Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Perusahaan Kelvin Corp's


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


"Bos ada yang ingin menemui bos".Ucap Rafa pada bosnya yang tak lain dan tak bukan adalah Kelvin.


Belum juga Rafa menyebutkan namanya Zinnio lebih dulu muncul dari balik pintu ruangan Kelvin.


"Wah...Ada angin apa yang membuat kakak ipar datang keperusahaan ku ini?????".Seru Kelvin sambil tersenyum.


"Udah nggak usah basa basi lagi.Ada yang ingin gue tanyakan sama elu????".Sahut Zinnio serius.


"Kalau begitu saya permisi dulu bos".Pamit Rafa yang tahu apa tujuan Zinnio Sebenarnya datang kekantor Kelvin saat ini.


"Siapa yang suruh lu keluar?????".Ucap Kelvin dan Zinnio serentak.Rafa hanya bisa memaku dengan terpaksa menghentikan langkah kakinya untuk segera cabut dari dalam ruangan itu.


"Eh Curut,betah amat lu kerja sama pendosa kayak dia".Tunjuk Zinnio dengan cibirannya mengarah pada Kelvin.


"Dia bos gue Nio sekarang.Lu kan tahu sendiri gimana gue sebelum kerja dengan bos Kelvin".Sahut Rafa jujur.Memang Kelvin lah yang sudah membantu perekonomian keluarga Rafa selama ini.Dan bahkan Kelvin juga yang telah membantu Rafa keluar dari penjara atas kasus yang tidak pernah ia lakukan.


"Halah...lu juga pernah jadi pendosa men.Sebelum jadi anggota polisi".Cibir Kelvin tak mau kalah.


"Diam lu!!!.Mau gue pecat jadi adik ipar lu????".Ancam Zinnio pada Kelvin.


"Gue kagak takut men.Karena tidak mungkin hubungan gue sama Nia goyah cuma gara gara kakak bodoh kayak elu".Kayaknya Kelvin memang tidak ada takut takutnya sama Zinnio sedangkan Rafa hanya bisa diam sambil menutup telinganya tanpa harus sibuk ikut berkomentar.

__ADS_1


"Apa gue harus bilang juga ke calon istri lu,yang keturunan Sultan itu kalau dulu lu juga bekas....."Kelvin sengaja tidak melanjutkan kata katanya.Ia hanya ingin melihat reaksi dan senang menggoda Zinnio saja.


"Terserah.Gue kagak peduli.Gue juga yakin kalau Vanya masih mau Nerima gue.Walaupun tahu masa lalu gue".Serkah Zinnio santai.


"Really????.Lu memang cocok men bersanding dengan putri tuan Ricard yang sama sama bar bar nya kayak elu".Ejek Kelvin lagi sambil tertawa puas.


Zinnio hanya mendengus kesal.Tanpa mau menimpali ledekan Kelvin.Sedangkan Rafa tiba tiba terlihat berfikir.


"Oh iya men.Kapan lu kawin????".Tanya Rafa tiba tiba


Kelvin dan Zinnio pun sampai melotot sempurna mendengar pertanyaan Rafa.


"Secepatnya".Jawab Zinnio cepat.


"Halah...Jangan jangan emang udah lu kawinin tuh bocah".Celetuk Kelvin.


"Serius men.Elu udah ubek ubek duluan tuh anak sultan????".Sambung Rafa penuh selidik.


"Hahahha...".Suara tawa Kelvin dan Rafa menggema diseluruh ruangan itu.Hingga membuat Zinnio semakin kesal saja.


"Penjahat kelamin kayak lu.Akhirnya kena batunya juga men".Ledek Kelvin disela tawanya.


Zinnio melemparkan bantal sofa kearah Kelvin karena kesal disebut penjahat kelamin oleh Kelvin."Lu kira gue sama kayak nih Curut.Yang hobby Gonta ganti cewek.Senjata gue tahu tempatnya men".Elak Zinnio kesal sambil melirik kearah Rafa.Sedangkan Rafa yang jadi objek pembahasan hanya cengar cengir tak karuan karena memang sesuai dengan fakta jika Rafa suka kencan dengan banyak wanita.Dan yang lebih parahnya lagi Rafa pun langsung meninggalkan wanita itu jika sudah mencicipi tubuhnya.


"Udah jangan bahas hal yang tidak penting.Sekarang gue langsung pada intinya aja.Tujuan gue kesini gue pengen minta penjelasan dari elu berdua".Ucap Zinnio serius.


"Apaan buruan gue sibuk!!!!".Sahut Kelvin cepat sambil memasang wajah bodohnya.Padahal ia sudah bisa menebak apa yang akan ditanyakan oleh Zinnio saat ini.

__ADS_1


"Apa kejadian yang menimpa adik gue Nia,ada hubungannya dengan Clara????".Tanya Zinnio ingin tahu.


"Kenapa lu kagak tanya aja sama calon istri elu men.Dia yang lebih tahu siapa mucikari yang ingin menjual Niatku".Jawab Kelvin mulai geram.Sangat jelas diwajahnya jika saat ini ia sedang menahan emosinya jika mendengar nama Clara.


"Gue maunya elu berdua jujur ama gue men!!!!.Dan gue tidak akan memaafkan dan mengampuni orang yang udah berani menjual adik gue".Ucap Zinnio tegas.


"Emang lu tega sama cinta pertama lu men.Bukannya dulu elu sangat tergila gila sama jalang sialan itu.Sampai sampai elu lebih percaya jalang itu daripada kita berdua".Geram Kelvin kesal.


Zinnio hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.Ia sepertinya sangat merasa bersalah.Dan memang sangat bodoh ketika Clara masih menjadi kekasihnya.


"Kalau lu udah tahu ini semua ada sangkut pautnya sama Clara cinta pertama elu.Kenapa lu masih diem aja tanpa bertindak sama sekali????".Lanjut Kelvin lagi.".Lu hampir kehilangan adik lu men.Dan gue hampir kehilangan belahan jiwa gue,Jantung hati gue dan bahkan kekuatan hidup gue".Ucap Kelvin semakin geram.


"Dimana Clara sekarang????".Tanya Zinnio datar.


"Ck...Elu nggak akan pernah bisa menemui jalang sialan itu lagi men.Mungkin saat ini sudah jadi santapan Arjun dan kawan kawannya".Sahut Kelvin sambil menyeringai licik dan terlihat dari pandangannya jika saat ini Kelvin masih sangat dendam.


"Jangan bilang jika hilangnya Clara adalah ulah kalian????.Dan elu udah kasih Clara ke Arjun????.Zinnio sampai terkejut ketika menyebut nama Arjun.Iya bagaimana tidak Arjun adalah Buaya peliharaan milik Kelvin yang terus ia kasih makan dengan bangkai dan jasad manusia yang sudah menjadi musuhnya.Yang sebelumnya telah mereka siksa habis habisan.


"Kenapa????.Apa elu masih peduli dengan jalang yang sudah berani menjual Niatku????".Tanya Kelvin sedikit emosi.


"Bukannya begitu men.Tapi elu harus tahu batasannya.Elu udah membunuh banyak orang men.Gue tidak mau jika suatu saat musuh musuh elu mencelakakan Nia adik gue untuk balas dendam ke elu.Akan lebih baik jika kita gunakan hukum men!!!.Gue harap elu tidak salah paham!!!.Dan gue harap elu berdua berubah berhenti jadi mafia dan hidup lebih baik!!!. Perusahaan lu udah maju men,bisnis lu udah banyak berkembang.Tinggalkan pekerjaan hitam lu!!!.Pikirkan ketenangan hidup lu kedepannya karena akan ada Nia dikehidupan lu.Apalagi jika lu udah nikah sama adik gue.Bakal ada anak lu juga nantinya men".Nasehat Zinnio pada Kelvin dan Rafa.


Kelvin terdiam seribu bahasa tanpa bersuara sedikitpun.Begitupun dengan Rafa,Karena apa yang dikatakan oleh Zinnio adalah benar adanya.Mungkin akan lebih baik jika mereka meninggalkan dunia Mafia saat ini.Zinnio saja bisa berubah dan menjadi polisi sekarang.Apalagi dia yang sudah mempunyai perusahaan dan bisnis dimana mana.


🌿


🌿

__ADS_1


🌿


TBC


__ADS_2