Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan

Terjerat Ambisi Menghindari Perjodohan
Jawaban Vanya


__ADS_3

🌿


🌿


🌿


"Mari non saya bantu bawa kopernya!!!".Ucap Pak Ipul lagi sambil mencari keberadaan koper sang nona majikannya.


"Kopernya udah dibawa bule gila pak".Sahut Calista asal.


Sang sopir pun nampak bingung dengan ucapan nona majikannya itu."Ayo pak Ipul kita lamgsung jalan aja!!!.Tapi kita ke apartemen xxx dulu sebelum pulang kerumah!!!".Perintahnya pada sang sopir. Dan dijawab anggukan kepala oleh pak Ipul.


Dan setelah menempuh perjalan kurang lebih dua puluh menit dari bandara,Kini Calista yang biasa dipanggil tata sudah sampai di halaman parkir sebuah Apartemen mewah yang disebutkan oleh Vano tadi.Namun,karena tadi Vano tidak memberi tahukan nomor Apartemen miliknya dengan berat hati Tata langsung meninggalkan Apartemen tersebut tanpa ingin pusing untuk mengetuk satu persatu pintu Apartemen mewah yang berlantai 50 lantai itu.Bisa nyeri dan pegal kaki tata bila hal itu ia lakukan.


Dengan wajah kesalnya tata kembali masuk kedalam mobil dan memerintahkan mang Ipul untuk pulang kerumahnya saja.


🌿🌿🌿🌿🌿


Saat tata merasa kesal oleh ulahnya Kini Vano malah pulang kerumah utama dimana seluruh anggota keluarganya sedang berkumpul.Pria itu keluar dari dalam mobil dengan gaya coolnya.



Saat turun dari mobil Vano masih setia memakai kaca mata hitamnya,Dan jangan lupakan wajah tampannya Vano yang sudah bawaan dari orok,Wanita mana yang tidak terpesona oleh ketampanan Vano.


Vanya yang baru saja akan masuk kedalam rumah,langsung berbalik badan ketika mendengar suara mesin mobil berhenti dihalaman depan rumahnya.


"Abang Vano...."Teriak Vanya girang sambil berlari mendekati sang Abang tercintanya.


"Come on Honey...Kau memang tidak pernah berubah".Ucap Vano sambil merentangkan kedua tangannya.


Vanya pun langsung mendekap erat tubuh sang Abang nya seperti sudah lama tidak bersua,Padahal baru sekitar dua Minggu tidak bertemu.


"Apa Abang merindukanku????".


"Tidak...Siapa juga yang rindu pada gadis bar bar dan sedikit urakan sepertimu".Goda Vano sambil mencubit gemas hidung Vanya.


"Iihhh...Dasar Abang nyebelin.Bang gimana kalo kita pergi jalan jalan keliling Jakarta".Seru Vanya senang


"Vanya....Abangmu baru sampai dan kamu juga baru pulang.Bukannya ajak Vano masuk kedalam rumah,Malah di tawarin jalan jalan".Gerutu Mommy Ghea sambil berkacak pinggang.

__ADS_1


"I'm Sorry Mom".Jawab keduanya sambil terkekeh


"Vano...Apa kau tidak merindukan Mommy yang cantik ini????".Ucap Ghea sambil merentangkan kedua tangannya ingin memeluk sang putra sulungnya.


"Ayolah Mom,Vano sudah dewasa.Berhentilah bersikap seperti itu!!!".Kata Vano sambil melangkah mendekati sang Mommy.


"Mommy rindu sayang....Sebentar saja".Rayu Ghea.Karena Vano memang sejak kecil tidak mau dicium dan terlalu lama dalam pelukan Mommy nya.


Dengan sedikit malas Vano masih mendekati sang Mommy.Disusul oleh Vanya yang tak mau kalah dan langsung masuk dalam dekapan Mommy nya.


"Wah cucu Grandma yang tampan dan cantik udah pada pulang.Ayo sayang masuk dulu Grandma mau bicara!!!!".Ajak Grandma Diana sambil menyeret lengan Vanya.


Ghea sudah ketar ketir karena tahu apa yang akan dibicarakan oleh Mami mertuanya.Dan Ghea juga setengah khawatir jika putri bungsunya menolak serta semakin berulah jika ia tahu kalau dirinya sudah dijodohkan.


"Mi...Vano dan Vanya kan baru saja datang,mungkin mereka masih capek dan kelelahan.Apa tidak sebaiknya mereka kita suruh istrihat dulu!!!".Potong Ghea karena tidak mau Sang Mertuanya kecewa oleh penolakan sang cucu.


"Iya mi,nanti saja kita bicarakan pada mereka".Sambung Papi Lucas


"Grandfa...Mommy.Fine...Kami tidak capek kok.Iya kan Honey".Ucap Vano sambil meminta pembenaran pada sang adik kesayangannya.


"Yes Brother.Grandma sebenarnya ingin ngomong apaan sih????.Jadi penasaran".Seru Vanya Antusias.


"Vanya...Maafkan Grandma,Grandfa,Oma Sofi dan Opa Heru".Lirih Grandma Diana


"Why...Grandma????".Vanya malah terlihat santai.


"Begini sayang,cucu Grandma yang paling cantik.Sebenarnya Grandma menyuruhmu untuk pulang ke Indonesia,Karena Grandma ingin mempertemukan mu dengan calon suamimu sayang".Ucap Grandma Diana pelan agar sang cucu paham maksudnya.


"Calon suami????.Grandma...Grandfa...Mommy...Jangan bilang kalo Vanya sudah kalian Jodohkan".Jawab Vano tegas.


"Oh Sayang,,Maafkan Mommy".Lirih Ghea pelan.


"Iya sayang,Vanya adikmu Sebenarnya sudah kami jodohkan dengan cucu temannya Grandfa dan Opa Heru".Jawab Sang Grandfa.


"Kenapa harus Vanya Grandfa,Grandma,Mom????.Kenapa bukan Vano saja".Celetuk Vano yang sudah bikin tegang semua orang.Namun tidak bagi Vanya yang malah terlihat santai tanpa beban sambil terus mengembangkan senyumnya.


"Woiii...Peak...Kamu tidak sedih karena udah dijodohkan dengan laki laki pilihan Grandfa,Sama Opa bahkan Oma ,Grnadma serta Mommy dan Daddy juga sudah pada setuju".Tanya Vano pada sang adik.


Namun Vanya enggan untuk menjawab pertanyaan sang Abangnya.Vanya malah sibuk dengan ponselnya,Sepertinya gadis itu tidak ambil pusing tentang perjodohan dirinya sendiri.

__ADS_1


"Vanya sayang...Grandfa harap kamu bisa menerima perjodohan ini!!!!.Karena Kami semua ingin kamu berada pada laki laki yang tepat".Ucap Grandfa Lucas memberi pengertian pada sang cucu.


"Iya sayang,Calon suamimu laki laki yang baik jadi tidak mungkin kami tega memberikan pria sembarangan untuk cucu tercantik Grandma ini".


Namun Vanya masih saja tetap diam.Tidak menanggapi perkataan agrandfa dan Grandma nya.Hal itu justru makin membuat Mommy nya semakin ketar ketir saja.


"Sayang...Maafkan Mommy Dan Daddy semua demi kebaikan kamu sayang".Lirih Ghea sambil mengelus rambut panjang Vanya.


"So,Apa Vanya harus menikah muda Mom????".Tanyanya kemudian sambil menatap satu persatu orang yang ada didalam ruangan keluarga itu.


"No,sayang...Kami tidak memaksamu untuk menikah sekarang.Kamu boleh melanjutkan studi mu terlebih dahulu sampai selesai.Setelah kamu wisuda maka Mommy baru akan mengizinkan kalian untuk menikah.Masih banyak waktu sayang untuk menikmati masa lanjangmu".Ucap Ghea berusaha memberi pengertian pada sang putri bungsunya.


"Iya sayang...Kami ingin saat ini kalian bertunangan saja dulu!!!.Demi mengikat keluarga dan supaya kalian bisa menjaga hubungan kalian".Sambung Grandma Diana.


Vano hanya bisa manggut manggut tanpa harus membantah dan protes apa yang sudah di ucapakan sang Grandfa ,Grandma dan Mommy nya.


"Oke...Jika itu keputusan kalian...Maaf Grandfa,Grandma,Mommy kalau Vanya....".Vanya belum meneruskan kata katanya.


"Sayang tolong jangan kecewakan Grandfa, Grandma,Opa dan Oma".Sela Ghea lagi.


"Maaf Mom...Vanya tidak bisa menolak perjodohan ini.Dan silahkan Kalian tentukan tanggal pertunangan nya kapan.Vanya tidak mau menunggu lebih lama lagi".Seru Vanya dengan santai.Dan sontak jawaban Vanya membuat semua orang terkejut karena hal yang sangat tidak terduga dan jawaban mustahil yang keluar dari mulut Vanya.


Mommy Ghea Bahkan sampai menganga begitupun dengan Vano sang Abang nya.Matanya sampai melotot sempurna mendengar jawaban sang adik yang dia kenal sangat keras kepala dan sedikit berontak tiba tiba saja bisa jadi anak penurut.


"Kamu yakin sayang dengan jawaban kamu????".Ungkap Ghea setengah tak percaya.


Vanya hanya menganggukkan kepalanya saja tanda ia memang setuju menerima perjodohan ini."Kalau bisa Vanya juga mau langsung menikah saja Mom tak perlu tunangan lagi".Ucapnya dan malah membuat semua orang hampir jantungan dan syok atas ucapannya.


"Honey are you Okay????".Seru Vano tidak percaya.


🌿


🌿


🌿


**TBC


Ayo gengs yang belum vote silahkan Vote ya gengsss πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Tinggalkan jejak kalian biar bunda juga makin semangat buat up 😜**


__ADS_2