
🌿
🌿
🌿
"Kalian berdua dimana????.Cepat kesini sesi foto udah dimulai!!!".Teriak Mommy Ghea
"Di...Akh...".Lirih Vanya sambil tersengal sengal.
"Bicara yang jelas Vanya!!!.Mommy tidak mengerti apa yang kamu ucapkan".Mommy Ghea kembali berteriak.
"Bentar lagi kami kesana Mom.Ada hal yang lebih penting".Sahut Vanya.
"Buruan!!!.Bisa bisanya pergi disaat pestanya baru akan dimulai".Cerocos Mommy Ghea.
"I...iya Mom...Akh".Vanya kembali mendesah.
Tut...tutt...tutttt....Panggilan telpon langsung terputus sepihak yang jelas dilakukan oleh Vanya.Mommy Ghea nampak sedikit kesal akan ulah anak bungsunya itu.Namun,sedetik kemudian Mommy Ghea malah menampilkan senyumnya.
"Sayang,kenapa senyam senyum begitu????".Tanya Daddy Ricard sambil merangkul mesra mommy Ghea.
"Karena Aku lagi bahagia sayang".Jawab Mommy Ghea sambil terus menampilkan senyumnya.
"Memangnya selama ini kamu nggak bahagia????".
"Hehehe...Jelas bahagia sayang.Kalau nggak bahagia mana mau aku bertahan sama suami cabulku ini".Ucap Mommy Ghea sambil mengedipkan matanya.
"Jangan menggodaku disini sayang.Aku takut tidak bisa menahannya".Lirih Ricard.
Sontak membuat Ghea langsung memukul lengan suaminya,dan muka Ghea langsung memerah.Karena Ricard sejak dulu sampai sekarang masih saja bersikap mesum dan cabul jika bersamanya.
"Apa perlu kita buatkan adik lagi untuk Vano dan Vanya sayang????".Goda Ricard sambil tersenyum jahil.
"Jangan bercanda sayang.Aku tidak mau hamil lagi".Cegah Ghea terkejut.
"Hahahaha...".Ricard hanya terkekeh mendengar penolakan sang istri.
🌿🌿🌿🌿🌿
Sedangkan di sebuah kamar Resort yang letaknya tidak jauh dari tempat pesta pernikahan Rania.Sepasang suami istri tak lain Nio dan Vanya baru saja menyelesaikan olahraga ranjang nya.
Benar saja tadi Vanya menerima telpon dari sang Mommy dalam keadaan main kuda kudaan dengan Nio.Makanya suara Vanya sedikit tercekat akibat hentakan tubuh Nio yang memompa tubuhnya.
Sepertinya Nio dan Vanya memang gaspol buat adonan Zinnio junior.Supaya cepat sukses,Mereka berdua ini juga bahkan tidak punya rasa lelah.Hampir setiap ada kesempatan keduanya tak pernah absen bergulat.
__ADS_1
Baik Vanya maupun Nio sama sama bersemangat dan tak mengenal lelah jika sudah saling berhasrat.Bahkan,mereka berdua sampai melupakan dan memyampingkan semua hal termasuk pesta pernikahan Rania.Seperti saat ini.
"Ayo yank,kita kembali kepesta Rania!!!".Ajak Vanya sambil mengguncang lengan kekar Nio.
"Mandi dulu yank!!!".Sahut Nio sambil meraba aset berharga milik Vanya.
"Mandi air apa mandi keringat yank????".Tanya Vanya sambil melirik tangan suaminya yang berada pada dadanya.
"Dua duanya yank".Jawab Nio cepat.
"Kita lanjut nanti malam ya sayang.Aku kasih double".Bisik Vanya sambil tersenyum
"Benarkah????".Nio terlihat antusias dan semangat.
Vanya hanya menganggukkan kepalanya."Sekarang kita mandi dan kembali kepesta dulu ya yank!!!.Sebelum Mommy kembali menelpon kita".Ucap Vanya.
Dan Nio pun langsung mengangguk sambil bangun dan membopong tubuh istrinya masuk kedalam kamar mandi.
🌿🌿🌿🌿🌿
Rania dan Om Doni nampak sibuk bersalaman dengan para tamu undangan yang memberi mereka ucapan selamat.
"Kenapa capek ya????".Tanya Doni sedikit khawatir dengan Rania yang sudah sah menjadi istrinya.Karena daritadi Rania terlihat tidak tenang.
"Aku lapar mas".Lirih Rania sedikit berbisik pada Doni.
"Tapi aku pengen makan jagung bakar ya mas".Seru Rania manja.
"Beres... Apapun itu asalkan makanan sehat dan tidak berbahaya untukmu dan bayi kita".Sahut Doni sambil tersenyum.
Rania langsung mengecup bibir Doni tanpa rasa malu sedikitpun.Padahal masih banyak para tamu undangan yang menyaksikan mereka berdua.Bahkan sepasang suami istri yang baru akan naik ke atas altar pun langsung mendengus dan mencibir.Siapa lagi kalau bukan Vanya dan Nio.Dan tentu saja yang paling suka meledek Rania itu Vanya.
"Sosor terus".Ledek Vanya sambil menggandeng mesra lengan suaminya.
"Udah sah keles.Syirik aja".Balas Rania sambil tersenyum.
"Kita berdua juga udah sah kali.Malah lebih duluan SAH nya".Seru Vanya sambil menekankan kata Sah.
"Bodoh amat".Ketua Rania.
Begitulah kedua sahabat itu jika bertemu,Namun keduanya saling menyayangi dan saling support.Bahkan saling bantu satu sama lainnya.
"Selamat ya Om Don.Semoga debay nya sehat,nggak ketularan mesumnya ibunya".Ledek Vanya sambil melirik Rania.
"Isss...Kau itu".Rania mendelik tak terima dikatai mesum oleh Vanya.
__ADS_1
Tapi yang di tatap hanya acuh tak acuh,Dan bahkan terlihat santai."Eh, dandanan kamu kok beda ya.Atau jangan jangan kalian berdua habis.....
"Apaan sih kepo aja".Potong Vanya
"Ketagihan kan sekarang".Ledek Rania sambil berbisik dengan Vanya.
"Dasar pengantin yang udah berpengalaman".Vanya sedikit mendelik melihat Rania.
Saat Rania dan Vanya sedang membahas hal tak berfaedah.Kini para tetua dan Para Mommy dan Daddy ikut naik ke atas panggung untuk sesi foto foto.
Dan setelah acara selesai berfoto ria,Dan acara pun sudah selesai.Kini mereka semua sudah kembali ke penginapan masing masing.Begitupun dengan Rania dan Om Doni tentunya.Bahkan Rania sudah tidak sabar makan jangung bakar yang dijanjikan oleh Om Doni tadi.
"Ayo mas...Kita bakar jagungnya!!!!".Rengek Rania sambil menarik lengan suaminya.
"Iya iya sabar sayang.Mas kupas dulu ya jagungnya".
Rania pun mengangguk cepat.Rania duduk di kursi yang sudah disiapkan pelayan resort.Serta jagung dan lengkap dengan saus serta alat untuk bakar bakar.
Rania nampak tidak sabaran untuk makan jagung bakar yang saat ini sedang dikerjakan oleh suaminya.Beberapa kali Rania menelan air liurnya.Begitu menghirup aroma jagung bakar yang di oles margarin oleh Doni.
"Banyakin sausnya mas!!!!".Seru Rania sambil tersenyum.
"Gini amat bini gue kalo lagi ngidam".Ledek Doni sambil memberikan satu jagung bakar yang sudah ia oles dengan margarin dan saus pedas sesuai permintaan sang istri tercintanya.
"Uh...panas mas".Lirih Rania sambil mengibas ngibaskan tangannya didepan mulutnya.
Sontak membuat Doni langsung mengambil alih jagung bakar yang tadi dipegang Rania.Dan meniup nya supaya terasa sedikit nyaman untuk dimakan oleh Rania.
"Aaak mas!!!!".Seru Rania yang tak sabaran lagi.
"Bentar sayang,masih panas".
Doni pun mencoba menggigit jagung yang sudah ditiupnya tadi untuk merasakan masih panas apa tidak.Setelah dirasa aman.Doni kembali mengarahkan jagung bakar itu pada Rania.Dan dengan gerakan cepat Rania pun langsung menggigitnya.
"Emmmm.Yummy...."Ucap Rania senang sambil mengunyah jagung bakar yang ada didalam mulutnya.
"Aaak lagi sayang!!!".Seru Rania dan Doni pun dengan senang hati menyuapi istrinya.Ada kesenangan tersendiri bagi Doni semenjak dekat dan apalagi sekarang sudah menikah dengan Rania.
Memang sejak melihat Rania tumbuh dewasa Sebenarnya Doni sudah menaruh hati pada Rania.Namun,Doni tidak mau menampakkan perasaannya.Karena Doni pikir tidak mungkin jika seorang Rania mau menerima cintanya.Apalagi usia mereka terpaud sangat jauh.
Namun,setelah malam kejadian itu.Rania malah dengan gambalngnya langsung nemplok terus dengan Doni.Hal itu justru tak akan pernah di sia siakan oleh Doni.Yang menaruh hati sejak lama pada Rania.
🌿
🌿
__ADS_1
🌿
TBC