
🌿
🌿
🌿
Setelah sampai di meja makan Ghea meminta art nya untuk menyiapkan piring dan minuman untuk Ricardo.
Ghea mengeluarkan burger dari paperbag dan meletakkannya dipiring yang sudah disiapkan bik Atun.Ricardo yang masih berdiri disamping kursi Ghea sambil memperhatikan gadis itu mengeluarkan dua burger.
"Kenapa masih berdiri?.Ayo duduk!".Ucap Ghea sambil menoleh kearah Ricardo
Ricardo pun menurut dan langaung menggeser kursi disamping Ghea.
Ghea langsung menggeser piring yang berisi burger ke arah Ricardo.Pria itu pun bingung kenapa Ghea malah mengatakan piring yang sudah di isi dengan dua burger malah disodorkan ke arahnya.
"Bukannya tadi kamu yang pesan burger ini dan bahkan kamu belum makan sama sekali?. Kenapa sekarang malah kamu sodorkan ke aku burgernya?".Ucap Ricardo
"Aku mau kamu yang suapin aku!".Ucap Ghea santai
Ricardo mengernyitkan keningnya mendengar ucapan Ghea.
"Ayo suapin aku mas bule!.Aku udah laper banget nih".Seru Ghea sambil memperlihatkan wajah memohon ya
Ricardo pun tersenyum dan langsung mengambil garpu dan pisau kecil untk memotong burgernya.Dan langsung menuruti permintaan Ghea untuk menyuapi calon istrinya makan.
"AAA..."Ghea langsung membuka mulutnya
Dan suapan pertama pun langsung masuk ke mulut Ghea.Begitupun seterusnya ,Sampai dua burger habis tak bersisa dipiring itu.
"Mau lagi...!!!".Pinta Ghea
"What,Kamu belum kenyang??".Tanya Ricardo kaget
Ghea pun menggeleng kan kepalanya.Ricardo hanya bisa tersenyum sambil geleng geleng kepala,Namun dia pun langsung membuka kembali sisa burger di dalam paperbag.Dan untung saja tadi Ricardo pesan empat burger.Kalau cuma satu atau dua mungkin sekarang Ghea sudah menyuruh Ricardo untuk memesan lagi.
"Mas bule udah makan?".Tanya Ghea
"Udah tadi".Jawab Ricardo singkat padahal sekarang perutnya pun sudah merasa sangat lapar apalagi melihat Ghea sangat lahap memakan burger.Membuatnya menahan air liurnya sendiri
Saat Ricardo ingin menyuapi kembali.Ghea menolak dan malah mengambil alih garpu yang sudah berisi potongan burger.
"AAA....Buka mulutmu!".Ucap Ghea
"Kenapa???".Sahut Ricardo
"Udah buka aja,Kamu pasti lapar kan?".Sahut Ghea sambil tersenyum
__ADS_1
Ricardo pun langsung membuka mulutnya karena melihat senyuman Ghea yang begitu manis nan indah, Apalagi dengan jarak yang begitu dekat seperti saat ini.
Dan akhirnya dua burger pun habis oleh Ricardo.Sama seperti Ghea tadi.
Ternyata moment suap suapan Ghea dan Ricardo menjadi tontonan Papa Heru dan Mama Sofi bahkan para asisten rumah tangganya.
"Wah,so sweet banget sih non Ghea sama Abang bulenya".Lirih Nani art yang usianya paling muda di antara art yang lain.
"Udah ayo,nanti ketahuan sama mereka!".Ucap mama Sofi sambil menarik lengan suaminya.
"Kalian juga. sana kembali ke belakang lagi!.Momen inti intipnya sudah selesai".Lanjut mama Sofi
Papa Heru hanya bisa tersenyum.Dan langsung berjalan keluar rumah menuju teras kembali.Sedangkan sang asisten si Alex masih setia berada di dalam mobil menunggu tuan muda keluar.Namun sudah hampir satu jam Ricardo belum juga menampakkan batang hidungnya.
"Bagaimana pa?.Sepertinya mereka berdua memang sudah jodoh ya?".Ucap mama Sofi sambil tersenyum
"Semoga saja ma, meskipun awalnya papa sangat kecewa dengan Ghea tapi papa juga tidak menyangka kalau laki laki itu adalah pengusaha terkenal dan terkaya se-Asia tenggara.Bahakan sudah sampai mancanegara".Lirih papa Heru
"Dan mama juga paling tidak menyangka pa,kalau Ricard anak dari Sahabat mama yang sudah berpuluh tahun tidak pernah bertemu.Dan bagi mama bukan masalah kekayaan Ricard pa tapi ketulusan hatinya dan yang paling penting Ghea anak kita nantinya bahagia".Sahut mama Sofi
"Aamiin semoga saja Ricardo mampu membahagiakan anak kita Ghea".Seru papa Heru
Tak lama kemudian Ricardo pun keluar bersama Ghea.Dan langsung pamit pulang kepada kedua orang tuanya Ghea.
"Makasih ya Ricard,maaf mama udah ngerepotin kamu!".Ucap mama Sofi
"No problem ma,Ini sudah kewajiban Ricard juga dan ini belum seberapa".Sahut Ricardo
Ricardo pun tersenyum sambil menyalami punggung tangan papa Heru begitupun dengan mama Sofi.
"Ricard pulang dulu ya pa ,ma".Pamit Ricardo
"Iya hati hati !".Sahut mama Sofi sambil tersenyum
Ricardo pun tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.Lalu Ricardo berhenti menatap Ghea
"Aku pulang dulu ya,jaga diri kamu dan calon anak kita!.Ucap Ricardo
Ghea pun hanya menggelengkan kepalanya tanpa menjawab ucapan Ricardo.Dan Ricardo pun langsung melangkah menuju mobilnya.Namun saat Ricardo akan masuk kedalam mobil tiba tiba suara Ghea menghentikan gerakannya.
"Mas tunggu!".Seru Ghea dan langsung menghampiri Ricardo
"Lepas jasnya!".Ucap Ghea ketika sudah berada di hadapan Ricardo
Alex pun nampak mengerutkan keningnya begitupun dengan Ricardo.Ketika mendengar ucapan Ghea yang menyuruhnya melepas jas nya.
"Buruan lepas!".Lanjut Ghea lagi
__ADS_1
Karena Ricardo tidak bergerak Ghea pun berinisiatif mulai membuka kancing jas yang dipakai Ricardo.
"Angkat tangannya!.Aku susah tau bukanya".Seru Ghea lagi
Dan anehnya Ricardo pun menuruti permintaan Ghea.Tanpa menunggu lama akhirnya jas yang dikenakan Ricardo kini sudah terbuka dan sudah berpindah ke tangan Ghea.
"Silahkan pulang hati hati dijalan!.Dan jas nya aku pinjem dulu ya nanti aku kembalikan lagi".Ucap Ghea
"Buat apa ??".Tanya Ricardo bingung
"Pokoknya aku pinjem dulu ya!".Sejujurnya Ghea juga tidak tau kenapa dia menginginkan jas milik Ricardo tapi Ghea sangat nyaman dengan bau badan dan wangi parfum maskulin milik Ricardo.Dan Ghea pun gengsi untuk mengatakan hal itu terlebih lagi pada pemilik jas.
Kedua orang tua Ghea pun saling tatap tanda bingung dan tidak mengerti dengan sikap Ghea.Tapi mereka pun hanya jadi penonton di teras rumah tanpa ikut bicara.
Ghea pun memeriksa saku jas milik Ricardo,untuk mengeluarkan kali aja ada barang milik Ricardo.Dan benar saja disalah satu saku jasnya ada ponsel milik Ricardo.
Ghea memberikan ponsel Ricardo dan Ricardo pun menerimanya.
"Eh tunggu!.Sini pinjem dulu ponselnya!".Ucap Ghea tanpa ragu
Ricardo kembali mengernyitkan dahinya.Dan Ghea yang tak sabaran pun kembali merebut ponsel milik Ricardo di tanganya.
Ghea mencoba membuka ponsel tersebut tapi ternyata ponsel nya terkunci.
"Buka kuncinya dulu!".Kata Ghea
"Buka aja sendiri!".Sahut Ricardo santai sambil tersenyum
"Mana aku tahu sandinya".
Ricardo pun maju selangkah lalu membisikkan sesuatu ditelinga Ghea.Dan membuat Ghea tersenyum lalu langsung menekan kata sandi di ponsel milik Ricardo.
Setelah kunci layar terbuka Ghea pun langsung ngetik sesuatu diponsel Ricardo.Setelah selesai Ghea langsung memberikan kembali ponsel itu kepada Ricardo.
"Nih udah selesai dan sekarang kamu boleh pulang!.Hati hati dijalan ya calon suamiku!".Ucap Ghea sambil mengedipkan matanya dan langsung melangkah menuju dalam rumah
Ricardo sempat membeku mendengar ucapan Ghea yang menyebutnya sebagai calon suami.Namun sedetik kemudian Ricardo pun sadar dan langsung masuk kedalam mobilnya.Tapi sebelumnya sempat menundukkan kepalanya kepada kedua orang tua Ghea yang masih berada diteras rumah.
Alex pun mulai melajukan mobil meninggalkan kediaman papa Heru.Sedangkan Ricardo semakin mengembangkan senyum nya ketika memeriksa ponselnya.
Dan ternyata Ghea tadi telah menyimpan nomor telepon nya dan disana ditulis dengan nama "My wife ".
"*Dasar gadis nakal".Batin Ricardo
🌿
🌿
__ADS_1
🌿*
#TBC#