
🌿
🌿
🌿
Tak terasa waktu begitu cepat berjalan,setelah dua bulan berlalu Dan kini usia kandungan Ghea pun sudah pas sembilan bulan.Ricard pun sangat antusias menunggu kelahiran sang buah hati.Bahkan tak jarang Ricard selalu bersikap posesif pada Ghea istrinya.
Dan Ricard pun selalu pulang lebih awal,pria itu benar benar mengurangi aktivitas pekerjaan nya demi menemani istri nya.Namun semua pekerjaan otomatis dilimpahkan kepada Alex sang asisten.Dan tentu saja hal itu membuat Alex kalang kabut,dan sering pergi keluar kota bahkan sampai keluar negeri.
Sebenarnya hal itu sudah biasa Alex kerjakan,Karena memang dari dulu semua urusan meeting dan klien Alex lah yang menghandle.Sebab Ricard hanya ada dibelakang layar untuk memantau dan menyetujui dan tidaknya kerjasama.Sedangkan Alex yang jadi tumbal untuk menghadiri pertemuan bahkan acara jamuan kolega bisnisnya.Hal itu sudah biasa bagi Alex menyangkut Tuan bosnya selalu menyembunyikan identitasnya oleh sebab itulah banyak kolega bisnis yang bekerjasama dengan perusahaan LF global Group tidak tahu siapa CEO dari perusahaan itu.Mereka hanya tahu dengan Alex sebagai orang kepercayaan pemilik perusahaan LF global Group saja.
Meskipun Alex sudah terbiasa melakukan pekerjaan seperti itu Namun Alex selalu berangkat bersama dengan tuan muda Ricard,ya walaupun Ricard hanya berada didalam penginapan .Setidaknya Alex tidak sendirian seperti sekarang ini.
Ricard saat ini benar benar tidak mau jauh dari sang istri.Apalagi kata dokter kandungan yang menangani Ghea.Bahwa istrinya diperkirakan akan melahirkan sekitar dua mingguan lagi ,dan itu pun bisa maju atau mundur.Jadi Ricard berinisiatif untuk tetap selalu berada didekat sang istri.Karena Ricard tidak mau melewatkan moment saat sang istri melahirkan anaknya nanti.Walaupun mereka belum tahu jenis kelamin anak yang dikandung Ghea sampai saat ini.Sebab setiap kali di USG bayi itu selalu saja menyembunyikan identitasnya.Jadi Ghea dan Ricard memutuskan biarlah menjadi kejutan saat sudah lahir nanti.Dan apapun jenis kelamin nya yang terpenting bayinya sehat dan tidak kurang satu apapun.
Hari ini rumah Ghea sedikit ramai karena kedua sahabat Ghea sedang berkunjung kerumahnya.Siapa lagi kalau bukan Ririn dan Angel.
"Cieee...calon ibh direktur".Goda Ghea pada Ririn yang sedang duduk disamping dirinya.
Iya Ririn dan Angel sekarang sedang duduk cantik di teras belakang rumah mewah tuan Ricard.
"Apaan sih Ghe...,Gue cuma gantiin posisi papa sementara waktu aja sambil nunggu bocil dewasa.Lagian bukan tujuan hidup gue masuk dunia bisnis.Ribet tahu,pusing palak gue jadinya".Keluh Ririn
"Udah tahu kagak hobby dengan dunia bisnis,terus ngapain Lo kuliah ambil jurusan bisnis coba????".Sekarang Angel ikut menimpali
"Gue sih maunya bisnis kuliner bukannya bisnis property dan apalagi sekarang bokap malah ikut ikutan merambat ke bisnis wisata.Hadeh bisa bisa makin puyeng kepala gue.Mana Lusa gue harus ke Bandung lagi buat meeting mewakili bokap".Ririn nampak tak semangat
__ADS_1
"Emang harus ya Lo yang pergi???,Terus om Bayu kemana????".Cicit Ghea yang bertanya
"Bokap gue masih di Bali, pekerjaan nya belum kelar disana terus kata bokap kemungkinan Minggu depan baru bisa balik ke Jakarta".Jelas Ririn lagi
"Yaudah Lo nikmatin ajalah pekerjaan Lo sekarang,sambil nunggu adik Lo gede!!!".Usul Ghea
"Iya tapi masih lama sekarang aja tuh bocil masih SD".Ririn nampak prustasi
Sedangkan kedua sahabatnya hanya bisa tertawa melihat Ririn yang sudah mulai menyerah dengan jabatannya di Perusahaan orang tuanya sendiri.
"Lo enak Ngel,Jadi sekretaris pacar Lo sendiri.Tiap hari bisa ketemu dan Deket lagi,Mana ada Bosen bosennya Lo".Lanjut Ririn mulai bahas si Angel
"Iya yang ada si Angel sambil kerja sambil goyang tuh sama Rommy".Goda Ghea sambil terkekeh
"Wah itu namanya sekretaris plus plus dong "Ririn tak mau kalah menggoda Angel.Namun yang jadi topik pembahasan malah hanya tersenyum kikuk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.Angel juga tidak marah ataupun kesal atas omongan kedua sahabatnya,Karena apa yang Ririn dan Ghea katakan adalah kebenaran yang nyata.
"Ghe,Rin sebenarnya gue mau cerita sama kalian berdua".Ucap Angel karena dia berpikir sekarang waktunya yang tepat untuk memberitahukan kepada kedua sahabatnya bahwa sebentar lagi dia akan menikah dengan Rommy
"Apaan???,Serius amat sih????".Jawab Ririn dan dibenarkan dengan Anggukkan kepala oleh Ghea
"Gini sebenarnya gue sama Rommy udah...."Angel belum melanjutkan kata kata nya tapi keburu dipotong oleh Ririn
"Udah hamil????. Astaghfirullah masa samaan kayak Ghea sih kudu DP duluan baru nikah".Cerocos Ririn tanpa jeda
"Eh peak".Ghea mentoyor kening Ririn."Dengerin dulu makanya jangan main potong aja !!!,Mana gue pake dibawa bawa lagi".Kini giliran Ghea yang ngomel
"Tau nih Ririn dasar somplak Lo."Bentak Angel."Gue sama Rommy mau nikah,dan Minggu depan Rommy dan keluarganya mau kebandung buat ngelamar gue gitu".Jelas Angel kemudian
__ADS_1
"Alhamdulillah akhirnya nikah juga Lo Ngel,gue kira Lo lupa nikah saking enaknya kawin".Ririn mulai tak berfilter
"Yee,gue juga mau kali nembak didalem biar bisa jadi baby kayak Ghea".Angel malah ikutan Ririn tak berfilter
"Hahaha,Dasar mesum Lo berdua".Celetuk Ririn
"Halah,Lo belum ngerasain nya aja Rin,Kalau udah gue jamin bakal ketagihan Lo".Cibir Ghea
"Betul tuh,nikmatnya surga dunia".Lanjut Angel
Ghea dan Angel sudah tertawa terbahak bahak sedangkan Ririn hanya mendengus kesal melihat Ghea yang hampir jadi emak emak dan Angel gadis tapi bukan perawan.
"Tinggal Lo Rin yang belum ketemu jodohnya".Ucap Ghea
"Iya tuh,mau sampai kapan Lo terus terusan jomblo Rin????.Move on dong dari Dimas".Angel ikut menimpali
"Sampai jodoh gue datang dengan sendirinya.Dan kalau masalah Dimas gue udah lupain udah basi".Jawab Ririn santai
Mereka bertiga akhirnya tertawa lepas.Dan begitulah jika para sahabat kumpul.Dan saling cibir satu sama lainnya.Kadang kadang juga obrolan tak berfaedah ikut muncul ditengah pembicaraan.
🌿
🌿
🌿
TBC
__ADS_1