatan untuk menghampiri Nia yang sedang menahan sakit.
"Vanya dia kenapa????.Apa yang harus kita lakukan sekarang???.Villa kamu diserang".Rania semakin Panik dibuatnya.Sedangkan Vanya juga bingung harus Bagaimana sekarang.Jika ia ikut berkelahi memang mudah mengalahkan musuh nya tapi ia juga tidak bisa meninggalkan Nia dan Rania dalam keadaan begini.
Sedangkan Om Doni dan Alex sedang ada diperusahaan.Zinnio juga sudah pulang dan bekerja sejak tadi pagi.
"Zinnia....Kau kenapa Baby????".Seru Pria misterius sambil menyentuh bahu Nia bahkan matanya sampai berkaca kaca menatap wajah Nia yang ada didepan matanya saat ini.
Vanya dan Rania sampai melongo heran bercampur bingung.Karena Pria misterius itu memanggil nama Nia dengan sebutan Baby.
"Kel...Vin...."Lirih Nia pelan dan kemudian jatuh pingsan didalam pelukan Pria misterius itu.
__ADS_1
"Baby...Bangun....Hei....Baby".Ucap Pria misterius sambil menepuk nepuk pelan pipi Nia yang ada dalam pelukannya.
"Dimana kamarnya????".Tanya pria misterius itu sambil membopong tubuh Nia dan berjalan masuk kedalam villa.
"Ada dilantai dua".Sahut Vanya refleks.
Sebelum masuk pria misterius itu sempat berteriak kepada Rafa tangan kanannya."Hentikan Rafa,dan segera hubungi dokter Edi untuk datang ke villa ini sekarang!!!".Ucapnya tegas.
Dan teriakan Pria itu bahkan membuat seluruh anak buahnya berhenti seketika.Tanpa berniat melanjutkan perkelahian dengan para Bodyguard Vanya.Namun,para bodyguard Vanya malah ingin memanfaatkan keadaan untuk menyerang musuhnya saat mereka diam.
"Berhenti kalian semua!!!!.Dan jangan bikin keributan lagi!!!!".Teriak Vanya tak kalah tegasnya dengan pria misterius tadi.
"What's...".Ucap Rania heran.
Dan benar saja pria misterius itu langsung membawa Nia kekamar nya,dan meletakkannya dengan sangat pelan.Ia pun enggan beranjak dari kamar itu.Sambil terus mengelus pipi Nia ,Pria misterius itu pun masih saja menggenggam tangan Nia dengan sangat erat.
"Siapa sebenarnya pria ini????.Kenapa ia terlihat sangat perhatian dengan Nia.Dia bahkan tidak terlihat seperti penjahat".Batin Vanya sambil terus menatap kearah Nia yang masih pingsan dan pria misterius itu.
"Nih kasih minyak kayu putih.Siapa tahu Nia cepat sadar!!!".Ucap Rania sambil menyodorkan minyak kayu putih kepada pria misterius itu.
Namun pria itu tidak menggubrisnya sama sekali.Ia hanya melirik sebentar dan kemudian kembali fokus pada Nia.
"Sombong amat".Cibir Rania kesal dan memberikan minyak kayu putih itu kepada Vanya.Lalu ia pun langsung pergi keluar dari kamar itu.
Tanpa meminta persetujuan dari pria misterius itu.Vanya langsung membuka minyak kayu putih itu dan mengarahkannya dihidung Nia.Hinggga beberapa kali,dan tak berselang lama Nia membuka matanya perlahan.Dan kini pandangan Nia malah mengarah kearah pria misterius yang masih menggenggam tangan nya.
"Kelvin..."Lirihnya pelan dan untuk kedua kalinya Nia menyebut nama itu.
🌿
🌿
🌿
TBC
__ADS_1