
Author POV
Nara masih bercanda dengan kakanya sampai akhirnya dirinya kelelahan dan memilih menghempaskan tubuhnya di soffa ruangan itu.
Mereka baru tersadar kalau ini sudah menjelang malam.tepatnya pukul setengah delapan
"Oppa aku juga minta satu yang dingin" teriaknya saat Seung hyun kakaknya di dapur mengambil minuman
Tak lama kemudian seung hyun sudah memegang dua kaleng colla yang dingin dan memberikanya pada adiknya
"Gomapta" ucap nara dengan nafas masih memburu karna kelelahan
Seung hyun kemudian duduk disamping adiknya,
"Oppa, dimana kamarku atau masih sama seperti dulu" tanya nara yang memang dari tadi belum juga mengunjungi kamarnya
"Ayo ku antar kan" ucap Seung Hyun
Nara pun mengikuti kakaknya yang menaiki anak tangga, pandangannya menyapu setiap sudut ruangan ini karna memang rumah ini lebih besar dan luas dibanding dengan rumah sebelumnya di indonesia, gaya desain dan interior nya terbilang modern tapi masih ada sentuhan klasik setiap ruangannya di hiasi lukisan abstrak yang dirinya tidak mengerti
"Nah..disini kamarmu " ucap Seung hyun menyadarkan
__ADS_1
Nara memasuki ruangan kamar yang ia tempati dulu, namun gaya ruangan nya berbeda dari sebelumnya, wallpaper kamar ini dominan dengan warna biru awan, warna kesukaannya.
"Haih..Daebak" ucapnya takjub
"Kau menyukainya?" tanya seung hyun
"Tentu,,, " ucap nara yang menghamburkan diri atas Kasurnya.
"Kamar kita bersebelahan jadi jika ada apa-apa, kau tinggal teriak saja"__seunghyun menatap tingkah adiknya itu
"Sudah..kau seperti anak kecil saja..ayo kita pergi keluar untuk makan malam" ucap seung hyun sambil menarik lengan nara untuk bangun
"Haih..bisa kah kau lembut sedikit huh? Tangan ku bisa bisa lecet Karna ulahmu" ucap nara yang kesal karna dirinya diperlakukan seperti itu
"Sudah jangan marah.. ayo keluar, aku tau kau pasti lapar" ucap seung hyun kemudian yang melihat nara hanya berdiam di tempat
Namun akhirnya nara mau mengikuti kakaknya karna memang perutnya tidak bisa di ajak kompromi..
🐍🐍🐍🐍
Tiba di luar angin dingin menerpa kulit putih nara sehingga dirinya merasakan kedinginan.
__ADS_1
"Kau ini bodoh atau bego huh..sudah ku bilang cuaca di sini saat ini sedang dingin, kau keluar malah tidak memakai mantel ataupun jaket, " ucap Seung hyun yang melihat adiknya menggigil mengusap ngusap permukaan tangan.
"Mianhae, ijjineoneun" ucap nara(Maaf aku lupa)
"Mangkanya jangan marah marah mulu, kan rugi sendiri"
Dan tentu saja sebagai kakak yang baik seung hyun memberikan mantel yang ia kenakan
Namun baru saja mereka sudah berada di ujung area kompleks hannam hill, Yeongsan tempat tinggal nara sekarang, nara menemukan seorang idol senior yang dulu populer dengan lagu dengan dance gangnam style ,,ya itu Psy sedang berjalan jalan bersama seorang perempuan yang seumuran dengan kakakku
Tampak ragu, akhirnya nara Memutuskan untuk bertanya
"Oppa ...yeobu geugeos PSY"(apakah itu)
"Tentu, dia juga tinggal disini , kau tau selain kita tinggal di lingkungan keluarga petinggi,kita juga bertetangga dengan aktris dan idol" seung hyun menggenggam tangan sang adik dengan tujuan menyalurkan kehangatan
Dan nara hanya ber"oh" ria saja ,karna mungkin sebelumnya dia tau kalau hannam hill ini banyak kalangan petinggi yang tinggal disini,tapi untuk kalangan idol dan aktor dirinya memang baru tahu
"Ayo kita sudah sampai di restorannya " ucap Seung hyun
Ya memang dikawasan elite ini juga banyak tersedia restoran ,mini market, atau pun kaffe, yang memudahkan urusan dan kebutuhan yang tinggal disini
__ADS_1
Nara dan seung hyun pun memasukinya, jika di lihat mungkin menurut orang dirinya seperti sepasang kekasih karna memang Seung hyun menggenggam tangan nara selama perjalanan untuk menyalurkan kehangatan,dan itu Entah kenapa menyita banyak Perhatian!!