
Sang dosen pun masuk dengan awalan perkenalan, dan kini lelaki disebalah ku kini menatapku terkejut, seharusnya dia terkejut karna seorang dosen meng omelinya karna tidak memperhatiknnya bukan karna ku ,,aneh bukan ...,dan aku mencoba bersikap biasa dengan memberi senyuman tipis
Satu jam berlalu dosen pun sudah meninggalkan kelas, siswa juga sudah meninggal kan kelas, sedangkan aku masih berdiam di tempat mengingat pesan sang kakak yang melarangmu untuk tidak meninggalkan tempat ini sebelum dirinya menjemput .
Aku tidak sendiri lelaki yang tadi menatapku terkejut masih ada di ruangan.
Aku mencoba mencari kesibukan ku saat menunggu kakakku datang dengan memainkan ponsel.
"Hey?" suara itu terdengar di telingaku
"Boleh aku kenalan?" suara itu terdengar lagi di telingaku, tapi aku masih menatap ponselku
"Mmm...kau sedang menunggu siapa?" ucapan ini seperti tertuju padaku lantas aku menoleh menatap lelaki itu
"Kau berbicara padaku huh?" tanyaku
"Iya..dari tadi aku berbicara pada mu tapi kau hiraukan" ucapnya yang sedikit kesal tapi mencoba tersenyum
"Oh..mianhae , aku kira kau sedang menjawab telpon" ucapku yang juga tersenyum canggung
"Aku, jungkook, panggil saja kookie" ucapnya menjulurkan tangan
"Ah.. choi nara, panggil saja nara" dan aku membalas juluran tangan itu
"Sebentar, kau bilang kau tadi jungkook" ralatku mencoba memastikan karna ada sesuatu yang tak ku percaya
Dia hanya mengangguk.
"Jungkook idol BTS?" tanyaku yang benar benar penasaran
Dan jawabannya membuat aku terkejut saat dia mengangguk kan kepala.
Oh tidak..aku sudah bertemu dengan idol tiga idol terkenal dalam satu hari ini,
"Kenapa kau belum pulang?" tanya jungkook yang mencoba berbasa basi mungkin
"Aku sedang menunggu oppaku"
"Oh...menungguku oppamu" ucapnya yang dibarengi dengan anggukan
"Kau sendiri sedang apa?," tanyaku kemudian
"Aku sama sepertimu ,menunggu hyungku menjemput ku" balasnya
__ADS_1
Aku pun melakukan yang sama seperti dirinya, hingga akhirnya suasana menjadi hening dan yang terdengar nada dering dari ponsel ku dengan lagu fake love.
Ah..mampus aku ketahuan smaa yang punya lagu."-batinku
Aku melihat panggilan yang masuk dengan ekspresi yang malu karna seperti ketahuan sedang melakukan sesuatu yang memalukan dan ternyata kakakku
"Iyah, apa?" tanyaku
"Maaf ,oppa gx bisa jemput kamu, ada masalah di discotic" ucapnya disebarang sana
"Oh.mmm baik lah" seakan mengerti ekspresi wajah ku kini sedih karna mendengarnya
"Kau bisa pulang sendirikan, dengan pesan taxi"
"Iyah.iyah..aku mengerti"
"Mianhae, de"
"Yee..GwaenchanA" usai mengatakan itu aku memutuskan sambungannya
"Kenapa?" tanya jungkook mungkin karna melihat ekspresi wajahku yang berubah..
"Anii...aku harus pulang sekarang" ucapku bersiap meninggalkan kelas
"Eh..mana oppamu belum datang?"
"Dia tidak bisa menjemput ku sekarang" ucap ku kemudian
"Kenapa..?" ucapnya ...baru saja kau hendak menjawab namun handphonenya berderung dan otomaris dia mengangkat panggilan yang masuk, aku hendak pergi namun dia melarangku dengan mengatakan "tunggu" di sela sela panggilannya, otomatis aku kini berdiri di ambang pintu
"jika kau mau kau bisa pulang bersama ku hari ini " ucap jungkook
"Ah..tidak aku tidak mau merepotkan mu" tolak ku halus
Jungkook menghampiri ku dan menarik tanganku dengan meninggalkan kelas ,
Terkejut bukan main😰😮😯
tanpa berbicara sepatah kata dia mengajakku ke parkiran dan berhenti dihadapan mobil putih yang aku yakin terdapat seorang pria yang dikatakan jungkook hyungnya
"Ayo masuk," ucap jungkook yang membuka pintu mobil.
Aku melihat lelaki di dalamnya yang terlihat biasa saja saat aku meniaki mobil itu.
__ADS_1
"Kookie siapa dia?" tanya lelaki itu tanpa menoleh ke belakang
"Dia gadis yang diceritakan kau kemarin" ucap jungkook, sontak lelaki itu langsung menoleh ke arah ku , sedangkan kookie tersenyum
"Anyeongaseo choi nara-imnida" ucap meperkenalkan diri sambil tersenyum
"Dia yang kau pikir Sasaeng itu jimin hyung" ucapnya kemudian
"Ah..kookie bisakah kau tidak berbicara seperti itu saat ada orangnya" ucap jimin. Aku hanya diam menyimak
"Nara-ya kau tau saat kau baru saja pindah di ke hannam hill, dan saat mobilmu berpapasan dengan mobil kami jimin hyung menyangka kau seorang sasaeng, ia ketakutan karna dia memberikan senyuman untuk mu" ucap jungkook sedangkan jimin tersenyum seakan malu sendiri
"Ya,,aku ingat waktu itu, aku juga dilarang oppa ku untuk menatap mobil kalian, karna takut di anggap seorang sasaeng ,dan ternyata dugaan oppa ku benar" ucapku membuka suara
"Ah..mianhae nara-ya, aku tidak tahu" ucapnya
"Ne, gwaenchanhayeo," balasku
"Nara kau mengetahui kami bukan?" tanya jimin
"Nee..aku mengetahui kalian beberapa hari lalu" ucapku sesui fakta
"Kau tertaraik dengan BTS?" tanya jimin lagi seakan mengintrogasi diriku dan jungkook hanya menatapku dan jimin secara bergantian
"Sepertinya begitu, aku sanagt menyukai lagu yang kalian bawakan dengan koregrafi dance yang menarik di mv fake love" ucapku
"Benarkah, apa Kau seorang army?"
"Mungkin " ucapku
Baru saja jimin Hendak mengeluarkan subuah pertanyaan lagi tapi jungkook memotongnya dengan berkata
"Hyung,,, kenapa kau bertanya pada terus seakan akan dia seorang penjahat"
"Aniyeo, kookie bisa kah kau tidak menganggukku saat berbicara dengan seorang gadis cantik di belakang?" ucap jimin disertai dengan senyuman
Selama perjalan aku tertawa lepas,Karena ulah jimin dan kookie yang bercanda,awal nya aku hanya diam tapi melihat mereka yang asik aku ikut ikutan,, sampai akhirnya aku sampai di depan apartemen ku,
"Terimakasih tumpangannya, Sampai jumpa " ucapku saat turun dari mobil itu,dan mendapati anggukan..setelah dirasa sudah pergi aku mutuskan untuk masuk kedalam rumah membersihkan tubuh ku.
"**Gadis menarik , terlihat apa adanya,dan aku Menyukainya"_Jimin
"Daleun!!, aku tertarik "
__ADS_1
_ Jungkook
vote like..and koment readrs**