Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Rahasia Kelvin


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


"Iya Baby...Aku disini".Ucap Pria misterius itu sambil tersenyum dan mencium punggung tangan Nia.


"Kelvin...????Siapa Kelvin????.Apa kamu mengenalnya Nia????".Vanya akhirnya bertanya dengan rasa bingungnya.


Nia hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis kearah Pria yang ia panggil dengan nama Kelvin itu.


"Aku mengenalnya Vanya,sangat mengenalnya".Ungkap Nia senang.


"Kenapa kamu tiba tiba bisa mengenali dia???.Bukannya kamu masih Amnesia???".Tanya Vanya lagi karena masih bingung.Nia dengan saudara kembar nya saja tidak ingat.Tapi,tiba tiba ia malah ingat nama pria misterius itu.


"Iya aku ingat,bahkan sekarang aku sudah mengingat semuanya Vanya".Seru Nia bahagia.


"Really????.Kau tidak sedang bercanda kan Nia????".Seru Vanya tak kalah senang dan terkejutnya.


"Lalu siapa laki laki ini Nia????".Lanjut tanya Vanya.


"Dia...dia adalah...".


"Calon suaminya Zinnia".Sambung Kelvin bangga.Vanya semakin melongo mendengar nya.Sedangkan Nia hanya bisa tersenyum dan nampak terlihat dari tatapan matanya jika memang benar mereka berdua saling mencintai satu sama lainnya.


"Siapa yang mengizinkan kau menikahi adikku????".Tegas suara laki laki dari arah luar kamar.


"Sayang....Kak Nio".Panggil Vanya dan Nia secara bersamaan


"Aku tak perlu izinmu untuk dapat menikahi Wanitaku". Ucap Kelvin santai.


"Dasar brengsek.Kau pikir aku akan setuju dan membiarkan adikku dinikahi pria sepertimu.Hah????".Cibir Zinnio lagi.


"Sudah ku bilang kami tidak perlu izin dan meminta persetujuan mu.Yang terpenting kami berdua saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.Dan yang paling utama Restu Ayah Andrean dan Bunda Anna saja sudah cukup membuat kami bahagia".Balas Kelvin tenang.

__ADS_1


"Permisi Bos.Ini dokter Edi yang akan memeriksa nona Nia".Ucap Rafa dari arah pintu dengan diikuti oleh seorang Dokter paruh baya.


"Silahkan dok periksa calon istri saya!!!!".Terang Kelvin dengan menekankan kata calon istri pada sang dokter.Namun,matanya malah menatap kearah Zinnio.


"Cih Calon istri pala lu petang".Sentak Zinnio lagi.


"Nona. Nia memang calon istri Bos Kelvin.Nio".Sahut Rafa tiba tiba.


"Eh peak siapa juga yang minta pendapat elu.Ternyata setelah beberapa tahun kau masih saja menjadi kacung si brengsek ini".Cibir Zinnio sambil geleng-geleng kepala.


Vanya yang tidak mengerti akan keadaan ini hanya bisa menatap dengan rasa bingungnya."Sayang apa kau juga kenal dengan mereka????".Lirih Vanya sambil sedikit berbisik.


"Tentu saja tunangan mu itu mengenalku dengan sangat baik Nona".Jawab Kelvin sambil tersenyum sinis.


Vanya langsung menatap kearah Zinnio,tapi yang ditatap seolah tak mau ikut menimpali.Zinnio malah memilih melihat Nia yang sedang diperiksa oleh dokter Edi.


"Sayang...Apa kau tidak mau menjelaskannya padaku????".Vanya akhirnya penasaran dengan sikap kedua laki laki yang satu berstatus sebagai tunangan nya itu.


"Itu tidak penting sayang.Tanyakan saja pada kacung nya itu!!!!".Ejek Zinnio sambil melirik kearah Rafa.


Sedangkan yang dilirik hanya mencelos,tanpa ikut berkomentar.Dan Pria misterius yang bernama Kelvin itu malah kembali fokus pada Nia kembali.


Lamunan Vanya buyar ketika Dokter Edi memberitahu kan bahwa Keadaan Nia sudah pulih dan ia memang sudah bisa mengingat semuanya kembali.Namun,Nia juga di sarankan untuk tetap melewati pemeriksaan kembali di rumah sakit.Untuk meyakinkan kondisinya benar benar pulih sepenuhnya.


Hal itu justru suatu kabar gembira bagi Zinnio dan juga hal yang membahagiakan buat Kelvin.Vanya juga merasa senang akhirnya Nia bisa mengingat masa lalu nya.Bahkan sekarang kakak Nia ada didepan matanya yang berstatus sebagai tunangan nya sendiri.


Nio memutuskan untuk membawa Nia pulang kerumah orang tuanya di jalan xxx.Tapi Kelvin menghalangi langkahnya,bahkan Nia juga masih mau bersama Kelvin yang ternyata adalah kekasihnya sejak ia kuliah dulu.


Saat mereka sedang sibuk berdebat tiba tiba bariton suara seorang laki laki yang sangat dikenal oleh Vanya masuk kedalam kamar itu.


"Apa yang kalian ributkan disini????". Tanyanya ketika sudah masuk kedalam kamar tempat Nia istirahat tadi.


"Daddy....".Ucap Vanya


"Tuan Ricard".Ucap Kelvin sambil tersenyum

__ADS_1


Dan tak lama kemudian dibelakang Ricard juga ada Ayah dan Bunda Zinnio juga beserta opa Hendra dan Oma Lia.Tak ketinggalan juga Mommy Ghea yang ikut hadir.


"Ayah...Bunda...".Lirih Zinnia penuh haru begitu melihat kedua orang tuanya yang sudah empat tahun ini tidak pernah ia lihat.Kedua orang tua Zinnia yaitu Andrean dan Anna langsung berhambur memeluk putrinya yang selama ini mereka anggap sudah meninggal karena hilang tanpa jejak selama empat tahun lamanya.


Bahkan Andrean pun sudah berusaha mencarinya dengan segala upaya,tapi hasilnya nihil.Rasa rindu, bahagia,haru menjadi satu kala ini.Bahkan Ghea pun sampai meneteskan air matanya melihat tangis haru keluarga calon besannya itu.


Disaat semua orang sedang terharu biru.Sekarang malah Vanya yang terlihat ketar ketir.Vanya takut akan amukan Daddy Ricard padanya.Karena sudah berani menyembunyikan masalah sebesar ini selama empat tahun lamanya.Dan tak hanya Vanya tetapi hal itu justru sudah dirasakan oleh Om Doni sejak dikantor tadi.Tiba tiba saja Om Doni dipanggil masuk keruangan Ricard dan terkena semburan bahkan hampir saja terkena bogem mentah oleh Ricard kalau tidak ada Alex yang menghalanginya.


"Tuan Kelvin...Apa kabar????.Lama kita tidak berjumpa".Seru Alex sambil menyodorkan tangannya menyapa pria yang bernama Kelvin itu.Membuat Vanya semakin terperangah saja,Karena Daddy nya sendiri terlihat sangat akrab dengan pria yang bernama Kelvin itu.


"Baik tuan Ricard.Iya saya jarang di Jakarta.Karena saya sibuk mengurus bisnis saya yang ada di Italia".Jawab Kelvin menjelaskan.


"Cih...Bis gelap maksudnya".Cibir Zinnio


"Nio,jaga ucapanmu sayang!!!. Bagaimana pun juga Kelvin calon adik iparmu.Sahut Anna disela Isak tangisnya.


Zinnio hanya diam saja.Sedangkan Kelvin tersenyum puas karena mendapat pembelaan dari Calon Bunda mertuanya.Oma Lia dan Opa Hendra pun terharu akan kembalinya cucu perempuannya.Mereka tak menyangka jika Zinnia yang sudah mereka anggap meninggal ternyata masih bernafas dan sehat sampai sekarang.


"Calon adik ipar Bunda????.Itu berarti Tuan Kelvin adalah....


"Dia tunangan Zinnia sayang.Saudara kembar Nio tunangan kamu".Sahut Bunda Anna menjelaskan kebingungan dari calon menantu perempuan nya itu.


"What's...????.Jadi Nia sudah bertunangan Bunda".Ulang Vanya sedikit tak percaya.


"Iya sayang.Malah jauh Sebelum Zinnia menghilang di Australia.Mereka sudah bertunangan sejak mereka kuliah sayang.Bahkan sebelum Zinnio mengenal Cinta".Celetuk Bunda Anna sambil tersenyum menggoda putra sulungnya itu.


Vanya hanya beroh ria,Sedangkan Zinnio tak berniat ikut mengeluarkan suaranya.Kelvin malah semakin tersenyum puas.Akhrinya Zinnia dibawa pulang kerumah oleh Kedua orang tuanya.Vanya pun sudah pulang di antar oleh Zinnio.Kalau Kelvin jangan ditanya lagi.Sudah pasti ikut mengantar Zinnia yang ternyata adalah tunangannya sendiri.


Sebelum mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing masing.Tadi Keluarga Zinnio dan Vanya pun sudah saling menceritakan dan menjelaskan masalah mengenai Zinnia.Bahkan Kelvin pun juga ternyata selama ini selalu berusaha menemukan Zinnia.Namun,upayanya selalu gagal.Karena Vanya dan Doni sangat berkompeten dalam hal menyembunyikan identitas orang lain.


Bahkan Team ilegal yang dimiliki oleh Kelvin pun mampu terkecoh oleh anak buah Doni.Dan ternyata Kelvin ini adalah rekan bisnis Daddy Ricard selama ini.Mereka berdua selalu bekerja sama dalam setiap Tander.Walaupun usia Kelvin cukup dibilang masih muda karena ia baru berusia 28 tahun sama dengan usia Zinnio.Tapi kemampuan Kelvin didunia bisnis tak perlu diragukan lagi.


🌿


🌿

__ADS_1


🌿


TBC


__ADS_2